Selasa, 27 Oktober 2026

Materi Ajar Bahasa Indonesia, Rabu 28 Oktober 2026

 Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar

IDENTITAS
๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ
Nama Guru
Yuyun Estika, S.Pd.
๐Ÿ“–
Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia
๐Ÿ“…
Hari / Tanggal
Rabu, 28 Oktober 2026
๐Ÿซ
Fase / Kelas
Fase C / Kelas 5
✉️
Materi
Menulis Surat Pribadi (Surat untuk Sahabat)
⭐
Pertemuan Ke
26
๐Ÿง  Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian semua sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat hari ini? Jangan lupa, ya, karena shalat adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT.

Coba perhatikan tangan kalian. Tangan ini bisa memegang pena dan menulis, lho! Tahukah kalian, siapa yang menciptakannya? ✍️

Pertama, Allah itu Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan tangan, pikiran, dan perasaan kita, bahkan mengajari manusia menulis dengan pena. Jadi, saat kita menulis surat, kita sedang memakai nikmat ciptaan Allah.

Kedua, Allah itu Al-Malik, yang memelihara kita. Allah menjaga kita lewat ayah, ibu, guru, dan sahabat-sahabat yang baik. Supaya persahabatan tetap terpelihara, kita saling menyapa dan menanyakan kabar. Nah, bagaimana kalau sahabat kita tinggal jauh? Kita bisa menyapanya lewat surat. ๐Ÿค

Ketiga, Allah itu Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Sahabat yang baik, kemampuan menulis, serta kertas dan pena juga rezeki dari Allah. Bagaimana cara kita bersyukur? Dengan menulis surat yang sopan dan membuat sahabat tersenyum. ๐ŸŽ

Nah, hari ini kita akan belajar tentang surat pribadi, yaitu surat yang kita tulis untuk sahabat atau orang terdekat untuk menyampaikan kabar dan perasaan, dengan urutan bagian yang jelas dan bahasa yang santun. Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! ๐Ÿ’Œ๐Ÿ“

๐Ÿ’Œ Menulis Surat Pribadi (Surat untuk Sahabat)

Bahasa Indonesia · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

๐Ÿ“š Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C, Elemen Menulis)

Pada akhir Fase C, murid mampu menulis berbagai jenis teks dengan struktur dan kebahasaan yang sesuai tujuan dan pembacanya, termasuk surat pribadi. Murid menggunakan kosakata yang tepat, kalimat yang efektif, serta bahasa yang santun untuk menyampaikan gagasan dan perasaan secara runtut.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menulis surat untuk sahabat.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review teks prosedur di awal pembelajaran dengan tenang, fokus, dan jujur setelah menarik napas dalam.

JoyfulMenonton video pembelajaran tentang surat pribadi.

MeaningfulMenemukan pengertian dan tujuan surat pribadi dari contoh surat untuk sahabat.

MindfulMencermati bagian-bagian surat dan menandai ciri kebahasaan (kata sapaan, ungkapan perasaan) dengan teliti.

JoyfulBermain "Susun Surat" berkelompok: menyusun kartu bagian surat yang acak menjadi surat yang utuh.

MeaningfulMenulis surat untuk sahabat dengan struktur dan bahasa santun, lalu mengerjakan asesmen formatif sebagai refleksi diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas teks prosedur sebagai bekal belajar.
  2. Murid dapat memahami gambaran umum surat pribadi melalui video pembelajaran.
  3. Murid dapat menjelaskan pengertian dan tujuan surat pribadi.
  4. Murid dapat mengidentifikasi bagian-bagian surat dan menemukan ciri kebahasaan surat pribadi.
  5. Murid dapat menyusun bagian-bagian surat secara urut melalui permainan kartu.
  6. Murid dapat menulis surat untuk sahabat dengan struktur dan bahasa santun.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning – murid menemukan sendiri struktur dan ciri kebahasaan surat dari contoh surat, lalu menerapkannya dalam tulisan sendiri.
Metode: tanya jawab, diskusi kelompok, permainan kartu, demonstrasi, dan penugasan menulis mandiri.

๐Ÿ”„ Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan soal untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu teks prosedur. Pilih jawaban yang paling benar!

  1. Teks yang berisi urutan langkah membuat atau melakukan sesuatu disebut …
    A. teks berita   B. teks narasi   C. teks prosedur   D. teks puisi
  2. Tiga bagian struktur teks prosedur adalah …
    A. tujuan, alat dan bahan, langkah-langkah   B. judul, isi, penutup   C. orientasi, komplikasi, resolusi   D. salam, isi, penutup
  3. Kalimat perintah dalam teks prosedur adalah …
    A. Ibu membeli gula.   B. Gula itu manis.   C. Gula dibeli Ibu.   D. Tuangkan gula ke dalam gelas.
  4. Kata hubung urutan yang tepat dalam teks prosedur adalah …
    A. karena   B. kemudian   C. tetapi   D. sehingga
  5. Langkah membuat teh: (1) aduk sampai gula larut, (2) seduh teh dengan air panas, (3) tambahkan gula, (4) sajikan. Urutan yang benar …
    A. 2-3-1-4   B. 1-2-3-4   C. 2-1-3-4   D. 3-2-1-4
๐Ÿ”‘ Lihat Kunci Jawaban

๐ŸŽฌ Inti Pembelajaran

Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!

