Minggu, 01 November 2026

Materi Ajar Senirupa, Senin 2 November 2026

 Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar

IDENTITAS
πŸ‘©‍🏫
Nama Guru
Yuyun Estika, S.Pd.
🎨
Mata Pelajaran
Seni Rupa
πŸ“…
Hari / Tanggal
Senin, 2 November 2026
🏫
Fase / Kelas
Fase C / Kelas 5
πŸ’‘
Materi
Makrame: Pengertian dan Simpul Dasar
⭐
Pertemuan Ke
17
🧠 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian semua sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat hari ini? Jangan lupa, ya, karena shalat adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT.

Coba perhatikan jari-jari tanganmu. Dengan tangan, kita bisa menulis, menggambar, dan membuat karya indah. Allah Maha Pencipta, Dzat yang menciptakan kita lengkap dengan anggota tubuh yang sempurna. Allah Maha Indah, Dzat yang menyukai keindahan dan mengajarkan kita untuk menghargai karya yang indah.

Nah, hari ini kita akan berkarya dengan tali melalui makrame, yaitu seni menyimpul tali menjadi hiasan yang cantik. Yuk, kita gunakan tangan kita untuk berkarya sebagai wujud syukur! Kita simak bersama-sama penjelasannya! 🧢🎨

🧢 Makrame: Pengertian dan Simpul Dasar

Seni Rupa · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

πŸ“š Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C, Mata Pelajaran Seni Rupa)

Pada akhir Fase C, murid mampu mengamati dan mengenali ciri berbagai karya seni rupa, bereksplorasi dengan alat, bahan, dan teknik sederhana, serta menciptakan karya yang bermakna. Murid juga dapat menyampaikan pengalaman dan pemahamannya tentang karya yang dibuat, termasuk karya kriya dari tali seperti makrame.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat:

  1. Menjelaskan pengertian makrame dengan bahasa sendiri, setelah melalui proses pengamatan secara aktif.
  2. Mengenal jenis simpul dasar makrame melalui praktik sederhana.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review Ritme di awal pembelajaran dengan tenang dan fokus.

JoyfulMenonton video pembelajaran makrame dan mengamati contoh karyanya dengan penuh rasa ingin tahu.

MeaningfulMenjelaskan pengertian makrame dengan kata-kata sendiri dan menyebutkan alat serta bahannya.

MindfulMengamati dan mengidentifikasi jenis simpul dasar makrame dengan teliti.

JoyfulMempraktikkan simpul dasar dengan tali bersama teman sambil berbagi tips.

MeaningfulMempresentasikan pemahaman tentang makrame beserta simpul yang dipraktikkan, lalu mengerjakan asesmen formatif.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas materi ritme sebagai bekal mengenali pola berulang pada karya seni.
  2. Murid dapat mengamati contoh karya makrame dan mengidentifikasi ciri-cirinya.
  3. Murid dapat menjelaskan pengertian makrame dengan bahasa sendiri serta menyebutkan alat dan bahannya.
  4. Murid dapat mengidentifikasi jenis simpul dasar dalam makrame.
  5. Murid dapat mempraktikkan salah satu simpul dasar makrame secara sederhana.
  6. Murid dapat mempresentasikan pemahaman tentang makrame beserta contoh simpul yang dipraktikkan.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Project Based Learning (PjBL) sederhana – murid belajar melalui kegiatan mengamati, mencoba, dan menghasilkan karya simpul nyata, lalu mempresentasikannya.
Metode: pengamatan, tanya jawab, demonstrasi, praktik langsung, diskusi berpasangan, dan presentasi.

πŸ”„ Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan dulu soal berikut untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu Ritme.

  1. Apa yang dimaksud dengan ritme dalam seni rupa?
  2. Sebutkan dua unsur seni rupa yang dapat diulang untuk membuat ritme!
  3. Perhatikan pola: lingkaran, segitiga, lingkaran, segitiga, lingkaran, …. Bentuk berikutnya adalah …
  4. Sebutkan satu contoh benda di sekitarmu yang memiliki ritme!
  5. Jika kamu menggambar garis zig-zag yang sama berulang di tepi kertas, kamu sedang membuat …
πŸ”‘ Lihat Kunci Jawaban
  1. Ritme adalah pengulangan unsur seni rupa secara teratur.
  2. Contoh: garis, bentuk, atau warna (jawaban lain yang sesuai boleh diterima).
  3. Segitiga.
  4. Contoh: kain batik, ubin lantai, pagar, atau jendela berjajar (jawaban lain yang sesuai boleh diterima).
  5. Ritme (pola yang berulang).
🎬 Inti Pembelajaran

Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!

