Minggu, 28 Januari 2024

Materi Ajar, Senin 29 Januari 2024

Hari/tanggal: Senin 29 Januari 2024

Tema: Tema 7 Kepemimpinan 

Subtema: 1 Pemimpin Di Sekitarku 

Muatan Pembelajaran: B. Indonesia, IPA, SBdP Tujuan Pembelajaran:

1. Siswa dapat belajar tentang pembicara dan pendengar pada pidato dengan benar, tempat dan suasana pidato, serta menyusun konsep urutan isi pidato dengan benar

2. Siswa dapat mempelajari perbedaan ciri laki-laki dan perempuan setelah masa pubertas. 

3. Siswa dapat belajar tentang membuat rencana karya poster untuk menyikapi ciri-ciri pubertas yang dialami.

PEMBELAJARAN 1

 Ayo Mengamati

Perhatikan gambar di bawah
Musyawarah Warga RT
1. Menurutmu, kegiatan apa yang ditunjukkan pada gambar di atas?
Pada gambar di atas orang-orang sedang melakukan rapat (musyawarah)
2. Apakah kamu pernah menyaksikan rapat RT di lingkunganm Coba ceritakan.
Pernah. Ketika akan memperbaiki jalan perkampungan kami. Rumah yang saya tempati dijadikan tempat pelaksanaan rapat/musyawarah persiapan perbaikan jalan. Saya turut membantu menyiapkan konsumsi bagi peserta rapat/musyawarah. Dalam rapat tersebut dibentuk panitia perbaikan jalan. Peserta musyawarah dengan penuh antusias dan penuh kekeluargaan menyampaikan pendapat mereka masing-masing
3. Apa yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin?
Seorang pemimpin harus mampu memimpin jalannya rapat dengan baik, mampu mengorganisasikan kegiatan rapat, menampung pendapat, mengatur kegiatan rapat, mampu mengelola dengan baik bila ada konflik, mengambil keputusan, serta mampu memecahkan masalah
4. Menurutmu, kemampuan apa yang harus dimilki oleh seorang pemimpin?

Mampu mengorganisasikan anggota, kemampuan manajerial/pengaturan, kemampuan memecahkan masalah/problem solving, Mampu mempersatukan anggota

5. Apakah kamu ingin menjadi pemimpin? Coba, ceritakan.
Ya. Saya ingin menjadi pemimpin. Alasan saya ingin menjadi pemimpin adalah saya bisa melakukan perubahan dengan cepat apa-apa yang menurut saya kurang baik dengan saya sebagai penggerak/pelopor utama. Langkah-langkah awal yang saya ambil dalam mempersiapkan diri sendiri jadi pemimpin adalah dengan tekun belajar, beribadah dengan tekun, berinteraksi dengan baik terhadap lingkungan sekitar, mengembangkan sikap toleransi, dan sebagainya.

Ibu RT, Sang Pemersatu
Kampung Sehat Melati menjadi kampung percontohan. Kampung ini sering dikunjungi masyarakat dari berbagai penjuru. Lingkungan yang bersih, warga yang sehat, dan warga yang kreatif sering diliput berbagai media untuk dijadikan panutan masyarakat. Tidak seperti lazimnya pemukiman lain, warga Kampung Sehat Melati mendaulat seorang ibu sebagai ketua RT. Ia adalah Ibu Erika, seorang guru sekolah dasar yang ramah, bersahaja, dan juga berwibawa. Bagi warga, Ibu Erika adalah pengayom yang selalu bisa mereka datangi untuk mencari solusi berbagai masalah.

Ibu Erika menyadari bahwa kehidupan bermasyarakat kadang menimbulkan perselisihan. Perselisihan karena adanya perbedaan nilai-nilai antaranggota masyarakat. Oleh karena itu, Ibu Erika berinisiatif untuk memperbanyak kegiatan yang melibatkan seluruh warga. Senam sehat bersama, misalnya, bukan sekedar ingin mewujudkan masyarakat sehat, tapi juga bertujuan mempererat hubungan antarwarga. Setelah senam, warga berkumpul di lapangan. Mereka bergantian membawa makanan kecil untuk dinikmati bersama sambil bertukar cerita.

Ibu Erika juga mengajak warga mempraktikkan pengelolaan sampah mandiri. Untuk memotivasi warga, Ibu Erika ikut bekerja membersihkan lingkungan dalam setiap kegiatan kerja bakti.

