Minggu, 25 Oktober 2026

Materi Ajar Matematika, Senin 26 Oktober 2026

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka
Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar

IDENTITAS
πŸ‘©‍🏫
Nama Guru
Yuyun Estika, S.Pd.
πŸ“š
Mata Pelajaran
Matematika
πŸ“…
Hari / Tanggal
Senin, 26 Oktober 2026
🏫
Fase / Kelas
Fase C / Kelas 5
πŸ’‘
Materi
Pecahan (Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan)
⭐
Pertemuan Ke
15
🧠 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian semua sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat hari ini? Jangan lupa, ya, karena shalat adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT.

Coba bayangkan kita membagi sebuah kue untuk keluarga. Ada yang mendapat setengah bagian, ada yang seperempat, dan semuanya dibagi dengan adil. Allah Maha Adil, Dzat yang menetapkan segala sesuatu dengan seimbang dan sesuai porsinya. Allah Maha Pemberi Rezeki, Dzat yang membagikan rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.

Nah, hari ini kita akan belajar tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan, yaitu cara menggabungkan dan mengambil bagian dari suatu keseluruhan dengan tepat. Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🍰➕➖

➕➖ Penjumlahan & Pengurangan Pecahan

Matematika · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

πŸ“š Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C, Elemen Bilangan)

Pada akhir Fase C, murid mampu memahami dan menggunakan berbagai bentuk bilangan, termasuk pecahan. Murid dapat membandingkan, mengurutkan, serta melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan (berpenyebut sama maupun berbeda, termasuk pecahan campuran), lalu menggunakannya untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pecahan.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review KPK & FPB di awal pembelajaran dengan tenang dan fokus.

JoyfulMenonton video pembelajaran penjumlahan dan pengurangan pecahan.

MeaningfulMenyamakan penyebut dengan KPK menggunakan model batang pecahan agar konsepnya terlihat nyata.

MindfulBerlatih menjumlahkan dan mengurangkan pecahan secara teliti, langkah demi langkah.

JoyfulBermain "Kartu Pecahan" berkelompok: menarik dua kartu lalu menjumlahkan atau mengurangkannya.

MeaningfulMenyelesaikan soal cerita sehari-hari dan asesmen formatif sebagai refleksi pemahaman diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas KPK dan FPB sebagai bekal menyamakan penyebut.
  2. Murid dapat memahami konsep penjumlahan dan pengurangan pecahan melalui video pembelajaran.
  3. Murid dapat menyamakan penyebut pecahan dengan benar menggunakan KPK.
  4. Murid dapat menjumlahkan dan mengurangkan pecahan berpenyebut sama maupun berbeda, termasuk pecahan campuran.
  5. Murid dapat berlatih operasi pecahan secara menyenangkan melalui permainan kartu pecahan.
  6. Murid dapat menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan pecahan dalam kehidupan sehari-hari.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (PBL) – murid belajar dari masalah nyata, misalnya menakar bahan kue atau membagi air minum.
Metode: tanya jawab, demonstrasi dengan model batang, diskusi kelompok, permainan kartu pecahan, dan latihan mandiri.

πŸ”„ Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan dulu soal berikut untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu KPK dan FPB.

  1. Tentukan KPK dari 6 dan 8.
  2. Tentukan FPB dari 12 dan 30.
  3. Berapakah KPK dari 3, 4, dan 6?
  4. Berapakah FPB dari 24 dan 40?
  5. Lampu A menyala setiap 6 detik dan lampu B setiap 8 detik. Jika keduanya menyala bersamaan sekarang, setelah berapa detik keduanya menyala bersamaan lagi?
πŸ”‘ Lihat Kunci Jawaban
  1. KPK 6 dan 8 = 24
  2. FPB 12 dan 30 = 6
  3. KPK 3, 4, dan 6 = 12
  4. FPB 24 dan 40 = 8
  5. KPK 6 dan 8 = 24, jadi menyala bersamaan lagi setelah 24 detik.
🎬 Inti Pembelajaran

Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!

πŸŽ₯ Video Pembelajaran

πŸ”— Buka video di YouTube

Setelah menonton video, mari pelajari empat hal penting tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan.

1️⃣ Menyamakan Penyebut Sebelum Menjumlah atau Mengurang

Pecahan hanya bisa dijumlah atau dikurang jika penyebutnya sama, seperti potongan kue yang ukurannya sama. Caranya: cari KPK dari penyebut-penyebutnya, lalu kalikan pembilang dan penyebut tiap pecahan dengan bilangan yang sesuai.

