Senin, 26 Agustus 2019

tema 2 subtema 3 pb 1

Ringkasa Materi Ajar


Hari/ tanggal            :  Selasa, 27 Agustus 2019
Tema 2                     :  Persatuan Dalam Perbedaan
Sub Tema 3              :  Bersatu Kita Teguh
Pembelajaran           :  1
Muatan                     :  Bahasa Indonesia, IPA, IPS
Kata Baku dan Kata Tidak Baku
Kata Baku
Kata baku merupakan sebuah kata yang digunakan sudah sesuai dengan pedoman atau kaidah bahasa yang sudah di tentukan, Atau kata baku adalah kata yang sudah benar dengan aturan maupun ejaan kaidah bahasa Indonesia dan sumber utama dari bahasa baku yakni Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Ciri-Ciri Kata Baku
  • Kata baku tidak di pengaruhi bahasa daerah
  • Kata baku idak di pengaruhi bahasa asing
  • Pada pemakaian imbuhan secara eksplisit
  • Buka adalah bahasa percakapan
  • Gunakan yang sesuai dengan konteks kalimat
  • Tidak terkontaminasi atau tidak rancu
Contoh Kata Baku
Misalnya seperti: objek, pasif, praktik, efektif, karena, foto, biosfer, bus, aktif, november,apotek, negeri, teknik, daftar, nasihat dan lain-sebagainya.
  • Contoh Kalimatnya
Pada hari senin saya melaksanakan upacara bendera.
Pengertian Kata Tidak Baku
Kata tidak baku merupakan kata yang dipakai tidak sesuai dengan pedoman atau kaidah bahasa yang sudah ditentukan. Biasanya kata tidak baku sering dipakai pada saat percakapan sehari-hari atau dalam bahasa tutur. Adapun faktor-faktor yang bisa mengakibatkan munculnya kata tidak baku, yang diantaranya yaitu sebagai berikut ini:
  • Yang memakai bahasa tidak mengetahui bentuk penulisan dari kata yang dia maksud.
  • Yang memakai bahasa tidak memperbaiki kesalahan dari penggunaan suatu kata, itulah yang mengakibatkan kata tidak baku selalu ada.
  • Yang memakai bahasa dapat terpengaruh oleh orang-orang yang terbiasa memakai kata yang tidak baku.
  • Dan yang terakhir, yang mmemakai bahasa dapat terbiasa memakai kata tidak baku.
Contoh Kata Tidak Baku
Contohnya seperti: praktek, pasip, apotik, efektip, karna, poto, biosfir, bis, obyek, nasehat, aktip, negri, tekhnik, nopember dan llain sebagainya.
  • Contoh Kalimatnya
Saya membeli obat di apotik enggal.
Contoh Kata Baku Dan Tidak Baku Beserta Artinya
      Kata Baku                       Kata Tidak Baku 
Apotek                                   Apotik
Fitnah                                    Pitnah
Silakan                                  Silahkan
Nasihat                                  Nasehat
Metode                                  Metoda
Telur                                      Telor
November                             Nopember
Anggota                                Anggauta
Lembap                                 Lembab
Cenderamata                        Cinderamata
Pelanggan                             Langganan

Manfaat Adaptasi Makhluk Hidup bagi Manusia dan Lingkungan

A.   Manfaat Tumbuhan bagi Manusia dan Lingkungan
Manfaat tumbuhan bagi manusia dan lingkungan
1. Bahan makanan Bagian tumbuhan yang dapat digunakan untuk bahan makanan adalah batang, daun, bunga, buah, dan biji.
Bahan sandang Serat kapas dapat dimanfaatkan untuk membuat kain katun.
3. Bahan bangunan Kayu dari pohon jati, pohon kelapa, dan pohon meranti dimanfaatkan untuk bahan bangunan.
4. Bahan obat Banyak tanaman dimanfaatkan untuk obat. • Jahe untuk mengobati batuk. • Daun kumis kucing untuk mengobati ginjal. • Daun jambu biji untuk obati
diare









5. Bahan baku indsutri Industri banyak memanfaatkan tanaman untuk kebutuhan manusia.
 • Getah karet digunakan dalam pembuatan ban.
 • Getah pinus dimanfaatkan sebagian orang dalam industri cat.
 • Kayu pinus digunakan dalam industri kertas.

 • Buah kelapa sawit dimanfaatkan sebagai bahan dalam industri minyak goreng. 

karet 
 
pinus
sawit

6. Bahan perwarna alami
Tanaman dapat digunakan sebagai pewarna: sawi dan pandan untuk warna hijau, wortel pewarna jingga, dan kunyit pewarna kuning.
7. Menjaga kualitas air
Tanaman bakau menjadi penyaring alami dari air laut menjadi air tawar
Manfaat hewan bagi manusia dan lingkungan
1. Penghasil bahan pangan Manusia memanfaatkan hewan untuk bahan makanan, seperti daging, telur, dan susu.








 


2. Penghasil bahan sandang Hewan memiliki manfaat terkait kebutuhan sandang, seperti kain sutra yang berasal dari serat kepompong ulat sutra. Domba dapat menghasilkan wol. Kulit hewan seperti sapi dan kerbau dimanfaatkan dalam pembuatan jaket. 









