Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian semua sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat hari ini? Jangan lupa, ya, karena shalat adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT.
Coba perhatikan jari-jari tanganmu. Dengan tangan, kita bisa menulis, menggambar, dan membuat karya indah. Allah Maha Pencipta, Dzat yang menciptakan kita lengkap dengan anggota tubuh yang sempurna. Allah Maha Indah, Dzat yang menyukai keindahan dan mengajarkan kita untuk menghargai karya yang indah.
Nah, hari ini kita akan berkarya dengan tali melalui makrame, yaitu seni menyimpul tali menjadi hiasan yang cantik. Yuk, kita gunakan tangan kita untuk berkarya sebagai wujud syukur! Kita simak bersama-sama penjelasannya! π§Άπ¨
Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C, Mata Pelajaran Seni Rupa)
Pada akhir Fase C, murid mampu mengamati dan mengenali ciri berbagai karya seni rupa, bereksplorasi dengan alat, bahan, dan teknik sederhana, serta menciptakan karya yang bermakna. Murid juga dapat menyampaikan pengalaman dan pemahamannya tentang karya yang dibuat, termasuk karya kriya dari tali seperti makrame.
Tujuan Pembelajaran
Murid dapat:
- Menjelaskan pengertian makrame dengan bahasa sendiri, setelah melalui proses pengamatan secara aktif.
- Mengenal jenis simpul dasar makrame melalui praktik sederhana.
Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:
MindfulMengerjakan 5 soal review Ritme di awal pembelajaran dengan tenang dan fokus.
JoyfulMenonton video pembelajaran makrame dan mengamati contoh karyanya dengan penuh rasa ingin tahu.
MeaningfulMenjelaskan pengertian makrame dengan kata-kata sendiri dan menyebutkan alat serta bahannya.
MindfulMengamati dan mengidentifikasi jenis simpul dasar makrame dengan teliti.
JoyfulMempraktikkan simpul dasar dengan tali bersama teman sambil berbagi tips.
MeaningfulMempresentasikan pemahaman tentang makrame beserta simpul yang dipraktikkan, lalu mengerjakan asesmen formatif.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid dapat mengulas materi ritme sebagai bekal mengenali pola berulang pada karya seni.
- Murid dapat mengamati contoh karya makrame dan mengidentifikasi ciri-cirinya.
- Murid dapat menjelaskan pengertian makrame dengan bahasa sendiri serta menyebutkan alat dan bahannya.
- Murid dapat mengidentifikasi jenis simpul dasar dalam makrame.
- Murid dapat mempraktikkan salah satu simpul dasar makrame secara sederhana.
- Murid dapat mempresentasikan pemahaman tentang makrame beserta contoh simpul yang dipraktikkan.
Model dan Metode Pembelajaran
Model: Project Based Learning (PjBL) sederhana – murid belajar melalui kegiatan mengamati, mencoba, dan menghasilkan karya simpul nyata, lalu mempresentasikannya.
Metode: pengamatan, tanya jawab, demonstrasi, praktik langsung, diskusi berpasangan, dan presentasi.
Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan dulu soal berikut untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu Ritme.
- Apa yang dimaksud dengan ritme dalam seni rupa?
- Sebutkan dua unsur seni rupa yang dapat diulang untuk membuat ritme!
- Perhatikan pola: lingkaran, segitiga, lingkaran, segitiga, lingkaran, …. Bentuk berikutnya adalah …
- Sebutkan satu contoh benda di sekitarmu yang memiliki ritme!
- Jika kamu menggambar garis zig-zag yang sama berulang di tepi kertas, kamu sedang membuat …
π Lihat Kunci Jawaban
- Ritme adalah pengulangan unsur seni rupa secara teratur.
- Contoh: garis, bentuk, atau warna (jawaban lain yang sesuai boleh diterima).
- Segitiga.
- Contoh: kain batik, ubin lantai, pagar, atau jendela berjajar (jawaban lain yang sesuai boleh diterima).