๐ŸŽฅ Video Pembelajaran

๐Ÿ”— Buka video di YouTube

Setelah menonton video, mari pelajari empat hal penting tentang surat pribadi.

1️⃣ Pengertian dan Tujuan Surat Pribadi

Surat pribadi adalah surat yang ditulis untuk orang yang dekat dengan kita, seperti sahabat, teman, atau keluarga. Isinya bisa kabar, cerita, pertanyaan, atau perasaan.

Tujuannya menyampaikan kabar, cerita, dan perasaan, serta menjaga hubungan persahabatan tetap hangat walaupun terpisah jauh.

Contoh: surat untuk sahabat yang pindah kota, surat untuk nenek di kampung, surat ucapan selamat kepada teman.

2️⃣ Struktur / Bagian-bagian Surat Pribadi

Surat pribadi terdiri dari tujuh bagian. Perhatikan contoh surat berikut:

✉️
1
Tempat dan tanggal
Bandung, 26 Oktober 2026
2
Salam pembuka
Untuk sahabatku, Rina
3
Alinea pembuka
Apa kabarmu, Rina? Semoga kamu dan keluargamu sehat selalu. Aku di sini juga baik.
4
Isi surat
Minggu lalu aku juara dua lomba menggambar! Aku senang sekali dan jadi ingat saat kita menggambar bersama. Ceritakan kabar sekolahmu juga, ya!
5
Penutup
Sudah dulu, ya. Jangan lupa balas suratku. Aku rindu padamu.
6
Salam akhir
Salam sayang,
7
Nama pengirim
Dita

Cara mengingat: Tempat-tanggal → Salam pembuka → Alinea pembuka → Isi → Penutup → Salam akhir → Nama pengirim.

3️⃣ Ciri Kebahasaan Surat Pribadi

Ada tiga ciri kebahasaan yang perlu kamu kenali:

a) Bahasa akrab: santai seperti mengobrol, tetapi tetap sopan. Contoh: Aku senang sekali kamu mau membalas suratku.
b) Kalimat sapaan: menyapa penerima surat. Contoh: Sahabatku, apa kabarmu? Semoga kamu sehat, ya.
c) Ungkapan perasaan: menyampaikan rasa senang, rindu, atau sedih. Contoh: Aku rindu bermain bersamamu.

4️⃣ Menulis Surat untuk Sahabat

Ikuti langkah menulis berikut:

  1. Tentukan siapa sahabat yang akan kamu kirimi surat.
  2. Pikirkan apa yang ingin diceritakan atau ditanyakan.
  3. Tulis tujuh bagian surat secara berurutan.
  4. Gunakan bahasa akrab, sapaan, dan ungkapan perasaan yang santun.
  5. Baca ulang: periksa huruf kapital, tanda baca, dan ejaan.

Tugasmu: tulis surat untuk sahabatmu (minimal 3 kalimat pada bagian isi) dengan tujuh bagian lengkap. Jangan lupa tempat dan tanggal: …, 26 Oktober 2026.

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Yuk, uji pemahamanmu! Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda

  1. Surat yang ditulis untuk sahabat, teman, atau keluarga disebut …
    A. surat dinas   B. surat pribadi   C. surat undangan   D. surat kabar
  2. Tujuan utama surat pribadi adalah …
    A. membuat pengumuman resmi   B. menawarkan barang dagangan   C. memberi perintah kerja   D. menyampaikan kabar, cerita, dan perasaan kepada orang dekat
  3. Bagian surat berisi "Bandung, 26 Oktober 2026" disebut …
    A. tempat dan tanggal   B. salam pembuka   C. alinea pembuka   D. salam akhir
  4. Kalimat yang paling tepat untuk alinea pembuka surat kepada sahabat adalah …
    A. Dengan hormat, kami mengundang Anda.   B. Surat ini harus segera dibalas.   C. Apa kabarmu, Dina? Semoga kamu sehat selalu.   D. Kumpulkan laporan Anda hari ini.
  5. Urutan bagian surat pribadi yang benar adalah …
    A. salam pembuka – tempat dan tanggal – isi – penutup – nama   B. tempat dan tanggal – salam pembuka – alinea pembuka – isi – penutup – salam akhir – nama pengirim   C. isi – penutup – salam pembuka – tempat dan tanggal   D. nama pengirim – isi – salam akhir – salam pembuka

B. Isian Singkat

  1. Salam yang ditulis sebelum nama pengirim, misalnya "Salam sayang," disebut …
  2. Bahasa dalam surat pribadi bersifat … tetapi tetap santun.
  3. Kata "Sahabatku" dan "Apa kabarmu?" merupakan contoh ciri kebahasaan berupa kalimat …

C. Esai

  1. Jelaskan pengertian dan tujuan surat pribadi, lalu sebutkan 3 ciri kebahasaannya beserta contoh!
  2. Tulislah surat pribadi untuk sahabatmu dengan tujuh bagian yang lengkap. Pada bagian isi, ceritakan pengalaman menyenangkanmu dan ungkapkan perasaanmu dengan bahasa yang akrab dan santun!
๐Ÿ”‘ Lihat Kunci Jawaban

๐ŸŒŸ Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa surat pribadi adalah surat untuk orang dekat yang bertujuan menyampaikan kabar, cerita, dan perasaan. Strukturnya terdiri dari tempat dan tanggal, salam pembuka, alinea pembuka, isi, penutup, salam akhir, dan nama pengirim. Ciri kebahasaannya adalah bahasa akrab, kalimat sapaan, dan ungkapan perasaan. Kita pun bisa menulis surat untuk sahabat dengan bahasa yang santun.