3. Penghasil bahan kerajinan Kulit sapi dan kerbau dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan wayang kulit. Selain itu, bulu angsa dimanfaatkan untuk membuat kok.
4. Penghasil pupuk organik Kotoran berbagai jenis hewan, seperti sapi dan kambing dapat digunakan sebagai bahan pembuatan pupuk organik yang baik dan tidak membahayakan bagi lingkungan.
5. Penghasil tenaga Tenaga gajah dimanfaatkan untuk mengangkut kayu.Tenaga kuda untuk menarik delman. Tenaga kerbau dimanfaatkan untuk membajak sawah.


Minggu, 25 Agustus 2019

latihan soal tema 2 subtema 2

A. JAWABLAH PERTANYAAN-PERTANYAAN BERIKUT INI DENGAN BENAR!

IPS
1. Teks proklamasi kemerdekaan Indonesia ditulis di rumah ....
2. Teks proklamasi kemerdekan Indonesia ditandatangi oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta atas
     nama ...
3. Orang yang menjahit bendera sang Saka Merah Putih yang dikibarkan saat proklmasi kemerdekaan
    adalah ....
4. Arti semboyan Bhineka Tunggal Ika adalah ....
5. Orang yang membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah ....

IPA
6. Tumbuhan yang sebagian tubuhnya ada di permukaan air dinamakan tumbuhan ....
7. Tumbuhan xerofit adalah tumbuhan yang hidupnya di daerah yang ....
8. Teratai dan enceng gondok adalah tumbuhan yang hidupnya di ....
9. Ciri khusus yang dimiliki oleh makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya
     dinamakan ....
10. Contoh tumbuhan yang memiki ciri khusu berupa batang yang berduri adalah ....

Kamis, 22 Agustus 2019

tema 2 subtema 2 pb 6

RINGKASAN MATERI PEMBELAJARAN

Hari/Tanggal  : Jumat, 23 Agustus 2019
Tema 2            : Persatuan dalam Perbedaan
Sub Tema 2    : Rukun dalam Perbedaan
Pembelajaran : 6 (enam)
Muatan PB      : Bahasa Indonesia, PPKn

Rangkuman Bahan Ajar Kelas 6 Tema 2 Subtema 2 Rukun Dalam Perbedaan

Penerapan makna proklamasi kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari !

Contoh penerapan makna proklamasi kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan Rumah.
1. Berusaha menjadi anak yang      shalih shalihah atau menjadi anak yang dekat kepada agama serta berbakti kepada ke dua orangtua.
2. Mengajarkan nilai-nilai religius akan Ketuhanan Yang Esa.
3. Tidak bersikap sewenang-wenang terhadap adik sendiri.
4. Bertingkah penuh sopan dan santun terhadap orangtua.
5. Tidak mudah bertengkar di dalam rumah.
6. Senantiasa menjaga amarah dan emosi.
7. Tidak memaksakan anggota keluarga yang lain untuk berperilaku di luar kemampuannya.
8. Menjadi kepala keluarga yang penuh tanggung jawab dan kasih sayang.
9. Menghargai seluruh hak-hak setiap komponen keluarga.
10.Menjalankan kewajiban di rumah sebaik mungkin.

Contoh penerapan makna proklamasi kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan Sekolah.
1. Mengajak teman untuk shalat berjamaah.
2. Saling menghormati teman yang berbeda agama.
3. Gemar membantu teman-temannya yang berada dalam kesusahan.
4. Mentraktir teman untuk makan di kantin.
5. Berteman dengan siapa saja.
6. Menghindari perbuatan tawuran antar sekolah.
7. Melakukan musyawarah OSIS dengan musyawarah.
8. Memilih pengurus-pengurus kelas secara arif.
9. Menjadi ketua kelas yang amanah dalam mengemban tugas.
10.Bersikap adil terhadap junior kelas.

Contoh penerapan makna proklamasi kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan Masyarakat.
1. Menjaga keharmonisan antar umat beragama.
2. Membiarkan orang lain menjalankan kepercayaan dan keyakinannya sendiri.
3. Membela orang-orang yang ditindas.
4. Menegakan HAM sesuai porsinya.
5. Tidak menciptakan kelompok-kelompok yang dapat menyebabkan disintegrasi nasional.
6. Menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan individu maupun kelompok.
7. Melakukan Pemilu dan Pilkada.
8. Tidak melakukan Black Campaign.
9. Menjadi penguasa yang pro rakyat bukan justru pro terhadap asing maupun
10.Hidup sewajarnya saja tidak berlebihan.

SBDP

Pola Lantai Vertikal (Lurus)
Tari klasik banyak memakai pola lantai vertikal. Penari membentuk garis vertikal, yaitu garis lurus dari depan ke belakang atau sebaliknya. Pola lantai ini memperlihatkan kesan sederhana, Pola Lantai
Contoh : Tari Yospan dari Papua. Tari Serimpi dari Jawa Tengah dan Tari Baris Cengkedan dari Bali.



Diagonal
Penari berbaris membentuk garis menyudut ke kanan atau ke kiri.tetapi kuat. pola Tari Gending Sriwijaya, Sumatra Selatan



Pola Lantai Garis Melengkung
Penari membentuk garis lingkaran. Tari rakyat dan tari tradisional banyak memakai pola ini. Pola lantai ini memberi kesan lemah dan lembut.
Contoh : Tari Ma’badong, Toraja, Sulawesi Selatan dan Tari Randai, Sumatra Barat.