- Ritme (pola yang berulang).
Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!
π₯ Video Pembelajaran
Setelah menonton video, mari pelajari enam kegiatan penting tentang makrame.
1️⃣ Mengamati Contoh Karya Makrame dan Ciri-cirinya
Amati karya makrame seperti hiasan dinding, gantungan pot tanaman, atau tas tali. Perhatikan gambar berikut.
Ciri-ciri karya makrame:
• dibuat dari tali, tanpa dijahit
• tali dirangkai dengan simpul-simpul
• sering ada rumbai (ujung tali yang menjuntai)
• simpulnya berulang sehingga membentuk pola yang berirama
2️⃣ Pengertian Makrame dengan Kata-kata Sendiri
Makrame adalah seni kerajinan membuat karya dari tali dengan cara disimpul atau diikat, tanpa dijahit atau dirajut. Dengan simpul yang berbeda dan dirangkai berulang, tali biasa bisa menjadi karya yang indah dan berguna.
Contoh penjelasan dengan bahasa sendiri: "Makrame adalah membuat hiasan dari tali yang diikat-ikat sampai membentuk pola yang cantik." Coba tulis versimu sendiri di buku!
3️⃣ Alat dan Bahan Membuat Makrame
Siapkan alat dan bahan berikut sebelum berkarya:
Bahan: tali katun, tali kur, atau tali rafia; kayu atau ranting; manik-manik sebagai hiasan (boleh ada, boleh tidak).
Alat: gunting untuk memotong tali dan penggaris untuk mengukur panjang tali.
4️⃣ Jenis Simpul Dasar Makrame
Ada tiga simpul dasar yang sering dipakai dalam makrame:
a) Simpul kepala: simpul untuk memasang tali pada kayu di bagian atas karya.
b) Simpul pipih: simpul datar yang dibuat dari 4 tali. Ini simpul yang paling sering dipakai.
c) Simpul spiral: simpul pipih yang hanya diulang ke satu arah sehingga tali memutar seperti ulir.
5️⃣ Praktik Simpul Pipih Sederhana
Pasang dua tali pada kayu dengan simpul kepala sehingga ada 4 ujung tali, beri nomor 1, 2, 3, 4 dari kiri ke kanan. Tali 1 dan 4 adalah tali kerja, tali 2 dan 3 adalah tali tengah.
Langkah-langkah:
1. Letakkan tali 1 menyilang di atas tali 2 dan 3, sehingga bentuknya seperti angka 4.
2. Letakkan tali 4 di atas tali 1, lewatkan di bawah tali 3 dan 2, lalu keluarkan ke atas lewat lingkaran di sisi kiri.
3. Tarik tali 1 dan 4 ke kanan dan kiri sampai kencang.
4. Lakukan kebalikannya: tali 4 menyilang di atas tali 3 dan 2, tali 1 di atas tali 4, lewat bawah tali 2 dan 3, lalu keluar lewat lingkaran sisi kanan.
5. Tarik kencang. Selesai satu simpul pipih. Ulangi agar terbentuk ritme!
6️⃣ Mempresentasikan Pemahaman tentang Makrame
Saat presentasi, sampaikan secara urut: (1) pengertian makrame dengan kata-katamu sendiri, (2) alat dan bahan yang digunakan, (3) simpul yang kamu praktikkan beserta langkahnya, (4) perasaan dan kesulitan yang kamu alami.
Contoh: "Makrame adalah hiasan dari tali yang disimpul. Aku memakai tali katun, kayu, dan gunting. Aku mencoba simpul pipih dengan 4 tali. Awalnya sulit menarik tali, tetapi setelah dicoba berkali-kali jadi rapi."
Yuk, uji pemahamanmu! Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar.