๐Ÿ˜Š Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar menulis surat untuk sahabat? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

๐Ÿ˜
Sangat Senang
๐Ÿ™‚
Senang
๐Ÿ˜
Biasa Saja
๐Ÿ˜•
Bingung
๐Ÿ˜ข
Sedih
๐Ÿ“ Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Murid masih tertukar urutan bagian surat, misalnya salam akhir dan penutup.
  • Murid memakai bahasa baku yang kaku atau justru terlalu singkat seperti pesan singkat.
  • Murid kesulitan mengungkapkan perasaan dan bingung memilih isi cerita.
  • Permainan kartu bisa membuat kelas terlalu ramai.

Tindak Lanjut

  • Menempel bagan tujuh bagian surat di dinding kelas sebagai pengingat.
  • Memberi contoh bahasa akrab yang santun berdampingan dengan bahasa yang kurang sopan.
  • Menyediakan daftar kata perasaan (senang, rindu, bangga, khawatir) dan pertanyaan pemantik cerita.
  • Menetapkan aturan dan batas waktu yang jelas saat permainan; surat murid dibalas oleh teman sebagai kegiatan pertemuan berikutnya.
๐Ÿ’Œ๐ŸŒŸ๐Ÿคฒ

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Sebuah surat kecil bisa membuat sahabat tersenyum sepanjang hari. Teruslah menulis dengan hati yang tulus dan bahasa yang santun. Kalian pasti bisa! ๐Ÿ’ช✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Materi Ajar Matematika, Rabu 28 Oktober 2026

 Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar

IDENTITAS
๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ
Nama Guru
Yuyun Estika, S.Pd.
๐Ÿ“š
Mata Pelajaran
Matematika
๐Ÿ“…
Hari / Tanggal
Rabu , 28 Oktober 2026
๐Ÿซ
Fase / Kelas
Fase C / Kelas 5
๐Ÿ’ก
Materi
Pecahan (Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan)
⭐
Pertemuan Ke
16
๐Ÿง  Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian semua sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat hari ini? Jangan lupa, ya, karena shalat adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT.

Coba bayangkan kita membagi sebuah kue untuk keluarga. Ada yang mendapat setengah bagian, ada yang seperempat, dan semuanya dibagi dengan adil. Allah Maha Adil, Dzat yang menetapkan segala sesuatu dengan seimbang dan sesuai porsinya. Allah Maha Pemberi Rezeki, Dzat yang membagikan rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.

Nah, hari ini kita akan belajar tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan, yaitu cara menggabungkan dan mengambil bagian dari suatu keseluruhan dengan tepat. Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! ๐Ÿฐ➕➖

➕➖ Penjumlahan & Pengurangan Pecahan

Matematika · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

๐Ÿ“š Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C, Elemen Bilangan)

Pada akhir Fase C, murid mampu memahami dan menggunakan berbagai bentuk bilangan, termasuk pecahan. Murid dapat membandingkan, mengurutkan, serta melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan (berpenyebut sama maupun berbeda, termasuk pecahan campuran), lalu menggunakannya untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pecahan.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review KPK & FPB di awal pembelajaran dengan tenang dan fokus.

JoyfulMenonton video pembelajaran penjumlahan dan pengurangan pecahan.

MeaningfulMenyamakan penyebut dengan KPK menggunakan model batang pecahan agar konsepnya terlihat nyata.

MindfulBerlatih menjumlahkan dan mengurangkan pecahan secara teliti, langkah demi langkah.

JoyfulBermain "Kartu Pecahan" berkelompok: menarik dua kartu lalu menjumlahkan atau mengurangkannya.

MeaningfulMenyelesaikan soal cerita sehari-hari dan asesmen formatif sebagai refleksi pemahaman diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas KPK dan FPB sebagai bekal menyamakan penyebut.
  2. Murid dapat memahami konsep penjumlahan dan pengurangan pecahan melalui video pembelajaran.
  3. Murid dapat menyamakan penyebut pecahan dengan benar menggunakan KPK.
  4. Murid dapat menjumlahkan dan mengurangkan pecahan berpenyebut sama maupun berbeda, termasuk pecahan campuran.
  5. Murid dapat berlatih operasi pecahan secara menyenangkan melalui permainan kartu pecahan.
  6. Murid dapat menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan pecahan dalam kehidupan sehari-hari.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (PBL) – murid belajar dari masalah nyata, misalnya menakar bahan kue atau membagi air minum.
Metode: tanya jawab, demonstrasi dengan model batang, diskusi kelompok, permainan kartu pecahan, dan latihan mandiri.

๐Ÿ”„ Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan dulu soal berikut untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu KPK dan FPB.