1/2 = 3/61/3 = 2/63/6 + 2/6 = 5/6

Contoh: 1/2 dan 1/3. KPK dari 2 dan 3 adalah 6.
1/2 = (1×3)/(2×3) = 3/6 dan 1/3 = (1×2)/(3×2) = 2/6.

2️⃣ Menjumlahkan Dua Pecahan atau Lebih

Penyebut sama: jumlahkan pembilangnya, penyebut tetap. Penyebut berbeda: samakan penyebut dulu, baru jumlahkan pembilangnya. Untuk pecahan campuran, jumlahkan bilangan bulatnya dan pecahannya secara terpisah.

a) 2/7 + 3/7 = 5/7
b) 1/2 + 1/3 = 3/6 + 2/6 = 5/6
c) 1/2 + 1/3 + 1/6 = 3/6 + 2/6 + 1/6 = 6/6 = 1
d) 1 1/2 + 2 1/3 = 1 3/6 + 2 2/6 = 3 5/6
e) 1 3/4 + 2 1/2 = 1 3/4 + 2 2/4 = 3 5/4 = 4 1/4 (5/4 diubah jadi 1 1/4)

3️⃣ Mengurangkan Dua Pecahan (termasuk Pecahan Campuran)

Caranya sama: samakan penyebut dulu, lalu kurangkan pembilangnya. Pada pecahan campuran, jika pecahan pertama lebih kecil dari pecahan kedua, pinjam 1 dari bilangan bulatnya (1 = penyebut/penyebut).

3/4 − 2/4 = 1/4 (yang hijau)

a) 5/8 − 2/8 = 3/8
b) 3/4 − 1/3 = 9/12 − 4/12 = 5/12
c) 3 1/2 − 1 1/3 = 3 3/6 − 1 2/6 = 2 1/6
d) 3 1/4 − 1 1/2 = 3 1/4 − 1 2/4. Karena 1/4 < 2/4, pinjam 1: 2 5/4 − 1 2/4 = 1 3/4

4️⃣ Menyelesaikan Masalah Sehari-hari

Gunakan 4 langkah: (1) baca soal dan tulis yang diketahui, (2) pilih operasi (kata "sisa" atau "diambil" = kurang; "total" atau "bersama" = tambah), (3) hitung dengan menyamakan penyebut, (4) tulis jawaban lengkap dengan satuannya.

Ibu punya 2 1/2 liter minyak goreng, lalu memakai 3/4 liter. Berapa sisanya?
2 1/2 − 3/4 = 2 2/4 − 3/4 = 1 6/4 − 3/4 = 1 3/4 liter.

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Yuk, uji pemahamanmu! Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda

  1. 2/9 + 5/9 = …
    A. 6/9   B. 8/9   C. 7/9   D. 7/18
  2. 1/2 + 1/4 = …
    A. 3/4   B. 2/6   C. 2/4   D. 1/4
  3. 5/6 − 1/3 = …
    A. 4/3   B. 2/3   C. 1/6   D. 1/2
  4. 1 2/3 + 2 1/2 = …
    A. 3 3/5   B. 4 1/6   C. 3 1/6   D. 4 1/2
  5. Pita Rina panjangnya 3 1/4 m. Sebanyak 1 1/2 m dipakai untuk kado dan 3/4 m untuk hiasan bunga. Sisa pita adalah …
    A. 1 1/4 m   B. 2 m   C. 1 m   D. 1 1/2 m

B. Isian Singkat

  1. 3/8 + 2/8 = …
  2. 3/4 − 1/6 = …
  3. 2 1/3 + 1 3/4 = …

C. Esai

  1. Ibu membeli 2 1/2 kg beras dan 1 3/4 kg tepung. Berapa kg total belanjaan Ibu? Tuliskan langkah menyamakan penyebutnya!
  2. Tangki air berisi 6 1/4 liter. Air tersebut dipakai menyiram tanaman 2 1/2 liter, lalu ditambah lagi 1 3/4 liter. Berapa liter air di tangki sekarang? Tuliskan cara penyelesaiannya!
πŸ”‘ Lihat Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