Tari tunggal
Adalah kesenian dalam bentuk tarian yang diperagakan oleh satu orang penari. Dalam jenis tarian ini para penari biasanya berperan menggambarkan atau menyampaikan karakter seseorang atau makhluk hidup lain seperti binatang. Selain dikenal dengan tari tunggul kesenian yang memperlihatkan kebolehan seseorang dalam menggerakkan anggota badan ini juga kerap disebut dengan tarian solo yang berarti sebuah tari yang dimainkan oleh satu penari

Contoh :
Tari Pendet
Tari Persembahan
Tari Merak
Tari Mani Poreng
Tari Kancet Ledo
Tari Golek Kanya
Tari Gambyong
Tari Dewa Memanah
Tari Batek Baris
Tari Gandrung
Tari Leleng
Tari Kancet lasan
Tari Hudoq
Tari Taledhek
Tari Srimpi
Tari Golek manis
Tari Kancet Papatai
Tari Cokek
Tari Kelompok

Tari kelompok adalah sebuah kesenian tari yang diperankan/ diperagakan oleh tiga penari atau lebih. Gerakan penari yang satu dengan yang lain biasanya terlihat saling mendukung, tak heran juka dalam pertunjukan tari kelompok ini kekompakan para pemain sangat berpengaruh guna mewujudkan kesuksesan nya di atas panggung. 

No
Nama Tarian
No
Nama Tarian
1
Tari Kuda Lumping
5
Tari Pongan
2
Tari Piring
6
Tari Bleg Dig Dot
3
Tari Kipas
7
Tari Ulo Uloan
4
Tari Saman
8
Tari Jaipong

Tari Berpasangan
Jika antara pengertian kedua tari di atas memiliki perbedaan yang cukup signifikan berbeda lagi dengan tarian yang satu ini. Pengertian tari berpasangan adalah kesenian tari yang diperankan/ diperagakan oleh sepasang penari. Dengan kata lain tari berpasangan merupakan jenis tarian yang dimainkan oleh 2 orang penari. Sementara dari sisi gerakan tarian para penari biasanya bergerak untuk saling mengisi serta saling merespon antara gerakan penari yang satu dengan gerakan penari pasangannya. 
No
Nama Tarian
No
Nama Tarian
1
Tari Serimpi
5
Tari Zapin
2
Tari Katareje
6
Tari Serampang Dua Belas
3
Tari Bedhaya
7
Tari Golek Merak
4
Tari Gandrung
8
Tari Belian Senti

Rabu, 21 Agustus 2019

tema 2 subtema 2 pb 5

RINGKASAN MATERI PEMBELAJARAN

Hari/Tanggal     : Kamis, 22 Agustus 2019
Tema  2             : Persatuan dalam Perbedaan
Sub Tema  2      : Bekerja Sama Mencapai Tujuan
Pembelajaran    : 5 (Lima)
Muatan PB        : IPS dan SBDP



Rangkuman Materi IPS
Sebelum proklamasi kemerdekaan, perjuangan bangsa indonesia sering kali mengalami kegagalan. Hal itu disebabkan oleh perjuangan yang masih bersifat kedaerahan. Kondisi tersebut mengubah pemikiran para pejuang untuk bersatu meraih kemerdekaan. Setelah proklamasi kemerdekaan, semangat persatuan terus dijaga. Bangsa Indonesia kembali bersatu untuk mempertahankan kemerdekaan dari ancaman bangsa asing. Mereka bekerja sama mengusir bangsa asing yang kembalu ingin menguasai Indonesia.
Pada pembelajaran sebelumnya kamu juga sudah ditugaskan secara berkelompok untuk mencari informasi tentang berbagai peristiwa terkait upaya mempertahankan kemerdekaan di berbagai daerah seperti di bawah ini.



· Presentasikan peta pikiran yang telah kamu buat di depan kelas!

· Catat informasi penting berdasarkan presentasi yang dilaksanakan setiap kelompok!
Kamu telah melakukan kerja sama secara berkelompok untuk mencari
informasi tentang upaya-upaya yang dilakukan oleh bangsa Indonesia dalam
mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
· Apakah kerja sama yang kamu lakukan dapat terlaksana dengan baik?
· Apakah tujuan dapat tercapai melalui kerja sama tersebut?


Rangkuman Materi SBDP
Kalian sudah mengenal bebrapa pola lantai dalam tarian daerah. Pola lantau berfungsi untuk mengatur posisi penari dalam ruang gerak ketika menari. Gerakan dalam tari memiliki pola lantai yang berbeda. Setiap pola lantai juga dapat dikembangkan menjadi beberapa pola lantai lainnya.

Sebelumnya kamu telah mempelajari beberapa gerakan dalam tari Indang.
Latih kembali gerakan tersebut secara berpasangan.
· Apakah kamu sudah dapat melakukan seluruh gerakan dengan baik?
· Gerakan mana yang sudah kamu kuasai dengan baik? Jelaskan!
· Gerakan mana yang belum kamu kuasai dengan baik?
· Apa rencanamu agar gerakan tersebut lebih baik lagi?