  1. Tentukan KPK dari 6 dan 8.
  2. Tentukan FPB dari 12 dan 30.
  3. Berapakah KPK dari 3, 4, dan 6?
  4. Berapakah FPB dari 24 dan 40?
  5. Lampu A menyala setiap 6 detik dan lampu B setiap 8 detik. Jika keduanya menyala bersamaan sekarang, setelah berapa detik keduanya menyala bersamaan lagi?
๐Ÿ”‘ Lihat Kunci Jawaban
  1. KPK 6 dan 8 = 24
  2. FPB 12 dan 30 = 6
  3. KPK 3, 4, dan 6 = 12
  4. FPB 24 dan 40 = 8
  5. KPK 6 dan 8 = 24, jadi menyala bersamaan lagi setelah 24 detik.
๐ŸŽฌ Inti Pembelajaran

Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!

๐ŸŽฅ Video Pembelajaran

๐Ÿ”— Buka video di YouTube

Setelah menonton video, mari pelajari empat hal penting tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan.

1️⃣ Menyamakan Penyebut Sebelum Menjumlah atau Mengurang

Pecahan hanya bisa dijumlah atau dikurang jika penyebutnya sama, seperti potongan kue yang ukurannya sama. Caranya: cari KPK dari penyebut-penyebutnya, lalu kalikan pembilang dan penyebut tiap pecahan dengan bilangan yang sesuai.

1/2 = 3/61/3 = 2/63/6 + 2/6 = 5/6

Contoh: 1/2 dan 1/3. KPK dari 2 dan 3 adalah 6.
1/2 = (1×3)/(2×3) = 3/6 dan 1/3 = (1×2)/(3×2) = 2/6.

2️⃣ Menjumlahkan Dua Pecahan atau Lebih

Penyebut sama: jumlahkan pembilangnya, penyebut tetap. Penyebut berbeda: samakan penyebut dulu, baru jumlahkan pembilangnya. Untuk pecahan campuran, jumlahkan bilangan bulatnya dan pecahannya secara terpisah.

a) 2/7 + 3/7 = 5/7
b) 1/2 + 1/3 = 3/6 + 2/6 = 5/6
c) 1/2 + 1/3 + 1/6 = 3/6 + 2/6 + 1/6 = 6/6 = 1
d) 1 1/2 + 2 1/3 = 1 3/6 + 2 2/6 = 3 5/6
e) 1 3/4 + 2 1/2 = 1 3/4 + 2 2/4 = 3 5/4 = 4 1/4 (5/4 diubah jadi 1 1/4)

3️⃣ Mengurangkan Dua Pecahan (termasuk Pecahan Campuran)

Caranya sama: samakan penyebut dulu, lalu kurangkan pembilangnya. Pada pecahan campuran, jika pecahan pertama lebih kecil dari pecahan kedua, pinjam 1 dari bilangan bulatnya (1 = penyebut/penyebut).

3/4 − 2/4 = 1/4 (yang hijau)

a) 5/8 − 2/8 = 3/8
b) 3/4 − 1/3 = 9/12 − 4/12 = 5/12
c) 3 1/2 − 1 1/3 = 3 3/6 − 1 2/6 = 2 1/6
d) 3 1/4 − 1 1/2 = 3 1/4 − 1 2/4. Karena 1/4 < 2/4, pinjam 1: 2 5/4 − 1 2/4 = 1 3/4

4️⃣ Menyelesaikan Masalah Sehari-hari

Gunakan 4 langkah: (1) baca soal dan tulis yang diketahui, (2) pilih operasi (kata "sisa" atau "diambil" = kurang; "total" atau "bersama" = tambah), (3) hitung dengan menyamakan penyebut, (4) tulis jawaban lengkap dengan satuannya.

Ibu punya 2 1/2 liter minyak goreng, lalu memakai 3/4 liter. Berapa sisanya?
2 1/2 − 3/4 = 2 2/4 − 3/4 = 1 6/4 − 3/4 = 1 3/4 liter.

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Yuk, uji pemahamanmu! Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda

  1. 2/9 + 5/9 = …
    A. 6/9   B. 8/9   C. 7/9   D. 7/18
  2. 1/2 + 1/4 = …
    A. 3/4   B. 2/6   C. 2/4   D. 1/4
  3. 5/6 − 1/3 = …
    A. 4/3   B. 2/3   C. 1/6   D. 1/2
  4. 1 2/3 + 2 1/2 = …
    A. 3 3/5   B. 4 1/6   C. 3 1/6   D. 4 1/2
  5. Pita Rina panjangnya 3 1/4 m. Sebanyak 1 1/2 m dipakai untuk kado dan 3/4 m untuk hiasan bunga. Sisa pita adalah …
    A. 1 1/4 m   B. 2 m   C. 1 m   D. 1 1/2 m

B. Isian Singkat

  1. 3/8 + 2/8 = …
  2. 3/4 − 1/6 = …
  3. 2 1/3 + 1 3/4 = …

C. Esai

  1. Ibu membeli 2 1/2 kg beras dan 1 3/4 kg tepung. Berapa kg total belanjaan Ibu? Tuliskan langkah menyamakan penyebutnya!
  2. Tangki air berisi 6 1/4 liter. Air tersebut dipakai menyiram tanaman 2 1/2 liter, lalu ditambah lagi 1 3/4 liter. Berapa liter air di tangki sekarang? Tuliskan cara penyelesaiannya!
๐Ÿ”‘ Lihat Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