1. C   2. A   3. D   4. B   5. C

Isian Singkat

  1. 5/8
  2. 9/12 − 2/12 = 7/12
  3. 2 4/12 + 1 9/12 = 3 13/12 = 4 1/12

Esai

  1. KPK 2 dan 4 = 4. 2 1/2 = 2 2/4, sehingga 2 2/4 + 1 3/4 = 3 5/4 = 4 1/4 kg.
  2. 6 1/4 − 2 1/2 = 6 1/4 − 2 2/4 = 5 5/4 − 2 2/4 = 3 3/4. Lalu 3 3/4 + 1 3/4 = 4 6/4 = 5 1/2 liter.
🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa pecahan hanya bisa dijumlah atau dikurang jika penyebutnya sudah sama. Gunakan KPK untuk menyamakan penyebut, lalu jumlahkan atau kurangkan pembilangnya saja. Pada pecahan campuran, hitung bilangan bulat dan pecahannya, dan ingat untuk meminjam 1 jika pecahan yang dikurangi lebih besar. Terakhir, tulis hasil dalam bentuk paling sederhana.

😊 Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar pecahan hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

😍
Sangat Senang
πŸ™‚
Senang
😐
Biasa Saja
πŸ˜•
Bingung
😒
Sedih
πŸ“ Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Sebagian murid masih lambat menentukan KPK sehingga penyamaan penyebut memakan waktu.
  • Murid sering menjumlahkan penyebut juga (misalnya 1/2 + 1/3 = 2/5).
  • Murid bingung saat harus meminjam 1 pada pengurangan pecahan campuran.
  • Permainan kartu bisa membuat suasana kelas terlalu ramai.

Tindak Lanjut

  • Menyediakan tabel kelipatan sebagai alat bantu menentukan KPK.
  • Mengulang konsep dengan model batang atau potongan kue agar murid melihat alasan penyebut harus sama.
  • Membuat contoh langkah "pinjam 1" secara bertahap dan memberi latihan tambahan secara berkelompok kecil.
  • Menetapkan aturan permainan dan batas waktu yang jelas pada pertemuan berikutnya.
πŸŒŸπŸ“šπŸ€²

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Sama seperti pecahan yang perlu disamakan penyebutnya agar bisa dijumlah, teruslah berlatih sedikit demi sedikit setiap hari. Kalian pasti bisa! πŸ’ͺ✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Kamis, 22 Oktober 2026

Materi Ajar IPAS, Jumat 23 Oktober 2026

 Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar πŸ”Š

IDENTITAS
πŸ‘©‍🏫
Guru
Yuyun Estika, S.Pd.
πŸ”¬
Mata Pelajaran
IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)
πŸ“…
Hari / Tanggal
Jumat, 22 Oktober 2026
🏫
Fase / Kelas
Fase C / Kelas 5
πŸ’‘
Materi
Gelombang Bunyi dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari
⭐
Pertemuan Ke
18
🧠 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa, ya, anak-anak. Shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim, dan Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.

Allah Maha Khaliq, Zat yang menciptakan kita. Allah tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia, tetapi juga menciptakan bunyi dan telinga agar kita dapat mendengar suara ibu, kicau burung, dan lantunan adzan.

Allah Maha Malik, Zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Dengan pendengaran, Allah menjaga kita dari bahaya, misalnya saat kita mendengar klakson kendaraan atau peringatan dari orang tua dan guru.

Allah Maha Razaq, Zat yang memberi rezeki. Kemampuan mendengar adalah rezeki yang sangat berharga. Cara kita bersyukur adalah menjaga telinga, misalnya tidak mendengarkan suara yang terlalu keras.

Kemarin, anak-anak sudah mempelajari siklus air. Nah, hari ini kita akan belajar tentang gelombang bunyi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! πŸŽ΅πŸ‘‚πŸŽΈ

πŸ”Š Gelombang Bunyi dan Penerapannya

IPAS · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

πŸ“š Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2025/2026 – Fase C, Elemen Pemahaman IPAS)

Pada akhir Fase C, berdasarkan pemahamannya terhadap konsep gelombang (bunyi dan cahaya), murid mendemonstrasikan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Murid juga mengamati, melakukan penyelidikan sederhana, dan mengomunikasikan hasilnya.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat mendemonstrasikan konsep gelombang bunyi dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review tentang siklus air di awal pembelajaran dengan tenang dan fokus.

JoyfulMenonton video pembelajaran tentang bunyi.