πŸŽ₯ Video Pembelajaran

πŸ”— Buka video di YouTube

Setelah menonton video, mari pelajari enam kegiatan penting tentang makrame.

1️⃣ Mengamati Contoh Karya Makrame dan Ciri-cirinya

Amati karya makrame seperti hiasan dinding, gantungan pot tanaman, atau tas tali. Perhatikan gambar berikut.

simpul yang diulang teratur = ritme

Ciri-ciri karya makrame:
• dibuat dari tali, tanpa dijahit
• tali dirangkai dengan simpul-simpul
• sering ada rumbai (ujung tali yang menjuntai)
• simpulnya berulang sehingga membentuk pola yang berirama

2️⃣ Pengertian Makrame dengan Kata-kata Sendiri

Makrame adalah seni kerajinan membuat karya dari tali dengan cara disimpul atau diikat, tanpa dijahit atau dirajut. Dengan simpul yang berbeda dan dirangkai berulang, tali biasa bisa menjadi karya yang indah dan berguna.

Contoh penjelasan dengan bahasa sendiri: "Makrame adalah membuat hiasan dari tali yang diikat-ikat sampai membentuk pola yang cantik." Coba tulis versimu sendiri di buku!

3️⃣ Alat dan Bahan Membuat Makrame

Siapkan alat dan bahan berikut sebelum berkarya:

🧡
Tali katun / kur
🌿
Kayu / ranting
✂️
Gunting
πŸ“
Penggaris
πŸ“Ώ
Manik-manik (hiasan)

Bahan: tali katun, tali kur, atau tali rafia; kayu atau ranting; manik-manik sebagai hiasan (boleh ada, boleh tidak).
Alat: gunting untuk memotong tali dan penggaris untuk mengukur panjang tali.

4️⃣ Jenis Simpul Dasar Makrame

Ada tiga simpul dasar yang sering dipakai dalam makrame:

a) Simpul kepala: simpul untuk memasang tali pada kayu di bagian atas karya.
b) Simpul pipih: simpul datar yang dibuat dari 4 tali. Ini simpul yang paling sering dipakai.
c) Simpul spiral: simpul pipih yang hanya diulang ke satu arah sehingga tali memutar seperti ulir.

5️⃣ Praktik Simpul Pipih Sederhana

Pasang dua tali pada kayu dengan simpul kepala sehingga ada 4 ujung tali, beri nomor 1, 2, 3, 4 dari kiri ke kanan. Tali 1 dan 4 adalah tali kerja, tali 2 dan 3 adalah tali tengah.

12341234SebelumSesudah: 1 simpul pipihungu = tali kerja (1 dan 4) · kuning = tali tengah (2 dan 3)

Langkah-langkah:
1. Letakkan tali 1 menyilang di atas tali 2 dan 3, sehingga bentuknya seperti angka 4.
2. Letakkan tali 4 di atas tali 1, lewatkan di bawah tali 3 dan 2, lalu keluarkan ke atas lewat lingkaran di sisi kiri.
3. Tarik tali 1 dan 4 ke kanan dan kiri sampai kencang.
4. Lakukan kebalikannya: tali 4 menyilang di atas tali 3 dan 2, tali 1 di atas tali 4, lewat bawah tali 2 dan 3, lalu keluar lewat lingkaran sisi kanan.
5. Tarik kencang. Selesai satu simpul pipih. Ulangi agar terbentuk ritme!

6️⃣ Mempresentasikan Pemahaman tentang Makrame

Saat presentasi, sampaikan secara urut: (1) pengertian makrame dengan kata-katamu sendiri, (2) alat dan bahan yang digunakan, (3) simpul yang kamu praktikkan beserta langkahnya, (4) perasaan dan kesulitan yang kamu alami.

Contoh: "Makrame adalah hiasan dari tali yang disimpul. Aku memakai tali katun, kayu, dan gunting. Aku mencoba simpul pipih dengan 4 tali. Awalnya sulit menarik tali, tetapi setelah dicoba berkali-kali jadi rapi."

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Yuk, uji pemahamanmu! Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda

  1. Makrame adalah seni membuat karya dari tali dengan cara …
    A. dilukis   B. dicetak   C. disimpul   D. digunting
  2. Bahan utama yang digunakan untuk membuat makrame adalah …
    A. kertas   B. tali   C. cat   D. tanah liat
  3. Simpul yang digunakan untuk memasang tali pada kayu adalah simpul …
    A. pipih   B. spiral   C. mati   D. kepala
  4. Pada simpul pipih yang dibuat dari 4 tali, yang disebut tali tengah adalah tali nomor …
    A. 2 dan 3   B. 1 dan 4   C. 1 dan 2   D. 3 dan 4
  5. Dina membuat beberapa simpul pipih berjajar dengan jarak sama pada hiasan dinding sehingga tampak teratur. Pengulangan teratur tersebut menunjukkan unsur …
    A. ritme   B. kontras   C. gradasi   D. proporsi

B. Isian Singkat

  1. Kerajinan dari tali yang dibuat dengan cara disimpul tanpa dijahit disebut …
  2. Simpul yang dipakai pertama kali untuk memasang tali pada kayu disebut simpul …
  3. Pada simpul pipih, tali nomor 1 dan 4 disebut tali …, sedangkan tali nomor 2 dan 3 disebut tali …

C. Esai

  1. Jelaskan pengertian makrame dengan kata-katamu sendiri, lalu sebutkan 3 alat atau bahan yang diperlukan!
  2. Ceritakan langkah membuat satu simpul pipih sederhana, mulai dari memasang tali pada kayu sampai simpul ditarik kencang. Jelaskan juga mengapa simpul yang diulang membuat hiasan makrame tampak berirama!
πŸ”‘ Lihat Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

1. C   2. B   3. D   4. A   5. A

Isian Singkat

  1. makrame
  2. kepala
  3. kerja; tengah

Esai

  1. Makrame adalah seni kerajinan dari tali yang dibuat dengan cara disimpul tanpa dijahit. Contoh alat dan bahan: tali katun, kayu/ranting, gunting (boleh juga penggaris atau manik-manik).
  2. Contoh jawaban: pasang dua tali pada kayu dengan simpul kepala sehingga ada 4 tali. Tali 1 disilangkan di atas tali 2 dan 3, tali 4 dilewatkan di atas tali 1, di bawah tali 3 dan 2, lalu keluar lewat lingkaran kiri dan ditarik kencang. Lakukan kebalikannya di sisi kanan, lalu tarik kencang. Simpul yang diulang dengan jarak dan bentuk sama membentuk pola berulang yang teratur, itulah yang membuat karya tampak berirama (ritme).
🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa makrame adalah seni kerajinan dari tali yang dibuat dengan cara disimpul, tanpa dijahit. Alat dan bahannya sederhana, yaitu tali, kayu, dan gunting. Tiga simpul dasarnya adalah simpul kepala, simpul pipih, dan simpul spiral. Jika simpul diulang secara teratur, karya akan tampak berirama dan indah. Dengan berlatih sabar dan teliti, tali sederhana dapat menjadi karya yang bermanfaat.

😊 Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar dan berkarya makrame hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

😍
Sangat Senang
πŸ™‚
Senang
😐
Biasa Saja
πŸ˜•
Bingung
😒
Sedih
πŸ“ Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Tali menjadi kusut atau terlalu pendek sehingga simpul sulit diselesaikan.
  • Murid tertukar urutan tali saat membuat simpul pipih.
  • Simpul masih longgar atau tidak rapi karena tarikan tali belum merata.
  • Waktu praktik terbatas sehingga tidak semua murid sempat presentasi.

Tindak Lanjut

  • Menyiapkan tali dengan panjang cukup (sekitar 1 meter) dan mengikat ujung tali dengan selotip agar tidak kusut.
  • Memberi nomor tali dengan penanda warna dan mendemonstrasikan langkah secara pelan di depan kelas.
  • Melatih tarikan tali secara bersama-sama dan memberi kesempatan mengulang simpul hingga rapi.
  • Mengatur presentasi bergantian dalam kelompok kecil dengan batas waktu yang jelas.
🌟🧢🀲

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Seperti simpul makrame yang dibuat sabar dan berulang hingga menjadi karya indah, belajar pun dilakukan sedikit demi sedikit dengan tekun. Kalian pasti bisa! πŸ’ͺ✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Materi Ajar Bahasa Indonesia, Senin 2 November 2026

 Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS
πŸ‘©‍🏫
Nama GuruYuyun Estika, S.Pd.
πŸ“–
Mata PelajaranBahasa Indonesia
πŸ“…
Hari / TanggalSenin, 2 November 2026
🏫
Fase / KelasFase C / Kelas 5
✉️
MateriAwalan me-, Akhiran -kan dan -lah, serta Ide Pokok Paragraf
⭐
Pertemuan Ke27
🧠 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah kalian shalat hari ini? Shalat adalah wujud syukur kita kepada Allah SWT.

Kemarin kita belajar menulis surat untuk sahabat. ✉️ Tahukah kalian, ternyata kata-kata yang kita tulis bisa menjadi ibadah kalau isinya baik! Hari ini kita belajar menyusun kata dan kalimat dengan lebih tepat. Yuk, kita mulai dari tiga kebesaran Allah.

Pertama, Allah Al-Khaliq (Maha Pencipta). Allah berfirman: “Dia menciptakan manusia, mengajarnya pandai menjelaskan.” (QS. Ar-Rahman: 3-4). Kemampuan berbahasa adalah ciptaan Allah. Perhatikan kata menciptakan: ia terbentuk dari me- + cipta + -kan. Itulah awalan dan akhiran yang kita pelajari hari ini!

Kedua, Allah Al-Malik (Maha Memelihara). Allah berfirman: “Katakanlah, Ya Allah, Pemilik kerajaan...” (QS. Ali Imran: 26). Allah memelihara seluruh alam. Kata memelihara juga berawalan me-. Kita pun harus memelihara ucapan dan tulisan agar sopan, benar, dan bermanfaat. Salah satunya dengan memakai -lah dan -kan secara tepat.

Ketiga, Allah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki). Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi Rezeki...” (QS. Adz-Dzariyat: 58). Ilmu juga rezeki dari Allah. Dengan memahami ide pokok paragraf, kita mudah menyerap ilmu dari bacaan. Cara bersyukurnya: belajar dengan sungguh-sungguh. πŸ’œ

Hari ini kita belajar awalan me-, akhiran -kan dan -lah, serta ide pokok paragraf. Yuk, simak bersama! πŸš€

✏️ Awalan me-, Akhiran -kan/-lah, dan Ide Pokok

Bahasa Indonesia · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

πŸ“š Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C)

Pada akhir Fase C, murid mampu membaca dan memahami teks, menemukan ide pokok dan informasi penting, serta menulis berbagai teks (termasuk surat) dengan memperhatikan struktur, kaidah kebahasaan seperti imbuhan, dan ejaan yang tepat untuk menyampaikan gagasan kepada pembaca.

Tujuan Pembelajaran

  1. Murid dapat menelaah awalan me-.
  2. Murid dapat menelaah akhiran -lah dan -kan.
  3. Murid dapat menentukan ide pokok suatu paragraf.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review surat untuk sahabat dengan tenang dan jujur setelah menarik napas dalam.

JoyfulMenonton video pembelajaran awalan me-, akhiran -kan dan -lah, serta ide pokok paragraf.

MeaningfulMenelaah awalan me- pada kata kerja dalam kalimat dan teks yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

MindfulMenelaah ketepatan penggunaan -kan dan -lah dengan teliti, satu kalimat demi satu kalimat.

JoyfulBermain tebak "Kalimat Utama": mencari kalimat paling penting dalam paragraf bersama teman.

MeaningfulMenuliskan ide pokok dan kalimat sendiri, lalu mengerjakan asesmen formatif sebagai refleksi diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengidentifikasi, menjelaskan perubahan bentuk, dan menggunakan kata berawalan me- secara tepat dalam kalimat.
  2. Murid dapat mengidentifikasi, menjelaskan fungsi, dan menggunakan akhiran -kan dan -lah secara tepat dalam kalimat.
  3. Murid dapat mengidentifikasi, membedakan, dan menuliskan ide pokok paragraf dengan kalimatnya sendiri.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning, yaitu murid menemukan sendiri kaidah bahasa dari contoh kata, kalimat, dan paragraf.
Metode: pemutaran video, tanya jawab, diskusi kelompok, permainan, dan penugasan mandiri.

πŸ”„ Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum materi baru, ayo kerjakan soal pertemuan sebelumnya: Menulis Surat untuk Sahabat. Jawablah dengan singkat!

  1. Surat yang ditulis untuk sahabat atau keluarga termasuk jenis surat apa?
  2. Sebutkan tiga bagian surat pribadi!
  3. Tulislah salam pembuka untuk sahabatmu yang bernama Dina!
  4. Bagaimana bahasa yang sebaiknya dipakai dalam surat untuk sahabat?
  5. Bagian surat yang berisi nama penulis terletak di mana?
πŸ”‘ Lihat Kunci Jawaban
🎬 Inti Pembelajaran
① Awalan me-

Sebagai pembuka materi, ayo tonton video berikut!