1. C   2. A   3. D   4. B   5. C

Isian Singkat

  1. 5/8
  2. 9/12 − 2/12 = 7/12
  3. 2 4/12 + 1 9/12 = 3 13/12 = 4 1/12

Esai

  1. KPK 2 dan 4 = 4. 2 1/2 = 2 2/4, sehingga 2 2/4 + 1 3/4 = 3 5/4 = 4 1/4 kg.
  2. 6 1/4 − 2 1/2 = 6 1/4 − 2 2/4 = 5 5/4 − 2 2/4 = 3 3/4. Lalu 3 3/4 + 1 3/4 = 4 6/4 = 5 1/2 liter.
๐ŸŒŸ Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa pecahan hanya bisa dijumlah atau dikurang jika penyebutnya sudah sama. Gunakan KPK untuk menyamakan penyebut, lalu jumlahkan atau kurangkan pembilangnya saja. Pada pecahan campuran, hitung bilangan bulat dan pecahannya, dan ingat untuk meminjam 1 jika pecahan yang dikurangi lebih besar. Terakhir, tulis hasil dalam bentuk paling sederhana.

๐Ÿ˜Š Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar pecahan hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

๐Ÿ˜
Sangat Senang
๐Ÿ™‚
Senang
๐Ÿ˜
Biasa Saja
๐Ÿ˜•
Bingung
๐Ÿ˜ข
Sedih
๐Ÿ“ Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Sebagian murid masih lambat menentukan KPK sehingga penyamaan penyebut memakan waktu.
  • Murid sering menjumlahkan penyebut juga (misalnya 1/2 + 1/3 = 2/5).
  • Murid bingung saat harus meminjam 1 pada pengurangan pecahan campuran.
  • Permainan kartu bisa membuat suasana kelas terlalu ramai.

Tindak Lanjut

  • Menyediakan tabel kelipatan sebagai alat bantu menentukan KPK.
  • Mengulang konsep dengan model batang atau potongan kue agar murid melihat alasan penyebut harus sama.
  • Membuat contoh langkah "pinjam 1" secara bertahap dan memberi latihan tambahan secara berkelompok kecil.
  • Menetapkan aturan permainan dan batas waktu yang jelas pada pertemuan berikutnya.
๐ŸŒŸ๐Ÿ“š๐Ÿคฒ

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Sama seperti pecahan yang perlu disamakan penyebutnya agar bisa dijumlah, teruslah berlatih sedikit demi sedikit setiap hari. Kalian pasti bisa! ๐Ÿ’ช✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Senin, 26 Oktober 2026

Materi Ajar IPAS, Selasa 27 Oktober 2026

 Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar ๐Ÿ”Š

IDENTITAS
๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ
Guru
Yuyun Estika, S.Pd.
๐Ÿ”ฌ
Mata Pelajaran
IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)
๐Ÿ“…
Hari / Tanggal
Selasa, 27 Oktober 2026
๐Ÿซ
Fase / Kelas
Fase C / Kelas 5
๐Ÿ’ก
Materi
Gelombang Bunyi dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari
⭐
Pertemuan Ke
19
๐Ÿง  Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa, ya, anak-anak. Shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim, dan Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.

Allah Maha Khaliq, Zat yang menciptakan kita. Allah tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia, tetapi juga menciptakan bunyi dan telinga agar kita dapat mendengar suara ibu, kicau burung, dan lantunan adzan.

Allah Maha Malik, Zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Dengan pendengaran, Allah menjaga kita dari bahaya, misalnya saat kita mendengar klakson kendaraan atau peringatan dari orang tua dan guru.

Allah Maha Razaq, Zat yang memberi rezeki. Kemampuan mendengar adalah rezeki yang sangat berharga. Cara kita bersyukur adalah menjaga telinga, misalnya tidak mendengarkan suara yang terlalu keras.

Kemarin, anak-anak sudah mempelajari siklus air. Nah, hari ini kita akan belajar tentang gelombang bunyi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! ๐ŸŽต๐Ÿ‘‚๐ŸŽธ

๐Ÿ”Š Gelombang Bunyi dan Penerapannya

IPAS · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

๐Ÿ“š Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2025/2026 – Fase C, Elemen Pemahaman IPAS)

Pada akhir Fase C, berdasarkan pemahamannya terhadap konsep gelombang (bunyi dan cahaya), murid mendemonstrasikan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Murid juga mengamati, melakukan penyelidikan sederhana, dan mengomunikasikan hasilnya.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat mendemonstrasikan konsep gelombang bunyi dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review tentang siklus air di awal pembelajaran dengan tenang dan fokus.

JoyfulMenonton video pembelajaran tentang bunyi.

MeaningfulMenemukan pengertian bunyi, sumber bunyi, dan perambatan bunyi melalui benda padat, cair, dan gas dari contoh sehari-hari.

MindfulMengamati dengan teliti sifat bunyi: pemantulan (gaung dan gema) serta penyerapan bunyi.

JoyfulMembuat dan memainkan alat musik sederhana secara berkelompok.

