Senin, 19 Oktober 2026

Materi Ajar Pancasila, Selasa 20 Oktober 2026

 Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

IDENTITAS
๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ
Guru
Yuyun Estika, S.Pd.
๐Ÿ‡ณ๐Ÿ‡ฉ
Mata Pelajaran
Pendidikan Pancasila
๐Ÿ“…
Hari / Tanggal
Selasa, 20 Oktober 2026
๐Ÿซ
Fase / Kelas
Fase C / Kelas 5
๐Ÿ’ก
Materi
Bentuk-Bentuk Norma, Hak, dan Kewajiban sebagai Anggota Keluarga, Warga Sekolah, dan Warga Negara
⭐
Pertemuan Ke
17
๐Ÿง  Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa, ya, anak-anak. Shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim, dan Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.

Allah Maha Khaliq, Zat yang menciptakan kita. Allah tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia, tetapi juga membekali kita dengan akal dan hati nurani agar mampu membedakan perbuatan yang baik dan yang buruk. Hati nurani inilah yang menuntun kita menaati norma.

Allah Maha Malik, Zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah memelihara kita melalui orang tua di rumah, guru di sekolah, dan pemimpin di negara, serta menurunkan aturan agar hidup kita tertib dan aman. Karena itu, kita wajib menjalankan kewajiban dengan penuh tanggung jawab.

Allah Maha Razaq, Zat yang memberi rezeki. Makanan, kasih sayang, kesehatan, dan kesempatan belajar yang kita terima adalah rezeki dari Allah. Dalam kehidupan bersama, rezeki itu kita kenal sebagai hak. Cara kita bersyukur adalah dengan menjalankan kewajiban dan menghormati hak orang lain.

Kemarin, anak-anak sudah mempelajari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Nah, hari ini kita akan belajar tentang norma, hak, dan kewajiban sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara. Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! ⚖️๐Ÿ ๐Ÿซ

⚖️ Norma, Hak, dan Kewajiban

Pendidikan Pancasila · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

๐Ÿ“š Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2025/2026 – Fase C, Elemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945)

Pada akhir Fase C, murid mampu mengimplementasikan bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai warga negara; mengenal Pembukaan UUD 1945; serta mempraktikkan musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama, serta menerapkannya di lingkungan keluarga dan sekolah.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menyajikan hasil identifikasi bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review tentang nilai-nilai Pancasila di awal pembelajaran dengan tenang dan fokus.

JoyfulMenonton video pembelajaran tentang norma, hak, dan kewajiban.

MeaningfulMenemukan pengertian norma, hak, dan kewajiban serta empat bentuk norma dari contoh kehidupan sehari-hari.

MindfulMencermati dan mengidentifikasi hak dan kewajiban di keluarga, sekolah, dan negara dengan teliti.

JoyfulBermain "Kartu Cocokkan" berkelompok: memasangkan kartu hak dengan kartu kewajiban yang sesuai.

MeaningfulMenyajikan hasil identifikasi dalam laporan/presentasi kelompok, lalu mengerjakan asesmen formatif sebagai refleksi diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas nilai-nilai Pancasila sebagai bekal memahami norma, hak, dan kewajiban.
  2. Murid dapat memahami gambaran umum norma, hak, dan kewajiban melalui video pembelajaran.
  3. Murid dapat menjelaskan pengertian norma, hak, dan kewajiban serta bentuk-bentuk norma (agama, kesusilaan, kesopanan, hukum).
  4. Murid dapat mengidentifikasi hak dan kewajiban sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara.
  5. Murid dapat memasangkan hak dengan kewajiban yang sesuai melalui permainan kartu berkelompok.
  6. Murid dapat menyajikan hasil identifikasi norma, hak, dan kewajiban dalam laporan/presentasi kelompok.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Cooperative Learning tipe Group Investigation – murid berkelompok menyelidiki, mencatat, dan menyajikan temuan tentang norma, hak, dan kewajiban di sekitarnya.
Metode: tanya jawab, diskusi kelompok, permainan kartu, presentasi, dan penugasan.

๐Ÿ”„ Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan dulu soal berikut untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Pancasila.

  1. Sila pertama Pancasila berbunyi …
  2. Bintang pada lambang Pancasila melambangkan sila ke-…
  3. Bermusyawarah untuk memilih ketua kelas adalah contoh pengamalan sila ke-…
  4. Membantu teman yang sedang kesulitan belajar mencerminkan nilai sila ke-… (sebutkan bunyinya)
  5. Sebutkan satu contoh perilaku yang menunjukkan nilai persatuan di sekolah!
๐Ÿ”‘ Lihat Kunci Jawaban
๐ŸŽฌ Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!