Mempelajari lebih lanjut gerakan tari Indang berikutnya.

Amati gambar dan penjelasan untuk gerakan tari Indang selanjutnya.








tema 2 subtema 2 pb 4

Hari/Tanggal : Kamis, 22 Agustus 2019
Tema 2 : Persatuan dalam Perbedaan
Sub Tema 2 : Bekerjasama Mencapai Tujuan
Pebelajaran : 4
Muatan : Bahasa Indonesia, IPS

Perjuangan Diplomasi Mempertahankan Kemerdekaan


Selain dengan perjuangan bersenjata, bangsa Indonesia juga melakukan perjuangan diplomasi dalam mempertahankan kemerdekaan. Tujuannya selain untuk menghindari banyak korban, juga supaya kedaulatan bangsa mendapat pengakuan internasional.

1. Perjanjian Linggajati
Perjanian Linggarjati yang disahkan pada 25 Maret 1947 memiliki 17 pasal. Inti dari hasil Perjanjian Linggarjati yakni sebagai berikut:
1. Belanda secara de facto mengakui wilayah Republik Indonesia yaitu Jawa, Sumatera, dan Madura.
2. Belanda diwajibkan meninggalkan wilayah Republik Indonesia paling lambat 1 Januari 1949.
3. Pihak Indonesia dan Belanda mencapai kata sepakat untuk membentuk negara Republik Indonesia Serikta (RIS) yang terdiri dari wilayah Indonesia, Kalimantan dan Timur Besar sebelum tangga 1 Januari 1949.
4. Dalam konteks Republik Indonesia Serikta, Pemerintah Indonesia harus tergabung dalam Commonwealth atau Persemakmuran Indonesia-Belanda dengan Ratu Belanda sebagai kepalanya.

Pelanggaran Perjanjian Linggarjati
Belanda akhirnya melanggar kesepakatan yang telah disepakati bersama dalam Perjanjian Linggarjati. Gubernur Jenderal H. J. van Mook ahirnya menyatakan bahwa Belanda tidak lagi terikat dengan perjanjian tersebut pada tanggal 20 Juli 1947. Tanggal 21 Juli 1947, Belanda melancarkan Agresi Militer Belanda I yakni serangan dari Tentara Belanda ke wilayah Indonesia.

Konflik antara Indonesia dan Belanda kembali memanas. Konflik tersebut diselesaikan melalui jalur perundingan yang memunculkan sejarah Perjanjian Renville. Walaupun begitu banyak hasil Perjanjian Renville yang merugikan pihak Indonesia. Terdapat beberapa hal lainnya yang terjadi sebelum, selama, dan sesudah Perjanjian Linggarjati dilakukan. Beberapa kejadian yang berkaitan dengan peristiwa ini, yaitu:

1. Perundingan untuk menyelesaikan konflik Indonesia dan Belanda sesungguhnya telah dilakukan dari bulan Februari 1946. Namun, perundingan yang dilakukan selalu gagal tanpa kesepakatan. Akhirnya pada bulan Oktober di tahun yang sama kemudian terjadi kesepakatan yang mengawali pertemuan Linggarjati.

2. Pemilihan lokasi Linggarjati atau Linggajati sebagai tempat pertemuan diusulkan oleh Maria Ulfah Santoso. Beliau adalah Menteri Sosial di masa tersebut. Pemilihan Linggarjati didasarkan pada titik tengah antara Belanda yang menguasai Jakarta dan Indonesia yang menjadikan Yogyakarta sebagai pusat pemerintahan sementara.

3. Delegasi Belanda menginap di kapal perang miliki mereka. Delegasi Indonesia menginap di Linggasama yang letaknya berdekatan dengan desa Linggarjati. Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta singgah di kediaman Bupati Kuningan.

4. Rumah yang dijadikan tempat pertemuan adalah tempat milik Kulve van Os. Beliau adalah seorang Belanda pemilik pabrik semen dan perajin ubin yang menikahi perempuan berdarah Indonesia.

5. Perundingan berjalan tidak mulus. Terdapat beberapa poin dari kedua belah pihak yang tidak disepakati, tetapi ada juga yang dapat disepakati. Delegasi Belanda pun disela pertemuan sempat menemui Soekarno yang datang sebagai tamu untuk membicarakan beberapa poin yang menjadi perdebatan antara Belanda dengan Indonesia yang diketuai Syahrir.

6. Pro-kontra terus terjadi selepas perjanjian tersebut diberitahukan kepada publik. Penolakan utamanya datang dan disuarkan oleh oposisi pemerintahan saat itu.

7. Belanda telah menodai hasil perjanjian dan membatalkan kesepakatan secara sepihak.

Tokoh-tokoh Perjanjian Linggarjati
Terdapat tokoh-tokoh penting yang terlibat dalam Perjanjian Linggarjati. Nama tokoh-tokoh yang menandatangani Perjanjian Linggarjati adalah:
§ Pemerintah Indonesia mendelegasikan Sutan Syahrir sebagai Ketua, A.K. Gani, Susanto Tirtoprojo, dan Mohammad Roem.
§ Pemerintah Belanda mendelegasikan Wim Schermerhon sebagai Ketua, H. J. van Mook, Max van Pool, F. de Boer.
§ Pemerintah Inggris sebagai mediator atau penengah diwakili oleh Lord Killearn.
§ Saksi tamu yang hadir pada pertemuan tersebut seperti Amir Syarifudin, dr. Leimena, dr. Sudarsono, Ali Budiharjo, Presiden Soekarno, dan Mohammad Hatta.

2. Perjanjian Renville
Perjanjian Renville adalah perjanjian bersejarah antara Indonesia dan Belanda yang ditandatangani pada tanggal 17 Januari 1948. Disebut Perjanjian Renville karena perundingan dilakukan di atas geladak kapal USS Renville dari Amerika Serikat. Perundingan ini ditengahi oleh Komisi Tiga Negara (KTN) yang terdiri dari Belgia, Australia dan Amerika Serikat. Faktanya banyak hasil dan isi Perjanjian Renville yang merugikan pihak Indonesia.

Isi Perjanjian Renville
Ada beberapa poin hasil perjanjian Renville antara pemerintah Indonesia dan Belanda. Berikut merupakan 8 poin hasil dan isi perundingan Renville.

1. Wilayah Republik Indonesia yang diakui oleh Belanda antara lain hanya Jawa Tengah, Yogyakarta dan Sumatera.
2. Disetujuinya batas wilayah antara Republik Indonesia dan daerah pendudukan Belanda
3. Republik Indonesia akan menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat (RIS)
4. Belanda akan tetap berdaulat hingga terbentuknya Republik Indonesia Serikat
5. Republik Indonesia Serikat memiliki kedudukan yang sejajar dengan Uni Indonesia-Belanda
6. Belanda dapat menyerahkan kekuasaanya ke pemerintah federal sementara, sebelum Republik           Indonesia Serikat terbentuk 
7. Akan diadakan pemilihan umum dalam kurun 6 bulan sampai 1 tahun ke depan dalam pembentukan konstituante Republik Indonesia Serikat
8. Pasukan tentara Indonesia yang berada di daerah pendudukan Belanda harus berpindah ke daerah Republik Indonesia.

Waktu pelaksanaan perjanjian ini dilakukan sejak tanggal 8 Desember 1947. Adapun penandatanganan perjanjian Renville dilakukan tanggal 17 Desember 1948.

Tokoh Perundingan Renville
Berikut merupakan tokoh-tokoh yang terlibat dalam perjanjian Renville, baik dari pihak Indonesia, pihak Belanda maupun dari pihak PBB sebagai mediator perundingan.

Delegasi Republik Indonesia
· Ketua : Amir Syarifudin Harahap
· Anggota lain : Ali Sastroamijoyo, Haji Agus Salim, Dr. Coa Tik Len, Dr. Johannes Leimena, Nasrun
Delegasi Belanda
· Ketua : R. Abdul Kadir Wijoyoatmojo
· Anggota lain : Dr. P. J. Koest, Mr. Dr. Chr. Soumokil, Mr. van Vredenburg
  Penengah/Mediator dari PBB
· Ketua : Frank Porter Graham
· Anggota : Richard Kirby, Paul van Zeeland

3. Perjanjian Roem-Royen
Perjanjian Roem Royen adalah adalah sebuah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang dimulai pada tanggal 14 April 1949 dan akhirnya ditandatangani pada tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta. Namanya diambil dari kedua pemimpin delegasi, Mohammad Roem dan Herman van Roijen. Kali ini akan disampaikan fakta dan info mengenai latar belakang perjanjian Roem Royen serta sejarah, isi, dampak serta hasil perundingan Roem Royen selengkapnya. 

Latar Belakang Perjanjian Roem Royen

Perundingan Roem Royen awalnya dilatarbelakangi oleh terjadinya serangan dari Belanda kepada Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan. Belanda melakukan serangan ke Yogyakarta serta serangan Agresi Militer Belanda II. Hal ini ditambah dengan adanya penahanan pemimpin Indonesia mulai mengundang kecaman dari dunia internasional terutama dari Amerika Serikat dan Dewa PBB.

Tekanan dari luar negeri yang kemudian membuat perlunya dilakukan perundingan Indonesia dan Belanda. Oleh karena itu kemudian dilakukan perundingan Roem Royen yang menjadi jalan menuju Konferensi Meja Bundar (KMB) yang akan diadakan di Den Haag, Belanda. Tanggal perjanjian Roem Royen diadakan mulai dari 14 April sampai 7 Mei 1948 dan bertempat di Jakarta.



Jalannya Perundingan Roem Royen
Perjanjian Roem Royen dimulai tanggal 14 April 1948. Dalam perjanjian Roem Royen, pihak Indonesia diwakili oleh Mohammad Roem beberapa anggota seperti Ali Sastro Amijoyo, Dr. Leimena, Ir. Juanda, Prof. Supomo, dan Latuharhary. Sedangkan pihak Belanda diwakili oleh Dr. J. Herman van Royen dengan anggotanya seperti Blom, Jacob, dr. Van, dr. Gede, Dr. P. J. Koets, Van Hoogstratendan dan Dr. Gieben.