Ibu Erika berencana mendirikan Pos Pelayanan Terpadu. Ketika memaparkan rencananya, di hadapan seluruh warga ia menyampaikan ajakannya, “Selamat pagi Bapak dan Ibu, selamat datang di acara kebersamaan yang diadakan di hari Minggu ini. Saya sangat senang dapat bertemu seluruh warga pada acara yang menyatukan kita semua.”

“Bapak dan Ibu, pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan pentingnya kebersamaan untuk kesejahteraan warga. Kesejahteraan yang saya maksud kali ini adalah kesehatan. Bagi saya, warga yang sejahtera adalah warga yang sehat.”


“Wargaku tercinta. Kita boleh berbangga, kampung kita dijadikan contoh oleh banyak pihak. Pola hidup bersih yang kita nikmati hasilnya, ternyata tidak hanya bermanfaat bagi diri kita sendiri. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Masih banyak hal yang harus kita kembangkan bersama untuk menjadi lebih baik, lebih sehat, dan lebih sejahtera.”

“Untuk melanjutkan cita-cita mewujudkan kampung sehat, saya mengajak seluruh warga aktif terlibat dalam Pos Pelayanan Terpadu yang akan kita kelola bersama. Mari kita berusaha mewujudkan masyarakat sehat secara mandiri. Saya percaya bahwa kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian kita semua. Saya menunggu peran setiap warga.”

Para dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lainnya, mari sisihkan sedikit waktu untuk menyumbangkan ilmu dan tenaga bapak dan ibu demi kesehatan lingkungan terdekat. Bukan pundi uang yang akan bertambah, tetapi pundi amal yang akan berlimpah. Bukan untuk ketenaran nama sebagai orang hebat, tetapi demi kehidupan kampung yang sehat dan kuat.”

“Bapak dan Ibu, terima kasih atas seluruh dukungan yang telah diberikan selama ini. Terima kasih juga telah datang ke acara rutin bulanan di hari ini. Semoga pertemuan kita kali ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga.”

Ternyata, kerelawanan para dokter dan perawat memang dinikmati dan bahkan menular ke warga lain. Banyak warga yang menawarkan tenaga untuk bergantian melakukan pelayanan timbang berat badan, membuat kartu sehat, mengingatkan jadwal imunisasi, bahkan memasak makanan sehat sekali sepekan untuk dibagikan kepada anak-anak.

Warga Kampung Sehat Melati sangat beruntung memiliki sosok Ibu Erika sebagai ketua RT. Kampung Sehat Melati tidak sekadar rindang, bersih, dan sehat. Dengan teladan serta nilai-nilai luhur yang ditularkannya, kehidupan warga berjalan rukun, tenteram, dan produktif.

Kamu telah membaca bacaan ”Ibu RT, Sang Pemersatu”. Jawablah pertanyaan-pertanyaan mengenai isi bacaan tersebut. Tuliskan dalam bentuk peta pikiran seperti berikut.
Ibu RT Pemersatu
Siapakah nama pembicara dalam pidato pada bacaan?
Ibu Erika
Siapa pendengar pidato?:
Warga kampung Sehat Melati
Bagaimana sikap kepemimpinan ibu RT dalam bacaan itu?
Sikap kepemimpinan dari Bu Erika sangat baik. Penuh semangat, mampu memotivasi seluruh warganya dengan cara memberi contoh keteladanan, komunikatif dengan warga, peduli akan kebersihan dan kesehatan dari warganya.

Ayo Berdiskusi
Buatlah kelompok diskusi dengan teman-teman yang tinggal satu lingkungan denganmu (misalnya: satu RT/RW/desa)
  • Siapa ketua RT/RW atau kepala desa di lingkungan tempat tinggalmu?
  • Kegiatan apa saja yang dipimpin oleh ketua RT/RW atau kepala desa di lingkunganmu?
Tuliskan hasil diskusi kalian dalam bentuk peta pikiran seperti berikut.(contoh)
Peta Pikiran RT
Kemudian, ceritakan hasil diskusi kelompokmu kepada kelompok-kelompok lain.
Saya tinggal di RT 03 RW 04 Desa Wangon, nama ketua RT di tempat tinggalku adalah Bapak Sudirman. Beliau bertugas membantu menjalankan tugas pelayanan pada masyarakat yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, emelihara kerukunan hidup warga, dan enyusun rencana dan melaksanakan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi dan swadaya murni masyarakat