MeaningfulMendemonstrasikan alat musik dan menjelaskan konsep bunyi yang digunakan, lalu mengerjakan asesmen formatif sebagai refleksi diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas siklus air sebagai bekal pemahaman proses alam.
  2. Murid dapat memahami gambaran umum bunyi melalui video pembelajaran.
  3. Murid dapat menjelaskan pengertian bunyi, sumber bunyi, dan perambatan bunyi melalui benda padat, cair, dan gas.
  4. Murid dapat menjelaskan sifat bunyi, yaitu pemantulan (gaung dan gema) serta penyerapan bunyi.
  5. Murid dapat membuat alat musik sederhana yang menghasilkan bunyi.
  6. Murid dapat mendemonstrasikan penerapan konsep bunyi melalui alat musik sederhana yang dibuat.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Project Based Learning (PjBL) – murid menghasilkan karya berupa alat musik sederhana sambil menemukan konsep bunyi.
Metode: demonstrasi, percobaan sederhana, tanya jawab, diskusi kelompok, dan presentasi.

๐Ÿ”„ Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan dulu soal berikut untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu Siklus Air.

  1. Air berubah menjadi uap air karena panas matahari. Proses ini disebut …
  2. Uap air berubah menjadi titik-titik air kecil dan membentuk awan. Proses ini disebut …
  3. Turunnya air dari awan ke bumi dalam bentuk hujan, salju, atau es disebut …
  4. Apa sumber energi utama yang menggerakkan siklus air?
  5. Sebutkan satu cara menghemat air di rumah!
๐Ÿ”‘ Lihat Kunci Jawaban
๐ŸŽฌ Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!

๐ŸŽฅ Video Pembelajaran

๐Ÿ”— Buka video di YouTube

Setelah menonton video, mari pelajari tujuh hal penting berikut.

1️⃣ Pengertian Bunyi dan Sumber Bunyi

Bunyi adalah getaran yang merambat dan sampai ke telinga kita sehingga dapat kita dengar. Benda yang menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi. Semua sumber bunyi pasti bergetar.

๐ŸŽธ
Senar gitar
Senar yang dipetik bergetar sehingga menghasilkan bunyi.
๐Ÿ—ฃ️
Pita suara
Pita suara di leher bergetar saat kita berbicara atau bernyanyi.
๐Ÿฅ
Drum
Kulit drum yang dipukul bergetar dan terdengar keras.

Coba buktikan: Letakkan jari di lehermu, lalu ucapkan "aaa". Terasa bergetar, bukan?

2️⃣ Perambatan Bunyi melalui Benda Padat, Cair, dan Gas

Bunyi merambat sebagai gelombang melalui zat perantara (medium). Karena itu, bunyi tidak dapat merambat di ruang hampa, misalnya di luar angkasa.

๐Ÿงฑ
Benda padat
Paling cepat (besi ± 5.000 m/s). Contoh: ketukan di meja terdengar jelas jika telinga ditempelkan ke meja.
๐Ÿ’ง
Benda cair
Lebih lambat (air ± 1.500 m/s). Contoh: suara terdengar saat kita menyelam.
๐ŸŒค️
Gas (udara)
Paling lambat (udara ± 340 m/s). Contoh: suara teman yang berbicara kepada kita.

Urutan kecepatan: padat > cair > gas.

3️⃣ Sifat Bunyi: Pemantulan (Gaung dan Gema) dan Penyerapan

Bunyi yang mengenai permukaan keras dan rata akan dipantulkan, seperti bola yang memantul di dinding.

⛰️
Gema
Bunyi pantul terdengar setelah bunyi asli selesai. Terjadi di tempat luas dan jauh dari dinding pemantul, misalnya lembah atau tebing.
๐Ÿ›️
Gaung
Bunyi pantul terdengar bersamaan dengan bunyi asli sehingga suara tidak jelas. Terjadi di ruang tertutup, misalnya aula atau gua.
๐Ÿ›
Penyerapan
Bahan lunak dan berpori (busa, karpet, gorden) menyerap bunyi sehingga bunyi pantul berkurang.

Karena itu, dinding studio musik dan bioskop dilapisi bahan peredam agar suara terdengar jernih.

4️⃣ Penerapan Bunyi: Membuat Alat Musik Sederhana

Konsep bunyi dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada alat musik, sonar kapal untuk mengukur kedalaman laut (memakai pemantulan bunyi), dan peredam suara di studio.

๐ŸŽธ
Gitar Karet
Bahan: kotak bekas, 4 karet gelang berbeda ukuran.
1) Pasang karet melintang di lubang kotak. 2) Petik karet satu per satu. Karet lebih pendek dan tegang menghasilkan nada lebih tinggi.
๐Ÿฅ„
Xilofon Botol
Bahan: 5 botol sama, air, sendok.
1) Isi botol dengan air berbeda banyaknya. 2) Pukul pelan dengan sendok. Air lebih banyak menghasilkan nada lebih rendah.

Ingat: alat musik adalah sumber bunyi karena bagian yang dipetik atau dipukul bergetar. Nada tinggi atau rendah ditentukan oleh cepat lambatnya getaran. Mainkan dengan tertib dan tidak terlalu keras, ya!

5️⃣ Bagian-Bagian Telinga beserta Fungsinya

Gambar bagian-bagian telinga: daun telinga, saluran telinga, gendang telinga, tulang martil, landasan, dan sanggurdi, 3 saluran tengah lingkaran, rumah siput (koklea), saraf pendengaran, dan saluran eustachius

Gambar: Bagian-bagian telinga (telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam).