๐ŸŽฅ Video Pembelajaran

๐Ÿ”— Buka video di YouTube

Setelah menonton video, mari pelajari lima hal penting berikut.

1️⃣ Pengertian Norma, Hak, dan Kewajiban

๐Ÿ“œ
Norma
Aturan atau pedoman tentang perilaku yang baik dan benar dalam kehidupan bersama. Contoh: mengucapkan salam saat bertemu guru.
๐ŸŽ
Hak
Sesuatu yang boleh kita terima atau miliki. Contoh: hak mendapat kasih sayang dan pendidikan.
๐Ÿ’ช
Kewajiban
Sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab. Contoh: mengerjakan tugas sekolah.

Hak dan kewajiban ibarat timbangan: keduanya harus seimbang. Kalau kita ingin mendapat hak, kita juga harus menjalankan kewajiban.

2️⃣ Bentuk-Bentuk Norma di Keluarga dan Sekolah

๐Ÿ•Œ
Norma Agama
Aturan dari ajaran agama. Contoh: berdoa sebelum belajar; beribadah bersama keluarga.
❤️
Norma Kesusilaan
Aturan dari hati nurani tentang baik dan buruk. Contoh: jujur saat ulangan; mengembalikan barang yang ditemukan.
๐Ÿ™
Norma Kesopanan
Aturan sopan santun. Contoh: mencium tangan orang tua; berkata "tolong" dan "terima kasih"; mengantre.
⚖️
Norma Hukum
Aturan tertulis dengan sanksi tegas. Contoh: tata tertib sekolah; mematuhi rambu lalu lintas.

Norma membuat keluarga dan sekolah menjadi tertib, aman, dan nyaman. Melanggar norma ada akibatnya, misalnya ditegur, dinasihati, atau dikenai sanksi.

3️⃣ Hak dan Kewajiban sebagai Anggota Keluarga dan Warga Sekolah

๐Ÿ  Anggota Keluarga

HakKewajiban
Mendapat kasih sayang dan perlindunganMenyayangi dan menghormati orang tua
Mendapat makanan, pakaian, dan tempat tinggalMembantu pekerjaan rumah sesuai kemampuan
Mendapat pendidikan dan kesehatanBelajar dengan rajin dan menjaga nama baik keluarga

๐Ÿซ Warga Sekolah

HakKewajiban
Mendapat pelajaran dan bimbingan guruMenaati tata tertib dan datang tepat waktu
Menyampaikan pendapat dengan sopanMenghormati guru dan menghargai teman
Menggunakan fasilitas sekolahMenjaga kebersihan dan merawat fasilitas sekolah

4️⃣ Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara

Warga negara adalah orang yang berkedudukan sebagai anggota suatu negara, yaitu Indonesia. Hak dan kewajiban warga negara diatur dalam UUD 1945.

HakKewajiban
Mendapat pendidikan yang layakMenaati hukum dan peraturan yang berlaku
Mendapat pekerjaan dan penghidupan yang layakMembayar pajak (bagi yang sudah berpenghasilan)
Beribadah sesuai agama dan kepercayaanIkut serta membela dan menjaga negara
Menyampaikan pendapat dan dilindungi hukumMenghormati hak orang lain dan menjaga persatuan

5️⃣ Menyajikan Hasil Identifikasi (Laporan/Presentasi Kelompok)

Bentuklah kelompok 4–5 orang. Identifikasi norma, hak, dan kewajiban di rumah, sekolah, dan negara, lalu sajikan dengan langkah berikut:

  1. Menentukan lingkungan yang diamati (keluarga, sekolah, atau negara).
  2. Mencatat hasilnya dalam tabel: Norma – Hak – Kewajiban.
  3. Menyusun laporan singkat berisi judul, tabel, dan kesimpulan.
  4. Mempresentasikan dengan suara jelas dan bergantian.
  5. Menanggapi pertanyaan dan masukan dari kelompok lain dengan sopan.

Contoh: Di sekolah → Norma: tidak berisik saat belajar. Hak: belajar dengan nyaman. Kewajiban: menjaga ketenangan kelas.