Tugas Kepala Desa :
Menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan

Tugas Ketua RT 
  1. Membantu menjalankan tugas pelayanan pada masyarakat yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah
  2. Memelihara kerukunan hidup warga
  3. Menyusun rencana dan melaksanakan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi dan swadaya murni masyarakat

Tugas Ketua RW
  1. Menggerakkan swadaya gotong royong partisipasi masyarakat di wilayahnya
  2. Membantu kelancaran tugas pokok LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) di desa dan kelurahan dalam bidang pembangunan

Ayo Berdiskusi
Dalam bacaan “Ibu RT, Sang Pemersatu”, selain ada pembicara yang menyampaikan pidato dan pendengar, ada juga tempat berlangsungnya pidato dan suasana ketika pidato disampaikan. Coba, tuliskan:
  • tempat pidato, dan
  • suasana saat disampaikannya pidato.

Bacakan jawabanmu secara bergantian. Jika ada perbedaan, diskusikan dengan teman-temanmu.
  1. Tema: Rencana mendirikan Posyandu
  2. Pembicara: Ibu Erika
  3. Pendengar: Warga Kampung
  4. Tempat: Balai desa
  5. Urutan isi pidato: (1) Pembukaan (2) Memotivasi warga kampung.(3) Meminta peran serta masyarakat dalam kegiatan Posyandu (4) Mengajak tenaga kesehatan untuk menyisihkan waktu membantu pelaksanaan posyandu. (5) Penutup

Ayo Mencoba
Berdasarkan pidato pada bacaan “Ibu RT, Sang Pemersatu”, lengkapi bagan berikut.
Pidato RT
Ayo Berdiskusi
Amatilah gambar berikut.
Pubertas Pria

Apa perbedaan fisik laki-laki sebelum dan setelah masa pubertas? Diskusikan bersama teman sekelompokmu, lalu bacakan hasilnya di depan kelompok-kelompok lain.

Sebelum masa pubertas :
  1. Suara belum berat dan besar
  2. Bahu dan dada belum melebar/lebih bidang
  3. Belum tumbuh jakun pada leher
  4. Belum tumbuh kumis, jambang dan jenggot
  5. Belum tumbuh rambut pada ketiak dan alat kelamin

Setelah masa pubertas :
  1. Suara sudah lebih berat dan besar
  2. Bahu dan dada sudah melebar/lebih bidang
  3. Sudah tumbuh jakun pada leher
  4. Sudah tumbuh kumis, jambang dan jenggot
  5. Sudah tumbuh rambut pada ketiak dan alat kelamin

Perubahan fisik selama masa pubertas kemungkinan akan mempengaruhi kegiatanmu sehari-hari. Mungkin kamu akan merasakan sedikit ketidaknyamanan. Berikut beberapa cara menyikapi masa pubertas yang akan kamu alami.

1. Menjaga kebersihan tubuh.
Dalam masa pubertas, aktivitas kelenjar minyak dan kelenjar keringat meningkat. Akibatnya, wajah mudah berjerawat dan tubuh berbau kurang sedap. Mandilah dua kali sehari dan kenakan pakaian yang mudah menyerap keringat. Apabila keringatmu berlebih, bersihkan tubuhmu dan gantilah pakaianmu. Pakaian yang lembap oleh keringat menjadi sarang kuman. Kuman dapat menyebabkan bau tidak sedap dan menimbulkan penyakit kulit.

2. Menjaga kesehatan dengan memilih makanan sehat dan berolahraga.
Makanan diperlukan untuk pertumbuhan badan. Pilihlah makanan yang berasal dari bahan-bahan segar dan diolah dengan cara yang sehat, misalnya tanpa pengawet, pemanis buatan, atau penyedap rasa. Perbanyak pula minum air putih untuk menggantikan cairan tubuh yang keluar berupa keringat.

3. Hati-hati dalam bergaul dengan lawan jenis.
Pada masa puber, organ reproduksi telah aktif. Oleh karena itu, sebaiknya kamu bergaul dengan lawan jenis dalam batas yang wajar. Hindari berdua-duaan antara laki-laki dan perempuan.

4. Memilih bacaan dan tontonan yang sesuai umur.
Saat ini akses untuk bacaan dan tontonan dengan mudah dapat kita peroleh. Namun, pilihlah bacaan dan tontonan yang baik, menambah wawasan, dan sesuai umurmu. Hindari membaca bacaan dan menonton tontonan dewasa.