MeaningfulMenemukan pengertian bunyi, sumber bunyi, dan perambatan bunyi melalui benda padat, cair, dan gas dari contoh sehari-hari.

MindfulMengamati dengan teliti sifat bunyi: pemantulan (gaung dan gema) serta penyerapan bunyi.

JoyfulMembuat dan memainkan alat musik sederhana secara berkelompok.

MeaningfulMendemonstrasikan alat musik dan menjelaskan konsep bunyi yang digunakan, lalu mengerjakan asesmen formatif sebagai refleksi diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas siklus air sebagai bekal pemahaman proses alam.
  2. Murid dapat memahami gambaran umum bunyi melalui video pembelajaran.
  3. Murid dapat menjelaskan pengertian bunyi, sumber bunyi, dan perambatan bunyi melalui benda padat, cair, dan gas.
  4. Murid dapat menjelaskan sifat bunyi, yaitu pemantulan (gaung dan gema) serta penyerapan bunyi.
  5. Murid dapat membuat alat musik sederhana yang menghasilkan bunyi.
  6. Murid dapat mendemonstrasikan penerapan konsep bunyi melalui alat musik sederhana yang dibuat.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Project Based Learning (PjBL) – murid menghasilkan karya berupa alat musik sederhana sambil menemukan konsep bunyi.
Metode: demonstrasi, percobaan sederhana, tanya jawab, diskusi kelompok, dan presentasi.

πŸ”„ Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan dulu soal berikut untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu Siklus Air.

  1. Air berubah menjadi uap air karena panas matahari. Proses ini disebut …
  2. Uap air berubah menjadi titik-titik air kecil dan membentuk awan. Proses ini disebut …
  3. Turunnya air dari awan ke bumi dalam bentuk hujan, salju, atau es disebut …
  4. Apa sumber energi utama yang menggerakkan siklus air?
  5. Sebutkan satu cara menghemat air di rumah!
πŸ”‘ Lihat Kunci Jawaban
🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!

πŸŽ₯ Video Pembelajaran

πŸ”— Buka video di YouTube

Setelah menonton video, mari pelajari empat hal penting berikut.

1️⃣ Pengertian Bunyi dan Sumber Bunyi

Bunyi adalah getaran yang merambat dan sampai ke telinga kita sehingga dapat kita dengar. Benda yang menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi. Semua sumber bunyi pasti bergetar.

🎸
Senar gitar
Senar yang dipetik bergetar sehingga menghasilkan bunyi.
πŸ—£️
Pita suara
Pita suara di leher bergetar saat kita berbicara atau bernyanyi.
πŸ₯
Drum
Kulit drum yang dipukul bergetar dan terdengar keras.

Coba buktikan: Letakkan jari di lehermu, lalu ucapkan "aaa". Terasa bergetar, bukan?

2️⃣ Perambatan Bunyi melalui Benda Padat, Cair, dan Gas

Bunyi merambat sebagai gelombang melalui zat perantara (medium). Karena itu, bunyi tidak dapat merambat di ruang hampa, misalnya di luar angkasa.

🧱
Benda padat
Paling cepat (besi ± 5.000 m/s). Contoh: ketukan di meja terdengar jelas jika telinga ditempelkan ke meja.
πŸ’§
Benda cair
Lebih lambat (air ± 1.500 m/s). Contoh: suara terdengar saat kita menyelam.
🌀️
Gas (udara)
Paling lambat (udara ± 340 m/s). Contoh: suara teman yang berbicara kepada kita.

Urutan kecepatan: padat > cair > gas.

3️⃣ Sifat Bunyi: Pemantulan (Gaung dan Gema) dan Penyerapan

Bunyi yang mengenai permukaan keras dan rata akan dipantulkan, seperti bola yang memantul di dinding.

⛰️
Gema
Bunyi pantul terdengar setelah bunyi asli selesai. Terjadi di tempat luas dan jauh dari dinding pemantul, misalnya lembah atau tebing.
πŸ›️
Gaung
Bunyi pantul terdengar bersamaan dengan bunyi asli sehingga suara tidak jelas. Terjadi di ruang tertutup, misalnya aula atau gua.
πŸ›
Penyerapan
Bahan lunak dan berpori (busa, karpet, gorden) menyerap bunyi sehingga bunyi pantul berkurang.

Karena itu, dinding studio musik dan bioskop dilapisi bahan peredam agar suara terdengar jernih.