๐Ÿ“ Penutup: Asesmen Formatif

Kerjakan soal berikut dengan jujur dan teliti. Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar. Semangat! ๐Ÿ’ช

A. Pilihan Ganda (pilih jawaban yang paling tepat)

  1. Aturan yang menjadi pedoman perilaku dalam kehidupan bersama disebut …
    A. Hukuman
    B. Hadiah
    C. Norma
    D. Hak
  2. Berdoa sebelum belajar sesuai agama dan kepercayaan termasuk norma …
    A. agama
    B. hukum
    C. kesopanan
    D. kesusilaan
  3. Berikut ini yang termasuk kewajiban anggota keluarga adalah …
    A. Mendapat kasih sayang
    B. Mendapat uang jajan
    C. Bermain sepuasnya
    D. Membantu pekerjaan rumah
  4. Hak warga negara yang diatur dalam UUD 1945 adalah …
    A. Membayar pajak
    B. Mendapat pendidikan yang layak
    C. Menaati hukum
    D. Membela negara
  5. Rani selalu menuntut kelas yang bersih, tetapi tidak mau ikut piket. Sikap yang tepat bagi Rani adalah …
    A. Tetap menuntut karena hak lebih penting daripada kewajiban
    B. Ikut piket agar hak dan kewajibannya seimbang
    C. Menyuruh teman lain yang piket
    D. Tidak peduli pada kebersihan kelas

B. Isian Singkat

  1. Sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab disebut ….
  2. Menaati rambu lalu lintas dan tata tertib sekolah termasuk norma ….
  3. Jujur saat ulangan karena takut merasa bersalah, sesuai hati nurani, termasuk norma ….

C. Esai

  1. Sebutkan dua hak dan dua kewajibanmu sebagai warga sekolah!
  2. Mengapa hak dan kewajiban harus dijalankan secara seimbang? Jelaskan dengan satu contoh di rumah, sekolah, atau negara!
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban Pilihan Ganda
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban Isian
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban Esai
๐ŸŒŸ Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa norma adalah aturan yang mengatur perilaku, terdiri dari norma agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum. Hak adalah sesuatu yang boleh kita terima, sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan. Sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara, kita memiliki hak dan kewajiban yang harus berjalan seimbang. Hasil identifikasinya dapat kita sajikan dalam laporan atau presentasi kelompok.

๐Ÿ˜Š Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar norma, hak, dan kewajiban hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

๐Ÿ˜
Sangat Senang
๐Ÿ™‚
Senang
๐Ÿ˜
Biasa Saja
๐Ÿ˜•
Bingung
๐Ÿ˜ข
Sedih
๐Ÿ“ Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Murid masih tertukar antara norma kesopanan dan norma kesusilaan.
  • Murid sulit membedakan hak dan kewajiban pada contoh yang mirip.
  • Diskusi dan permainan kartu membuat suasana kelas ramai.
  • Sebagian murid kurang percaya diri saat presentasi.

Tindak Lanjut

  • Memberi contoh perilaku nyata dan meminta murid menentukan jenis normanya.
  • Menyediakan tabel pembeda "Hak = menerima" dan "Kewajiban = melakukan".
  • Menetapkan aturan permainan, pembagian peran, dan batas waktu yang jelas.
  • Melatih presentasi berpasangan dan memberi apresiasi pada setiap keberanian murid.
๐ŸŒŸ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿคฒ

Semangat terus, anak-anak hebat!

Warga yang baik tahu hak dan selalu menjalankan kewajibannya. Mulailah dari rumah dan sekolah. Kalian pasti bisa! ๐Ÿ’ช✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Materi Ajar IPAS, Selasa 20 Oktober 2026

 Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar ๐Ÿ”Š

IDENTITAS
๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ
Guru
Yuyun Estika, S.Pd.
๐Ÿ”ฌ
Mata Pelajaran
IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)
๐Ÿ“…
Hari / Tanggal
Selasa, 20 Oktober 2026
๐Ÿซ
Fase / Kelas
Fase C / Kelas 5
๐Ÿ’ก
Materi
Gelombang Bunyi dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari
⭐
Pertemuan Ke
17
๐Ÿง  Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa, ya, anak-anak. Shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim, dan Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.

Allah Maha Khaliq, Zat yang menciptakan kita. Allah tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia, tetapi juga menciptakan bunyi dan telinga agar kita dapat mendengar suara ibu, kicau burung, dan lantunan adzan.

Allah Maha Malik, Zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Dengan pendengaran, Allah menjaga kita dari bahaya, misalnya saat kita mendengar klakson kendaraan atau peringatan dari orang tua dan guru.

Allah Maha Razaq, Zat yang memberi rezeki. Kemampuan mendengar adalah rezeki yang sangat berharga. Cara kita bersyukur adalah menjaga telinga, misalnya tidak mendengarkan suara yang terlalu keras.

Kemarin, anak-anak sudah mempelajari siklus air. Nah, hari ini kita akan belajar tentang gelombang bunyi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! ๐ŸŽต๐Ÿ‘‚๐ŸŽธ

๐Ÿ”Š Gelombang Bunyi dan Penerapannya

IPAS · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

๐Ÿ“š Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2025/2026 – Fase C, Elemen Pemahaman IPAS)

Pada akhir Fase C, berdasarkan pemahamannya terhadap konsep gelombang (bunyi dan cahaya), murid mendemonstrasikan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Murid juga mengamati, melakukan penyelidikan sederhana, dan mengomunikasikan hasilnya.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat mendemonstrasikan konsep gelombang bunyi dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review tentang siklus air di awal pembelajaran dengan tenang dan fokus.

JoyfulMenonton video pembelajaran tentang bunyi.

MeaningfulMenemukan pengertian bunyi, sumber bunyi, dan perambatan bunyi melalui benda padat, cair, dan gas dari contoh sehari-hari.

MindfulMengamati dengan teliti sifat bunyi: pemantulan (gaung dan gema) serta penyerapan bunyi.

JoyfulMembuat dan memainkan alat musik sederhana secara berkelompok.

MeaningfulMendemonstrasikan alat musik dan menjelaskan konsep bunyi yang digunakan, lalu mengerjakan asesmen formatif sebagai refleksi diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas siklus air sebagai bekal pemahaman proses alam.
  2. Murid dapat memahami gambaran umum bunyi melalui video pembelajaran.
  3. Murid dapat menjelaskan pengertian bunyi, sumber bunyi, dan perambatan bunyi melalui benda padat, cair, dan gas.
  4. Murid dapat menjelaskan sifat bunyi, yaitu pemantulan (gaung dan gema) serta penyerapan bunyi.
  5. Murid dapat membuat alat musik sederhana yang menghasilkan bunyi.
  6. Murid dapat mendemonstrasikan penerapan konsep bunyi melalui alat musik sederhana yang dibuat.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Project Based Learning (PjBL) – murid menghasilkan karya berupa alat musik sederhana sambil menemukan konsep bunyi.
Metode: demonstrasi, percobaan sederhana, tanya jawab, diskusi kelompok, dan presentasi.

๐Ÿ”„ Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan dulu soal berikut untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu Siklus Air.

  1. Air berubah menjadi uap air karena panas matahari. Proses ini disebut …
  2. Uap air berubah menjadi titik-titik air kecil dan membentuk awan. Proses ini disebut …
  3. Turunnya air dari awan ke bumi dalam bentuk hujan, salju, atau es disebut …
  4. Apa sumber energi utama yang menggerakkan siklus air?
  5. Sebutkan satu cara menghemat air di rumah!
๐Ÿ”‘ Lihat Kunci Jawaban
๐ŸŽฌ Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!

๐ŸŽฅ Video Pembelajaran

๐Ÿ”— Buka video di YouTube

Setelah menonton video, mari pelajari empat hal penting berikut.

1️⃣ Pengertian Bunyi dan Sumber Bunyi

Bunyi adalah getaran yang merambat dan sampai ke telinga kita sehingga dapat kita dengar. Benda yang menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi. Semua sumber bunyi pasti bergetar.

๐ŸŽธ
Senar gitar
Senar yang dipetik bergetar sehingga menghasilkan bunyi.
๐Ÿ—ฃ️
Pita suara
Pita suara di leher bergetar saat kita berbicara atau bernyanyi.
๐Ÿฅ
Drum
Kulit drum yang dipukul bergetar dan terdengar keras.

Coba buktikan: Letakkan jari di lehermu, lalu ucapkan "aaa". Terasa bergetar, bukan?

2️⃣ Perambatan Bunyi melalui Benda Padat, Cair, dan Gas

Bunyi merambat sebagai gelombang melalui zat perantara (medium). Karena itu, bunyi tidak dapat merambat di ruang hampa, misalnya di luar angkasa.

๐Ÿงฑ
Benda padat
Paling cepat (besi ± 5.000 m/s). Contoh: ketukan di meja terdengar jelas jika telinga ditempelkan ke meja.
๐Ÿ’ง
Benda cair
Lebih lambat (air ± 1.500 m/s). Contoh: suara terdengar saat kita menyelam.
๐ŸŒค️
Gas (udara)
Paling lambat (udara ± 340 m/s). Contoh: suara teman yang berbicara kepada kita.

Urutan kecepatan: padat > cair > gas.

3️⃣ Sifat Bunyi: Pemantulan (Gaung dan Gema) dan Penyerapan

Bunyi yang mengenai permukaan keras dan rata akan dipantulkan, seperti bola yang memantul di dinding.

⛰️
Gema
Bunyi pantul terdengar setelah bunyi asli selesai. Terjadi di tempat luas dan jauh dari dinding pemantul, misalnya lembah atau tebing.
๐Ÿ›️
Gaung
Bunyi pantul terdengar bersamaan dengan bunyi asli sehingga suara tidak jelas. Terjadi di ruang tertutup, misalnya aula atau gua.
๐Ÿ›
Penyerapan
Bahan lunak dan berpori (busa, karpet, gorden) menyerap bunyi sehingga bunyi pantul berkurang.

Karena itu, dinding studio musik dan bioskop dilapisi bahan peredam agar suara terdengar jernih.

4️⃣ Penerapan Bunyi: Membuat Alat Musik Sederhana

Konsep bunyi dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada alat musik, sonar kapal untuk mengukur kedalaman laut (memakai pemantulan bunyi), dan peredam suara di studio.

๐ŸŽธ
Gitar Karet
Bahan: kotak bekas, 4 karet gelang berbeda ukuran.
1) Pasang karet melintang di lubang kotak. 2) Petik karet satu per satu. Karet lebih pendek dan tegang menghasilkan nada lebih tinggi.
๐Ÿฅ„
Xilofon Botol
Bahan: 5 botol sama, air, sendok.
1) Isi botol dengan air berbeda banyaknya. 2) Pukul pelan dengan sendok. Air lebih banyak menghasilkan nada lebih rendah.

Ingat: alat musik adalah sumber bunyi karena bagian yang dipetik atau dipukul bergetar. Nada tinggi atau rendah ditentukan oleh cepat lambatnya getaran. Mainkan dengan tertib dan tidak terlalu keras, ya!

๐Ÿ“ Penutup: Asesmen Formatif

Kerjakan soal berikut dengan jujur dan teliti. Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar. Semangat! ๐Ÿ’ช

A. Pilihan Ganda (pilih jawaban yang paling tepat)

  1. Bunyi dihasilkan oleh benda yang …
    A. diam
    B. bergetar
    C. dipanaskan
    D. didinginkan
  2. Bunyi tidak dapat merambat melalui …
    A. udara
    B. air
    C. besi
    D. ruang hampa
  3. Bunyi merambat paling cepat melalui …
    A. zat padat
    B. zat cair
    C. udara
    D. ruang hampa
  4. Bunyi pantul yang terdengar setelah bunyi asli selesai disebut …
    A. gaung
    B. dengung
    C. gema
    D. getaran
  5. Agar suara di ruang musik tidak menimbulkan gaung, dinding sebaiknya dilapisi …
    A. kaca
    B. peredam dari busa atau karpet
    C. keramik
    D. logam

B. Isian Singkat

  1. Benda yang menghasilkan bunyi disebut ….
  2. Kapal memakai sonar untuk mengukur kedalaman laut dengan memanfaatkan sifat bunyi, yaitu ….
  3. Pada gitar karet, karet yang lebih pendek dan lebih tegang menghasilkan nada yang lebih ….

C. Esai

  1. Mengapa ketukan di meja terdengar lebih jelas jika telinga kita ditempelkan ke meja? Jelaskan!
  2. Jelaskan satu alat musik sederhana yang dapat kamu buat. Sebutkan bagian yang menjadi sumber bunyi dan cara mengubah nada tinggi atau rendahnya!
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban Pilihan Ganda
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban Isian
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban Esai
๐ŸŒŸ Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa bunyi berasal dari benda yang bergetar (sumber bunyi). Bunyi merambat sebagai gelombang melalui benda padat, cair, dan gas, paling cepat melalui benda padat, dan tidak dapat merambat di ruang hampa. Bunyi dapat dipantulkan (gema dan gaung) serta diserap oleh bahan lunak. Konsep ini dimanfaatkan pada alat musik, sonar, dan peredam suara dalam kehidupan sehari-hari.

๐Ÿ˜Š Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar gelombang bunyi hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

๐Ÿ˜
Sangat Senang
๐Ÿ™‚
Senang
๐Ÿ˜
Biasa Saja
๐Ÿ˜•
Bingung
๐Ÿ˜ข
Sedih
๐Ÿ“ Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Murid mengira bunyi dapat merambat di ruang hampa.
  • Murid tertukar antara gema dan gaung.
  • Bahan alat musik sederhana tidak lengkap atau tidak dibawa semua murid.
  • Suasana kelas ramai saat murid memainkan alat musik.