5. Rajin beribadah sesuai agama masing-masing.
Dengan rajin beribadah, kita mendekatkan diri kepada Tuhan. Kita akan mematuhi aturan-aturan agama untuk berperilaku dan berbuat sesuai tuntunan agama.

Ayo Berkreasi
Dari pembelajaran pada tema 6, kamu telah mengetahui masa pubertas. Kamu juga telah mengetahui cara menyikapi masa pubertas. Coba, buatlah rencana karya berisi cara menyikapi masa pubertas. Kerjakan bersama kelompokmu. Kamu dapat membuat poster atau buklet sederhana. Tuliskan rencana karya yang akan kamu buat dalam bentuk seperti berikut.

Rencana Karya
Jenis Karya :  Poster

Bahan dan alat :
  1. kertas karton warna putih
  2. Cat poster
  3. Pensil
  4. penghapus
  5. Spidol
  6. Kuas
  7. Gambar dari koran bekas/majalah

Isi dalam karya :
Berupa perilaku dan kebiasaan positif yang harus dilakukan oleh remaja dalam menyikapi masa pubertas, dan dalam bentuk sebuah tulisan yang singkat dan didukung oleh gambar-gambar yang sesuai

Contoh poster menyikapi masa pubertas
Poster Pubertas

PEMBELAJARAN 2

Tadi malam aku menonton pertunjukan orkestra di televisi. Aku terkesan dengan dirigen yang memimpin orkestra itu. Kenapa? pemain orkestra dapat menampilkan permainan musik yang indah. Hari itu, Dayu dan teman-teman mempelajari lagu baru. Lagu itu berjudul “Ibu Kita Kartini” ciptaan W.R. Soepratman. Inilah lagu yang dipelajari Dayu dan teman-teman.

Lagu Ibu Kita Kartini merupakan lagu untuk mengenang perjuangan Kartini sebagai tokoh penggerak emansipasi perempuan khususnya perempuan Jawa di masa itu yang tak memiliki hak yang sama dengan kaum lelaki. Berikut ini not angka lagu Ibu Kita Kartini
Ibu Kita Kartini
Ayo Bernyanyi
Pelajarilah lagu “Ibu Kita Kartini” sampai kamu dapat menyanyikan dengan baik dan benar. Kemudian, nyanyikan bersama teman-temanmu. Jika perlu, diiringi dengan alat musik yang ada di sekitarmu. Perhatikan keselarasan suara dan musiknya (jika kalian menggunakan iringan).

Silahkan lihat video Ibu Kita Kartini berikut ini
Ayo Mengamati
Apa yang kamu ketahui tentang Ibu Kartini? Amatilah bacaan teks pidato berikut.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Yang saya hormati teman–teman dan para hadirin semua.

Hari ini merupakan hari yang bersejarah bagi kita semua. Tanggal 21 April adalah momen yang harus selalu kita syukuri. Kita mengenang perjuangan seorang pahlawan di masa lalu yang berusaha menjadikan perempuan mempunyai hak yang sama dengan kaum laki–laki.

Puji syukur marilah senantiasa kita ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala karunia dan kesehatan sehingga kita masih dapat memperingati dan memaknai peringatan Hari Kartini tahun ini. Kita semua tahu, bahwa sosok R.A. Kartini memang sosok yang sangat mulia dengan kesabaran dan keteguhannya berjuang untuk harkat kaum wanita dan pendidikan Indonesia.

Semangat dan ketekunan Ibu Kartini akhirnya membuahkan hasil. Beliau sukses mendirikan sebuah sekolah wanita dan mengajarkan ilmu pengetahuan dan keterampilan-keterampilan untuk meningkatkan peran wanita.

Hari Kartini diperingati setiap tahun. Sebaiknya, kegiatan ini bukan hanya sebagai seremonial, namun kita harus memaknai peringatan Hari Kartini. Dengan memahami makna Hari Kartini, para wanita Indonesia terus berupaya meningkatkan perannya demi kemajuan bangsa dan negara tanpa melupakan kodratnya sebagai seorang wanita.


