Minggu, 02 Agustus 2026

Materi Ajar, Senin 3 Agustus 2026

Nama Guru : Yuyun Estika, S.Pd.

Mata Pelajaran :
1. Matematika : Operasi Hitung Bilangan Cacah sampai 100.000
2. Bahasa Indonesia : Murid dapat memahami cara menuliskan teks deskripsi.
3. Seni Rupa : Menggambar dengan Unsur Seni Rupa

Hari/Tanggal : Senin / 3 Agustus 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP Matematika :
Murid dapat melakukan operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000.

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat memahami cara menuliskan teks deskripsi.


TP Seni Rupa :
Mempraktikkan langkah menggambar objek secara kreatif.




Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

Matematika



Operasi Hitung Penjumlahan

Penjumlahan bilangan cacah besar dilakukan dengan metode bersusun pendek dengan memperhatikan teknik menyimpan.

Contoh Soal:

Sebuah perkebunan memanen 48.256 kg kelapa sawit di bulan pertama dan 33.917 kg di bulan kedua. Berapa total hasil panen selama dua bulan?

Penyelesaian Bersusun:



Operasi Hitung Pengurangan

Pengurangan dilakukan dengan metode bersusun pendek menggunakan teknik meminjam jika angka yang dikurangi lebih kecil dari pengurang.

Contoh Soal:

Pemerintah daerah menyediakan 75.430 dosis vaksin. Sebanyak 28.165 dosis telah digunakan. Berapa sisa dosis vaksin yang belum terpakai?

Penyelesaian Bersusun:



Operasi Hitung Perkalian

Perkalian bilangan sampai 100.000 umumnya melibatkan perkalian bilangan ribuan atau ratusan dengan bilangan puluhan/satuan.

Contoh Soal:

Sebuah toko grosir memesan 36$dus minyak goreng. Jika setiap dus berisi 1.425 ml minyak, berapa total volume minyak dalam toko tersebut?

Penyelesaian (Metode Bersusun):



Operasi Hitung Pembagian (Porogapit)

Pembagian bilangan cacah dilakukan dengan teknik pembagian bersusun (porogapit).


BAHASA INDONESIA




Apa Itu Teks Deskripsi?

Teks Deskripsi adalah jenis teks yang menggambarkan suatu objek, tempat, atau peristiwa secara rinci dan jelas, sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, merasakan, atau mengalami sendiri apa yang dituliskan.

 Kata kunci utama dari teks deskripsi adalah pemanfaatan pancaindra (penglihatan, pendengaran, penciuman, perabaan, dan pengecap).

Ciri-Ciri Teks Deskripsi

Bagaimana cara kita mengenali teks deskripsi? Ini dia ciri-cirinya:

  • Menggambarkan Sesuatu: Mengisi cerita tentang objek konkret seperti benda, hewan, manusia, atau tempat.

  • Melibatkan Pancaindra: Menggunakan kata-kata yang memancing indra (contoh: berwarna merah menyalabersuara nyaringterasa halus).

  • Detail dan Spesifik: Menjelaskan sifat, ukuran, warna, bentuk, atau ciri khas objek tersebut.

  • Membuat Pembaca Seolah Merasakan: Setelah membaca, pembaca bisa membayangkan bentuk objeknya secara nyata.

Struktur Teks Deskripsi

Teks deskripsi yang baik disusun berdasarkan tiga bagian utama:

BagianNama StrukturPenjelasan
1IdentifikasiPengenalan nama objek, lokasi, atau gambaran umum objek yang akan dideskripsikan.
2Deskripsi BagianGambaran rinci tentang sifat, fisik, warna, ukuran, atau bagian-bagian objek tersebut.
3Simpulan / KesanPandangan atau kesan pribadi penulis terhadap objek yang telah dijelaskan.

Contoh Teks Deskripsi

Mari kita simak contoh teks deskripsi sederhana berikut ini:

Kucingku yang Manis: Si Ciko 🐱

(Identifikasi)

Aku memiliki seekor kucing jantan kesayangan bernama Si Ciko. Ciko adalah kucing ras Persia yang dihadiahkan ayah saat ulang tahunku yang ke-10.

(Deskripsi Bagian)

Ciko memiliki bulu yang sangat lebat dan berwarna putih bersih seperti kapas. Matanya bulat berwarna biru jernih, mirip seperti kelereng kaca. Hidungnya sedikit pesek, membuat wajahnya terlihat sangat menggemaskan. Ciko sangat suka makan ikan dan selalu mengeong dengan suara lembut setiap kali melihatku membawa makanannya. Saat diusap, bulunya terasa sangat lembut dan hangat.