Tindak Lanjut

  • Memberi contoh nyata (suara di aula vs di lembah) dan demonstrasi telinga menempel di meja.
  • Meminta murid membawa bahan bekas secara berkelompok dan menyiapkan bahan cadangan.
  • Menetapkan aturan permainan, batas waktu, dan volume suara yang jelas.
  • Memberi kesempatan murid yang belum paham untuk mengulang percobaan bersama teman.
๐ŸŒŸ๐ŸŽต๐Ÿ”Š๐Ÿคฒ

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Bunyi yang indah berawal dari getaran kecil. Begitu juga ilmu: dimulai dari rasa ingin tahu dan dilatih sedikit demi sedikit. Kalian pasti bisa! ๐Ÿ’ช✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Minggu, 18 Oktober 2026

Materi Ajar Senirupa, Senin 19 Oktober 2026

 Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar

IDENTITAS
๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ
Nama Guru
Yuyun Estika, S.Pd.
๐ŸŽจ
Mata Pelajaran
Seni Rupa
๐Ÿ“…
Hari / Tanggal
Senin, 19 September 2026
๐Ÿซ
Fase / Kelas
Fase C / Kelas 5
๐Ÿ’ก
Materi
Makrame: Pengertian dan Simpul Dasar
⭐
Pertemuan Ke
15
๐Ÿง  Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian semua sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat hari ini? Jangan lupa, ya, karena shalat adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT.

Coba perhatikan jari-jari tanganmu. Dengan tangan, kita bisa menulis, menggambar, dan membuat karya indah. Allah Maha Pencipta, Dzat yang menciptakan kita lengkap dengan anggota tubuh yang sempurna. Allah Maha Indah, Dzat yang menyukai keindahan dan mengajarkan kita untuk menghargai karya yang indah.

Nah, hari ini kita akan berkarya dengan tali melalui makrame, yaitu seni menyimpul tali menjadi hiasan yang cantik. Yuk, kita gunakan tangan kita untuk berkarya sebagai wujud syukur! Kita simak bersama-sama penjelasannya! ๐Ÿงถ๐ŸŽจ

๐Ÿงถ Makrame: Pengertian dan Simpul Dasar

Seni Rupa · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

๐Ÿ“š Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C, Mata Pelajaran Seni Rupa)

Pada akhir Fase C, murid mampu mengamati dan mengenali ciri berbagai karya seni rupa, bereksplorasi dengan alat, bahan, dan teknik sederhana, serta menciptakan karya yang bermakna. Murid juga dapat menyampaikan pengalaman dan pemahamannya tentang karya yang dibuat, termasuk karya kriya dari tali seperti makrame.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat:

  1. Menjelaskan pengertian makrame dengan bahasa sendiri, setelah melalui proses pengamatan secara aktif.
  2. Mengenal jenis simpul dasar makrame melalui praktik sederhana.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review Ritme di awal pembelajaran dengan tenang dan fokus.

JoyfulMenonton video pembelajaran makrame dan mengamati contoh karyanya dengan penuh rasa ingin tahu.

MeaningfulMenjelaskan pengertian makrame dengan kata-kata sendiri dan menyebutkan alat serta bahannya.

MindfulMengamati dan mengidentifikasi jenis simpul dasar makrame dengan teliti.

JoyfulMempraktikkan simpul dasar dengan tali bersama teman sambil berbagi tips.

MeaningfulMempresentasikan pemahaman tentang makrame beserta simpul yang dipraktikkan, lalu mengerjakan asesmen formatif.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas materi ritme sebagai bekal mengenali pola berulang pada karya seni.
  2. Murid dapat mengamati contoh karya makrame dan mengidentifikasi ciri-cirinya.
  3. Murid dapat menjelaskan pengertian makrame dengan bahasa sendiri serta menyebutkan alat dan bahannya.
  4. Murid dapat mengidentifikasi jenis simpul dasar dalam makrame.
  5. Murid dapat mempraktikkan salah satu simpul dasar makrame secara sederhana.
  6. Murid dapat mempresentasikan pemahaman tentang makrame beserta contoh simpul yang dipraktikkan.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Project Based Learning (PjBL) sederhana – murid belajar melalui kegiatan mengamati, mencoba, dan menghasilkan karya simpul nyata, lalu mempresentasikannya.
Metode: pengamatan, tanya jawab, demonstrasi, praktik langsung, diskusi berpasangan, dan presentasi.

๐Ÿ”„ Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan dulu soal berikut untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu Ritme.