Semoga dengan peringatan ini, akan muncul Kartini–Kartini generasi baru untuk terus berjuang, baik sebagai pejuang hak wanita maupun sebagai pondasi penting dalam kemajuan Negara Indonesia di berbagai aspek. Seperti lirik lagu yang diciptakan oleh W.R. Soepratman “Ibu kita Kartini, Putri sejati, Putri Indonesia, Harum namanya”. Meskipun Ibu Kartini sudah tidak ada, tetapi namanya dan perjuangannya dapat terus dinikmati hingga sekarang.

Semoga kita dapat menjaga hasil jerih payah perjuangan Ibu Kartini dan meneruskan perjuangan beliau dalam kehidupan. Sekian pidato dari saya. Mohon maaf jika ada kekurangan dan kesalahan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ayo Berdiskusi
Lakukan bersama kelompokmu.
1. Bacalah teks pidato di atas.
2. Identifikasilah info-info berikut.
  • Pembicara pidato
  • Pendengar pidato
  • Tempat pidato
  • Suasana saat disampaikannya pidato
  • Poin-poin penting isi pidato

3. Sampaikan hasil diskusi kelompokmu di hadapan kelompok-kelompok lain dan guru. Lakukan bergantian. Jika ada perbedaan dengan hasil diskusi kelompok lain, diskusikan bersama-sama guru.
  • Pembicara Pidato : Siswa
  • Pendengar Pidato : Siswa
  • Tempat Pidato : Sekolah
  • Suasana saat disampaikannya pidato : Tenang mendengarkan pidato
  • Poin-poin penting isi Pidato :
1. Salam pembuka
2. Pendahuluan : Menyampaikan tentang bersejarahnya tanggal 21 April
3. Inti : Memaknai hari Kartini dengan meningkatkan peran wanita demi kemajuan bangsa
4. Penutup
5. Salam penutup

Ayo Mencoba
Pada Pembelajaran 1, kamu telah membuat konsep pidato berdasarkan bacaan. Sekarang, buatlah konsep pidato dengan menuliskannya dalam bentuk skema seperti berikut.
Rancangan Pidato
Ayo Membaca
Kamu telah menyanyikan lagu “Ibu Kita Kartini” dan membaca teks pidato memperingati Hari Kartini. Apakah kamu ingin mengetahui tentang kepemimpinan R.A. Kartini pada masa itu? Bacalah teks tentang R.A. Kartini berikut.

Raden Ajeng Kartini
Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara, 21 April 1879. Beliau berasal dari keluarga bangsawan Jawa. Kartini putri dari pasangan Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dan M. A. Ngasirah. Beliau merupakan anak ke-5 dari 11 bersaudara.

Kartini kecil berbeda dengan anak-anak perempuan di kampungnya. Ia mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan di sekolah bagus. Kartini menempuh pendidikan di ELS (Europese Lagere School) hingga usianya 12 tahun. Setelah itu, ia dipingit di rumah sesuai tradisi Jawa pada masa itu.

Selama sekolah di ELS, Kartini belajar Bahasa Belanda. Karena bisa berbahasa Belanda, Kartini berkirim surat kepada teman-teman di Belanda. Beberapa temannya, yaitu Rosa Abendanon dan Estelle “Stella” Zeehandelaar.

Surat-surat yang ditulisnya lebih banyak berisi keluhan-keluhan tentang kehidupan wanita pribumi yang sulit untuk maju. Kebiasaan wanita harus dipingit dan tidak bebas menuntut ilmu diungkapkan dalam surat-surat Kartini. Menurut Kartini, perempuan harus memperoleh kebebasan dan kesetaraan baik dalam kehidupan maupun di mata hukum.

Kartini ingin melanjutkan sekolah ke Jakarta atau ke Belanda, tetapi orang tuanya tidak mengizinkannya. Meskipun demikian, orang tuanya tidak melarangnya untuk menjadi seorang guru. Kartini pun mengajar anakanak perempuan di sekitar rumahnya di Jepara.
Pada usia 24 tahun, Kartini dinikahkan dengan K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat. Kepada suaminya, Kartini menyampaikan bahwa ia ingin menjadi guru dan mendirikan sekolah. Keinginan Kartini disambut baik suaminya. Kartini didukung untuk mendirikan sekolah wanita di kompleks kantor Kabupaten Rembang.