4️⃣ Penerapan Bunyi: Membuat Alat Musik Sederhana

Konsep bunyi dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada alat musik, sonar kapal untuk mengukur kedalaman laut (memakai pemantulan bunyi), dan peredam suara di studio.

🎸
Gitar Karet
Bahan: kotak bekas, 4 karet gelang berbeda ukuran.
1) Pasang karet melintang di lubang kotak. 2) Petik karet satu per satu. Karet lebih pendek dan tegang menghasilkan nada lebih tinggi.
πŸ₯„
Xilofon Botol
Bahan: 5 botol sama, air, sendok.
1) Isi botol dengan air berbeda banyaknya. 2) Pukul pelan dengan sendok. Air lebih banyak menghasilkan nada lebih rendah.

Ingat: alat musik adalah sumber bunyi karena bagian yang dipetik atau dipukul bergetar. Nada tinggi atau rendah ditentukan oleh cepat lambatnya getaran. Mainkan dengan tertib dan tidak terlalu keras, ya!

πŸ“ Penutup: Asesmen Formatif

Kerjakan soal berikut dengan jujur dan teliti. Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar. Semangat! πŸ’ͺ

A. Pilihan Ganda (pilih jawaban yang paling tepat)

  1. Bunyi dihasilkan oleh benda yang …
    A. diam
    B. bergetar
    C. dipanaskan
    D. didinginkan
  2. Bunyi tidak dapat merambat melalui …
    A. udara
    B. air
    C. besi
    D. ruang hampa
  3. Bunyi merambat paling cepat melalui …
    A. zat padat
    B. zat cair
    C. udara
    D. ruang hampa
  4. Bunyi pantul yang terdengar setelah bunyi asli selesai disebut …
    A. gaung
    B. dengung
    C. gema
    D. getaran
  5. Agar suara di ruang musik tidak menimbulkan gaung, dinding sebaiknya dilapisi …
    A. kaca
    B. peredam dari busa atau karpet
    C. keramik
    D. logam

B. Isian Singkat

  1. Benda yang menghasilkan bunyi disebut ….
  2. Kapal memakai sonar untuk mengukur kedalaman laut dengan memanfaatkan sifat bunyi, yaitu ….
  3. Pada gitar karet, karet yang lebih pendek dan lebih tegang menghasilkan nada yang lebih ….

C. Esai

  1. Mengapa ketukan di meja terdengar lebih jelas jika telinga kita ditempelkan ke meja? Jelaskan!
  2. Jelaskan satu alat musik sederhana yang dapat kamu buat. Sebutkan bagian yang menjadi sumber bunyi dan cara mengubah nada tinggi atau rendahnya!
πŸ”‘ Kunci Jawaban Pilihan Ganda
πŸ”‘ Kunci Jawaban Isian
πŸ”‘ Kunci Jawaban Esai
🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa bunyi berasal dari benda yang bergetar (sumber bunyi). Bunyi merambat sebagai gelombang melalui benda padat, cair, dan gas, paling cepat melalui benda padat, dan tidak dapat merambat di ruang hampa. Bunyi dapat dipantulkan (gema dan gaung) serta diserap oleh bahan lunak. Konsep ini dimanfaatkan pada alat musik, sonar, dan peredam suara dalam kehidupan sehari-hari.

😊 Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar gelombang bunyi hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

😍
Sangat Senang
πŸ™‚
Senang
😐
Biasa Saja
πŸ˜•
Bingung
😒
Sedih
πŸ“ Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Murid mengira bunyi dapat merambat di ruang hampa.
  • Murid tertukar antara gema dan gaung.
  • Bahan alat musik sederhana tidak lengkap atau tidak dibawa semua murid.
  • Suasana kelas ramai saat murid memainkan alat musik.

Tindak Lanjut

  • Memberi contoh nyata (suara di aula vs di lembah) dan demonstrasi telinga menempel di meja.
  • Meminta murid membawa bahan bekas secara berkelompok dan menyiapkan bahan cadangan.
  • Menetapkan aturan permainan, batas waktu, dan volume suara yang jelas.
  • Memberi kesempatan murid yang belum paham untuk mengulang percobaan bersama teman.
πŸŒŸπŸŽ΅πŸ”ŠπŸ€²

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Bunyi yang indah berawal dari getaran kecil. Begitu juga ilmu: dimulai dari rasa ingin tahu dan dilatih sedikit demi sedikit. Kalian pasti bisa! πŸ’ͺ✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Rabu, 21 Oktober 2026