πŸ”— Buka video di YouTube

1️⃣ Mengidentifikasi Kata Berawalan me-

Awalan me- ada di depan kata kerja. Contoh: membaca, menulis, menyapu. Dalam kalimat "Ayah membaca koran", kata berawalan me- adalah membaca.

2️⃣ Perubahan Bentuk Kata Dasar (Luluh dan Nasalisasi)

Awalan me- berubah bentuk sesuai huruf pertama kata dasar (nasalisasi). Huruf k, p, t, s bisa luluh (hilang).

BentukHuruf awal kata dasarContoh
me-l, m, n, r, w, y, ny, ngme+lihat = melihat; me+rasa = merasa
mem-b, f, v, p (p luluh)me+baca = membaca; me+pukul = memukul
men-c, d, j, z, t (t luluh)me+cuci = mencuci; me+tulis = menulis
meng-a, i, u, e, o, g, h, kh, k (k luluh)me+ambil = mengambil; me+kirim = mengirim
meny-s (s luluh)me+sapu = menyapu
menge-kata dasar satu suku katame+cat = mengecat

3️⃣ Makna dan Fungsi Awalan me-

Awalan me- membentuk kata kerja aktif (pelaku melakukan pekerjaan). Maknanya antara lain: melakukan tindakan (menulis surat), menggunakan alat (menyapu = memakai sapu, menggunting = memakai gunting), dan menjadi (menguning = menjadi kuning).

4️⃣ Menggunakan Kata Berawalan me- dalam Kalimat Sendiri

Langkah: pilih kata dasar → lihat huruf pertama → pasang bentuk me- yang tepat. Contoh: sapu → menyapu → "Rani menyapu halaman setiap pagi." Tugasmu: buat kalimat dengan kata menulis, mengambil, dan membaca!

② Akhiran -kan dan -lah

Sebagai pembuka materi, ayo tonton video berikut!

πŸ”— Buka video di YouTube

1️⃣ Mengidentifikasi Kata Berakhiran -kan dan -lah

Akhiran ada di belakang kata. Contoh -kan: menuliskan, membelikan. Contoh -lah: ambillah, bacalah. Dalam "Bacalah surat itu!", kata berakhiran -lah adalah bacalah.

2️⃣ Fungsi dan Makna Akhiran -kan dan -lah

Akhiran -kan bermakna:

  • menyebabkan menjadi: membesarkan = membuat jadi besar.
  • melakukan untuk orang lain: membelikan adik buku = membeli buku untuk adik.
  • membentuk kalimat perintah: Tuliskan, Bacakan.

Akhiran -lah adalah partikel penegas, sering dipakai pada kalimat perintah agar lebih halus: Ambillah bukumu! Bisa juga menegaskan bagian kalimat: Dialah yang menulis surat itu.

3️⃣ Menelaah Ketepatan Penggunaan -kan dan -lah

Akhiran ditulis serangkai dengan kata di depannya, tidak dipisah.

❌ Ambil lah buku itu! → ✅ Ambillah buku itu!
❌ Tulis kan surat untuk ibu! → ✅ Tuliskan surat untuk ibu!

4️⃣ Menggunakan -kan dan -lah dalam Kalimat Sendiri

Contoh: "Ibu membelikan adik sepatu baru." dan "Kerjakanlah tugasmu dengan teliti!" Tugasmu: buat satu kalimat dengan akhiran -kan dan satu kalimat dengan akhiran -lah!

③ Ide Pokok Suatu Paragraf

Sebagai pembuka materi, ayo tonton video berikut!

πŸ”— Buka video di YouTube

1️⃣ Mengidentifikasi Kalimat Utama

Paragraf adalah kumpulan kalimat yang membahas satu hal. Kalimat utama berisi gagasan paling penting.

Membaca buku memberi banyak manfaat. Kita mendapat pengetahuan baru. Kosakata kita juga bertambah.

2️⃣ Ide Pokok dan Ide Penjelas

Ide pokok adalah gagasan utama yang dibahas paragraf (ada di kalimat utama). Ide penjelas adalah gagasan yang menerangkan, memberi contoh, atau menambah rincian ide pokok. Pada contoh di atas, ide pokoknya: manfaat membaca buku.

3️⃣ Menentukan Letak Ide Pokok

⬇️ Di awal
ide pokok → penjelas
(deduktif)
⬆️ Di akhir
penjelas → ide pokok
(induktif)
↕️ Awal dan akhir
pokok → penjelas → pokok
(campuran)

Tips: cari kalimat yang paling umum dan bisa dijelaskan oleh kalimat lain.