Setahun menikah, Kartini dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Soesalit Djojo Adhiningrat yang lahir pada tanggal 13 September 1904. Namun, empat hari setelah melahirkan, Kartini meninggal pada 17 September 1904 dalam usia 25 tahun. Ia dimakamkan di Desa Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Meski sudah meninggal, perjuangan Kartini lewat surat-suratnya memiliki arti penting bagi kedudukan wanita Indonesia. Berdasarkan surat-suratnya itu, diterbitkanlah buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Berkat jasanya, R.A. Kartini ditetapkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia. Hingga hari ini setiap tanggal 21 April, kita memperingati Hari Kartini untuk mengenang jasa-jasa Ibu R.A. Kartini.


Jawab pertanyaan berikut berdasarkan teks.
1. Informasi penting tentang Raden Ajeng Kartini.
  • Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara, 21 April 1879.
  • Kartini menempuh pendidikan di ELS (Europese Lagere School) hingga usianya 12 tahun.
  • Kartini mengajar anakanak perempuan di sekitar rumahnya di Jepara.
  • Pada usia 24 tahun, Kartini dinikahkan dengan K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat.
  • Kartini meninggal pada 17 September 1904 dalam usia 25 tahun.
  • Surat-suratnya itu, diterbitkan menjadi buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”.
  • Setiap tanggal 21 April, kita memperingati Hari Kartini untuk mengenang jasa-jasa Ibu R.A. Kartini.

2. Sikap-sikap yang dapat kamu teladani dari Raden Ajeng Kartini.
  • Peduli terhadap sesama, terutama kaum perempuan Indonesia
  • Mudah bergaul
  • Patuh dengan orang tua
  • Penuh semangat
  • Pekerja keras pantang menyerah
  • Berpikiran maju
  • Selalu semangat untuk belajar

Ayo Berdiskusi
Amatilah gambar berikut. 
Pubertas Wanita
Apa perbedaan fisik perempuan sebelum dan setelah masa pubertas? Diskusikan bersama teman sekelompokmu, lalu bacakan hasilnya di depan kelompok-kelompok lain.
  1. Sebelum pubertas suara belum melengking, setelah pubertas suara melengking
  2. Sebelum pubertas pinggul belum membesar/melebar, setelah pubertas pinggul membesar/melebar.
  3. Sebelum pubertas belum tumbuh rambut di sekitar ketiak dan alat kelamin, setelah pubertas tumbuh rambut di sekitar ketiak dan alat kelamin
  4. Sebelum pubertas dada belum membesar, setelah pubertas dada mulai membesar
  5. Sebelum pubertas belum ada jerawat, setelah pubertas terkadang tumbuh jerawat

Ayo Berkreasi
Pada pembelajaran 1 kamu telah menuliskan rencana pembuatan karya poster/buklet tentang cara menyikapi masa pubertas dengan memperhatikan ciri-cirinya. Sekarang, wujudkan karyamu dengan membuat karya poster/buklet tersebut. Kerjakan dengan sungguh-sungguh dan sebaik mungkin. Selamat berkarya

Contoh Poster/buklet Pubertas 
Buklet Pubertas


KESIMPULAN
Apa yang telah kamu pelajari pada hari ini?
  1. Hari ini saya belajar tentang :
  2. Mengidentifikasi interval nada dengan benar
  3. Perbedaan fisik ciri  perempuan sebelum dan setelah pubertas
  4. Isi teks pidato

Ayo Renungkan
  1. Pengetahuan apa yang kamu pelajari hari ini?
  2. Keterampilan apa yang kamu latih pada hari ini?
  3. Sikap apa yang kamu kembangkan pada hari ini?
Pada hari ini saya telah mempelajari pengetahuan tentang kepemimpinan di daerahku dan belajar masa pubertas anak dan dewasa. Harti ini saya berlatih keterampilan membuat poster kesehatan oragan reproduksi. Sedangkan sikap yang saya kembangkan adalah sikap selalu beryukur, kompak dalam kerja kelompok dan selalu jujur.


 

Kamis, 25 Januari 2024

Materi Ajar, Jumat 26 Januari 2024

Hari/Tanggal :Jumat 26 Januari 2024

Tema : 6 (Menuju Masyarakat Sejahtera)
Subtema : 3 (Masyarakat Sejahtera Negara Kuat)
Pembelajaran : 6
Mata Pelajaran : Bhs Indonesia (3.8), PPkn (3.2), SBDP (3.1)
Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat membandingkan informasi setelah membaca judul teks dengan informasi setelah membaca teks nonfiksi.
2. Siswa mampu menyebutkan pengalaman melaksanakan tanggung jawab sebagai warga negara dalam kehidupan sehari-hari.
3. Siswa mampu menyebutkan tanggung jawab yang telah dilaksanakan beserta dampak melaksanakan tanggung jawab tersebut.
4. Siswa mampu menyebutkan ciri-ciri poster dengan tepat.