  1. Apa yang dimaksud dengan ritme dalam seni rupa?
  2. Sebutkan dua unsur seni rupa yang dapat diulang untuk membuat ritme!
  3. Perhatikan pola: lingkaran, segitiga, lingkaran, segitiga, lingkaran, …. Bentuk berikutnya adalah …
  4. Sebutkan satu contoh benda di sekitarmu yang memiliki ritme!
  5. Jika kamu menggambar garis zig-zag yang sama berulang di tepi kertas, kamu sedang membuat …
๐Ÿ”‘ Lihat Kunci Jawaban
  1. Ritme adalah pengulangan unsur seni rupa secara teratur.
  2. Contoh: garis, bentuk, atau warna (jawaban lain yang sesuai boleh diterima).
  3. Segitiga.
  4. Contoh: kain batik, ubin lantai, pagar, atau jendela berjajar (jawaban lain yang sesuai boleh diterima).
  5. Ritme (pola yang berulang).
๐ŸŽฌ Inti Pembelajaran

Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!

๐ŸŽฅ Video Pembelajaran

๐Ÿ”— Buka video di YouTube

Setelah menonton video, mari pelajari enam kegiatan penting tentang makrame.

1️⃣ Mengamati Contoh Karya Makrame dan Ciri-cirinya

Amati karya makrame seperti hiasan dinding, gantungan pot tanaman, atau tas tali. Perhatikan gambar berikut.

simpul yang diulang teratur = ritme

Ciri-ciri karya makrame:
• dibuat dari tali, tanpa dijahit
• tali dirangkai dengan simpul-simpul
• sering ada rumbai (ujung tali yang menjuntai)
• simpulnya berulang sehingga membentuk pola yang berirama

2️⃣ Pengertian Makrame dengan Kata-kata Sendiri

Makrame adalah seni kerajinan membuat karya dari tali dengan cara disimpul atau diikat, tanpa dijahit atau dirajut. Dengan simpul yang berbeda dan dirangkai berulang, tali biasa bisa menjadi karya yang indah dan berguna.

Contoh penjelasan dengan bahasa sendiri: "Makrame adalah membuat hiasan dari tali yang diikat-ikat sampai membentuk pola yang cantik." Coba tulis versimu sendiri di buku!

3️⃣ Alat dan Bahan Membuat Makrame

Siapkan alat dan bahan berikut sebelum berkarya:

๐Ÿงต
Tali katun / kur
๐ŸŒฟ
Kayu / ranting
✂️
Gunting
๐Ÿ“
Penggaris
๐Ÿ“ฟ
Manik-manik (hiasan)

Bahan: tali katun, tali kur, atau tali rafia; kayu atau ranting; manik-manik sebagai hiasan (boleh ada, boleh tidak).
Alat: gunting untuk memotong tali dan penggaris untuk mengukur panjang tali.

4️⃣ Jenis Simpul Dasar Makrame

Ada tiga simpul dasar yang sering dipakai dalam makrame:

a) Simpul kepala: simpul untuk memasang tali pada kayu di bagian atas karya.
b) Simpul pipih: simpul datar yang dibuat dari 4 tali. Ini simpul yang paling sering dipakai.
c) Simpul spiral: simpul pipih yang hanya diulang ke satu arah sehingga tali memutar seperti ulir.

5️⃣ Praktik Simpul Pipih Sederhana

Pasang dua tali pada kayu dengan simpul kepala sehingga ada 4 ujung tali, beri nomor 1, 2, 3, 4 dari kiri ke kanan. Tali 1 dan 4 adalah tali kerja, tali 2 dan 3 adalah tali tengah.

12341234SebelumSesudah: 1 simpul pipihungu = tali kerja (1 dan 4) · kuning = tali tengah (2 dan 3)

Langkah-langkah:
1. Letakkan tali 1 menyilang di atas tali 2 dan 3, sehingga bentuknya seperti angka 4.
2. Letakkan tali 4 di atas tali 1, lewatkan di bawah tali 3 dan 2, lalu keluarkan ke atas lewat lingkaran di sisi kiri.
3. Tarik tali 1 dan 4 ke kanan dan kiri sampai kencang.
4. Lakukan kebalikannya: tali 4 menyilang di atas tali 3 dan 2, tali 1 di atas tali 4, lewat bawah tali 2 dan 3, lalu keluar lewat lingkaran sisi kanan.
5. Tarik kencang. Selesai satu simpul pipih. Ulangi agar terbentuk ritme!

6️⃣ Mempresentasikan Pemahaman tentang Makrame

Saat presentasi, sampaikan secara urut: (1) pengertian makrame dengan kata-katamu sendiri, (2) alat dan bahan yang digunakan, (3) simpul yang kamu praktikkan beserta langkahnya, (4) perasaan dan kesulitan yang kamu alami.

Contoh: "Makrame adalah hiasan dari tali yang disimpul. Aku memakai tali katun, kayu, dan gunting. Aku mencoba simpul pipih dengan 4 tali. Awalnya sulit menarik tali, tetapi setelah dicoba berkali-kali jadi rapi."

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Yuk, uji pemahamanmu! Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda

  1. Makrame adalah seni membuat karya dari tali dengan cara …
    A. dilukis   B. dicetak   C. disimpul   D. digunting
  2. Bahan utama yang digunakan untuk membuat makrame adalah …
    A. kertas   B. tali   C. cat   D. tanah liat
  3. Simpul yang digunakan untuk memasang tali pada kayu adalah simpul …
    A. pipih   B. spiral   C. mati   D. kepala
  4. Pada simpul pipih yang dibuat dari 4 tali, yang disebut tali tengah adalah tali nomor …
    A. 2 dan 3   B. 1 dan 4   C. 1 dan 2   D. 3 dan 4
  5. Dina membuat beberapa simpul pipih berjajar dengan jarak sama pada hiasan dinding sehingga tampak teratur. Pengulangan teratur tersebut menunjukkan unsur …
    A. ritme   B. kontras   C. gradasi   D. proporsi

B. Isian Singkat

  1. Kerajinan dari tali yang dibuat dengan cara disimpul tanpa dijahit disebut …
  2. Simpul yang dipakai pertama kali untuk memasang tali pada kayu disebut simpul …
  3. Pada simpul pipih, tali nomor 1 dan 4 disebut tali …, sedangkan tali nomor 2 dan 3 disebut tali …

C. Esai

  1. Jelaskan pengertian makrame dengan kata-katamu sendiri, lalu sebutkan 3 alat atau bahan yang diperlukan!
  2. Ceritakan langkah membuat satu simpul pipih sederhana, mulai dari memasang tali pada kayu sampai simpul ditarik kencang. Jelaskan juga mengapa simpul yang diulang membuat hiasan makrame tampak berirama!
๐Ÿ”‘ Lihat Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

1. C   2. B   3. D   4. A   5. A

Isian Singkat

  1. makrame
  2. kepala
  3. kerja; tengah

Esai

  1. Makrame adalah seni kerajinan dari tali yang dibuat dengan cara disimpul tanpa dijahit. Contoh alat dan bahan: tali katun, kayu/ranting, gunting (boleh juga penggaris atau manik-manik).
  2. Contoh jawaban: pasang dua tali pada kayu dengan simpul kepala sehingga ada 4 tali. Tali 1 disilangkan di atas tali 2 dan 3, tali 4 dilewatkan di atas tali 1, di bawah tali 3 dan 2, lalu keluar lewat lingkaran kiri dan ditarik kencang. Lakukan kebalikannya di sisi kanan, lalu tarik kencang. Simpul yang diulang dengan jarak dan bentuk sama membentuk pola berulang yang teratur, itulah yang membuat karya tampak berirama (ritme).
๐ŸŒŸ Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa makrame adalah seni kerajinan dari tali yang dibuat dengan cara disimpul, tanpa dijahit. Alat dan bahannya sederhana, yaitu tali, kayu, dan gunting. Tiga simpul dasarnya adalah simpul kepala, simpul pipih, dan simpul spiral. Jika simpul diulang secara teratur, karya akan tampak berirama dan indah. Dengan berlatih sabar dan teliti, tali sederhana dapat menjadi karya yang bermanfaat.

๐Ÿ˜Š Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar dan berkarya makrame hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

๐Ÿ˜
Sangat Senang
๐Ÿ™‚
Senang
๐Ÿ˜
Biasa Saja
๐Ÿ˜•
Bingung
๐Ÿ˜ข
Sedih
๐Ÿ“ Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Tali menjadi kusut atau terlalu pendek sehingga simpul sulit diselesaikan.
  • Murid tertukar urutan tali saat membuat simpul pipih.
  • Simpul masih longgar atau tidak rapi karena tarikan tali belum merata.
  • Waktu praktik terbatas sehingga tidak semua murid sempat presentasi.

Tindak Lanjut

  • Menyiapkan tali dengan panjang cukup (sekitar 1 meter) dan mengikat ujung tali dengan selotip agar tidak kusut.
  • Memberi nomor tali dengan penanda warna dan mendemonstrasikan langkah secara pelan di depan kelas.
  • Melatih tarikan tali secara bersama-sama dan memberi kesempatan mengulang simpul hingga rapi.
  • Mengatur presentasi bergantian dalam kelompok kecil dengan batas waktu yang jelas.
๐ŸŒŸ๐Ÿงถ๐Ÿคฒ

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Seperti simpul makrame yang dibuat sabar dan berulang hingga menjadi karya indah, belajar pun dilakukan sedikit demi sedikit dengan tekun. Kalian pasti bisa! ๐Ÿ’ช✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.