Kamis, 27 Agustus 2026

Materi Ajar, Jumat 28 Agustus 2026

IDENTITAS

๐Ÿ“š✨

PEMBELAJARAN HARIAN

Selamat datang, anak-anak hebat! Mari belajar dengan ceria, aktif, dan penuh rasa syukur. ๐ŸŒŸ

๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ
Nama Guru
Yuyun Estika, S.Pd.
๐Ÿ“…
Hari / Tanggal
 Jumat 28 Agustus 2026
๐ŸŽ’
Fase / Kelas
Fase C / Kelas V
๐Ÿ“–
Mata Pelajaran
 IPAS
๐Ÿ’ก
Materi
 PH IPAS
๐Ÿ”ข
Pertemuan Ke
 8

๐ŸŒŸ Apersepsi & Salam Sapa

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? ๐Ÿ˜Š Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Hari ini kita akan belajar sambil mengingat kebesaran Allah. Allah sangat baik kepada kita dan seluruh makhluk-Nya. Yuk, kita mengenal tiga kebesaran Allah yang dapat kita hubungkan langsung dengan pembelajaran hari ini. ๐ŸŒฑ

๐ŸŒŽ Allah Maha KhaliqAllah adalah Pencipta seluruh alam dan segala sesuatu yang kita pelajari.
๐Ÿ›ก️ Allah Maha MalikAllah adalah Pemelihara dan Pengatur seluruh ciptaan-Nya dengan sempurna.
๐ŸŒพ Allah Maha RazaqAllah adalah Pemberi rezeki bagi seluruh makhluk-Nya.

Allah Maha Khaliq, Zat yang menciptakan kita dan menciptakan segala sesuatu yang menjadi bagian dari kehidupan kita. Apa pun materi yang kita pelajari hari ini, mari kita lihat sebagai tanda kebesaran Allah. ๐Ÿ”✨

Allah Maha Malik, Zat yang memelihara dan mengatur ciptaan-Nya. Karena itu, saat belajar kita juga perlu memahami bagaimana sesuatu bekerja, berubah, tersusun, atau digunakan dengan baik sesuai materi hari ini. ๐Ÿง ๐Ÿ’ซ

Allah Maha Razaq, Zat yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Mari kita belajar dengan sungguh-sungguh, bersyukur atas kesempatan belajar, dan menggunakan ilmu yang kita dapat untuk kebaikan. ❤️๐Ÿ“š

๐ŸŒŸ Kelas V – Fase C  |  Belajar dengan Semangat • Syukur • Akhlak • Ilmu ๐ŸŒŸ
❤️๐Ÿซ๐ŸŽ๐Ÿฉธ

PEMBELAJARAN HARIAN IPAS

Fase C • Kelas V
“Tubuh kita adalah ciptaan Allah yang luar biasa. Yuk, kenali dan jaga!” ๐ŸŒŸ

Topik hari ini: Sistem peredaran darah, sistem pencernaan, dan sistem pernapasan manusia. Materi disusun dengan bahasa ramah siswa kelas 5, tetapi tetap memuat konsep inti yang perlu dipahami.

๐Ÿ“Œ Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran
IPAS Fase C
Tujuan Pembelajaran
Menjelaskan sistem organ tubuh manusia dan cara menjaga kesehatan sistem organ tubuh dengan benar.
Materi
Sistem peredaran darah, sistem pencernaan, dan sistem pernapasan manusia
Alokasi Waktu
3 × 35 menit
Model
Problem Based Learning (PBL)
Metode
Tanya jawab, observasi, video, diskusi, demonstrasi, penugasan, presentasi, refleksi.

๐ŸŽฏ Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, peserta didik melakukan simulasi menggunakan gambar, bagan, alat, atau media sederhana tentang sistem organ tubuh manusia (sistem pernapasan, pencernaan, dan peredaran darah) yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan organ tubuh dengan benar. citeturn0search36

๐ŸŽฏ Tujuan Pembelajaran

Setelah pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menyebutkan organ utama pada sistem peredaran darah, pencernaan, dan pernapasan.
  2. Menjelaskan fungsi sederhana setiap organ dan hubungan kerja antarorgan.
  3. Menjelaskan secara sederhana bagaimana darah mengedarkan oksigen dan zat makanan ke seluruh tubuh.
  4. Menjelaskan perjalanan makanan dari mulut sampai dikeluarkan sebagai sisa pencernaan.
  5. Menjelaskan perjalanan udara saat kita bernapas dan peran paru-paru dalam pertukaran gas.
  6. Menghubungkan kebiasaan sehari-hari dengan kesehatan ketiga sistem organ.
  7. Menunjukkan sikap bersyukur dan bertanggung jawab dengan menjaga kesehatan tubuh.

MINDFUL Mengamati napas dan denyut nadi, menyadari fungsi organ, serta berpikir sebelum menyimpulkan.

MEANINGFUL Menghubungkan konsep dengan makan, minum, olahraga, tidur, bernapas, dan kegiatan sehari-hari.

JOYFUL Menonton video, menggunakan kartu/diagram organ, melakukan simulasi, dan bermain kuis cepat.

๐Ÿงญ Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengidentifikasi: siswa mengamati gambar tubuh manusia dan menemukan organ jantung, paru-paru, lambung, usus, serta pembuluh darah.
  2. Menghubungkan: siswa menelusuri hubungan makan → pencernaan → zat makanan diserap → darah mengangkut zat yang dibutuhkan tubuh.
  3. Menjelaskan: siswa menjelaskan hubungan pernapasan dan peredaran darah dalam penyediaan oksigen bagi tubuh.
  4. Menyelidiki: kelompok menyelesaikan masalah sederhana, misalnya “Mengapa kita bernapas lebih cepat setelah berlari?”
  5. Menerapkan: siswa menyusun kebiasaan sehat untuk menjaga ketiga sistem organ.
  6. Mengomunikasikan: kelompok mempresentasikan hasil dan menerima umpan balik.

๐ŸŒฑ Pendahuluan: Apersepsi Ayat dan Kebesaran Allah Swt.

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sebelum belajar, mari kita bersyukur kepada Allah Swt. karena tubuh kita terus bekerja bahkan ketika kita sedang tidur.

๐ŸŒŽ Allah Maha Mencipta
(Al-Khaliq)

Allah menciptakan jantung, paru-paru, lambung, usus, darah, dan seluruh tubuh kita dengan fungsi yang luar biasa.
๐Ÿ›ก️ Allah Maha Memelihara
(Al-Malik)

Allah memelihara tubuh kita melalui sistem organ yang bekerja bersama agar kita dapat hidup dan beraktivitas.
๐ŸŒพ Allah Maha Memberi Rezeki
(Ar-Razzaq)

Allah memberi rezeki melalui makanan dan minuman yang kemudian diproses tubuh menjadi zat yang dibutuhkan untuk tumbuh dan beraktivitas.