A. Pilihan Ganda
- Makrame adalah seni membuat karya dari tali dengan cara …
A. dilukis B. dicetak C. disimpul D. digunting - Bahan utama yang digunakan untuk membuat makrame adalah …
A. kertas B. tali C. cat D. tanah liat - Simpul yang digunakan untuk memasang tali pada kayu adalah simpul …
A. pipih B. spiral C. mati D. kepala - Pada simpul pipih yang dibuat dari 4 tali, yang disebut tali tengah adalah tali nomor …
A. 2 dan 3 B. 1 dan 4 C. 1 dan 2 D. 3 dan 4 - Dina membuat beberapa simpul pipih berjajar dengan jarak sama pada hiasan dinding sehingga tampak teratur. Pengulangan teratur tersebut menunjukkan unsur …
A. ritme B. kontras C. gradasi D. proporsi
B. Isian Singkat
- Kerajinan dari tali yang dibuat dengan cara disimpul tanpa dijahit disebut …
- Simpul yang dipakai pertama kali untuk memasang tali pada kayu disebut simpul …
- Pada simpul pipih, tali nomor 1 dan 4 disebut tali …, sedangkan tali nomor 2 dan 3 disebut tali …
C. Esai
- Jelaskan pengertian makrame dengan kata-katamu sendiri, lalu sebutkan 3 alat atau bahan yang diperlukan!
- Ceritakan langkah membuat satu simpul pipih sederhana, mulai dari memasang tali pada kayu sampai simpul ditarik kencang. Jelaskan juga mengapa simpul yang diulang membuat hiasan makrame tampak berirama!
π Lihat Kunci Jawaban
Pilihan Ganda
1. C 2. B 3. D 4. A 5. A
Isian Singkat
- makrame
- kepala
- kerja; tengah
Esai
- Makrame adalah seni kerajinan dari tali yang dibuat dengan cara disimpul tanpa dijahit. Contoh alat dan bahan: tali katun, kayu/ranting, gunting (boleh juga penggaris atau manik-manik).
- Contoh jawaban: pasang dua tali pada kayu dengan simpul kepala sehingga ada 4 tali. Tali 1 disilangkan di atas tali 2 dan 3, tali 4 dilewatkan di atas tali 1, di bawah tali 3 dan 2, lalu keluar lewat lingkaran kiri dan ditarik kencang. Lakukan kebalikannya di sisi kanan, lalu tarik kencang. Simpul yang diulang dengan jarak dan bentuk sama membentuk pola berulang yang teratur, itulah yang membuat karya tampak berirama (ritme).
Hari ini kita belajar bahwa makrame adalah seni kerajinan dari tali yang dibuat dengan cara disimpul, tanpa dijahit. Alat dan bahannya sederhana, yaitu tali, kayu, dan gunting. Tiga simpul dasarnya adalah simpul kepala, simpul pipih, dan simpul spiral. Jika simpul diulang secara teratur, karya akan tampak berirama dan indah. Dengan berlatih sabar dan teliti, tali sederhana dapat menjadi karya yang bermanfaat.
Bagaimana perasaanmu setelah belajar dan berkarya makrame hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!
Kendala Pembelajaran
- Tali menjadi kusut atau terlalu pendek sehingga simpul sulit diselesaikan.
- Murid tertukar urutan tali saat membuat simpul pipih.
- Simpul masih longgar atau tidak rapi karena tarikan tali belum merata.
- Waktu praktik terbatas sehingga tidak semua murid sempat presentasi.
Tindak Lanjut
- Menyiapkan tali dengan panjang cukup (sekitar 1 meter) dan mengikat ujung tali dengan selotip agar tidak kusut.
- Memberi nomor tali dengan penanda warna dan mendemonstrasikan langkah secara pelan di depan kelas.
- Melatih tarikan tali secara bersama-sama dan memberi kesempatan mengulang simpul hingga rapi.
- Mengatur presentasi bergantian dalam kelompok kecil dengan batas waktu yang jelas.
Semangat terus, anak sholih dan sholihah!
Seperti simpul makrame yang dibuat sabar dan berulang hingga menjadi karya indah, belajar pun dilakukan sedikit demi sedikit dengan tekun. Kalian pasti bisa! πͺ✨
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar