Selasa, 01 September 2026

Materi Ajar, Kamis 3 September 2026

 

IDENTITAS


Pembelajaran Harian Kelas V

Pancasila • Seni Rupa | Belajar dengan sadar, bermakna, dan menyenangkan ✨

📚 Kurikulum Merdeka🧠 Fase C🎨 Kreatif🤝 Berkarakter
👩‍🏫 IDENTITAS PEMBELAJARAN
Nama Guru:Yuyun Estika, S.Pd.Hari / Tanggal:Kamis, 3 September 2026Fase / Kelas:Fase C / Kelas VMata Pelajaran:Pendidikan Pancasila, Seni RupaMateri:Pancasila: Makna Nilai-Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara, Pandangan Hidup, dan Ideologi Bangsa dan Negara.
Seni Rupa: Alat dan Media yang Digunakan dalam Menggambar Ritme.
Pertemuan Ke: 11
💬 APERSEPSI — SALAM SAPA & AYAT-AYAT ALLAH
Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? 🌟 Semoga hari ini sehat, bahagia, dan siap belajar. Sudahkah anak-anak melaksanakan salat Subuh? Jangan lupa, salat adalah kewajiban kita dan salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah Swt.

Hari ini kita akan belajar tentang nilai-nilai Pancasila dan alat serta media untuk menggambar ritme. Coba kita hubungkan dengan tiga kebesaran Allah.

🌍 Allah Maha Khaliq (Pencipta). Allah menciptakan manusia, alam, warna, bentuk, garis, serta keberagaman yang kita lihat. Karena itu, saat membuat karya seni kita belajar menghargai keindahan ciptaan-Nya. Dalam kehidupan berbangsa, kita juga belajar menghargai sesama ciptaan Allah melalui nilai kemanusiaan dan persatuan.

🛡️ Allah Maha Malik (Memelihara/Menguasai). Allah memelihara kehidupan. Kita pun harus belajar menjaga apa yang dipercayakan kepada kita: menjaga persatuan, menghormati aturan, merawat lingkungan, dan menggunakan alat seni dengan aman serta bertanggung jawab.

🍚 Allah Maha Razaq (Pemberi Rezeki). Rezeki tidak hanya berupa uang atau makanan. Kemampuan berpikir, tangan yang dapat berkarya, kesempatan belajar, dan teman yang saling membantu juga merupakan nikmat. Maka, mari kita gunakan nikmat itu untuk berbuat adil, bekerja sama, dan menghasilkan karya yang baik.

🔎 Pertanyaan Pemantik

  1. Jika Allah menciptakan manusia dengan beragam kemampuan dan latar belakang, mengapa kita perlu menghargai perbedaan?
  2. Bagaimana nilai Pancasila membantu kita menjaga kehidupan bersama sebagai bangsa?
  3. Mengapa alat yang sama dapat menghasilkan karya yang berbeda ketika digunakan dengan cara yang berbeda?
  4. Bagaimana kita dapat menunjukkan rasa syukur kepada Allah melalui perilaku sesuai Pancasila dan melalui karya seni?
📌 CAPAIAN, TUJUAN & ALUR PEMBELAJARAN

🇮🇩 Pendidikan Pancasila

Capaian Pembelajaran

Pada Fase C, murid memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila, meneladani sikap para perumus Pancasila, menghubungkan sila-sila Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh, serta menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. Capaian ini merupakan acuan yang tetap berlaku pada 2026 karena perubahan CP tahun 2026 hanya menyentuh mata pelajaran Agama dan Budi Pekerti.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara.

🪜 Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

  1. MINDFUL Mengamati lambang Garuda Pancasila dan menghubungkan setiap sila dengan perilaku yang pernah dilakukan.
  2. JOYFUL Menonton video pembelajaran dan mengikuti kuis cepat “Dasar Negara atau Pandangan Hidup?”
  3. MEANINGFUL Membaca tiga situasi nyata di sekolah: kerja kelompok, musyawarah memilih ketua kelompok, dan berbagi tugas secara adil.
  4. MEANINGFUL Berdiskusi: bagaimana nilai Pancasila menjadi pedoman ketika mengambil keputusan?
  5. JOYFUL Membuat “Peta Makna Pancasila” secara berkelompok dan mempresentasikannya.
  6. MINDFUL Menuliskan satu kebiasaan yang akan diperbaiki agar lebih sesuai dengan nilai Pancasila.

🔄 Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengingat kembali keteladanan para perumus Pancasila.
  2. Mengidentifikasi nilai yang terkandung dalam lima sila.
  3. Membedakan fungsi Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup.
  4. Mengaitkan nilai Pancasila dengan kehidupan di rumah, sekolah, dan masyarakat.
  5. Menguraikan keterkaitan nilai Pancasila dengan jati diri dan arah kehidupan bangsa/negara.
  6. Menyajikan hasil pemahaman melalui peta konsep dan contoh tindakan nyata.

📖 Materi

Makna Nilai-Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara, Pandangan Hidup, dan Ideologi Bangsa dan Negara.

⏱️ Alokasi Waktu

3 × 35 menit

🧩 Model & Metode

Problem Based Learning sederhana; diskusi, tanya jawab, observasi, permainan konsep, presentasi, refleksi.

🖥️ Media

Video, slide/gambar Garuda Pancasila, kartu sila, LKPD, papan tulis, kartu situasi.

🧰 Alat Peraga

Poster Garuda, kartu contoh perilaku, sticky notes, kertas A3, spidol, proyektor/TV.

🎨 Seni Rupa

Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, murid mampu menuangkan pengalaman secara visual sebagai ekspresi kreatif dengan lebih rinci. Proses kreatif dan apresiasi mencerminkan penguasaan terhadap bahan, alat, dan prosedur yang mewakili perasaan dan empati murid.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Mengidentifikasi dan menguraikan berbagai alat dan media yang digunakan dalam menggambar ritme secara tepat.

🪜 Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

  1. MINDFUL Mengamati beberapa contoh gambar ritme dan memperhatikan pengulangan garis, bentuk, warna, atau motif.
  2. JOYFUL Bermain “Detektif Alat”: mencocokkan alat dengan jejak/hasil yang dapat dibuatnya.
  3. MEANINGFUL Membandingkan pensil, krayon, spidol, pensil warna, cat air, dan kertas berdasarkan fungsi dan karakter hasilnya.
  4. JOYFUL Mencoba membuat satu pola ritme sederhana dengan dua media berbeda.
  5. MEANINGFUL Menjelaskan alasan memilih alat dan media tertentu untuk menghasilkan efek visual yang diinginkan.
  6. MINDFUL Membersihkan alat, menata meja, dan mengevaluasi proses berkarya.

🔄 Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati contoh ritme visual.
  2. Mengenali alat dan media yang umum digunakan.
  3. Mengidentifikasi karakter hasil setiap alat/media.
  4. Mencoba beberapa kombinasi alat dan media.
  5. Menguraikan alasan pemilihan alat/media sesuai tujuan gambar.
  6. Menyajikan karya ritme sederhana dan melakukan apresiasi.

📖 Materi

Alat dan Media yang Digunakan dalam Menggambar Ritme.

⏱️ Alokasi Waktu

2 × 35 menit

🧩 Model & Metode

Project Based Learning sederhana; demonstrasi, eksperimen media, praktik, diskusi, apresiasi karya.

🖍️ Media

Kertas gambar, buku gambar, kertas warna, karton, media digital opsional.

✏️ Alat Peraga

Pensil, penghapus, penggaris, pensil warna, krayon, spidol, pastel, cat air, kuas, palet, wadah air.
🧠 PEMBUKAAN — REVIEW MATERI SEBELUMNYA

Jawablah Benar (B) atau Salah (S) sebelum memulai materi baru.

🇮🇩 Pendidikan Pancasila — Teladan Para Perumus Pancasila

1. Para perumus Pancasila perlu diteladani karena mau berdiskusi demi kepentingan bangsa. (B/S)
2. Perbedaan pendapat harus selalu berakhir dengan pertengkaran. (B/S)
3. Sikap mengutamakan kepentingan bersama merupakan teladan yang baik. (B/S)
4. Musyawarah berarti memaksakan pendapat sendiri agar diterima semua orang. (B/S)
5. Menghargai pendapat teman dapat mencerminkan sikap para perumus Pancasila. (B/S)

Kunci: 1 B, 2 S, 3 B, 4 S, 5 B.

🎨 Seni Rupa — Unsur Seni Rupa: Ritme

1. Ritme dalam seni rupa dapat muncul melalui pengulangan unsur visual. (B/S)
2. Pengulangan bentuk yang teratur dapat menciptakan ritme. (B/S)
3. Ritme hanya dapat dibuat menggunakan warna. (B/S)
4. Jarak dan ukuran yang diulang dapat memengaruhi ritme visual. (B/S)
5. Ritme membuat karya selalu terlihat sama sekali tanpa variasi. (B/S)

Kunci: 1 B, 2 B, 3 S, 4 B, 5 S.

🎬 INTI PEMBELAJARAN — VIDEO & PENJELASAN

🇮🇩 Pendidikan Pancasila

🎥 Tonton video: Makna Nilai-Nilai Pancasila — Fase C/Kelas 6

Dasar negara berarti Pancasila menjadi landasan dalam penyelenggaraan negara. Peraturan, kebijakan, dan kehidupan bernegara harus sejalan dengan nilai Pancasila.

Pandangan hidup berarti Pancasila menjadi pedoman dalam menentukan sikap dan tindakan. Contohnya, ketika kerja kelompok kita menghargai teman, bermusyawarah, bekerja sama, dan membagi tugas dengan adil.

Ideologi bangsa dan negara dapat dipahami sebagai seperangkat nilai dan gagasan yang menjadi arah bersama bangsa. Karena itu, Pancasila membantu bangsa Indonesia menentukan nilai yang ingin dijaga: ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan.

💡 Contoh dekat dengan kehidupanmu: ketika kelas menentukan aturan penggunaan alat bersama, kita membutuhkan musyawarah. Ketika ada teman yang kesulitan, kita membantu. Ketika pembagian tugas dilakukan adil, kita menerapkan nilai Pancasila. Jadi, Pancasila bukan sekadar hafalan—Pancasila perlu dihidupkan melalui tindakan.

🎨 Seni Rupa

🎥 Cari video pembelajaran: Alat dan Media Menggambar Ritme

Alat adalah benda yang digunakan untuk membuat gambar, misalnya pensil, penghapus, penggaris, krayon, pensil warna, spidol, kuas, dan palet.

Media adalah tempat atau bahan yang digunakan untuk menuangkan karya, misalnya kertas gambar, karton, buku gambar, kertas warna, atau media digital.

Dalam menggambar ritme, kita dapat mengulang garis, bentuk, motif, warna, atau susunan objek. Pilihan alat dan media memengaruhi hasil. Pensil menghasilkan garis yang mudah dikontrol; spidol menghasilkan garis yang tegas; krayon memberi warna yang kuat dan ekspresif; cat air menghasilkan sapuan warna yang lebih transparan.

🎯 Contoh sehari-hari: motif pada kain, ubin lantai, pagar, susunan daun, atau pola hias dapat menjadi inspirasi ritme. Coba temukan satu pola berulang di sekitar rumah atau sekolah!
✨ AKTIVITAS MINDFUL — MEANINGFUL — JOYFUL

🇮🇩 Pancasila

MINDFUL “Aku dan Nilai Pancasila”: pilih satu perilaku yang perlu diperbaiki.

MEANINGFUL “Pancasila di Sekolah”: analisis kasus pembagian tugas, musyawarah, dan perbedaan pendapat.

JOYFUL “Kartu Sila”: kelompok mengambil kartu situasi lalu menentukan nilai sila yang sesuai.

🎨 Seni Rupa

MINDFUL Amati alat dan rasakan perbedaan tekanan tangan saat membuat garis.

MEANINGFUL Pilih alat/media berdasarkan efek yang ingin dibuat.

JOYFUL Tantangan “Ritme 3 Pola”: buat tiga pola berulang menggunakan minimal dua alat berbeda.

📝 PENUTUP — ASESMEN FORMATIF

🇮🇩 Pendidikan Pancasila

A. Pilihan Ganda

1. Pancasila sebagai dasar negara berarti ....
A. hanya digunakan saat upacara   B. menjadi landasan penyelenggaraan negara   C. hanya menjadi simbol   D. aturan permainan
2. Contoh Pancasila sebagai pandangan hidup adalah ....
A. memilih warna favorit   B. menghafal tanggal   C. menggunakan nilai Pancasila sebagai pedoman bersikap   D. menggambar Garuda
3. Saat terjadi perbedaan pendapat dalam kelompok, tindakan yang paling sesuai adalah ....
A. bermusyawarah   B. meninggalkan kelompok   C. memaksakan pendapat   D. menyalahkan teman
4. Nilai keadilan dapat terlihat ketika ....
A. satu orang mendapat semua tugas   B. teman tertentu selalu dipilih   C. keputusan dibuat diam-diam   D. tugas dibagi secara adil
5. Mengapa Pancasila penting bagi bangsa Indonesia?
A. agar semua orang memiliki hobi sama   B. menjadi arah nilai bersama dalam kehidupan bangsa dan negara   C. agar semua daerah sama   D. agar tidak perlu aturan lain

B. Isian

1. Pancasila menjadi landasan penyelenggaraan negara karena berkedudukan sebagai ....
2. Pedoman dalam menentukan sikap dan tindakan sehari-hari disebut Pancasila sebagai ....
3. Pengambilan keputusan bersama dengan pembahasan untuk mencapai kesepakatan disebut ....

C. Esai

1. Jelaskan perbedaan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup dengan bahasamu sendiri!
2. Berikan dua contoh peristiwa di sekolah yang menunjukkan Pancasila sebagai pedoman hidup, lalu jelaskan nilai yang diterapkan!

Kunci: PG 1 B, 2 C, 3 A, 4 D, 5 B. Isian: 1 dasar negara, 2 pandangan hidup, 3 musyawarah. Esai: jawaban memuat penjelasan yang tepat dan contoh relevan.

🎨 Seni Rupa

A. Pilihan Ganda

1. Benda yang digunakan untuk membuat garis pada gambar disebut ....
A. alat   B. tema   C. objek   D. cerita
2. Contoh media menggambar adalah ....
A. penghapus   B. pensil   C. kertas gambar   D. penggaris
3. Alat yang menghasilkan garis tegas dan kuat adalah ....
A. kapas   B. spidol   C. air   D. palet
4. Untuk membuat ritme berupa pengulangan warna, alat yang sesuai dapat berupa ....
A. penghapus saja   B. penggaris saja   C. rautan saja   D. pensil warna atau krayon
5. Mengapa pemilihan alat dan media penting dalam menggambar ritme?
A. agar gambar selalu kecil   B. agar semua gambar sama   C. karena karakter alat/media memengaruhi hasil visual   D. agar tidak perlu membuat pola

B. Isian

1. Kertas gambar merupakan contoh .... menggambar.
2. Pengulangan unsur visual secara teratur dapat menciptakan ....
3. Alat yang biasa digunakan untuk menghapus garis pensil adalah ....

C. Esai

1. Jelaskan perbedaan alat dan media dalam kegiatan menggambar!
2. Kamu ingin membuat gambar ritme dengan pola daun yang berulang dan warna cerah. Alat dan media apa yang kamu pilih? Jelaskan alasanmu!

Kunci: PG 1 A, 2 C, 3 B, 4 D, 5 C. Isian: 1 media, 2 ritme, 3 penghapus. Esai: jawaban memuat perbedaan alat-media dan alasan pemilihan yang logis.

🌟 KESIMPULAN

🇮🇩 Pendidikan Pancasila

Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan. Sebagai dasar negara, Pancasila menjadi landasan penyelenggaraan negara. Sebagai pandangan hidup, Pancasila menjadi pedoman bersikap. Nilai-nilainya juga menjadi arah bersama dalam kehidupan bangsa dan negara. Kita dapat menerapkannya melalui ketakwaan, menghargai sesama, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan berlaku adil. 💙

🎨 Seni Rupa

Alat dan media memiliki fungsi dan karakter yang berbeda. Dalam menggambar ritme, kita memilih alat dan media sesuai efek yang ingin dibuat. Dengan mengamati, mencoba, dan mengevaluasi, kita dapat membuat pola berulang yang menarik sekaligus mengekspresikan gagasan secara kreatif. 🎨

😊 REFLEKSI EMOSI

Setelah belajar hari ini, bagaimana perasaanmu? Pilih satu yang paling sesuai.

🤩 Sangat Senang
😊 Senang
🙂 Cukup Senang
😐 Biasa Saja
🤔 Bingung
😟 Masih Kesulitan
💪 Siap Belajar Lagi
👩‍🏫 REFLEKSI PEMBELAJARAN GURU

🇮🇩 Pendidikan Pancasila

⚠️ Kendala Pembelajaran

  • Sebagian siswa masih mencampuradukkan makna dasar negara dan pandangan hidup.
  • Diskusi dapat didominasi oleh beberapa siswa.
  • Contoh penerapan nilai Pancasila kadang masih bersifat hafalan.

🔧 Tindak Lanjut

  • Menggunakan kartu situasi dan contoh konkret dari kehidupan sekolah.
  • Memberi kesempatan bicara bergiliran dan menggunakan kerja kelompok kecil.
  • Memberikan tugas refleksi berupa satu tindakan nyata yang akan dilakukan siswa.

👧🧒 Siswa yang paham dan belum paham

____________________________________________________________

🎨 Seni Rupa

⚠️ Kendala Pembelajaran

  • Siswa dapat tertukar antara istilah alat dan media.
  • Ketersediaan alat/media di kelas mungkin berbeda-beda.
  • Sebagian siswa membutuhkan contoh visual sebelum praktik.

🔧 Tindak Lanjut

  • Membuat tabel sederhana “Alat vs Media” dan contoh penggunaannya.
  • Menggunakan alat yang tersedia dan memberi pilihan media alternatif.
  • Melakukan demonstrasi singkat dan pendampingan kelompok kecil.

👧🧒 Siswa yang paham dan belum paham

____________________________________________________________

Senin, 31 Agustus 2026

Materi Ajar, Rabu 2 September 2026


IDENTITAS

PETUALANGAN BELAJAR HARI INI

➗ Matematika📖 Bahasa Indonesia

🎯 IDENTITAS PEMBELAJARAN

👩‍🏫 Nama Guru: Yuyun Estika, S.Pd.📅 Hari / Tanggal: Rabu, 2 September 2026🎒 Fase / Kelas: Fase C / Kelas V📖 Mata Pelajaran: Matematika, Bahasa Indonesia💡 Materi: Matematika: KPK dan FPB; Bahasa Indonesia: Unsur Intrinsik Cerita🔢 Pertemuan Ke         : 9

🌟 Apersepsi & Salam Sapa

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? 😊 Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Hari ini kita akan belajar sambil mengingat kebesaran Allah. Allah sangat baik kepada kita dan seluruh makhluk-Nya. Yuk, kita mengenal tiga kebesaran Allah yang dapat kita hubungkan langsung dengan pembelajaran hari ini. 🌱

🌎 Allah Maha KhaliqAllah adalah Pencipta seluruh alam dan segala sesuatu yang kita pelajari.
🛡️ Allah Maha MalikAllah adalah Pemelihara dan Pengatur seluruh ciptaan-Nya dengan sempurna.
🌾 Allah Maha RazaqAllah adalah Pemberi rezeki bagi seluruh makhluk-Nya.

Allah Maha Khaliq, Zat yang menciptakan kita dan menciptakan segala sesuatu yang menjadi bagian dari kehidupan kita. Apa pun materi yang kita pelajari hari ini, mari kita lihat sebagai tanda kebesaran Allah. 🔍✨

Allah Maha Malik, Zat yang memelihara dan mengatur ciptaan-Nya. Karena itu, saat belajar kita juga perlu memahami bagaimana sesuatu bekerja, berubah, tersusun, atau digunakan dengan baik sesuai materi hari ini. 🧠💫

Allah Maha Razaq, Zat yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Mari kita belajar dengan sungguh-sungguh, bersyukur atas kesempatan belajar, dan menggunakan ilmu yang kita dapat untuk kebaikan. ❤️📚

Pertanyaan Pemantik

1. Jika Allah menciptakan alam dengan keteraturan, bagaimana keteraturan itu dapat kita temukan dalam bilangan?
2. Mengapa sebuah cerita dapat mengajarkan kita cara bersikap terhadap orang lain?
3. Ketika menggambar benda di sekitar kita, apa yang perlu kita lakukan agar karya tetap kreatif tetapi tidak menghilangkan ciri objek aslinya?

🎯 IDENTITAS MATA PELAJARAN & CAPAIAN PEMBELAJARAN

➗ MATEMATIKA

KPK dan FPB

Capaian Pembelajaran Fase C: Murid menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan sampai 1.000.000, melakukan operasi bilangan cacah sampai 100.000, serta menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB.

Tujuan Pembelajaran: Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB.

🧩 Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

TahapKegiatan BelajarKategori
1. Fokus & pemantikMurid mengamati dua situasi kegiatan berulang, menarik napas, lalu membaca informasi penting pada soal secara perlahan.🧘 Mindful
2. Eksplorasi konsepGuru mengajak murid menemukan kembali kelipatan dan faktor menggunakan kartu angka/tabel.🌱 Meaningful
3. Belajar visualMurid menonton video KPK dan FPB, kemudian mencatat satu hal penting yang dipahami.🎉 Joyful
4. Latihan terbimbingKelompok menyelesaikan masalah jadwal dengan KPK dan masalah pembagian dengan FPB, lalu menjelaskan alasan pemilihannya.🌱 Meaningful
5. PermainanPermainan “Cari Pasangan KPK/FPB”: murid mencocokkan kartu bilangan dengan situasi masalah yang tepat.🎉 Joyful
6. RefleksiMurid memeriksa langkah hitung, memperbaiki kesalahan, dan menuliskan bagian yang masih membingungkan.🧘 Mindful

Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengingat kembali konsep kelipatan dan faktor.
  2. Membedakan situasi yang membutuhkan KPK dan situasi yang membutuhkan FPB.
  3. Menentukan KPK/FPB dengan daftar kelipatan, daftar faktor, atau faktorisasi prima.
  4. Menerapkan KPK/FPB pada masalah jadwal, pengelompokan, pembagian, dan kehidupan sehari-hari.
  5. Menjelaskan alasan dan memeriksa kembali jawaban.

Alokasi waktu: 3 × 35 menit.

Model & metode: Problem Based Learning (PBL); tanya jawab, demonstrasi, diskusi kelompok, latihan terbimbing, permainan kartu bilangan, presentasi.

Media & alat peraga: papan tulis, kartu angka, tabel kelipatan/faktor, pohon faktor, kertas warna, stik es krim/kancing, LKPD, slide, video, spidol, lembar masalah kontekstual, kalkulator untuk verifikasi.

BAHASA INDONESIA

Unsur Intrinsik Cerita

Capaian Pembelajaran Fase C: Murid mampu menyampaikan informasi secara lisan dengan santun dan efektif, mempresentasikan gagasan/hasil pengamatan secara logis, sistematis, efektif, kreatif, dan kritis, serta menulis berbagai teks termasuk teks narasi dengan kaidah kebahasaan dan kesastraan sesuai konteks.

Tujuan Pembelajaran: Murid dapat menentukan unsur intrinsik cerita (tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, dan amanat) dengan tepat.

🧩 Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

TahapKegiatan BelajarKategori
1. Fokus membacaMurid menenangkan diri, membaca judul dan gambar pendukung, lalu menetapkan tujuan membaca.🧘 Mindful
2. Menyimak ceritaMurid menonton video/menyimak cerita dan mencatat tokoh serta peristiwa penting.🎉 Joyful
3. Bedah ceritaKelompok mengisi peta cerita: tema, tokoh/penokohan, latar, alur, dan amanat dengan bukti dari teks.🌱 Meaningful
4. Role playBeberapa murid memerankan tokoh dan teman lain menebak sifat tokoh berdasarkan tindakan/ucapannya.🎉 Joyful
5. Hubungkan dengan kehidupanMurid mendiskusikan amanat cerita dan mengaitkannya dengan sikap yang dapat dilakukan di sekolah/rumah.🌱 Meaningful
6. RefleksiMurid memilih unsur yang paling mudah dan paling sulit ditemukan serta menjelaskan alasannya.🧘 Mindful

Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Membaca/menyimak cerita secara utuh.
  2. Mengenali tema dan tokoh beserta sifatnya berdasarkan bukti dalam cerita.
  3. Menentukan latar tempat, waktu, dan suasana.
  4. Menelusuri urutan peristiwa sebagai alur.
  5. Menemukan amanat dengan menghubungkannya pada tindakan tokoh dan peristiwa.
  6. Menyajikan hasil analisis dalam tabel/peta cerita dan menjelaskannya.

Alokasi waktu: 2 × 35 menit.

Model & metode: Discovery Learning; membaca terbimbing, close reading, diskusi, tanya jawab, peta cerita, presentasi singkat.

Media & alat peraga: teks cerita, kartu unsur intrinsik, sticky notes, peta cerita, papan tulis, proyektor, video, LKPD, highlighter/stabilo, gambar tokoh dan latar.

PEMBUKAAN — REVIEW MATERI SEBELUMNYA

Petunjuk: pilih Benar atau Salah. Kerjakan dulu, lalu cek kunci di bagian bawah.

➗ Matematika — Kelipatan Persekutuan
  1. Kelipatan 4 adalah 4, 8, 12, 16, dan seterusnya. (Benar/Salah)
  2. Bilangan 18 merupakan kelipatan dari 5. (Benar/Salah)
  3. Kelipatan persekutuan adalah kelipatan yang dimiliki bersama oleh dua bilangan atau lebih. (Benar/Salah)
  4. Kelipatan 6 dan 8 memiliki bilangan 24 sebagai salah satu kelipatan persekutuan. (Benar/Salah)
  5. Untuk mencari kelipatan suatu bilangan, kita dapat mengalikan bilangan tersebut dengan 1, 2, 3, dan seterusnya. (Benar/Salah)
Kunci: 1 Benar • 2 Salah • 3 Benar • 4 Benar • 5 Benar
📖 Bahasa Indonesia — Teks Deskripsi
  1. Teks deskripsi bertujuan menggambarkan objek secara jelas agar pembaca seolah-olah dapat mengenalinya. (Benar/Salah)
  2. Teks deskripsi hanya boleh membahas tokoh dalam cerita. (Benar/Salah)
  3. Pengamatan terhadap warna, bentuk, ukuran, atau keadaan objek dapat membantu membuat deskripsi lebih rinci. (Benar/Salah)
  4. Kata-kata yang menggambarkan sifat atau keadaan dapat membuat deskripsi lebih hidup. (Benar/Salah)
  5. Teks deskripsi tidak memerlukan informasi yang spesifik tentang objek. (Benar/Salah)
Kunci: 1 Benar • 2 Salah • 3 Benar • 4 Benar • 5 

INTI PEMBELAJARAN — VIDEO & PENJELASAN

➗ Matematika: KPK dan FPB

🎥 Video pendukung: menentukan KPK dan FPB menggunakan papan multifungsi / materi KPK-FPB.
▶ Tonton Video KPK & FPB

📌 Penjelasan Materi

  • Kelipatan adalah hasil perkalian suatu bilangan dengan bilangan asli. Contoh kelipatan 6: 6, 12, 18, 24, 30, …
  • KPK adalah kelipatan persekutuan yang paling kecil. KPK berguna ketika kita mencari waktu kejadian yang berulang dan bertemu kembali.
  • Faktor adalah bilangan yang dapat membagi habis suatu bilangan. Faktor 12: 1, 2, 3, 4, 6, 12.
  • FPB adalah faktor persekutuan yang paling besar. FPB berguna ketika kita membagi benda menjadi kelompok sama banyak tanpa sisa.
Contoh sehari-hari: Lampu A berkedip setiap 4 detik dan lampu B setiap 6 detik. Keduanya berkedip bersama lagi setelah KPK(4,6)=12 detik. Jika 24 permen dibagi ke beberapa kantong dengan jumlah sama banyak dan jumlah kantong dibuat sebanyak mungkin, kita mencari faktor terbesar yang sesuai.
🧘 Mindful
Tarik napas, baca masalah perlahan, tandai informasi penting.
🌱 Meaningful
Hubungkan KPK/FPB dengan jadwal, pembagian makanan, dan kegiatan rutin.
🎮 Joyful
Permainan kartu “Cari Pasangan KPK/FPB”.

Bahasa Indonesia: Unsur Intrinsik Cerita

🎥 Video pendukung: Unsur Intrinsik Cerita Kelas 5.
▶ Tonton Video Unsur Intrinsik

📌 Penjelasan Materi

  • Tema: gagasan utama atau pokok persoalan yang mendasari cerita.
  • Tokoh dan penokohan: pelaku cerita dan cara pengarang menggambarkan sifatnya melalui ucapan, tindakan, pikiran, atau tanggapan tokoh lain.
  • Latar: keterangan tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa.
  • Alur: rangkaian peristiwa dari awal, perkembangan masalah, hingga penyelesaian.
  • Amanat: pesan atau nilai yang dapat dipetik dari cerita.
Contoh: Dalam cerita tentang seorang siswa yang tetap membantu temannya meskipun sedang terburu-buru, kita dapat mencari siapa tokohnya, bagaimana sifatnya dibuktikan, di mana dan kapan peristiwa terjadi, bagaimana urutan kejadiannya, lalu apa pesan yang dapat dipetik.
🧘 Mindful
Baca dengan fokus dan beri tanda pada kalimat penting.
🌱 Meaningful
Hubungkan tindakan tokoh dengan pengalaman dan nilai kebaikan sehari-hari.
🎭 Joyful
Role play singkat menjadi tokoh dalam cerita.

PENUTUP — ASESMEN FORMATIF

➗ Matematika

1. [Mudah] KPK dari 4 dan 6 adalah …
A. 8   B. 10   C. 12   D. 24
2. [Mudah] FPB dari 12 dan 18 adalah …
A. 6   B. 4   C. 3   D. 2
3. [Sedang] Bel A berbunyi setiap 8 menit dan bel B setiap 12 menit. Keduanya berbunyi bersama setiap … menit.
A. 16   B. 20   C. 24   D. 32
4. [Sedang] Faktor persekutuan dari 18 dan 24 yang terbesar adalah …
A. 2   B. 6   C. 8   D. 12
5. [Sukar] Ibu memiliki 36 apel dan 48 jeruk. Buah akan dimasukkan ke dalam kantong dengan komposisi sama dan jumlah kantong sebanyak mungkin. Banyak kantong adalah …
A. 6   B. 8   C. 10   D. 12
6. Isian: KPK dari 9 dan 12 adalah ______.
7. Isian: FPB dari 28 dan 42 adalah ______.
8. Isian: Jika dua kegiatan berulang setiap 6 hari dan 8 hari, keduanya akan bersamaan lagi setelah ______ hari.
9. Esai [Sedang]: Jelaskan perbedaan penggunaan KPK dan FPB dengan contoh kehidupan sehari-hari.
10. Esai [Sukar]: Rina latihan tari setiap 6 hari dan Dita setiap 8 hari. Hari ini mereka latihan bersama. Berapa hari lagi mereka akan latihan bersama? Jelaskan langkahmu.
Kunci: PG 1 C, 2 A, 3 C, 4 B, 5 D • Isian 6 = 36, 7 = 14, 8 = 24 • Esai: sesuai konsep dan langkah yang benar.

Bahasa Indonesia

1. [Mudah] Gagasan utama yang mendasari sebuah cerita disebut …
A. tema   B. latar   C. alur   D. amanat
2. [Mudah] Keterangan tempat, waktu, dan suasana dalam cerita disebut …
A. tokoh   B. latar   C. tema   D. penokohan
3. [Sedang] Sifat tokoh dapat diketahui melalui tindakan dan ucapan tokoh. Pernyataan ini berkaitan dengan …
A. alur   B. tema   C. penokohan   D. latar
4. [Sedang] Urutan peristiwa dari awal hingga akhir cerita disebut …
A. amanat   B. alur   C. tema   D. latar
5. [Sukar] Danu menemukan dompet di halaman sekolah lalu menyerahkannya kepada guru. Pesan yang paling tepat adalah …
A. Kita harus berani pergi sendiri.   B. Kita harus menyimpan barang temuan.   C. Kita harus menghindari sekolah.   D. Kita harus jujur dan mengembalikan barang yang bukan milik kita.
6. Isian: Pesan yang dapat dipetik dari sebuah cerita disebut ______.
7. Isian: Pelaku dalam cerita disebut ______.
8. Isian: Urutan peristiwa dalam cerita disebut ______.
9. Esai [Sedang]: Jelaskan lima unsur intrinsik cerita yang kamu pelajari hari ini.
10. Esai [Sukar]: Bacalah situasi berikut: “Siti terlambat ke sekolah karena membantu tetangganya yang jatuh. Setelah itu Siti meminta izin kepada guru dan menceritakan kejadian sebenarnya.” Tentukan tema, tokoh/penokohan, latar, alur singkat, dan amanat yang mungkin muncul.
Kunci: PG 1 A, 2 B, 3 C, 4 B, 5 D • Isian 6 = amanat, 7 = tokoh, 8 = alur • Esai: memuat unsur yang tepat dan didukung alasan/bukti dari cerita.

KESIMPULAN PEMBELAJARAN

➗ Matematika

KPK membantu menemukan pertemuan kembali dari kegiatan yang berulang, sedangkan FPB membantu membagi sesuatu menjadi kelompok sama besar sebanyak mungkin. Keduanya membuat kita lebih terampil memecahkan masalah nyata secara logis.

📖 Bahasa Indonesia

Unsur intrinsik membantu kita memahami cerita secara lebih dalam. Dengan menemukan tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, serta amanat, kita dapat memahami bukan hanya “apa yang terjadi”, tetapi juga “mengapa” dan “nilai apa yang dapat dipelajari”

🤓REFLEKSI PEMBELAJARAN GURU

Matematika

Kendala Pembelajaran: Sebagian murid masih tertukar antara penggunaan KPK dan FPB atau belum teliti saat menentukan faktor/kelipatan.

Tindak lanjut: Gunakan benda konkret, tabel faktor-kelipatan, latihan bertahap, dan soal kontekstual dengan pendampingan kelompok kecil.

Siswa yang paham dan belum paham: 

Alhamdulillah kegiatan belajar hari ini berjalan dengan lancar sebagian besar siswa dapat mencari faktor prima dan faktorisasi prima dengan menggunakan pohon faktor.

📖 Bahasa Indonesia

Kendala Pembelajaran: Sebagian murid dapat menyebutkan unsur cerita tetapi belum mampu memberikan bukti dari teks.

Tindak lanjut: Lakukan membaca terbimbing, beri contoh mencari bukti kalimat, dan gunakan peta cerita sebelum analisis mandiri.

Siswa yang paham dan belum paham: 

Alhamdulillah kegiatan belajar hari ini berjalan dengan lancar,  sebagaian besar siswa dapat memahami dan menyebutkan unsur intrinsik sebuah cerita walaupun masih ada yang kesulitan dalam menentukan unsur intrinsik sebuah cerita.

💖 PESAN HARI INI

“Belajar dengan hati yang tenang, berpikir dengan rasa ingin tahu, berkarya dengan berani, dan bersyukur atas setiap kesempatan belajar. 🌱✨”

Semoga ilmu hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat dan membuat kita semakin mengenal kebesaran Allah Swt. Aamiin.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb. 🌷