4️⃣ Menuliskan Ide Pokok dengan Kalimat Sendiri

Langkah: baca seluruh paragraf → temukan kalimat utama → tulis ulang dengan kata-katamu sendiri, singkat dan jelas. Contoh: "Membaca buku bermanfaat bagi kita." atau "Ada banyak manfaat dari membaca buku."

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Uji pemahamanmu! Soal disusun dari mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda

  1. Kata berawalan me- pada kalimat "Ayah membaca koran di teras" adalah ...
    A. Ayah   B. koran   C. membaca   D. teras
  2. Kata dasar tulis jika diberi awalan me- menjadi ...
    A. menulis   B. mentulis   C. memtulis   D. mengtulis
  3. Kalimat yang menggunakan akhiran -lah dengan tepat adalah ...
    A. Ambil lah buku itu!   B. Dia lah yang menang.   C. Pergi lah sekarang!   D. Bacalah surat itu dengan teliti!
  4. Pada kalimat "Ibu membelikan adik sepatu baru", akhiran -kan berfungsi untuk ...
    A. menyatakan perintah   B. melakukan sesuatu untuk orang lain   C. menyatakan penegasan   D. menyatakan jumlah
  5. Bacalah paragraf: "Membaca buku memberi banyak manfaat. Dengan membaca, kita mendapat pengetahuan baru. Membaca juga melatih konsentrasi. Selain itu, kosakata kita bertambah banyak." Ide pokok paragraf tersebut adalah ...
    A. cara melatih konsentrasi   B. cara menambah kosakata   C. manfaat membaca buku   D. jenis-jenis buku bacaan

B. Isian Singkat

  1. Kata dasar sapu jika diberi awalan me- menjadi ...
  2. Perbaikilah penulisan kalimat ini: "Bacakan lah puisi itu!" Penulisan yang benar: ...
  3. Paragraf: "Pagi hari Rani menyapu halaman. Siangnya ia mencuci piring. Sore hari ia menyiram bunga. Rani adalah anak yang rajin membantu ibu." Ide pokok paragraf tersebut terletak di bagian ... paragraf.

C. Esai

  1. Buatlah tiga kalimat sendiri: satu kalimat berkata berawalan me-, satu kalimat berakhiran -kan, dan satu kalimat berakhiran -lah. Garis bawahi kata tersebut!
  2. Bacalah paragraf: "Kebersihan kelas menjadi tanggung jawab semua murid. Setiap pagi, murid menyapu lantai dan merapikan meja. Murid juga bergantian menyiram tanaman di depan kelas." Tentukan kalimat utama dan letaknya, lalu tuliskan ide pokoknya dengan kalimatmu sendiri!
πŸ”‘ Lihat Kunci Jawaban

🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa awalan me- membentuk kata kerja dan bentuknya berubah (me-, mem-, men-, meng-, meny-, menge-) mengikuti huruf pertama kata dasar. Akhiran -kan menyatakan menyebabkan atau melakukan untuk orang lain, sedangkan -lah menegaskan, dan keduanya ditulis serangkai dengan kata di depannya. Dalam paragraf, ide pokok ada di kalimat utama yang bisa berada di awal, akhir, atau awal dan akhir, sedangkan kalimat lain menjadi ide penjelas.

😊 Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

😍Sangat Senang
πŸ™‚Senang
😐Biasa Saja
πŸ˜•Bingung
😒Sedih
πŸ“ Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Murid salah menentukan bentuk me-, mem-, men-, meng-, atau meny-.
  • Murid lupa bahwa k, p, t, s pada kata dasar bisa luluh.
  • Murid masih menulis -lah dan -kan terpisah dari kata dasarnya.
  • Murid tertukar antara ide pokok dan ide penjelas.

Tindak Lanjut

  • Menyediakan tabel kaidah me- di dinding kelas dan latihan bertahap dengan kata dasar sehari-hari.
  • Membiasakan murid memeriksa tulisan teman (tukar buku) untuk menemukan kesalahan -lah dan -kan.
  • Melatih dengan permainan "Cari Kalimat Utama" menggunakan paragraf pendek.
  • Mengulas kembali materi di awal pertemuan berikutnya.
✏️πŸŒŸπŸ“–

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Menulis dengan kata yang tepat adalah cara menjaga lisan dan tulisan. Terus berlatih, ya. Kalian pasti bisa! πŸ’ͺ✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.