Materi Ajar Senirupa, Kamis 22 Oktober 2026

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka
Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar

IDENTITAS
πŸ‘©‍🏫
Nama Guru
Yuyun Estika, S.Pd.
🎨
Mata Pelajaran
Seni Rupa
πŸ“…
Hari / Tanggal
Kamis, 22 September 2026
🏫
Fase / Kelas
Fase C / Kelas 5
πŸ’‘
Materi
Makrame: Pengertian dan Simpul Dasar
⭐
Pertemuan Ke
16
🧠 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian semua sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat hari ini? Jangan lupa, ya, karena shalat adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT.

Coba perhatikan jari-jari tanganmu. Dengan tangan, kita bisa menulis, menggambar, dan membuat karya indah. Allah Maha Pencipta, Dzat yang menciptakan kita lengkap dengan anggota tubuh yang sempurna. Allah Maha Indah, Dzat yang menyukai keindahan dan mengajarkan kita untuk menghargai karya yang indah.

Nah, hari ini kita akan berkarya dengan tali melalui makrame, yaitu seni menyimpul tali menjadi hiasan yang cantik. Yuk, kita gunakan tangan kita untuk berkarya sebagai wujud syukur! Kita simak bersama-sama penjelasannya! 🧢🎨

🧢 Makrame: Pengertian dan Simpul Dasar

Seni Rupa · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

πŸ“š Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C, Mata Pelajaran Seni Rupa)

Pada akhir Fase C, murid mampu mengamati dan mengenali ciri berbagai karya seni rupa, bereksplorasi dengan alat, bahan, dan teknik sederhana, serta menciptakan karya yang bermakna. Murid juga dapat menyampaikan pengalaman dan pemahamannya tentang karya yang dibuat, termasuk karya kriya dari tali seperti makrame.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat:

  1. Menjelaskan pengertian makrame dengan bahasa sendiri, setelah melalui proses pengamatan secara aktif.
  2. Mengenal jenis simpul dasar makrame melalui praktik sederhana.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review Ritme di awal pembelajaran dengan tenang dan fokus.

JoyfulMenonton video pembelajaran makrame dan mengamati contoh karyanya dengan penuh rasa ingin tahu.

MeaningfulMenjelaskan pengertian makrame dengan kata-kata sendiri dan menyebutkan alat serta bahannya.

MindfulMengamati dan mengidentifikasi jenis simpul dasar makrame dengan teliti.

JoyfulMempraktikkan simpul dasar dengan tali bersama teman sambil berbagi tips.

MeaningfulMempresentasikan pemahaman tentang makrame beserta simpul yang dipraktikkan, lalu mengerjakan asesmen formatif.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas materi ritme sebagai bekal mengenali pola berulang pada karya seni.
  2. Murid dapat mengamati contoh karya makrame dan mengidentifikasi ciri-cirinya.
  3. Murid dapat menjelaskan pengertian makrame dengan bahasa sendiri serta menyebutkan alat dan bahannya.
  4. Murid dapat mengidentifikasi jenis simpul dasar dalam makrame.
  5. Murid dapat mempraktikkan salah satu simpul dasar makrame secara sederhana.
  6. Murid dapat mempresentasikan pemahaman tentang makrame beserta contoh simpul yang dipraktikkan.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Project Based Learning (PjBL) sederhana – murid belajar melalui kegiatan mengamati, mencoba, dan menghasilkan karya simpul nyata, lalu mempresentasikannya.
Metode: pengamatan, tanya jawab, demonstrasi, praktik langsung, diskusi berpasangan, dan presentasi.

πŸ”„ Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan dulu soal berikut untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu Ritme.

  1. Apa yang dimaksud dengan ritme dalam seni rupa?
  2. Sebutkan dua unsur seni rupa yang dapat diulang untuk membuat ritme!
  3. Perhatikan pola: lingkaran, segitiga, lingkaran, segitiga, lingkaran, …. Bentuk berikutnya adalah …
  4. Sebutkan satu contoh benda di sekitarmu yang memiliki ritme!
  5. Jika kamu menggambar garis zig-zag yang sama berulang di tepi kertas, kamu sedang membuat …
πŸ”‘ Lihat Kunci Jawaban
  1. Ritme adalah pengulangan unsur seni rupa secara teratur.
  2. Contoh: garis, bentuk, atau warna (jawaban lain yang sesuai boleh diterima).
  3. Segitiga.
  4. Contoh: kain batik, ubin lantai, pagar, atau jendela berjajar (jawaban lain yang sesuai boleh diterima).
  5. Ritme (pola yang berulang).
🎬 Inti Pembelajaran

Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!

