Nama Guru : Yuyun Estika, S.Pd.
1. Matematika : Operasi Hitung Bilangan Cacah sampai 100.000
2. Bahasa Indonesia : Imbuhan Pe-
Hari/Tanggal : Senin / 10 Agustus 2026
Kelas / Fase : 5 / C
TP Matematika :
Murid dapat melakukan operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000.
TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat menelaah makna awalan pe-
TP Seni Rupa :

Operasi Hitung Penjumlahan
Penjumlahan bilangan cacah besar dilakukan dengan metode bersusun pendek dengan memperhatikan teknik menyimpan.
Contoh Soal:
Sebuah perkebunan memanen 48.256 kg kelapa sawit di bulan pertama dan 33.917 kg di bulan kedua. Berapa total hasil panen selama dua bulan?
Penyelesaian Bersusun:
Operasi Hitung Pengurangan
Pengurangan dilakukan dengan metode bersusun pendek menggunakan teknik meminjam jika angka yang dikurangi lebih kecil dari pengurang.
Contoh Soal:
Pemerintah daerah menyediakan 75.430 dosis vaksin. Sebanyak 28.165 dosis telah digunakan. Berapa sisa dosis vaksin yang belum terpakai?
Penyelesaian Bersusun:
Operasi Hitung Perkalian
Perkalian bilangan sampai 100.000 umumnya melibatkan perkalian bilangan ribuan atau ratusan dengan bilangan puluhan/satuan.
Contoh Soal:
Sebuah toko grosir memesan 36$dus minyak goreng. Jika setiap dus berisi 1.425 ml minyak, berapa total volume minyak dalam toko tersebut?
Penyelesaian (Metode Bersusun):
Operasi Hitung Pembagian (Porogapit)
Pembagian bilangan cacah dilakukan dengan teknik pembagian bersusun (porogapit).
Apa Itu Awalan "Pe-"?
Awalan pe- adalah huruf-huruf yang ditambahkan di bagian depan sebuah kata dasar. Ketika awalan "pe-" menempel pada kata dasar, ia akan membentuk kata baru yang memiliki arti atau makna yang berbeda dari kata aslinya.
Kadang-kadang, awalan "pe-" bisa berubah bentuk menjadi peny- saat diucapkan. Tapi tenang saja, maknanya tetap sama, kok!
Makna Utama Awalan "Pe-"
Ternyata, awalan "pe-" tidak hanya punya satu arti, lho. Ada tiga makna utama yang paling sering kita temui sehari-hari. Mari kita bedah satu per satu!
1. Orang yang Melakukan Pekerjaan (Pelaku/Profesi)
Makna pertama dari awalan "pe-" adalah menunjuk kepada orang yang melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan.
Tulis + pe- ➡️ Penulis (Orang yang pekerjaannya menulis)
Baca + pe- ➡️ Pembaca (Orang yang sedang membaca)
Lari + pe- ➡️ Pelari (Orang yang melakukan olahraga lari)
2. Alat untuk Melakukan Sesuatu
Makna kedua digunakan untuk menyebutkan benda atau alat yang membantu kita melakukan suatu pekerjaan.
Hapus + pe- ➡️ Penghapus (Alat untuk menghapus tulisan)
Garis + pe- ➡️ Penggaris (Alat untuk membuat garis)
Potong + pe- ➡️ Pemotong (Alat untuk memotong, misalnya pemotong kuku)
3. Orang yang Memiliki Sifat Tertentu
Makna yang ketiga ini digunakan untuk menyebutkan karakter atau sifat yang menonjol pada diri seseorang.
Malu + pe- ➡️ Pemalu (Orang yang memiliki sifat mudah malu)
Marah + pe- ➡️ Pemarah (Orang yang memiliki sifat mudah marah/lekas marah)
Malas + pe- ➡️ Pemalas (Orang yang memiliki sifat malas)
🕵️♂️ Waktunya Berlatih: Detektif Bahasa!
Sekarang giliran kalian untuk menelaah makna awalan "pe-". Coba baca kalimat di bawah ini, lalu tebak apa makna kata yang dicetak tebal!
Paman Andi bekerja sebagai seorang pelaut yang hebat.
Adik meminjam penyerut pensil milikku.
Rina sering terlambat ke sekolah karena ia seorang petidur.
diucapkan. Tapi tenang saja, maknanya tetap sama, kok!
3 Makna Utama Awalan "Pe-"
Ternyata, awalan "pe-" tidak hanya punya satu arti, lho. Ada tiga makna utama yang paling sering kita temui sehari-hari. Mari kita bedah satu per satu!
1. Orang yang Melakukan Pekerjaan (Pelaku/Profesi)
Makna pertama dari awalan "pe-" adalah menunjuk kepada orang yang melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan.
Tulis + pe- ➡️ Penulis (Orang yang pekerjaannya menulis)
Baca + pe- ➡️ Pembaca (Orang yang sedang membaca)
Lari + pe- ➡️ Pelari (Orang yang melakukan olahraga lari)
2. Alat untuk Melakukan Sesuatu
Makna kedua digunakan untuk menyebutkan benda atau alat yang membantu kita melakukan suatu pekerjaan.