๐Ÿ’ญ Pertanyaan pemantik:

  • Mengapa jantung tetap berdetak tanpa kita perintah?
  • Mengapa napas kita menjadi lebih cepat setelah berlari?
  • Ke mana perginya makanan setelah kita menelannya?
  • Mengapa makanan yang kita makan harus dicerna terlebih dahulu sebelum dapat dimanfaatkan tubuh?
  • Jika Allah telah menciptakan organ tubuh dengan sangat baik, apa tanggung jawab kita dalam memeliharanya?

๐Ÿ”„ Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Petunjuk: Tuliskan Benar atau Salah.

1. Asma adalah salah satu gangguan yang dapat memengaruhi sistem pernapasan.
2. Sembelit dapat terjadi ketika seseorang kekurangan serat dan kurang minum.
3. Semua gangguan pada sistem peredaran darah dapat dicegah hanya dengan tidur sepanjang hari.
4. Pola makan sehat dan aktivitas fisik dapat membantu menjaga kesehatan organ tubuh.
5. Merokok dan sering terpapar asap rokok dapat mengganggu kesehatan sistem pernapasan.

Kunci review: 1 Benar • 2 Benar • 3 Salah • 4 Benar • 5 Benar.

๐ŸŽฌ Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Yuk, pilih video sesuai bagian yang sedang dipelajari! ๐ŸŽฅ

๐Ÿฉธ Sistem Peredaran Darah ๐ŸŽ Sistem Pencernaan ๐Ÿซ Sistem PernapasanVideo peredaran darah untuk kelas 5 membahas peredaran darah kecil dan besar; video pencernaan membahas proses makanan dalam tubuh; video pernapasan membahas organ-organ pernapasan manusia. citeturn0youtube34turn0search13turn0youtube35

๐Ÿฉธ 1. Sistem Peredaran Darah

Sistem peredaran darah adalah sistem yang membantu mengangkut darah ke seluruh tubuh. Darah membawa oksigen dan zat makanan yang diperlukan sel-sel tubuh, serta membawa sebagian zat sisa untuk dikeluarkan.

❤️ Jantung
Jantung adalah pompa yang mendorong darah agar terus mengalir. Jantung memiliki empat ruang: serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, dan bilik kiri.
๐Ÿฉธ Pembuluh darah
Pembuluh darah menjadi jalan tempat darah mengalir. Arteri membawa darah keluar dari jantung, sedangkan vena membawa darah menuju jantung. Kapiler merupakan pembuluh sangat kecil tempat pertukaran zat antara darah dan jaringan.
๐Ÿ”ด Darah
Darah terdiri atas plasma dan sel-sel darah. Sel darah merah membantu membawa oksigen, sedangkan sel darah putih membantu melawan kuman. Keping darah membantu proses pembekuan ketika terjadi luka.
๐Ÿ”„ Peredaran darah
Secara sederhana, peredaran darah kecil menghubungkan jantung dan paru-paru. Peredaran darah besar menghubungkan jantung dengan seluruh tubuh.
๐Ÿƒ Contoh sehari-hari: Setelah berlari, jantung berdetak lebih cepat karena tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen dan zat yang diperlukan untuk menghasilkan energi.

๐ŸŽ 2. Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan mengubah makanan menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana sehingga zat gizi dapat diserap dan digunakan tubuh. Proses ini melibatkan pencernaan mekanik dan kimiawi.

๐Ÿ‘„ Mulut
Gigi mengunyah makanan, lidah membantu mengatur makanan, dan air liur membantu proses pencernaan.
〰️ Kerongkongan
Mendorong makanan menuju lambung melalui gerakan peristaltik.
๐Ÿฅฃ Lambung
Mengaduk makanan dan mencampurnya dengan cairan pencernaan.
๐Ÿงฌ Usus halus
Melanjutkan pencernaan dan menjadi tempat utama penyerapan zat gizi ke dalam darah.
๐Ÿ’ง Usus besar
Menyerap sebagian air dan membantu membentuk sisa makanan menjadi feses.
๐Ÿšป Rektum dan anus
Menampung sementara dan mengeluarkan sisa pencernaan dari tubuh.
๐Ÿงช Organ tambahan
Hati, pankreas, dan kantung empedu membantu proses pencernaan dengan menghasilkan atau menyimpan zat yang diperlukan dalam pencernaan.
๐Ÿš Contoh sehari-hari: Saat makan nasi dan lauk, makanan dikunyah di mulut, ditelan, dicerna, lalu zat gizinya diserap tubuh. Karena itu kita perlu makan bergizi dan mengunyah dengan baik.

๐Ÿซ 3. Sistem Pernapasan

Sistem pernapasan membantu tubuh memperoleh oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Oksigen dibutuhkan sel tubuh untuk membantu menghasilkan energi.

๐Ÿ‘ƒ Hidung
Udara masuk melalui hidung. Rambut hidung dan lendir membantu menyaring sebagian debu dan kotoran.
๐Ÿ—ฃ️ Faring dan laring
Menjadi bagian jalur udara dari hidung menuju saluran pernapasan berikutnya.
〰️ Trakea dan bronkus
Trakea membawa udara, kemudian bronkus menyalurkan udara ke paru-paru.
๐Ÿซ Paru-paru dan alveolus
Di alveolus terjadi pertukaran gas: oksigen masuk ke darah dan karbon dioksida berpindah dari darah untuk dikeluarkan saat mengembuskan napas.
๐Ÿ’ช Diafragma
Gerakan diafragma membantu paru-paru mengembang dan mengempis saat kita menarik dan mengembuskan napas.
๐Ÿƒ Contoh sehari-hari: Ketika selesai berlari, napas menjadi lebih cepat karena tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen dan harus membuang lebih banyak karbon dioksida.

๐Ÿ”— Bagaimana Ketiganya Bekerja Sama?

๐ŸŽ Makanan → dicerna → zat gizi diserap usus → masuk ke ๐Ÿฉธ darah → diedarkan ke seluruh tubuh.

๐Ÿซ Oksigen → masuk melalui pernapasan → pertukaran gas di paru-paru → masuk ke ๐Ÿฉธ darah → dibawa ke sel tubuh.

Jadi, ketiga sistem saling berhubungan. Sistem pencernaan menyediakan zat gizi, sistem pernapasan menyediakan oksigen, dan sistem peredaran darah mengangkut berbagai zat yang dibutuhkan tubuh.

๐ŸŒŸ Cara Menjaga Kesehatan Ketiga Sistem

  • ๐ŸŽ Makan makanan bergizi seimbang dan cukup serat.
  • ๐Ÿ’ง Minum air putih yang cukup.
  • ๐Ÿƒ Berolahraga dan aktif bergerak.
  • ๐Ÿงผ Menjaga kebersihan tangan, makanan, dan alat makan.
  • ๐Ÿ˜ด Tidur dan beristirahat cukup.
  • ๐Ÿšญ Menghindari rokok dan asap rokok.
  • ๐ŸŒฌ️ Menjaga kualitas udara dan menggunakan masker saat diperlukan.
  • ๐Ÿฉบ Memeriksakan kesehatan jika mengalami keluhan yang tidak membaik.

๐ŸŽฏ Aktivitas Mindful–Meaningful–Joyful

MINDFUL Letakkan tangan di dada. Rasakan gerakan saat menarik dan mengembuskan napas. Amati pula denyut nadi setelah duduk tenang dan setelah melakukan gerakan ringan. Jangan menekan leher.

MEANINGFUL Ceritakan hubungan sarapan, minum air, bernapas, dan aktivitas olahraga dengan kerja organ tubuh.

JOYFUL Secara berkelompok, susun kartu organ menjadi urutan sistem pernapasan dan pencernaan, lalu buat alur sederhana hubungan pencernaan–peredaran darah–pernapasan.

๐Ÿ“ Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. (Mudah) Organ yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh adalah...
A. Jantung
B. Lambung
C. Paru-paru
D. Usus halus
2. (Mudah) Tempat utama penyerapan zat gizi dari makanan adalah...
A. Mulut
B. Usus halus
C. Lambung
D. Kerongkongan
3. (Sedang) Pertukaran oksigen dan karbon dioksida terutama terjadi di...
A. Trakea
B. Bronkus
C. Alveolus
D. Hidung
4. (Sedang) Setelah berlari, napas dan denyut jantung menjadi lebih cepat karena...
A. tubuh tidak membutuhkan oksigen
B. makanan langsung masuk ke paru-paru
C. jantung berhenti memompa darah
D. tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen dan energi
5. (Sukar) Mengapa sistem pencernaan, pernapasan, dan peredaran darah saling berhubungan?
A. Ketiganya hanya bekerja saat kita tidur.
B. Pencernaan menyediakan zat gizi, pernapasan menyediakan oksigen, dan darah mengangkut zat tersebut ke sel tubuh.
C. Paru-paru mencerna makanan dan jantung menyerap air.
D. Lambung memompa darah dan usus mengambil oksigen.

B. Isian

6. Organ yang memompa darah adalah ______.
7. Proses masuknya udara ke dalam tubuh disebut ______.
8. Organ pencernaan tempat utama penyerapan zat gizi adalah ______.

C. Esai

9. (Sedang) Jelaskan perjalanan makanan mulai dari mulut sampai sisa makanan dikeluarkan dari tubuh. Sebutkan minimal lima bagian/organ yang dilalui.
10. (Sukar) Bayangkan kamu selesai berlari 10 menit di lapangan sekolah. Jelaskan mengapa napas dan denyut jantungmu berubah. Hubungkan jawabanmu dengan kerja sistem pernapasan dan sistem peredaran darah.

๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban

Pilihan Ganda: 1. A • 2. B • 3. C • 4. D • 5. B

Isian: 6. jantung • 7. inspirasi/menarik napas • 8. usus halus.

Esai 9: Contoh: mulut → kerongkongan → lambung → usus halus → usus besar → rektum → anus. Esai 10: Saat berlari, otot membutuhkan lebih banyak energi dan oksigen. Karena itu pernapasan menjadi lebih cepat untuk memperoleh oksigen, sedangkan jantung berdetak lebih cepat untuk mengedarkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh serta membantu membawa karbon dioksida.

๐ŸŒŸ Kesimpulan

Tubuh manusia memiliki berbagai sistem organ yang bekerja sama. Sistem pencernaan mengolah makanan dan menyerap zat gizi, sistem pernapasan mengambil oksigen serta mengeluarkan karbon dioksida, sedangkan sistem peredaran darah mengangkut oksigen, zat gizi, dan berbagai zat lain ke seluruh tubuh. Karena sistem-sistem tersebut saling berhubungan, kita perlu menjaga kesehatan tubuh melalui makanan bergizi, air yang cukup, olahraga, istirahat, kebersihan, dan menghindari asap rokok.

❤️ Pesan hari ini: “Mengenal tubuh membuat kita semakin bersyukur; menjaga tubuh adalah bentuk tanggung jawab atas nikmat Allah.”

Refleksi



Minggu, 23 Agustus 2026

Materi Ajar, Kamis 27 Agustus 2026

IDENTITAS

PEMBELAJARAN HARIAN

Selamat datang, anak-anak hebat! Mari belajar dengan ceria, aktif, dan penuh rasa syukur. ๐ŸŒŸ

๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ
Nama Guru
Yuyun Estika, S.Pd.
๐Ÿ“…
Hari / Tanggal
 Kamis, 27 Agustus 2026
๐ŸŽ’
Fase / Kelas
Fase C / Kelas V
๐Ÿ“–
Mata Pelajaran
 Seni Rupa & Pancasila
๐Ÿ’ก
Materi
Menggambar Objek dan Sikap Teladan Tokoh perumus pancasila
๐Ÿ”ข
Pertemuan Ke
 8

๐ŸŒŸ Apersepsi & Salam Sapa

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? ๐Ÿ˜Š Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Hari ini kita akan belajar sambil mengingat kebesaran Allah. Allah sangat baik kepada kita dan seluruh makhluk-Nya. Yuk, kita mengenal tiga kebesaran Allah yang dapat kita hubungkan langsung dengan pembelajaran hari ini. ๐ŸŒฑ

๐ŸŒŽ Allah Maha KhaliqAllah adalah Pencipta seluruh alam dan segala sesuatu yang kita pelajari.
๐Ÿ›ก️ Allah Maha MalikAllah adalah Pemelihara dan Pengatur seluruh ciptaan-Nya dengan sempurna.
๐ŸŒพ Allah Maha RazaqAllah adalah Pemberi rezeki bagi seluruh makhluk-Nya.

Allah Maha Khaliq, Zat yang menciptakan kita dan menciptakan segala sesuatu yang menjadi bagian dari kehidupan kita. Apa pun materi yang kita pelajari hari ini, mari kita lihat sebagai tanda kebesaran Allah. ๐Ÿ”✨

Allah Maha Malik, Zat yang memelihara dan mengatur ciptaan-Nya. Karena itu, saat belajar kita juga perlu memahami bagaimana sesuatu bekerja, berubah, tersusun, atau digunakan dengan baik sesuai materi hari ini. ๐Ÿง ๐Ÿ’ซ

Allah Maha Razaq, Zat yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Mari kita belajar dengan sungguh-sungguh, bersyukur atas kesempatan belajar, dan menggunakan ilmu yang kita dapat untuk kebaikan. ❤️๐Ÿ“š

๐ŸŽฏ Capaian Pembelajaran

Pendidikan Pancasila — Fase C

Peserta didik memahami sejarah kelahiran Pancasila sebagai dasar negara serta mampu meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran menekankan sikap menghargai pendapat, persatuan, musyawarah, tanggung jawab, dan kepentingan bersama.

๐ŸŽจ Seni Rupa — Fase C

Peserta didik mampu mengamati objek dan lingkungan, mengeksplorasi unsur rupa, serta menciptakan karya dengan menggunakan alat, bahan, teknik, dan pengembangan imajinasi secara kreatif. Pada pembelajaran ini kemampuan tersebut diterapkan melalui praktik menggambar objek.

๐Ÿš€ Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa mampu menjelaskan sikap positif yang dapat diteladani dari para perumus Pancasila.
  2. Siswa mampu memberikan contoh penerapan sikap tersebut di rumah, sekolah, dan masyarakat.
  3. Siswa mampu mempraktikkan sikap menghargai pendapat, bermusyawarah, bekerja sama, dan mengutamakan kepentingan bersama.
  4. Siswa mampu menjelaskan urutan langkah menggambar objek.
  5. Siswa mampu mempraktikkan gambar objek secara kreatif berdasarkan hasil pengamatan.

๐ŸŒˆ Pelaksanaan: Mindful • Bermakna • Menyenangkan

๐Ÿง˜ Mindful Apersepsi dan pertanyaan pemantik, mengamati video dengan fokus, menghubungkan materi dengan pengalaman, serta refleksi.

๐Ÿ’š Bermakna Mengaitkan sikap perumus Pancasila dengan musyawarah kelompok, menghargai teman, dan menjaga persatuan; mengamati benda nyata di sekitar untuk digambar.

๐ŸŽ‰ Menyenangkan Menonton video, kuis benar/salah, memilih objek favorit, praktik menggambar, dan apresiasi karya teman.

๐Ÿ›ค️ Alur Tujuan Pembelajaran

1
Mengaitkan pengalaman awal. Review Panitia Sembilan dan prinsip seni rupa. Bermakna
2
Membangun kesadaran. Apersepsi kebesaran Allah dan kaitannya dengan belajar, bermusyawarah, mengamati, serta berkarya. Mindful
3
Mengamati video. Menemukan informasi penting tentang sikap perumus Pancasila dan menggambar objek. Menyenangkan
4
Menganalisis. Menghubungkan sikap tokoh dengan masalah sederhana dalam kehidupan siswa. Mindful Bermakna
5
Demonstrasi. Guru memperagakan pengamatan, sketsa, proporsi, detail, dan pewarnaan. Mindful
6
Praktik kreatif. Siswa menggambar satu objek pilihan. Menyenangkan
7
Apresiasi dan refleksi. Siswa menunjukkan karya dan menyebutkan satu sikap Pancasila yang akan diterapkan. Bermakna

๐Ÿงฉ Model, Metode, Media & Alat Peraga

Model: Problem Based Learning (PBL) dipadukan dengan pembelajaran berbasis praktik/karya.

Metode: tanya jawab, diskusi, observasi, demonstrasi, penugasan, praktik, presentasi, apresiasi, dan refleksi.

Media: video, gambar tokoh, kartu situasi, slide, papan tulis, contoh gambar objek, dan LKPD.

Alat/bahan: kertas gambar, pensil HB/2B, penghapus, rautan, penggaris, pensil warna/krayon/spidol, serta benda nyata seperti botol, gelas, buah, daun, tas, sepatu, atau tempat pensil.

๐ŸŒ™ Pendahuluan: Apersepsi Ayat & Pertanyaan Pemantik

๐ŸŒท Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak hebat? Semoga hari ini sehat, bahagia, dan semangat belajar. Mari bersyukur kepada Allah Swt. karena Allah memberi kita kesempatan untuk belajar, berpikir, bekerja sama, dan berkarya.

๐ŸŒ Allah Maha Mencipta

Allah menciptakan manusia dengan akal dan kemampuan berpikir. Dengan akal, kita dapat menyampaikan gagasan, bermusyawarah, dan membuat karya.

๐Ÿ›ก️ Allah Maha Memelihara

Allah memelihara kehidupan kita. Karena itu kita perlu menjaga persatuan, menghargai sesama, dan merawat lingkungan.

๐ŸŽ Allah Maha Memberi Rezeki

Ilmu, kesehatan, keluarga, alat belajar, dan kesempatan belajar adalah nikmat Allah. Kita mensyukurinya dengan belajar dan berbuat baik.

Para perumus Pancasila menggunakan kemampuan berpikir dan kesempatan yang Allah berikan untuk mencari dasar negara yang dapat mempersatukan bangsa. Saat menggambar, kita juga mengamati ciptaan Allah dan mengubah hasil pengamatan menjadi karya yang indah.

๐Ÿ’ญ Pertanyaan Pemantik

1. Mengapa perbedaan pendapat perlu diselesaikan dengan musyawarah?
2. Jika pendapatmu berbeda dengan teman, bagaimana kamu menjaga persatuan?
3. Apa hubungan antara mengamati ciptaan Allah dan kegiatan menggambar?
4. Bagaimana cara menggunakan nikmat Allah berupa akal dan keterampilan untuk kebaikan?

๐Ÿ”„ Review Materi Sebelumnya — Benar atau Salah

Tuliskan Benar atau Salah.

1. Panitia Sembilan berperan penting dalam proses perumusan dasar negara Indonesia.
2. Panitia Sembilan dibentuk untuk mengatur kegiatan olahraga para pejuang Indonesia.
3. Keseimbangan merupakan salah satu prinsip dalam seni rupa.
4. Komposisi tidak berhubungan dengan pengaturan unsur-unsur dalam karya seni rupa.
5. Prinsip seni rupa membantu karya tampak lebih teratur dan menarik.

▶️ Inti Pembelajaran: Video

๐ŸŽฌ Tonton video, lalu tuliskan satu hal penting yang kamu pelajari.

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Video Sikap Perumus Pancasila ๐ŸŽจ Video Langkah Menggambar Objek

Materi 1 — Meneladani Sikap Para Perumus Pancasila

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia. Dalam proses perumusannya, para tokoh bangsa memiliki gagasan yang beragam. Mereka tetap berdiskusi dan berusaha menemukan kesepakatan yang mengutamakan kepentingan bangsa.

⭐ Sikap yang Dapat Diteladani

  • Mengutamakan persatuan: tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk bermusuhan.
  • Menghargai pendapat: mendengarkan orang lain sebelum menanggapi.
  • Bermusyawarah: mencari keputusan bersama dengan pembicaraan yang baik.
  • Mengutamakan kepentingan bersama: tidak hanya memikirkan kepentingan diri sendiri.
  • Rela berkorban: bersedia memberikan waktu dan tenaga demi kebaikan bersama.
  • Bertanggung jawab: melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh.
๐Ÿซ Contoh: Saat membuat poster kelompok, ada teman yang ingin menggambar dan teman lain ingin menulis. Kalian tidak bertengkar. Kalian bermusyawarah, membagi tugas, dan saling membantu. Itulah contoh menghargai pendapat, kerja sama, tanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan bersama.
๐Ÿ’ก Ingat! Meneladani para perumus Pancasila bukan hanya menghafal nama tokoh, tetapi mempraktikkan sikap baik mereka dalam kehidupan sehari-hari.

๐ŸŽจ Materi 2 — Langkah-Langkah Menggambar Objek

Menggambar objek adalah kegiatan menggambarkan benda yang kita amati. Objek dapat berupa buah, botol, sepatu, tas, tanaman, gelas, mainan, atau benda lain di sekitar.

๐Ÿ‘€1. Amati
Bentuk & ukuran
✏️2. Sketsa
Bentuk dasar
๐Ÿ“3. Proporsi
Bandingkan ukuran
๐Ÿ”4. Detail
Ciri objek
๐ŸŒˆ5. Warna
Kreatif & rapi
  1. Pilih objek. Pilih benda yang mudah diamati.
  2. Amati. Perhatikan bentuk, tinggi, lebar, warna, posisi, dan bagian-bagiannya.
  3. Buat sketsa. Gunakan garis tipis untuk bentuk dasar.
  4. Perhatikan proporsi. Sesuaikan ukuran antarbagian agar gambar tampak seimbang.
  5. Tambahkan detail. Masukkan pola, tekstur, tangkai, daun, atau ciri khas lainnya.
  6. Pertegas garis. Rapikan garis yang sudah sesuai.
  7. Beri warna. Gunakan warna berdasarkan pengamatan atau kembangkan secara kreatif.
  8. Evaluasi. Periksa bentuk, proporsi, detail, warna, dan kerapian.
๐ŸŽ Contoh sehari-hari: Jika menggambar apel, amati bentuk bulatnya, buat sketsa ringan, tambahkan tangkai dan daun, perhatikan bagian terang dan gelap, lalu warnai dengan rapi.
๐ŸŽจ Jangan takut salah! Sketsa dapat diperbaiki. Setiap anak boleh memiliki gaya gambar berbeda. Yang penting adalah mengamati, berusaha, kreatif, dan menyelesaikan karya.

๐Ÿ–️ Praktik Kreatif

Tugas: Pilih satu benda di sekitarmu dan gambarlah mengikuti langkah yang telah dipelajari.

  1. Amati objek.
  2. Buat sketsa.
  3. Perhatikan proporsi.
  4. Tambahkan detail.
  5. Pertegas garis.
  6. Warnai.
  7. Rapikan dan evaluasi.

Lengkapi kalimat: “Saya memilih objek ini karena …”

๐Ÿ“ Penutup — Asesmen Formatif

๐Ÿ”ต A. Pilihan Ganda

1. [Mudah]
Ketika teman menyampaikan pendapat yang berbeda, sikap kita sebaiknya …
A. mendengarkan dan menghargai
B. langsung menolak
C. meninggalkan kelompok
D. memaksa teman setuju
2. [Mudah]
Langkah pertama dalam menggambar objek adalah …
A. memberi warna
B. menambahkan detail
C. mengamati objek
D. menebalkan garis
3. [Sedang]
Ketika anggota kelompok berbeda pendapat, tindakan yang sesuai nilai Pancasila adalah …
A. membiarkan satu orang memutuskan
B. memilih pendapat yang paling keras
C. membatalkan tugas
D. bermusyawarah mencari kesepakatan
4. [Sedang]
Mengapa sketsa awal sebaiknya dibuat dengan garis tipis?
A. agar gambar cepat selesai
B. agar mudah diperbaiki
C. agar tidak perlu mengamati objek
D. agar warna lebih terang
5. [Sukar]
Jika ide menggambarmu berbeda dengan teman satu kelompok, sikap terbaik adalah …
A. memaksakan ide sendiri
B. tidak mau bekerja sama
C. mendengarkan semua ide dan mencari kesepakatan
D. mengikuti ide teman tanpa berdiskusi

๐ŸŸข B. Isian

6. Proses mengambil keputusan bersama melalui pembicaraan disebut …
7. Perbandingan ukuran bagian-bagian objek dalam gambar disebut …
8. Sikap mendahulukan kepentingan bersama dapat memperkuat …

๐ŸŸฃ C. Esai

9. [Sedang]
Sebutkan tiga sikap para perumus Pancasila yang dapat kamu terapkan di sekolah dan berikan contohnya!
10. [Sukar]
Bayangkan kamu dan teman memiliki pendapat berbeda saat membuat gambar bersama. Jelaskan langkah yang kamu lakukan agar perbedaan itu diselesaikan dengan sikap sesuai nilai Pancasila!

๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban

Pilihan Ganda: 1. A   2. C   3. D   4. B   5. C

Isian:
6. Musyawarah
7. Proporsi
8. Persatuan

Esai:
9. Jawaban dapat memuat menghargai pendapat, persatuan, musyawarah, tanggung jawab, rela berkorban, atau mengutamakan kepentingan bersama beserta contoh.
10. Jawaban ideal memuat mendengarkan pendapat, menyampaikan pendapat dengan santun, bermusyawarah, tidak memaksakan kehendak, mencari kesepakatan, dan mengutamakan kepentingan kelompok.

๐Ÿ’ก Kesimpulan

Para perumus Pancasila memberikan teladan untuk menghargai pendapat, bermusyawarah, menjaga persatuan, bertanggung jawab, rela berkorban, dan mengutamakan kepentingan bersama.

Menggambar objek dilakukan melalui tahapan mengamati, membuat sketsa, memperhatikan proporsi, menambahkan detail, mempertegas garis, memberi warna, dan mengevaluasi karya.

Kita dapat bersyukur kepada Allah dengan menggunakan akal, ilmu, kesehatan, dan kesempatan belajar untuk berbuat baik serta menghasilkan karya kreatif.

๐Ÿ“Š Refleksi


Alhamdulillah sebagian besar peserta didik sudah memahami materi seni rupa dengan mempraktikkan cara menggambar kreatif dengan tehnik unsur dan prinsip seni rupa hanya saja pengggunaan warna masih ada yang belum sesuai. 
Untuk mapel pancasila sebagian besar sudah mampu memahami contoh teladan tokoh para perumus pancasila

Materi Ajar, Rabu 26 Agustus 2026

 

IDENTITAS

๐Ÿ“š KELAS V — BELAJAR ITU SERU!

Fase C • Matematika & Bahasa Indonesia

๐Ÿ”ข ✏️ ๐Ÿง  ⭐ ๐ŸŒฑ
๐ŸŒŸ PEMBELAJARAN HARI INI
๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ Nama Guru
Yuyun Estika, S.Pd.
๐Ÿ“… Hari / Tanggal
Rabu 26 Agustus 2026
๐ŸŽ’ Fase / Kelas
Fase C / Kelas V
๐Ÿ“– Mata Pelajaran
Matematika dan Bahasa Indonesia
๐Ÿ’ก Materi
๐Ÿ”ข Matematika: KPK dan FPB
✏️ Bahasa Indonesia: Kalimat Majemuk
๐Ÿ”ข Pertemuan Ke        7
๐ŸŒค️ APERSEPSI — MENYAPA, BERSYUKUR, DAN BERPIKIR

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? ๐Ÿ˜Š Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan semangat belajar.

Sudahkah anak-anak melaksanakan salat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, salat merupakan kewajiban kita sebagai seorang muslim. Mari kita mulai pembelajaran dengan hati yang bersyukur kepada Allah Swt.

๐ŸŒŽ Allah Maha Khaliq — Allah Maha Pencipta

Allah adalah Pencipta seluruh makhluk dan segala keteraturan yang ada di alam. Allah menciptakan manusia, waktu, benda-benda di sekitar kita, bahkan kemampuan kita untuk mengenal angka dan menemukan pola.

Hari ini kita akan belajar KPK dan FPB. Kita akan melihat bahwa bilangan juga mempunyai pola dan keteraturan yang dapat membantu kita memecahkan masalah sehari-hari.

๐Ÿ›ก️ Allah Maha Malik — Allah Maha Memelihara

Allah memelihara ciptaan-Nya dengan penuh keteraturan. Kita juga perlu menjaga keteraturan dalam berpikir. Saat mencari KPK dan FPB, kita harus teliti mengikuti pola, menemukan kesamaan, lalu menentukan jawaban dengan alasan yang benar.

๐Ÿš Allah Maha Razzaq — Allah Maha Pemberi Rezeki

Allah memberikan rezeki kepada semua makhluk. Kita dapat belajar bersyukur dengan menggunakan rezeki secara baik dan adil. Misalnya ketika membagi makanan secara sama rata, konsep FPB dapat membantu kita menentukan pembagian yang tepat.

Sementara itu, dalam Bahasa Indonesia kita belajar menyampaikan gagasan dengan kalimat yang teratur agar orang lain dapat memahami pesan yang kita sampaikan.

๐Ÿ’ญ Renungan:
Allah menciptakan segala sesuatu dengan keteraturan.

Bagaimana kita dapat menunjukkan rasa syukur kepada Allah dengan belajar berpikir teratur, menggunakan ilmu dengan baik, dan berbagi rezeki secara adil?

๐Ÿ”Ž Pertanyaan Pemantik

1. Jika dua kegiatan berulang pada waktu yang berbeda, bagaimana kita mengetahui kapan keduanya terjadi bersamaan lagi?
2. Jika sejumlah makanan ingin dibagikan kepada beberapa anak dengan jumlah yang sama tanpa sisa, bagaimana cara menentukan pembagiannya?
3. Mengapa sesuatu yang teratur lebih mudah dipahami daripada sesuatu yang tidak teratur?
4. Mengapa kita harus memilih kata yang tepat ketika menggabungkan dua gagasan menjadi sebuah kalimat?
๐ŸŽฏ IDENTITAS MATA PELAJARAN — CP, TP, ATP, DAN PERENCANAAN

๐Ÿ”ข MATEMATIKA

Capaian Pembelajaran Fase C:

Pada akhir Fase C, murid mengembangkan pemahaman bilangan dan operasi bilangan serta menggunakan penalaran matematis untuk memecahkan masalah dalam berbagai konteks kehidupan. Pembelajaran KPK dan FPB ditempatkan sebagai bagian dari kemampuan bilangan dan pemecahan masalah.

Tujuan Pembelajaran:

Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB dengan tepat serta mampu menjelaskan alasan memilih KPK atau FPB dalam situasi kehidupan sehari-hari.

Alur Tujuan Pembelajaran Matematika:

  1. Mengidentifikasi kelipatan dan faktor suatu bilangan.
  2. Menentukan kelipatan persekutuan dan faktor persekutuan.
  3. Menentukan KPK dan FPB dari dua bilangan.
  4. Membedakan situasi yang membutuhkan KPK dan situasi yang membutuhkan FPB.
  5. Menyelesaikan masalah kontekstual dan menjelaskan strategi penyelesaian.

Materi: KPK dan FPB.

Alokasi Waktu: 3 × 35 menit.

Model: Problem Based Learning (PBL) dipadukan dengan pembelajaran kontekstual.

Metode: tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan kartu bilangan, latihan terbimbing, pemecahan masalah, dan refleksi.

Media & Alat Peraga: video pembelajaran, kartu bilangan, tabel kelipatan, papan tulis, spidol warna, LKPD, benda konkret, kalender, jam/timer, kartu soal, gambar paket makanan, dan alat tulis.

✏️ BAHASA INDONESIA

Capaian Pembelajaran Fase C:

Pada akhir Fase C, murid mampu memahami dan menganalisis informasi dari teks lisan, visual, dan audiovisual, serta menulis berbagai tipe teks sederhana berdasarkan pengalaman dengan rangkaian kalimat kompleks secara menarik dan sesuai kaidah bahasa.

Tujuan Pembelajaran:

Murid dapat memahami dan membuat kalimat majemuk setara dengan tepat menggunakan kata penghubung yang sesuai makna.

Alur Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia:

  1. Mengenali perbedaan kalimat tunggal dan kalimat majemuk.
  2. Mengidentifikasi dua gagasan yang terdapat dalam kalimat majemuk setara.
  3. Mengenali fungsi kata penghubung seperti dan, tetapi, atau, sedangkan, lalu.
  4. Menggabungkan dua kalimat sederhana menjadi kalimat majemuk setara.
  5. Membuat kalimat majemuk berdasarkan pengalaman sehari-hari.

Materi: Kalimat Majemuk Setara.

Alokasi Waktu: 3 × 35 menit.

Model: Discovery Learning dipadukan dengan pembelajaran berbasis konteks.

Metode: menyimak, membaca, tanya jawab, diskusi, permainan kartu kata, latihan menggabungkan kalimat, presentasi, dan refleksi.

Media & Alat Peraga: video, kartu kata, kartu kalimat, gambar aktivitas anak, teks pendek, LKPD, papan tulis, spidol warna, proyektor, dan lembar latihan.

๐Ÿ”„ PEMBUKAAN — REVIEW MATEMATIKA

Petunjuk: Tuliskan BENAR atau SALAH.

1. Hasil dari 245 + 135 adalah 380.
2. Hasil dari 500 − 275 adalah 235.
3. Hasil dari 24 × 5 adalah 120.
4. Hasil dari 360 ÷ 6 adalah 60.
5. Hasil dari 125 + 75 − 50 adalah 150.
๐Ÿ”„ PEMBUKAAN — REVIEW BAHASA INDONESIA

Petunjuk: Tuliskan BENAR atau SALAH.

1. Kata “pelari” berasal dari kata dasar “lari” dengan imbuhan pe-.
2. Kata “pekerja” dapat bermakna orang yang bekerja.
3. Kata “petani” menunjukkan orang yang bekerja sebagai petani.
4. Kata “penyanyi” tidak berhubungan dengan kegiatan menyanyi.
5. Kata “pembaca” dapat berarti orang yang membaca.
๐ŸŽฌ INTI PEMBELAJARAN — VIDEO PEMBELAJARAN

๐Ÿ”ข Matematika — KPK & FPB

Yuk amati video pembelajaran tentang KPK dan FPB. Catat satu hal yang paling kamu pahami dari video!

▶️ TONTON VIDEO KPK & FPB

✏️ Bahasa Indonesia — Kalimat Majemuk Setara

Video berikut membahas kalimat majemuk setara untuk kelas 5.

▶️ TONTON VIDEO KALIMAT MAJEMUK
๐Ÿ”ข INTI PEMBELAJARAN — MATEMATIKA

⭐ 1. Mengenal Kelipatan

Kelipatan suatu bilangan diperoleh dengan mengalikan bilangan tersebut dengan bilangan 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.

Kelipatan 4 = 4, 8, 12, 16, 20, 24, ...

Jadi, 8, 12, 16, dan 20 merupakan beberapa contoh kelipatan dari 4.

⭐ 2. Mengenal Faktor

Faktor adalah bilangan yang dapat membagi habis suatu bilangan.

Faktor dari 12 = 1, 2, 3, 4, 6, 12

Contohnya, 12 ÷ 3 = 4 tanpa sisa. Jadi, 3 merupakan faktor dari 12.

⏰ 3. KPK — Kelipatan Persekutuan Terkecil

KPK adalah kelipatan yang sama dari dua bilangan atau lebih, kemudian dipilih yang nilainya paling kecil.

Contoh: KPK dari 4 dan 6

Kelipatan 4 = 4, 8, 12, 16, 20, 24, ...
Kelipatan 6 = 6, 12, 18, 24, ...

KPK (4, 6) = 12
๐Ÿ’ก Ingat: KPK sering digunakan ketika kita ingin mengetahui kapan dua kegiatan yang berulang akan terjadi bersamaan lagi.

Contoh kehidupan sehari-hari:
Raka berlatih sepak bola setiap 4 hari. Dimas berlatih setiap 6 hari. Jika hari ini mereka berlatih bersama, berapa hari lagi mereka akan berlatih bersama?

Karena kita mencari waktu bertemu kembali, kita menggunakan KPK. KPK dari 4 dan 6 adalah 12.

๐ŸŽ 4. FPB — Faktor Persekutuan Terbesar

FPB adalah faktor yang sama dari dua bilangan atau lebih, kemudian dipilih faktor yang nilainya paling besar.

Contoh: FPB dari 12 dan 18

Faktor 12 = 1, 2, 3, 4, 6, 12
Faktor 18 = 1, 2, 3, 6, 9, 18

Faktor persekutuan = 1, 2, 3, 6
FPB (12, 18) = 6
๐Ÿ’ก Ingat: FPB sering digunakan untuk membagi benda menjadi kelompok yang sama banyak tanpa sisa.

Contoh kehidupan sehari-hari:
Ibu memiliki 12 apel dan 18 jeruk. Semua buah akan dimasukkan ke dalam paket dengan jumlah buah yang sama dan tidak bersisa. Banyak paket terbanyak yang dapat dibuat adalah 6 paket.

๐Ÿง  Trik cepat mengingat:

KPK → Kapan bertemu lagi?
๐ŸŽ FPB → Faktor untuk berbagi sama rata.
๐ŸŒŸ AKTIVITAS MINDFUL — MEANINGFUL — JOYFUL | MATEMATIKA

MINDFUL “Detektif Bilangan”

  • Tarik napas dan fokus sebelum mulai.
  • Amati pola kelipatan tanpa terburu-buru.
  • Jelaskan mengapa suatu bilangan termasuk faktor.

MEANINGFUL “KPK atau FPB?”

  • Guru memberikan masalah jadwal piket dan pembagian makanan.
  • Murid menentukan apakah masalah tersebut menggunakan KPK atau FPB.
  • Murid menjelaskan alasan pilihannya.

JOYFUL “Lomba Kartu Kelipatan”

  • Murid berkelompok mendapatkan kartu bilangan.
  • Murid berlomba menemukan KPK atau FPB dengan benar.
  • Kelompok memperoleh bintang untuk jawaban dan penjelasan terbaik.
✏️ INTI PEMBELAJARAN — BAHASA INDONESIA

⭐ 1. Apa Itu Kalimat Majemuk?

Kalimat majemuk adalah kalimat yang memiliki dua klausa atau lebih yang dihubungkan sehingga membentuk satu kesatuan makna.

Salah satu jenisnya adalah kalimat majemuk setara. Bagian-bagian kalimatnya mempunyai kedudukan yang setara.

๐Ÿ”— Kata Penghubung Kalimat Majemuk Setara

KataFungsi / Contoh
danMenggabungkan gagasan.
“Ani membaca dan Budi menulis.”
tetapiMenunjukkan pertentangan.
“Aku ingin bermain, tetapi harus belajar.”
atauMenunjukkan pilihan.
“Kamu memilih apel atau jeruk?”
sedangkanMembandingkan dua keadaan.
“Dina membaca, sedangkan Rani menggambar.”
laluMenunjukkan urutan.
“Aku belajar, lalu mengerjakan latihan.”

๐Ÿงฉ 2. Menggabungkan Dua Kalimat

Kalimat 1: Siti membaca buku.

Kalimat 2: Siti membuat catatan.

Siti membaca buku dan membuat catatan.

Kata dan digunakan karena kedua kegiatan tersebut merupakan dua gagasan yang digabungkan.

๐Ÿซ 3. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

๐Ÿ“š “Saya membaca buku dan adik mengerjakan tugas.”

⚽ “Saya ingin bermain sepak bola, tetapi saya harus belajar.”

๐ŸŽ “Kamu ingin makan apel atau jeruk?”

๐ŸŽจ “Rina menggambar, sedangkan Sinta menulis cerita.”

๐Ÿ  “Saya merapikan kamar, lalu membantu ibu.”

Ingat! Pilih kata penghubung berdasarkan hubungan makna antargagasan, bukan sekadar karena terdengar cocok.
๐ŸŒŸ AKTIVITAS MINDFUL — MEANINGFUL — JOYFUL | BAHASA INDONESIA

MINDFUL “Baca dengan Teliti”

  • Baca dua kalimat dengan perlahan.
  • Tentukan hubungan makna keduanya.
  • Pilih kata penghubung yang paling tepat.

MEANINGFUL “Kalimat dari Pengalamanku”

  • Murid menuliskan dua kegiatan yang dilakukan hari ini.
  • Murid menggabungkannya menjadi kalimat majemuk setara.
  • Murid membacakan kalimat kepada teman.

JOYFUL “Puzzle Kalimat”

  • Guru menyediakan kartu subjek, predikat, dan kata penghubung.
  • Murid menyusun kartu menjadi kalimat yang benar.
  • Kelompok lain memeriksa apakah kalimat tersebut sudah tepat.
๐Ÿ“ PENUTUP — ASESMEN FORMATIF MATEMATIKA

๐Ÿ”ข A. Pilihan Ganda

MUDAH

1. Kelipatan 6 yang benar adalah ...

A. 6, 12, 18, 24

B. 1, 2, 3, 6

C. 6, 8, 10, 12

D. 2, 4, 6, 8

MUDAH

2. Salah satu faktor dari 20 adalah ...

A. 3

B. 4

C. 7

D. 9

SEDANG

3. KPK dari 8 dan 12 adalah ...

A. 16

B. 20

C. 24

D. 48

SEDANG

4. FPB dari 24 dan 36 adalah ...

A. 4

B. 6

C. 8

D. 12

SUKAR

5. Bus A datang setiap 10 menit dan bus B datang setiap 15 menit. Jika keduanya datang bersamaan sekarang, keduanya akan datang bersamaan lagi setelah ...