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.

Masyarakat sejahtera menjadikan negara kuat. Hal itu dapat terwujud jika masyarakat memiliki kesadaran akan tanggung jawabnya sebagai warga negara. Sore itu, Udin baru saja selesai mandi dan berganti pakaian. Ia kemudian bergegas keluar dari kamar dan menemui ayahnya yang sedang duduk sambil melihat-lihat telepon genggam. Ternyata, ayahnya Udin sedang membaca berita tentang kesadaran membayar pajak tepat waktu.

Membaca
Kemenag Banjarnegara Raih Penghargaan dari KPP Pratama Purbalingga
Oleh Gentur Rachma Indriadi - 07 Mei 2017
Pajak adalah pungutan wajib yang dibayar rakyat untuk negara dan akan digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum. Sedangkan Wajib Pajak, yakni orang pribadi atau badan yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan ditentukan untuk melakukan kewajiban perpajakan. Di Indonesia, setiap orang wajib mendaftarkan diri dan mempunyai nomor pokok wajib pajak (NPWP), kecuali ditentukan dalam undang-undang. Instansi seperti Kementerian Agama melalui pimpinan mendorong pegawainya untuk membayar pajak tepat waktu.

Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, mendapatkan Penghargaan sebagai Instansi Teladan dalam Pelaporan SPT Tahunan Pegawai dalam acara Apresiasi dan Penghargaan Wajib Pajak Teladan yang diadakan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Purbalingga. Penghargaan di berikan di Pendopo Dipayudha Adigraha, Rabu (4/2/15) bersamaan penghargaan beberapa kategori lainnya.

Bupati Banjarnegara, Sutejo Slamet Utomo menyampaikan “Pajak yang diterima oleh KPP harus memenuhi unsur utama, tepat waktu, dan tepat jumlah”. Setiap WP, baik perorangan maupun instansi dapat menyampaikan laporan pajak melalui kantor pelayanan pajak atau melalui e-filling. Program e-filling merupakan sistem terbaru dari Direktorat Jenderal Pajak melalui internet dan email pribadi untuk laporan pembayaran pajak. E-filling membuat pembayaran lebih mudah dan cepat. Hasil cetak e-filling tetap disertakan bukti dan disetorkan ke kantor pelayanan pajak.

Selain apresiasi bagi wajib pajak yang teladan di kabupaten, dalam acara tersebut juga disampaikan bahwa Direktorat Pajak Kanwil 2 mendapatkan penghargaan juara 1 dalam penerimaan dan pelayanan pajak secara nasional. Penghargaan itu diperoleh karena dikarenakan target yang diberikan oleh Kementerian Keuangan dapat tercapai dan terlampaui secara jumlah dan juga tepat waktu.

Yoyo Satyo Utomo, Kepala Kantor wilayah 2 menyampaikan, dengan penerimaan pajak yang sudah didapatkan 70% akan kembali ke kabupaten dalam bentuk pembangunan fisik, sarana dan prasarana yang berguna bagi masyarakat. “Peningkatan dari sektor pajak untuk tahun 2015 diharapkan bisa meningkat, namun yang utama adalah peningkatan kesadaran untuk membayar pajak”. Target pendapatan pajak tahun 2015 Kanwil 2 Jawa Tengah naik 7,8%.

Kepala Kemenag Banjarnegara, Farhani menyampaikan bahwa penghargaan ini hasil dari sosialisasi juga kesadaran pegawai di lingkungan kemenag, dan dorongan dari berbagai pihak.

Acara tersebut dihadiri oleh Dirjen Kantor Wilayah 2 Jateng, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (forkompimda), Setda kabupaten Banjarnegara, KPP Banjarnegara, KPP Cilacap, KPP Kebumen, KPP Banyumas, Kepala Dinas/ Instansi Vertikal, Camat, Pengusaha, Kepala desa, dan undangan wajib pajak yang mendapatkan penghargaan (Nangim).