Sementara pihak penengah adalah UNCI (United Nations Comission for Indonesia) yang diketuai oleh Merle Cochran dari Amerika Serikat. Kemudian perundingan Indonesia diperkuat dengan hadirnya Drs. Moh Hatta dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Perundingan baru selesai pada tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta. Perjanjian ini mulai ditandatangani dan nama perjanjian ini kemudian diputuskan untuk diambil dari nama kedua pemimpin delegasi, yaitu Mohammad Roem dari pihak Indonesia dan Herman van Royen dari pihak Belanda.
Hasil Perjanjian Roem Royen

Hasil perundingan Roem Royen ini antara lain adalah :
1. Angkatan bersenjata Republik Indonesia harus menghentikan semua aktivitas gerilya
2. Pemerintah Republik Indonesia akan menghadiri Konferensi Meja Bundar (KMB)
3. Kembalinya pemerintahan Republik Indonesia ke kota Yogyakarta
4. Angkatan bersenjata Belanda akan menghentikan semua operasi militer dan membebaskan semua tahanan perang dan politik
5. Belanda menyetujui Republik Indonesia sebagian dari Negara Indonesia Serikat
6. Kedaulatan akan diserahkan kepada Indonesia secara utuh dan tanpa syarat
7. Belanda dan Indonesia akan mendirikan sebuah persekutuan dengan dasar sukarela dan persamaan hak
8. Belanda memberikan semua hak, kekuasaan dan kewajiban kepada Indonesia 

Dampak Perjanjian Roem Royen

Terdapat banyak dampak perjanjian Roem Royen pada keadaan di Indonesia. Isi perjanjian Roem Royen termasuk pembebasan tahanan politik sehingga Soekarno dan Hatta kembali ke Yogyakarta setelah diasingkan. Yogyakarta juga menjadi ibukota sementara dari Indonesia. Terjadi juga penyerahan mandat dari Sjafruddin Prawiranegara sebagai presiden PDRI (Pemerintahan Darurat Republik Indonesia) kembali kepada Ir. Soekarno.

Yang paling mencolok adalah adanya gencatan senjata antara Belanda dan Indonesia. Perundingan Roem Royen pun berujung dengan dilaksanakannya Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, Belanda yang menyelesaikan permasalahan antara Indonesia dan Belanda.

4. Konferensi Meja Bundar (KMB)
Konferensi Meja Bundar (KMB) merupakan sebuah pertemuan dan perjanjian yang dilaksanakan antara pihak Indonesia dan Belanda. KMB diadakan mulai tanggal 23 Agustus 1949 sampai 2 November 1949 di Den Haag, Belanda. Tujuan Konferensi Meja Bundar ini adalah untuk mengakhiri perselisihan antara Indonesia dan Belanda dengan jalan diplomasi.

Waktu dan Tempat Konferensi Meja Bundar

Konferensi Meja Bundar diselenggarakan di kota Den Haag, Belanda. Waktu pelaksanaannya diadakan mulai tanggal 23 Agustus 1949 sampai 2 November 1949.



Tujuan Konferensi Meja Bundar

Ada beberapa tujuan diadakannya Konferensi Meja Bundar ini antara lain adalah :
Mengakhiri perselisihan antara Indonesia dan Belanda dengan cara melaksanakan perjanjian-perjanjian yang sudah dibuat antara Republik Indonesia dengan Belanda, khususnya mengenai pembentukan Negara Indonesia Serikat (RIS).
Dengan tercapainya kesepakatan Meja Bundar, maka Indonesia telah diakui sebagai negara yang berdaulat penuh oleh Belanda, walaupun tanpa Irian Barat.

Tokoh Konferensi Meja Bundar
Ada tiga pihak yang terlibat dalam konferensi Meja Bundar, yakni pihak Indonesia, pihak Belanda yang diwakili BFO dan pihak UNCI (United Nations Comissioner for Indonesia) selaku penengah.
1. Pihak Indonesia
Pihak Indonesia diketuai oleh Drs. Mohammad Hatta dan terdiri dari 12 delegasi secara keseluruhan.
Drs. Mohammad Hatta
Nir. Moh. Roem
Prof Dr. Mr. Supomo
Dr. J. Leitnena
Mr. Ali Sastroamicijojo
Ir. Djuanda
Dr. Sukiman
Mr. Suyono Hadinoto
Dr. Sumitro Djojohadikusumo
Mr. Abdul Karim Pringgodigdo
Kolonel T.B. Simatupang
Mr. Muwardi

2. Pihak Belanda
Dalam KMB, pihak Belanda diwakili oleh BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg) yang mewakili berbagai negara yang diciptakan Belanda di kepulauan Indonesia.
Perwakilan BFO ini dipimpin oleh Sultan Hamid II dari Pontianak. Perwakilan Belanda dipimpin oleh Mr. van Maarseveen dan UNCI diwakili Chritchley.

3. Pihak UNCI
Pihak UNCI atau United Nations Comissioner for Indonesia bertindak sebagai penengah jalannya konferensi antara Indonesia dan Belanda. Pembentukan UNCI dilakukan sebagai penengah dan mediator perdamaian perselisihan Indonesia dan Belanda.
Hasil dan Isi Konferensi Meja Bundar

Ada beberapa poin kesepakatan Konferensi Meja Bundar. Berikut merupakan isi dan hasil Konferensi Meja Bundar selengkapnya.

1. Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia Serikat (RIS) sebagai sebuah negara yang merdeka.
2. Pengakuan kedaulatan dilakukan selambat-lambatnya tanggal 30 Desember 1949.
3. Status Provinsi Irian Barat diselesaikan paling lama dalam waktu setahun setelah pengakuan kedaulatan.
4. Dibentuknya Uni Indonesia-Belanda untuk mengadakan kerjasama antara RIS dan Belanda yang dikepalai Raja Belanda.
5. Republik Indonesia Serikat akan mengembalikan hak milik Belanda dan memberikan hak-hak konsesi serta izin baru untuk perusahaan-perusahaan Belanda.
6. Republik indonesia Serikat harus membayar semua utang Belanda sejak tahun 1942.
7. Kapal-kapal perang Belanda akan ditarik dari Indonesia dengan catatan beberapa korvet akan diserahkan kepada RIS.
8. Tentara Kerajaan Belanda akan ditarik mundur, sedangkan Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) akan dibubarkan dengan catatan bahwa anggotanya yang diperlukan akan dimasukkan dalam kesatuan TNI.

Tugas

1. Buatlah sebuah kliping tentang perjuangan diplomasi bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan!
2. Isi kliping tentang
Perundingan Linggarjati
Perundingan Roem-Royen
Perundingan Renville
Konferensi Meja Bundar

Selasa, 20 Agustus 2019

tema 2 subtema 2 pb 3

RINGKASAN MATERI PEMBELAJARAN

Hari/Tanggal  : Rabu, 21 Agustus 2019
Tema 2           : Persatuan Dalam Perbedaan
Subtema 2      : Bekerja sama mencapai tujuan
Pembelajaran : 3 (Tiga)
Muatan PB     : B.Indonesia dan IPA

Bahasa Indonesia

Melengkapi Peta Pikiran Menggunakan Kalimat Efektif
Informasi penting yang terdapat dalam suatu teks dapat disajikan dalam bentuk peta pikiran. Peta pikiran dapat membuatmu lebih mudah mengingat informasi penting tersebut. Akan tetapi, saat membuat p[eta pikiran akan lebih baik jika kamu menggunakan kalimat efektif. Hal tersebutn dapat meningkatkan kemampuanmu menulis sesuai dengan kaidah bahasa yang baik dan benar.

Bacalah teks berikut dengan seksama!


Tugas Latihan!
Setelah membaca teks diatas, lengkapi peta pikiran berikut ini dengan menggunkan kalimat efektif!



Muatan IPA


Cara Hewan Beradaptasi Terhadap Kondisi Lingkungan Tertentu

Beberapa jenis hewan memiliki ciri khusus untuk beradaptasi terhadap kondisi lingkungan. Misalnya, adaptasi hewan di gurun, kutub, laut, dan pertahanan diri dari pemangsa.

A. Cara hewan beradaptasi pada kondisi lingkungan tertetu
1. Unta adalah hewan yang habitatnya di gurun pasir yang gersang dan panas. Maka dari itu bagian- bagian tubuh unta sangat membantunya melindungi diri dan bertahan hidup di habitatnya. Yaitu punuk unta yang digunakan sebagai tempat menyimpan cadangan makanan dan juga lemak. Kaki unta panjang agar unta tidak terperosok di pasir. Dan di kaki unta ada bantalan yang melindungi kaki unta dari panas yang menyengat.

2. Beruang kutub. Beruang kutub tinggal di daerah es atau kutub. Beruang mempunyai kaki yang besar dan lebar untuk berjalan di salju. Dan beruang mempunyai bulu tebal dan hangat untuk melindungi diri dari dinginnya suhu es.

3. Kelelawar
Kelelawar memiliki kemamp[uan ekolokasi, yaitu kemampuan untuk mendeteksi mangsa, pemangsa, dan benda disekitarnya menggunkan pantulan bunyi.

4. Burung hantu
Burung hantu memiliki penglihatan dan pendengaran yang tajam dan peka untuk mencari mangsa dimalam hari

5. Lumba-lumba dan paus
Kedua mamalia ini hidup dilaut. Alat pernapasannya berupa paru-paru. Oleh karena itu, kedua hewan ini sering muncul kepermukaan laut untuk menghirup oksigen. Sama seperti kelelawar, kudua hewan ini juga memiliki kemampuan ekolokasi.

B. Cara hewan beradaptasi melindungi diri dari pemangsa

1. Cicak
Cicak bisa memutuskan ekornya ketika ia dikejar oleh musuh. Dengan putusnya ekor cicak, biasanya hewan lain akan berhenti untuk mengejarnya. Cara Cicak memutuskan ekornya disebut dalam ilmu ilmiah sebagai autotomi. Contoh hewan lain yang menggunakan sistem perlindungan diri dengan cara autotomi adalah kadal, gecko, skink dan beberapa jenis tipe salamander.

2. Bunglon
Bunglon merupakan hewan yang bisa mengklamufase dirinya menjadi warna apapun yang ia injak. Seperti misalnya saat dia diserang musuh di atas pohon, ia akan merubah warna kulitnya menjadi warna batang atau warna dahan dari pohon yang ia tempati. Kemampuan bunglon dalam berkamuflase dalam bahasa ilmiahnya disebut dengan mimikri. Selain bunglon, hewan hewan ini juga memiliki sistem kamuflase yang sama yaitu katak pohon dan gurita.