πŸŽ₯ Video Pembelajaran

πŸ”— Buka video di YouTube

Setelah menonton video, mari pelajari enam kegiatan penting tentang makrame.

1️⃣ Mengamati Contoh Karya Makrame dan Ciri-cirinya

Amati karya makrame seperti hiasan dinding, gantungan pot tanaman, atau tas tali. Perhatikan gambar berikut.

simpul yang diulang teratur = ritme

Ciri-ciri karya makrame:
• dibuat dari tali, tanpa dijahit
• tali dirangkai dengan simpul-simpul
• sering ada rumbai (ujung tali yang menjuntai)
• simpulnya berulang sehingga membentuk pola yang berirama

2️⃣ Pengertian Makrame dengan Kata-kata Sendiri

Makrame adalah seni kerajinan membuat karya dari tali dengan cara disimpul atau diikat, tanpa dijahit atau dirajut. Dengan simpul yang berbeda dan dirangkai berulang, tali biasa bisa menjadi karya yang indah dan berguna.

Contoh penjelasan dengan bahasa sendiri: "Makrame adalah membuat hiasan dari tali yang diikat-ikat sampai membentuk pola yang cantik." Coba tulis versimu sendiri di buku!

3️⃣ Alat dan Bahan Membuat Makrame

Siapkan alat dan bahan berikut sebelum berkarya:

🧡
Tali katun / kur
🌿
Kayu / ranting
✂️
Gunting
πŸ“
Penggaris
πŸ“Ώ
Manik-manik (hiasan)

Bahan: tali katun, tali kur, atau tali rafia; kayu atau ranting; manik-manik sebagai hiasan (boleh ada, boleh tidak).
Alat: gunting untuk memotong tali dan penggaris untuk mengukur panjang tali.

4️⃣ Jenis Simpul Dasar Makrame

Ada tiga simpul dasar yang sering dipakai dalam makrame:

a) Simpul kepala: simpul untuk memasang tali pada kayu di bagian atas karya.
b) Simpul pipih: simpul datar yang dibuat dari 4 tali. Ini simpul yang paling sering dipakai.
c) Simpul spiral: simpul pipih yang hanya diulang ke satu arah sehingga tali memutar seperti ulir.

5️⃣ Praktik Simpul Pipih Sederhana

Pasang dua tali pada kayu dengan simpul kepala sehingga ada 4 ujung tali, beri nomor 1, 2, 3, 4 dari kiri ke kanan. Tali 1 dan 4 adalah tali kerja, tali 2 dan 3 adalah tali tengah.

12341234SebelumSesudah: 1 simpul pipihungu = tali kerja (1 dan 4) · kuning = tali tengah (2 dan 3)

Langkah-langkah:
1. Letakkan tali 1 menyilang di atas tali 2 dan 3, sehingga bentuknya seperti angka 4.
2. Letakkan tali 4 di atas tali 1, lewatkan di bawah tali 3 dan 2, lalu keluarkan ke atas lewat lingkaran di sisi kiri.
3. Tarik tali 1 dan 4 ke kanan dan kiri sampai kencang.
4. Lakukan kebalikannya: tali 4 menyilang di atas tali 3 dan 2, tali 1 di atas tali 4, lewat bawah tali 2 dan 3, lalu keluar lewat lingkaran sisi kanan.
5. Tarik kencang. Selesai satu simpul pipih. Ulangi agar terbentuk ritme!

6️⃣ Mempresentasikan Pemahaman tentang Makrame

Saat presentasi, sampaikan secara urut: (1) pengertian makrame dengan kata-katamu sendiri, (2) alat dan bahan yang digunakan, (3) simpul yang kamu praktikkan beserta langkahnya, (4) perasaan dan kesulitan yang kamu alami.

Contoh: "Makrame adalah hiasan dari tali yang disimpul. Aku memakai tali katun, kayu, dan gunting. Aku mencoba simpul pipih dengan 4 tali. Awalnya sulit menarik tali, tetapi setelah dicoba berkali-kali jadi rapi."