(Simpulan / Kesan)

Aku sangat menyayangi Ciko. Ia bukan sekadar hewan peliharaan, tetapi juga teman bermain yang selalu menghiburku di rumah.

Langkah-Langkah Membuat Teks Deskripsi

Ingin coba menulis teks deskripsi sendiri? Ikuti 5 langkah mudah ini:

  1. Pilih Objek: Tentukan benda, hewan, atau tempat yang ingin kamu ceritakan (contoh: SepedakuKamar TidurkuPantai Indrayanti).

  2. Amati Objek: Perhatikan bentuk, warna, rasa, atau suara dari objek tersebut.

  3. Buat Kerangka: Susun urutan mulai dari pengenalan (identifikasi) hingga rinciannya.

  4. Kembangkan Kalimat: Gunakan kata sifat dan kata kerja yang menarik untuk menggambarkan detailnya.

  5. Baca Ulang: Periksa kembali apakah ejaan dan tanda bacanya sudah benar.

Latihan Soal Singkat ✍️

Yuk uji pemahamanmu dengan menjawab pertanyaan di bawah ini!

  1. Apa tujuan utama dari penulisan teks deskripsi?

  2. Sebutkan 3 bagian struktur teks deskripsi!

  3. Tulislah 2 kalimat deskripsi tentang benda kesayangan yang ada di dalam tas sekolahmu!

Seni Rupa 





1.  Menggambar Objek (Unsur Seni Rupa)

Sebelum menggoreskan pensil, kamu perlu tahu 4 unsur penting yang membuat sebuah gambar objek terlihat menarik:

  • 1. Garis: Goresan dasar yang menghubungkan titik. Garis bisa berbentuk lurus, lengkung, zig-zag, atau putus-putus. Garis berfungsi membentuk batas luar objek.

  • 2. Bentuk: Hasil dari garis-garis yang saling bertemu. Ada bentuk dasar 2 dimensi (lingkaran, persegi, segitiga) dan bentuk 3 dimensi/volume (bola, kubus, tabung).

  • 3. Warna: Memberikan jiwa pada gambarmu! Warna dibagi menjadi warna primer (merah, kuning, biru) dan warna sekunder (hijau, jingga, ungu).

  • 4. Tekstur: Sifat permukaan objek yang terlihat atau terasa pada gambar, misalnya kesan halus (pada buah apel), kasar (pada batang pohon), atau licin (pada gelas kaca).

2. Langkah-Langkah Menggambar Objek Secara Sistematis

Agar gambarmu rapi dan tidak sering dihapus, ikuti 3 tahapan utama berikut:

[1. Buat Sketsa Tipis] ➔ [2. Tebalkan Garis Utama] ➔ [3. Mewarnai & Finishing]
TahapanKegiatanTips Penting
1. Sketsa (Sketching)Menggambar bentuk dasar objek menggunakan pensil.Goreskan pensil secara tipis saja agar mudah dihapus jika ada kesalahan.
2. Penegasan (Outlining)Menebalkan garis-garis sketsa yang sudah benar.Gunakan pensil tebal (2B) atau drawing pen agar bentuk objek terlihat tegas.
3. Mewarnai (Coloring)Mengisi bentuk dengan warna dan memberi efek gelap-terang.Warnai secara searah dan buat teknik gradasi agar objek terlihat bervolume/3D.

Mari Mempraktikkan: Menggambar Objek Cangkir & Buah 🍎☕

Sekarang, mari kita coba menggambar gabungan dua objek sederhana dengan memperhatikan bentuk dan proporsi (perbandingan ukuran yang pas).

Apa itu Proporsi?

Proporsi adalah perbandingan ukuran antarbagian benda. Contohnya, ukuran cangkir tidak boleh dibuat jauh lebih besar daripada meja tempatnya berdiri, atau buah apel tidak boleh lebih besar dari cangkirnya.

Panduan Langkah demi Langkah:

  1. Amati Objek: Letakkan cangkir dan buah apel di atas meja di depanmu.

  2. Tentukan Bentuk Dasar (Sketsa):

    • Gambarlah bentuk tabung/silinder tipis untuk cangkir.

    • Gambarlah bentuk lingkaran tipis di sebelah cangkir untuk buah apel.

  3. Detailkan Bentuk:

    • Tambahkan gagang lengkung pada cangkir dan cerukan di atas buah apel beserta tangkainya.

    • Pastikan ukuran apel seimbang bersanding dengan cangkir (perhatikan proporsinya!).