Telinga adalah alat pendengaran kita. Telinga terdiri atas tiga bagian utama: telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam.

๐Ÿ‘‚ Telinga Luar

๐Ÿ‘‚
Daun telinga
Menangkap dan mengumpulkan gelombang bunyi dari sekitar, lalu mengarahkannya ke saluran telinga.
๐ŸŽง
Saluran telinga
Lorong yang menyalurkan bunyi menuju gendang telinga. Rambut halus dan kotoran telinga di dalamnya melindungi dari debu dan kuman.

๐Ÿฅ Telinga Tengah

๐Ÿฅ
Gendang telinga
Selaput tipis yang ikut bergetar ketika terkena gelombang bunyi.
๐Ÿฆด
Tulang pendengaran
Tiga tulang kecil (martil, landasan, sanggurdi) yang meneruskan dan memperkuat getaran ke telinga dalam.
๐ŸŒฌ️
Saluran Eustachius
Saluran penghubung telinga dengan rongga hidung dan tenggorokan untuk menyamakan tekanan udara.

๐ŸŒ€ Telinga Dalam

๐ŸŒ
Rumah siput (koklea)
Berbentuk seperti rumah siput dan berisi cairan. Mengubah getaran menjadi sinyal saraf.
๐Ÿง 
Saraf pendengaran
Mengirim sinyal dari rumah siput ke otak.
⚖️
Saluran setengah lingkaran
Membantu menjaga keseimbangan tubuh agar kita tidak mudah jatuh atau pusing.

Ingat: telinga tidak hanya untuk mendengar, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan tubuh.

6️⃣ Cara Kerja Telinga sampai Proses Mendengar

Bagaimana suara ibu atau lantunan adzan bisa sampai kita dengar? Ikuti perjalanan bunyi berikut, mulai dari sumber bunyi sampai ke otak.

1
Gelombang bunyi ditangkap
Daun telinga menangkap gelombang bunyi dari sumber bunyi.
2
Bunyi masuk saluran telinga
Gelombang bunyi disalurkan melalui saluran telinga menuju gendang telinga.
3
Gendang telinga bergetar
Gelombang bunyi membuat gendang telinga ikut bergetar.
4
Tulang pendengaran meneruskan getaran
Martil, landasan, dan sanggurdi memperkuat getaran lalu meneruskannya ke telinga dalam.
5
Rumah siput mengubah getaran
Getaran menggerakkan cairan di rumah siput (koklea), lalu diubah menjadi sinyal saraf.
6
Saraf pendengaran mengirim sinyal
Sinyal dikirim melalui saraf pendengaran menuju otak.
7
Otak mengartikan bunyi
Otak menerjemahkan sinyal sehingga kita tahu bunyi apa yang kita dengar. Inilah proses mendengar!

Alur singkat: sumber bunyi → daun telinga → saluran telinga → gendang telinga → tulang pendengaran → rumah siput → saraf pendengaran → otak.

Coba buktikan: Tutup matamu, lalu minta temanmu menepuk tangan di tempat yang berbeda-beda. Bisakah kamu menunjuk arah bunyinya? Itu karena telinga dan otak bekerja bersama!

7️⃣ Cara Menjaga Kesehatan Telinga

Pendengaran adalah nikmat dari Allah yang harus kita syukuri dan kita jaga. Telinga yang rusak sulit sekali diperbaiki, jadi mari merawatnya sejak sekarang.

✅ Yang Boleh Kita Lakukan

๐Ÿงน
Bersihkan dengan benar
Bersihkan bagian luar telinga dengan kain atau handuk lembut saat mandi.
๐ŸŽง
Atur volume
Dengarkan musik atau video dengan volume sedang dan beri jeda istirahat. Jangan memakai headset terlalu lama.
๐Ÿ’ฆ
Keringkan telinga
Keringkan telinga dengan handuk setelah mandi atau berenang agar tidak lembap.
๐Ÿฅฌ
Makan bergizi dan istirahat
Makan makanan sehat dan tidur cukup agar tubuh, termasuk telinga, tetap sehat.
๐Ÿ‘จ‍⚕️
Periksa ke dokter
Beri tahu orang tua dan periksakan ke dokter jika telinga sakit, berdengung, berair, atau pendengaran berkurang.

❌ Yang Tidak Boleh Kita Lakukan

๐Ÿชก
Mengorek telinga
Jangan mengorek telinga dengan lidi, peniti, atau benda keras karena dapat melukai saluran telinga dan gendang telinga.
๐Ÿ“ฃ
Suara terlalu keras
Jauhi suara yang sangat keras, seperti petasan atau musik yang memekakkan. Jangan berteriak di dekat telinga teman.
๐Ÿค•
Memukul telinga
Jangan memukul atau menampar telinga, dan hindari membuang ingus terlalu kuat.