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Yuk, uji pemahamanmu! Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda

  1. Makrame adalah seni membuat karya dari tali dengan cara …
    A. dilukis   B. dicetak   C. disimpul   D. digunting
  2. Bahan utama yang digunakan untuk membuat makrame adalah …
    A. kertas   B. tali   C. cat   D. tanah liat
  3. Simpul yang digunakan untuk memasang tali pada kayu adalah simpul …
    A. pipih   B. spiral   C. mati   D. kepala
  4. Pada simpul pipih yang dibuat dari 4 tali, yang disebut tali tengah adalah tali nomor …
    A. 2 dan 3   B. 1 dan 4   C. 1 dan 2   D. 3 dan 4
  5. Dina membuat beberapa simpul pipih berjajar dengan jarak sama pada hiasan dinding sehingga tampak teratur. Pengulangan teratur tersebut menunjukkan unsur …
    A. ritme   B. kontras   C. gradasi   D. proporsi

B. Isian Singkat

  1. Kerajinan dari tali yang dibuat dengan cara disimpul tanpa dijahit disebut …
  2. Simpul yang dipakai pertama kali untuk memasang tali pada kayu disebut simpul …
  3. Pada simpul pipih, tali nomor 1 dan 4 disebut tali …, sedangkan tali nomor 2 dan 3 disebut tali …

C. Esai

  1. Jelaskan pengertian makrame dengan kata-katamu sendiri, lalu sebutkan 3 alat atau bahan yang diperlukan!
  2. Ceritakan langkah membuat satu simpul pipih sederhana, mulai dari memasang tali pada kayu sampai simpul ditarik kencang. Jelaskan juga mengapa simpul yang diulang membuat hiasan makrame tampak berirama!
πŸ”‘ Lihat Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

1. C   2. B   3. D   4. A   5. A

Isian Singkat

  1. makrame
  2. kepala
  3. kerja; tengah

Esai

  1. Makrame adalah seni kerajinan dari tali yang dibuat dengan cara disimpul tanpa dijahit. Contoh alat dan bahan: tali katun, kayu/ranting, gunting (boleh juga penggaris atau manik-manik).
  2. Contoh jawaban: pasang dua tali pada kayu dengan simpul kepala sehingga ada 4 tali. Tali 1 disilangkan di atas tali 2 dan 3, tali 4 dilewatkan di atas tali 1, di bawah tali 3 dan 2, lalu keluar lewat lingkaran kiri dan ditarik kencang. Lakukan kebalikannya di sisi kanan, lalu tarik kencang. Simpul yang diulang dengan jarak dan bentuk sama membentuk pola berulang yang teratur, itulah yang membuat karya tampak berirama (ritme).
🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa makrame adalah seni kerajinan dari tali yang dibuat dengan cara disimpul, tanpa dijahit. Alat dan bahannya sederhana, yaitu tali, kayu, dan gunting. Tiga simpul dasarnya adalah simpul kepala, simpul pipih, dan simpul spiral. Jika simpul diulang secara teratur, karya akan tampak berirama dan indah. Dengan berlatih sabar dan teliti, tali sederhana dapat menjadi karya yang bermanfaat.

😊 Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar dan berkarya makrame hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

😍
Sangat Senang
πŸ™‚
Senang
😐
Biasa Saja
πŸ˜•
Bingung
😒
Sedih
πŸ“ Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Tali menjadi kusut atau terlalu pendek sehingga simpul sulit diselesaikan.
  • Murid tertukar urutan tali saat membuat simpul pipih.
  • Simpul masih longgar atau tidak rapi karena tarikan tali belum merata.
  • Waktu praktik terbatas sehingga tidak semua murid sempat presentasi.

Tindak Lanjut

  • Menyiapkan tali dengan panjang cukup (sekitar 1 meter) dan mengikat ujung tali dengan selotip agar tidak kusut.
  • Memberi nomor tali dengan penanda warna dan mendemonstrasikan langkah secara pelan di depan kelas.
  • Melatih tarikan tali secara bersama-sama dan memberi kesempatan mengulang simpul hingga rapi.
  • Mengatur presentasi bergantian dalam kelompok kecil dengan batas waktu yang jelas.
🌟🧢🀲

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Seperti simpul makrame yang dibuat sabar dan berulang hingga menjadi karya indah, belajar pun dilakukan sedikit demi sedikit dengan tekun. Kalian pasti bisa! πŸ’ͺ✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.