  4. Tebalkan Garis: Hapus garis-garis bantu yang tidak terpakai, lalu tebalkan bentuk pasti cangkir dan apel tersebut.

  5. Pewarnaan: Warnai cangkir dan buah apel sesuai warna aslinya.

4. Tips Agar Karyamu Makin Kreatif dan Menarik ✨

Ingin gambarmu dipuji teman-teman dan gurumu? Terapkan 3 rahasia ini:

  • Komposisi yang Seimbang: Letakkan objek di tengah bidang gambar. Jangan terlalu ke pinggir, terlalu atas, atau terlalu bawah.

  • Sentuhan Gelap-Terang (Bayangan): Tentukan arah datangnya cahaya (misal dari kiri). Bagian objek yang terkena cahaya diberi warna lebih terang, sedangkan bagian yang membelakangi cahaya diarsir/diwarnai lebih gelap.

  • Kreativitas Latar Belakang: Jangan biarkan kertas polos! Tambahkan latar belakang sederhana seperti garis meja, pola tapak meja, atau warna latar lembut agar gambarmu semakin hidup.

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.

Wassalamualaikum wr. wb




Kamis, 30 Juli 2026

Materi Ajar, Jumat 30 Juli 2026

Nama Guru : Yuyun Estika, S.Pd.
Mata Pelajaran :
IPAS : Sistem Pencernaan pada manusia

Hari/Tanggal : Jumat / 31 Juli 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP IPAS :
Mendeskripsikan proses pencernaan pada manusia.



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

IPAS

Mengenal Organ Pencernaan





Sistem pencernaan adalah rangkaian organ dalam tubuh yang bekerja sama untuk memproses makanan yang kita makan, memecahnya menjadi nutrisi yang bisa diserap oleh tubuh, dan membuang sisa-sisa yang tidak dibutuhkan.

Berikut adalah organ-organ yang terlibat dalam sistem pencernaan dan fungsinya:
Mulut: Tempat dimulainya proses pencernaan, baik mekanis (dengan gigi) maupun kimiawi (dengan enzim amilase dalam air liur).

Faring: Bagian tenggorokan yang menghubungkan mulut dengan esofagus.

Esofagus (kerongkongan): Saluran yang membawa makanan dari faring ke lambung.

Lambung: Organ berotot yang mencerna makanan secara kimiawi dengan bantuan asam lambung dan enzim, serta mencampur makanan dengan cairan lambung.

Usus Halus: Terdiri dari duodenum, jejunum, dan ileum. Di sini, sebagian besar penyerapan nutrisi terjadi, dengan bantuan enzim dari pankreas dan empedu dari hati.

Usus Besar: Terdiri dari sekum, kolon, dan rektum. Berfungsi menyerap air dan elektrolit, serta membentuk feses.

Rektum: Bagian akhir usus besar yang menyimpan feses sebelum dikeluarkan melalui anus.

Anus: Lubang tempat keluarnya feses dari tubuh.
Selain organ-organ utama tersebut, ada juga organ-organ tambahan yang mendukung proses pencernaan, yaitu:

Hati: Menghasilkan empedu yang membantu pencernaan lemak.

Kantong Empedu: Menyimpan dan melepaskan empedu ke usus halus.

Pankreas: Menghasilkan enzim pencernaan dan hormon insulin.

Latihan

Pilihlah huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling tepat!

Soal No.1
Perhatikan organ berikut!
1) mulut
2) tenggorokan
3) kerongkongan
4) jantung
5) lambung

Organ-organ pencernaan manusia ditunjukkan oleh pernyataan nomor...
A. 1, 2, dan 5
B. 1, 2, dan 4
C. 1, 3, dan 4
D. 1, 3, dan 5

Soal No.2
Dio sedang makan kue pemberian ibunya. Dia dapat mengecap kue tersebut manis berkat bantuan dari ...
A. gigi
B. bibir
C. lidah
D. lambung

Soal No.3
Perhatikan gambar di bawah!
Gerakan peristaltik merupakan gerakan meremas-remas dan mendorong makanan masuk ke lambung. Gerakan peristaltik terjadi pada organ nomor . . .
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4

Soal No.4
Perhatikan tabel berikut!
NoNama Usus
1usus 12 jari (duodenum)
2usus kosong (jejunum)
3usus penyerapan (ileum)
4usus besar (kolon)
Usus-usus di atas yang termasuk bagian dari usus halus ditunjukkan oleh nomor. . . .
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 2, dan 4
C. 2, 3, dan 4
D. 1, 3, dan 4

Soal No.5
Ririn selalu sarapan dengan makanan yang bergizi. Organ tubuh Ririn yang bertugas untuk menyerap sari-sari makanan tersebut yaitu . . .
A. lambung
B. usus halus
C. usus besar
D. anus

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.