A. 20 menit

B. 25 menit

C. 30 menit

D. 45 menit

✍️ B. Isian

MUDAH

6. Faktor dari 16 adalah 1, 2, 4, 8, dan ______.

SEDANG

7. KPK dari 6 dan 8 adalah ______.

SUKAR

8. FPB dari 30 dan 45 adalah ______.

๐Ÿง  C. Esai

SEDANG

9. Jelaskan dengan bahasamu sendiri perbedaan KPK dan FPB. Berikan satu contoh penggunaan KPK dan satu contoh penggunaan FPB dalam kehidupan sehari-hari.

SUKAR

10. Ani memiliki 24 permen dan 36 cokelat. Semua akan dibagikan ke beberapa anak dalam jumlah yang sama tanpa sisa. Berapa kelompok terbanyak yang dapat dibuat? Jelaskan caramu.

๐Ÿ” Kunci Jawaban Matematika

Pilihan Ganda:

1. A   2. B   3. C   4. D   5. C

Isian:

6. 16   7. 24   8. 15

Esai:

  1. KPK mencari kelipatan persekutuan terkecil, misalnya untuk menentukan kapan dua kegiatan berulang terjadi bersama lagi. FPB mencari faktor persekutuan terbesar, misalnya untuk membagi benda menjadi kelompok sama banyak tanpa sisa.
  2. FPB(24,36) = 12, sehingga kelompok terbanyak adalah 12 kelompok.
๐Ÿ“ PENUTUP — ASESMEN FORMATIF BAHASA INDONESIA

✏️ A. Pilihan Ganda

MUDAH

1. Kalimat berikut yang merupakan kalimat majemuk setara adalah ...

A. Rina membaca buku.

B. Rina membaca buku dan Budi menulis.

C. Rina membaca buku di perpustakaan.

D. Rina sedang membaca.

MUDAH

2. Kata penghubung yang tepat untuk menyatakan pilihan adalah ...

A. dan

B. tetapi

C. atau

D. sedangkan

SEDANG

3. Kalimat yang tepat adalah ...

A. Saya belajar tetapi mengerjakan tugas.

B. Saya belajar dan adik membaca buku.

C. Saya belajar atau adik sedang tidur.

D. Saya belajar sedangkan tetapi adik bermain.

SEDANG

4. Kata penghubung yang tepat: “Dina suka menggambar, ______ Rani suka membaca.”

A. dan

B. tetapi

C. atau

D. sedangkan

SUKAR

5. Kalimat yang menggunakan kata penghubung secara paling tepat adalah ...

A. Aku ingin bermain, tetapi tugas sekolahku belum selesai.

B. Aku ingin bermain, atau tugas sekolahku belum selesai.

C. Aku ingin bermain, dan tugas sekolahku belum selesai tetapi.

D. Aku ingin bermain, sedangkan karena tugas sekolahku selesai.

✍️ B. Isian

MUDAH

6. “Ayah membaca koran ______ ibu memasak.” Kata penghubung yang tepat adalah ______.

SEDANG

7. “Saya ingin makan nasi ______ mi.” Kata penghubung yang tepat adalah ______.

SUKAR

8. Gabungkan kalimat berikut menjadi kalimat majemuk setara: “Budi menyiram tanaman. Siti membersihkan halaman.”

๐Ÿง  C. Esai

SEDANG

9. Buatlah dua kalimat majemuk setara menggunakan kata penghubung dan serta tetapi.

SUKAR

10. Perhatikan dua gagasan berikut: “Kamu ingin bermain bersama teman.” dan “Kamu harus menyelesaikan tugas terlebih dahulu.” Gabungkan kedua gagasan tersebut menjadi kalimat majemuk setara yang tepat. Jelaskan alasan penggunaan kata penghubungmu.

๐Ÿ” Kunci Jawaban Bahasa Indonesia

Pilihan Ganda:

1. B   2. C   3. B   4. D   5. A

Isian:

6. dan   7. atau

8. Budi menyiram tanaman dan Siti membersihkan halaman.

Esai:

  1. Jawaban dapat bervariasi. Contoh: “Saya membaca buku dan adik menggambar.” “Saya ingin bermain, tetapi saya harus belajar.”
  2. Contoh: “Saya ingin bermain bersama teman, tetapi saya harus menyelesaikan tugas terlebih dahulu.” Kata tetapi tepat karena menunjukkan pertentangan antara keinginan bermain dan kewajiban menyelesaikan tugas.
๐ŸŒˆ KESIMPULAN PEMBELAJARAN

๐Ÿ”ข Kesimpulan Matematika

Kelipatan diperoleh melalui perkalian, sedangkan faktor adalah bilangan yang dapat membagi habis suatu bilangan. KPK digunakan untuk mencari kelipatan persekutuan terkecil, terutama pada kejadian yang berulang dan bertemu kembali. FPB digunakan untuk mencari faktor persekutuan terbesar, terutama ketika membagi sesuatu secara sama rata tanpa sisa.

✏️ Kesimpulan Bahasa Indonesia

Kalimat majemuk setara menggabungkan dua gagasan atau lebih yang kedudukannya setara. Kata penghubung seperti dan, tetapi, atau, sedangkan, dan lalu dipilih berdasarkan hubungan makna antargagasan.

Hari ini aku belajar bahwa ilmu membantu kita melihat keteraturan ciptaan Allah dan menggunakan keteraturan itu untuk menyelesaikan masalah.
๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ REFLEKSI PEMBELAJARAN GURU

Matematika

Kendala Pembelajaran:

Beberapa anak masih belum lancar perkalian dasar sehingga sering keliru saat mendaftar kelipatan bilangan (salah menjumlahkan secara berulang).

Tindak Lanjut:

Disisipkan permainan kuis tebak perkalian dasar yang menyenangkan di awal pelajaran agar hafalan perkalian anak-anak semakin lancar

✏️ Bahasa Indonesia

Kendala Pembelajaran:

Beberapa anak masih kurang tepat dalam memilih kata hubung yang sesuai makna kalimat (misalnya sering tertukar antara penggunaan tetapi dan sedangkan).

Tindak Lanjut:

Mengajak anak-anak bermain tebak kata hubung secara lisan dari kegiatan sehari-hari di 

๐ŸŒŸ ๐Ÿ“š ๐Ÿ”ข ✏️ 

Alhamdulillah! Pembelajaran Hari Ini Selesai ๐ŸŽ‰

Teruslah bertanya, mencoba, dan berlatih. Kesalahan bukan alasan untuk berhenti, tetapi kesempatan untuk menjadi lebih hebat.

Belajar dengan tekun • Berpikir dengan cerdas • Berbicara dengan santun • Bersyukur kepada Allah

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.