Hapus + pe- ➡️ Penghapus (Alat untuk menghapus tulisan)
Garis + pe- ➡️ Penggaris (Alat untuk membuat garis)
Potong + pe- ➡️ Pemotong (Alat untuk memotong, misalnya pemotong kuku)
3. Orang yang Memiliki Sifat Tertentu
Makna yang ketiga ini digunakan untuk menyebutkan karakter atau sifat yang menonjol pada diri seseorang.
Malu + pe- ➡️ Pemalu (Orang yang memiliki sifat mudah malu)
Marah + pe- ➡️ Pemarah (Orang yang memiliki sifat mudah marah/lekas marah)
Malas + pe- ➡️ Pemalas (Orang yang memiliki sifat malas)
🕵️♂️ Waktunya Berlatih: Detektif Bahasa!
Sekarang giliran kalian untuk menelaah makna awalan "pe-". Coba baca kalimat di bawah ini, lalu tebak apa makna kata yang dicetak tebal!
Paman Andi bekerja sebagai seorang pelaut yang hebat.
Adik meminjam penyerut pensil milikku.
Rina sering terlambat ke sekolah karena ia seorang petidur.
1. Menggambar Objek (Unsur Seni Rupa)
Sebelum menggoreskan pensil, kamu perlu tahu 4 unsur penting yang membuat sebuah gambar objek terlihat menarik:
1. Garis: Goresan dasar yang menghubungkan titik. Garis bisa berbentuk lurus, lengkung, zig-zag, atau putus-putus. Garis berfungsi membentuk batas luar objek.
2. Bentuk: Hasil dari garis-garis yang saling bertemu. Ada bentuk dasar 2 dimensi (lingkaran, persegi, segitiga) dan bentuk 3 dimensi/volume (bola, kubus, tabung).
3. Warna: Memberikan jiwa pada gambarmu! Warna dibagi menjadi warna primer (merah, kuning, biru) dan warna sekunder (hijau, jingga, ungu).
4. Tekstur: Sifat permukaan objek yang terlihat atau terasa pada gambar, misalnya kesan halus (pada buah apel), kasar (pada batang pohon), atau licin (pada gelas kaca).
2. Langkah-Langkah Menggambar Objek Secara Sistematis
Agar gambarmu rapi dan tidak sering dihapus, ikuti 3 tahapan utama berikut:
[1. Buat Sketsa Tipis] ➔ [2. Tebalkan Garis Utama] ➔ [3. Mewarnai & Finishing]
| Tahapan | Kegiatan | Tips Penting |
| 1. Sketsa (Sketching) | Menggambar bentuk dasar objek menggunakan pensil. | Goreskan pensil secara tipis saja agar mudah dihapus jika ada kesalahan. |
| 2. Penegasan (Outlining) | Menebalkan garis-garis sketsa yang sudah benar. | Gunakan pensil tebal (2B) atau drawing pen agar bentuk objek terlihat tegas. |
| 3. Mewarnai (Coloring) | Mengisi bentuk dengan warna dan memberi efek gelap-terang. | Warnai secara searah dan buat teknik gradasi agar objek terlihat bervolume/3D. |
3. Mari Mempraktikkan: Menggambar Objek Cangkir & Buah 🍎☕
Sekarang, mari kita coba menggambar gabungan dua objek sederhana dengan memperhatikan bentuk dan proporsi (perbandingan ukuran yang pas).
Apa itu Proporsi?
Proporsi adalah perbandingan ukuran antarbagian benda. Contohnya, ukuran cangkir tidak boleh dibuat jauh lebih besar daripada meja tempatnya berdiri, atau buah apel tidak boleh lebih besar dari cangkirnya.
Panduan Langkah demi Langkah:
Amati Objek: Letakkan cangkir dan buah apel di atas meja di depanmu.
Tentukan Bentuk Dasar (Sketsa):
Gambarlah bentuk tabung/silinder tipis untuk cangkir.
Gambarlah bentuk lingkaran tipis di sebelah cangkir untuk buah apel.
Detailkan Bentuk:
Tambahkan gagang lengkung pada cangkir dan cerukan di atas buah apel beserta tangkainya.
Pastikan ukuran apel seimbang bersanding dengan cangkir (perhatikan proporsinya!).
Tebalkan Garis: Hapus garis-garis bantu yang tidak terpakai, lalu tebalkan bentuk pasti cangkir dan apel tersebut.
Pewarnaan: Warnai cangkir dan buah apel sesuai warna aslinya.
4. Tips Agar Karyamu Makin Kreatif dan Menarik ✨
Ingin gambarmu dipuji teman-teman dan gurumu? Terapkan 3 rahasia ini:
Komposisi yang Seimbang: Letakkan objek di tengah bidang gambar. Jangan terlalu ke pinggir, terlalu atas, atau terlalu bawah.
Sentuhan Gelap-Terang (Bayangan): Tentukan arah datangnya cahaya (misal dari kiri). Bagian objek yang terkena cahaya diberi warna lebih terang, sedangkan bagian yang membelakangi cahaya diarsir/diwarnai lebih gelap.
Kreativitas Latar Belakang: Jangan biarkan kertas polos! Tambahkan latar belakang sederhana seperti garis meja, pola tapak meja, atau warna latar lembut agar gambarmu semakin hidup.
Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.
Wassalamualaaikum.