Wassalamualaikum wr. wb.

Rabu, 29 Juli 2026

Materi Ajar, Kamis 30 Juli 2026

Nama Guru : Yuyun Estika, S.Pd.

Mata Pelajaran :
1. Pancasila : Kronologi Sejarah Kelahiran Pancasila
2. Seni Rupa : Unsur Seni Rupa

Hari/Tanggal : Kamis/ 29 Juli 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP Pancasila :
Meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat

TP Seni Rupa :
Menjelaskan penerapan prinsip desain (seperti keseimbangan, kesatuan, atau ritme) yang ditemukan dalam sebuah karya seni rupa dua atau tiga dimensi.



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

PANCASILA


Peristiwa Lahirnya Pancasila

Gagasan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir dari satu tokoh saja, melainkan merupakan hasil perumusan dan diskusi dari beberapa tokoh penting, terutama Ir. Soekarno, yang dikenal sebagai "Bapak Bangsa" dan pada tanggal 1 Juni 1945 mengemukakan pidatonya tentang konsep awal Pancasila dalam sidang BPUPKI, serta Mohammad Yamin dan Soepomo yang juga menyampaikan usulan dasar negara pada sidang BPUPKI.

Peran Tokoh-tokoh Kunci:

Ir. Soekarno:
Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato "Lahirnya Pancasila" yang mengusulkan lima prinsip dasar negara, yaitu Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Berkebudayaan.

Pada sidang pertama BPUPKI, Mohammad Yamin mengusulkan lima prinsip dasar negara yang meliputi Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan.

Soepomo:
Pada 31 Mei 1945, Soepomo menyampaikan usulannya tentang dasar negara yang menekankan pada Persatuan (Unitarisme), Kekeluargaan, Keseimbangan lahir dan batin, Musyawarah, dan Keadilan rakyat.

Peran Panitia Sembilan:
Setelah usulan-usulan tersebut disampaikan, dibentuklah Panitia Sembilan untuk menyempurnakan rumusan Pancasila. Tokoh-tokoh dalam Panitia Sembilan ini antara lain Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. A.A. Maramis, Mr. Muhammad Yamin, Achmad Soebardjo, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakkar, H. Agus Salim, dan K.H. Abdul Wahid Hasyim.

Pengesahan Pancasila:
Pancasila akhirnya disahkan sebagai dasar negara Indonesia pada Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945, yang tercantum dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945.

Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Peringatan ini merujuk pada momen penting ketika Ir. Soekarno menyampaikan pidato yang mengusulkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945.

Peringatan Hari Lahir Pancasila bertujuan untuk mengingat dan menghargai perjuangan para pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara, serta untuk melestarikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Latihan
1. Pada masa penjajahan Jepang pernah dibentuk sebuah lembaga bernama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang diketuai oleh .....
A. Ir Soekarno
B. Drs Muhammad Hatta
C. Dr Radjiman Widyadiningrat
D. Mr Muh Yamin

2. Perhatikan peristiwa berikut:
1. Ir Soekarno dan Moh Hatta dipilih sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia
2. Panitia Sembilan menghasilkan Piagam Jakarta
3. Ir Soekarno mengusulkan lima dasar negara
4. Jepang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai
Urutan yang benar sesuai waktu terjadinya peristiwa penting di atas adalah....
A. 1, 2, 4, 3
B. 4, 3, 2, 1
C. 4, 3, 1, 2
D. 1, 3, 4, 2

3. Istilah Pancasila sebagai dasar negara untuk pertama kalinya dikemukakan oleh Ir Soekarno pada sidang BPUPKI tanggal...
A. 29 Mei 1945
B. 1 Juli 1945
C. 17 Agustus 1945
D. 1 Juni 1945

4. Perhatikan rumusan berikut!
1. Nasionalisme dan kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme dan perikemanusiaan
3. Mufakat dan demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan Yang Maha Esa
Perumus cikal bakal Pancasila tersebut adalah.....
A. Mr Muh Yamin
B. Mr Soepomo
C. Ir Soekarno
D. Drs Moh Hatta

5. Piagam Jakarta berhasil dirumuskan dan disepakati sebagai rumusan yang akan disahkan sebagai dasar negara. Akan tetapi, terdapat warga yang tidak setuju dengan salah satu bunyi isi rumusan tersebut. Rumusan yang dimaksud adalah.....
A. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
B. Kemanusiaan yang adil dan beradab
C. Persatuan Indonesia
D. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

SENI RUPA
Unsur Seni Rupa





Unsur-unsur seni rupa adalah elemen dasar yang membangun sebuah karya seni rupa, baik dua dimensi maupun tiga dimensi. Unsur-unsur ini meliputi titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang, dan gelap terang.