3. Walang Sangit
Walang sangit adalah hewan yang menyerupai bentuk belalang, biasanya hewan ini hidup di daerah perkebunan atau daerah sawah. Hewan ini mempunyai alat perlindungan diri yang cukup unik, yaitu dengan mengeluarkan bau dari tubuhnya. Apabila walang sangit sedang diburu musuhnya, ia akan mengeluarkan bau yang membuat musuhnya tersebut kabur karena tidak tahan akan baunya.

4. Landak (Duri Tajam pada Tubuh)
Jika trenggiling mempunyai sisik yang keras, landak mempunyai duri duri yang tajam di bagian punggungnya. Saat ada musuh yang ingin memangsa landak, landak akan berusaha membelakangi musuhnya sehingga ia akan aman dari kejaran musuhnya. Karena tubuh musuhnya tersebut akan tertusuk duri. Landak tidak memiliki racun didalam durinya, namun ketajaman dari duri durinya tersebut sudah mampu membuat musuh musuhnya terluka.

5. Kalajengking (Racun Pada Ekornya)
Kalajengking memiliki sistem perlindungan diri yang mirip dengan ular, bedanya kalajengking memiliki racun yang terletak pada bagian ekornya. Racun tersebut pun bisa dengan cepat melumpuhkan musuh asalkan musuhnya tersebut tersengat oleh ekornya. Tidak hanya kalajengking, Kelabang dan lebah juga memiliki sistem perlindungan diri yang sama yaitu memiliki racun di daerah ekor

6. Trenggiling (Menggulung Tubuhnya)
Sistem perlindungan diri yang dimiliki trenggiling adalah dengan menekukkan tubuhnya. Hal tersebut dilakukan trenggiling karena hewan ini memiliki kulit berupa sisik yang sangat keras. Walaupun memiliki bagian perut yang lunak, trenggiling akan aman dari serangan musuh apabila ia sudah menekukkan tubuhnya. Selain trenggiling, luing pun melakukan hal yang sama ketika ia sedang diburu oleh musuhnya

7. Cumi-cumi
Cara Hewan Melindungi Diri selanjutnya terjadi pada cumi-cumi. Cumi cumi mempunyai sistem perlindungan diri menggunakan tinta yang ia keluarkan dari tubuhnya. Tinta tersebut akan disemburkan ke musuh yang sedang ingin memangsanya. Dengan tinta tersebut, musuh cumi cumi akan kabur karena tidak bisa melihat tubuh cumi cumi dengan jelas. Cumi cumi sendiri merupakan makhluk hidup yang tinggal di laut. Tinta dari hewan cumi cumi sering dikumpulkan manusia untuk dibuat menjadi bahan membuat tinta pulpen yang kita gunakan sehari hari









Senin, 19 Agustus 2019

tema 2 subtema 2 pb 2

RINGKASAN MATERI KELAS 6
Hari/Tanggal   : Selasa, 20 Agustus 2019
Tema 2            : Persatuan dalam Perbedaan
Sub Tema 2    : Bekerjasama Mencapai Tujuan
Pembelajaran    : 2
Muatan           : PPKn dan SBdP
Materi PPKn
Kemerdekaan yang diraih oleh bangsa Indonesia tidak lepas dari makna yang
terkandung dalam sila ketiga, yaitu Persatuan Indonesia.
Mengapa persatuan dan kesatuan penting? Apa yang akan terjadi jika Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak bersatu?
Ayo, kita pelajari!






Ayo, kita perhatikan hal-hal yang dapat dipelajari dari uni dan teman-temannya!
Manfaat Bekerjasama

Kerjasama berarti suatu usaha mencapai tujuan yang dilakukan secara bersama-sama. Melakukan sesuatu secara bekerjasama membawa banyak manfaat antara lain:
       1. Pekerjaan menjadi lebih cepat selesai
       2. Pekerjaan terasa lebih ringan
       3. Memeprkuat semangat persatuan
      Contoh Kerjasama yang dapat dilakukan dengan teman
      1. Membersihkan ruang kelas
      2. mengerjakan tugas kelompok
      3. Mengadakan peringatan ulang tahun sekolah
      4. Melakukan permainan tradisional secara bersama-sama
      5. Mengumpulkan dana untuk korban bencana
Tugas!
Mengerjakan Latihan di Buku BUPENA halaman 107
Materi SBdP
Tahukah kamu bahwa kerja sama dan persatuan juga penting ketika kamu
menampilkan tari secara berkelompok?
Apakah kamu masih ingat tentang pola lantai ketika menari? Jelaskan!
Pola lantai pada tarian daerah
Gerakan dalam tarian daerah harus diperagkan secara selaras. Penari biasanya berpindah-pindah tempat mengikuti sebuah formasi yang disebut pola lantai.
 Macam-macam pola lantai antara lain, vertikal, horizontal, diagonal dan melingkar.
Sekarang kita akan mengidentifikasi pola lantai suatu daerah yaitu Tari indang yang merupakan kebudayaan asli masyarakat suku minangkabau di Sumatra Barat. Tari indang disebut juga tari badinding
Memperagakan Gerakan dan Pola Lantai Tari Indang