Ingat: menjaga telinga adalah salah satu cara kita bersyukur kepada Allah Maha Razaq atas rezeki berupa pendengaran. ๐Ÿ™

๐Ÿ“ Penutup: Asesmen Formatif

Kerjakan soal berikut dengan jujur dan teliti. Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar. Semangat! ๐Ÿ’ช

A. Pilihan Ganda (pilih jawaban yang paling tepat)

  1. Bunyi dihasilkan oleh benda yang …
    A. diam
    B. bergetar
    C. dipanaskan
    D. didinginkan
  2. Bunyi tidak dapat merambat melalui …
    A. udara
    B. air
    C. besi
    D. ruang hampa
  3. Bunyi merambat paling cepat melalui …
    A. zat padat
    B. zat cair
    C. udara
    D. ruang hampa
  4. Bunyi pantul yang terdengar setelah bunyi asli selesai disebut …
    A. gaung
    B. dengung
    C. gema
    D. getaran
  5. Agar suara di ruang musik tidak menimbulkan gaung, dinding sebaiknya dilapisi …
    A. kaca
    B. peredam dari busa atau karpet
    C. keramik
    D. logam
  6. Bagian telinga yang berfungsi menangkap gelombang bunyi dari sekitar adalah …
    A. gendang telinga
    B. daun telinga
    C. rumah siput
    D. saraf pendengaran
  7. Cara yang benar untuk menjaga kesehatan telinga adalah …
    A. mengorek telinga dengan lidi
    B. mendengarkan musik dengan volume sangat keras
    C. membersihkan bagian luar telinga dengan kain lembut
    D. memukul-mukul telinga
  8. Tiga tulang pendengaran yang terdapat di telinga tengah adalah …
    A. martil, landasan, dan sanggurdi
    B. martil, landasan, dan rumah siput
    C. landasan, sanggurdi, dan gendang telinga
    D. sanggurdi, martil, dan saraf pendengaran
  9. Urutan jalannya bunyi sampai dapat kita dengar yang benar adalah …
    A. daun telinga → gendang telinga → saluran telinga → rumah siput → otak
    B. daun telinga → saluran telinga → gendang telinga → tulang pendengaran → rumah siput → saraf pendengaran → otak
    C. saluran telinga → daun telinga → tulang pendengaran → gendang telinga → saraf pendengaran → otak
    D. daun telinga → tulang pendengaran → saluran telinga → rumah siput → gendang telinga → otak

B. Isian Singkat

  1. Benda yang menghasilkan bunyi disebut ….
  2. Kapal memakai sonar untuk mengukur kedalaman laut dengan memanfaatkan sifat bunyi, yaitu ….
  3. Pada gitar karet, karet yang lebih pendek dan lebih tegang menghasilkan nada yang lebih ….
  4. Bagian telinga berupa selaput tipis yang ikut bergetar saat terkena gelombang bunyi disebut ….
  5. Bagian telinga dalam yang berbentuk seperti rumah siput disebut ….
  6. Sinyal dari rumah siput dikirim ke otak melalui ….

C. Esai

  1. Mengapa ketukan di meja terdengar lebih jelas jika telinga kita ditempelkan ke meja? Jelaskan!
  2. Jelaskan satu alat musik sederhana yang dapat kamu buat. Sebutkan bagian yang menjadi sumber bunyi dan cara mengubah nada tinggi atau rendahnya!
  3. Sebutkan tiga bagian utama telinga, lalu jelaskan satu bagian beserta fungsinya pada masing-masing bagian tersebut!
  4. Jelaskan proses bunyi dapat kita dengar, mulai dari daun telinga sampai otak! Lalu sebutkan dua cara menjaga kesehatan telinga!
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban Pilihan Ganda
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban Isian
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban Esai
๐ŸŒŸ Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa bunyi berasal dari benda yang bergetar (sumber bunyi). Bunyi merambat sebagai gelombang melalui benda padat, cair, dan gas, paling cepat melalui benda padat, dan tidak dapat merambat di ruang hampa. Bunyi dapat dipantulkan (gema dan gaung) serta diserap oleh bahan lunak. Konsep ini dimanfaatkan pada alat musik, sonar, dan peredam suara dalam kehidupan sehari-hari.

๐Ÿ˜Š Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar gelombang bunyi hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

๐Ÿ˜
Sangat Senang
๐Ÿ™‚
Senang
๐Ÿ˜
Biasa Saja
๐Ÿ˜•
Bingung
๐Ÿ˜ข
Sedih
๐Ÿ“ Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Murid mengira bunyi dapat merambat di ruang hampa.
  • Murid tertukar antara gema dan gaung.
  • Bahan alat musik sederhana tidak lengkap atau tidak dibawa semua murid.
  • Suasana kelas ramai saat murid memainkan alat musik.

Tindak Lanjut

  • Memberi contoh nyata (suara di aula vs di lembah) dan demonstrasi telinga menempel di meja.
  • Meminta murid membawa bahan bekas secara berkelompok dan menyiapkan bahan cadangan.
  • Menetapkan aturan permainan, batas waktu, dan volume suara yang jelas.
  • Memberi kesempatan murid yang belum paham untuk mengulang percobaan bersama teman.
๐ŸŒŸ๐ŸŽต๐Ÿ”Š๐Ÿคฒ

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Bunyi yang indah berawal dari getaran kecil. Begitu juga ilmu: dimulai dari rasa ingin tahu dan dilatih sedikit demi sedikit. Kalian pasti bisa! ๐Ÿ’ช✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.