Titik:
Unsur paling dasar dalam seni rupa, bisa berupa titik tunggal atau kumpulan titik yang membentuk elemen lain.
 
Garis:
Terbentuk dari kumpulan titik yang memanjang, memiliki arah, dan dimensi panjang. Garis bisa lurus, melengkung, zig-zag, dan lain-lain, serta memberikan kesan tertentu pada karya.
 
Bidang:
Bidang merupakan daerah yang dibatasi oleh garis dan memiliki dua dimensi (panjang dan lebar). Contohnya adalah persegi, lingkaran, segitiga.
 
Bentuk:
Bentuk merupakan wujud dari suatu benda, bisa geometris (persegi, lingkaran) atau non-geometris (organik, bebas).
 
Warna:
Warna memberikan kesan visual dan emosional pada karya seni. Terdapat berbagai jenis warna, termasuk warna primer, sekunder, dan tersier.

Tekstur:
Tekstur menggambarkan sifat permukaan benda, apakah kasar, halus, licin, dan sebagainya. Tekstur dapat dirasakan secara visual dan raba.
 
Ruang:
Ruang dalam seni rupa dapat bersifat nyata (dalam karya tiga dimensi) atau semu (dalam karya dua dimensi melalui perspektif dan teknik lainnya).

Gelap Terang:
Unsur gelap terang muncul akibat perbedaan intensitas cahaya pada suatu permukaan, memberikan kesan dimensi dan volume pada karya.

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.

Wassalamualaikum wr. wb.





















Selasa, 28 Juli 2026

Materi Ajar, Rabu 28 Juli 2026

Nama Guru : Yuyun Estika, S.Pd.

Mata Pelajaran :
1. Matematika : Operasi Hitung Bilangan Cacah sampai 100.000
2. Bahasa Indonesia : Sinonim dan Antonim

Hari/Tanggal : Rabu / 29 Juli 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP Matematika :
Murid dapat melakukan operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000.

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat membedakan sinonim dan antonim





Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

Matematika


Operasi Hitung Penjumlahan

Penjumlahan bilangan cacah besar dilakukan dengan metode bersusun pendek dengan memperhatikan teknik menyimpan.

Contoh Soal:

Sebuah perkebunan memanen 48.256 kg kelapa sawit di bulan pertama dan 33.917 kg di bulan kedua. Berapa total hasil panen selama dua bulan?

Penyelesaian Bersusun:



Operasi Hitung Pengurangan

Pengurangan dilakukan dengan metode bersusun pendek menggunakan teknik meminjam jika angka yang dikurangi lebih kecil dari pengurang.

Contoh Soal:

Pemerintah daerah menyediakan 75.430 dosis vaksin. Sebanyak 28.165 dosis telah digunakan. Berapa sisa dosis vaksin yang belum terpakai?

Penyelesaian Bersusun:



Operasi Hitung Perkalian

Perkalian bilangan sampai 100.000 umumnya melibatkan perkalian bilangan ribuan atau ratusan dengan bilangan puluhan/satuan.

Contoh Soal:

Sebuah toko grosir memesan 36$dus minyak goreng. Jika setiap dus berisi 1.425 ml minyak, berapa total volume minyak dalam toko tersebut?

Penyelesaian (Metode Bersusun):




Operasi Hitung Pembagian (Porogapit)

Pembagian bilangan cacah dilakukan dengan teknik pembagian bersusun (porogapit).


BAHASA INDONESIA




Sinonim dan Antonim

Dalam bahasa Indonesia, antonim dan sinonim dipakai untuk menjelaskan atau menyatakan suatu hal. Antonim lazim digunakan untuk menjelaskan kata dengan makna berlawanan. Sedangkan sinonim dipakai untuk menyatakan kata yang bermakna sama atau serupa.

Antonim berasal dari kata anti atau ant berarti lawan dan onuma artinya nama. Antonim adalah kata-kata yang memiliki makna berbeda atau berlawanan. Antonim memperlihatkan adanya hubungan kontras antara beberapa kalimat. Kata sinonim berasal dari bahasa Yunani Kuno, onoma berarti nama dan syn artinya dengan. sinonim adalah kata yang memiliki bentuk berbeda, namun arti atau maknanya sama. Sinonim sering disebut persamaan kata atau padanan kata.


Latihan :
· Membuat kamus mini sinonim-antonim, format isi bisa seperti ini:
· Kamus bisa dibuat di kertas folio, booklet lipat.

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.

Wassalamualaikum wr. wb.