Ayo Berlatih
Teks di atas merupakan teks nonfiksi yang memiliki judul. Bandingkan informasi yang diharapkan setelah membaca judul teks dengan informasi yang didapatkan setelah membaca teks tersebut. Ungkapkan hasil perbandinganmu dalam bentuk tabel seperti contoh berikut.
Informasi yang Didapat dari Judul BacaanInformasi yang Di Dapat
Setelah Membaca Teks
Kesimpulan
Informasi yang saya dapat saat membaca judul adalah Kementeriaan Agama Banjarnegara meraih penghargaan dari KPP Pratama Purbalingga.Informasi yang saya dapat setelah membaca teks adalah Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, mendapatkan Penghargaan sebagai Instansi Teladan dalam Pelaporan SPT Tahunan Pegawai dalam acara Apresiasi dan Penghargaan Wajib Pajak Teladan yang diadakan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Purbalingga. Penghargaan ini hasil dari sosialisasi juga kesadaran pegawai di lingkungan kemenag, dan dorongan dari pihak pihak.Judul dan isi teks sama saat hanya membaca judul dan setelah membaca teks.

Kesadaran membayar pajak merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sebagai warga negara dalam kehidupan seharai-hari. Setiap pelaksanaan tanggung jawab oleh warga negara akan memberikan dampak bagi warga negara tersebut dan bagi negara. Contohnya, ketika seseorang telah melaksanakan tanggung jawabnya membayar pajak berarti ia telah membantu pemerintah melaksanakan pembangunan. Dampak bagi dirinya sendiri adalah ia akan merasakan kemudahan dalam melaksanakan aktivitas dalam kehidupannya karena pembangunan berbagai fasilitas dari iuran pajak yang telah ia bayarkan.

Bentuk-bentuk pelaksanaan tanggung jawab sebagai warga negara dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak. Melaksanakan kewajiban membayar pajak merupakan slah satu contohnya. Bentuk pelaksanaan tanggung jawab lainnya antara lain mengikuti upacara bendera di sekolah dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sudahkah kamu melaksanakan tanggung jawab sebagai warga negara dalam kehidupan sehari-hari?

Ayo Menulis 
Apa pengalamanmu ketika melaksanakan tanggung jawab sebagai warga negara dalam kehidupan sehari-hari? Tulislah pengalamanmu dalam bentuk tulisan di kolom berikut!
Sebagai warga negara yang baik aku melaksanakan tanggung jawabku dengan belajar dengan tekun
Kemudian, presentasikan di depan kelas untuk dinilai oleh guru dan juga teman-temanmu.Ayo Berdiskusi Bentuklah kelompok yang terdiri atas tiga anak. Kemudian, diskusikan bersama anggota kelompokmu mengenai pelaksanaan tanggung jawab sebagai warga negara yang telah kalian lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Diskusikan pula dampak dari pelaksanaan tanggung jawab tersebut.

Tulislah hasil diskusi pada kolom berikut!
Tanggung jawab sebagai warga negara di antaranya mau berteman dengan semua orang sehingga dapat terjalin rasa kesatuan dan persatuan.

Ayo Berlatih
Dapatkah kamu berkreasi membuat sebuah contoh reklame sederhana? Reklame itu berisi pesan supaya pelajar taat pada peraturan untuk menjaga kebersihan sekolah sebagai bentuk tanggung jawab sebagai warga sekolah? Bagaimana cara yang akan kamu lakukan? Ingatkah kamu yang dimaksud dengan reklame? Apa saja media reklame?

Jawablah pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan menuliskannya dalam kotak berikut.Ayo Mengamati Amatilah gambar berikut!Gambar di atas menunjukkan contoh poster. Poster termasuk reklame media visual. Unsur reklame media visual yaitu berupa gambar dan tulisan.Bagaimanakah ciri-ciri poster menurutmu? Tuliskan dalam kolom berikut!
Saya bisa membuat reklame. Saya akan memilih salah satu media reklame sebagai contoh poster. Lalu saya akan menyiapkan alat dan bahan. Saya akan menentukan rancangan membuat poster. Selanjutnya saya akan membuat poster. Saya ingat tentang pengertian reklame. Reklame adalah setiap kegiatan yang bertujuan memberikan informasi kepada khalayak ramai tentang suatu barang, jasa atau hal lain dengan maksud menarik perhatian dan keinginan tentang yang diinformasikan. Media reklame diantaranya reklame audio, reklame visual, dan reklame audio visual.

Reklame media visual dilihat dari pemasangannya, ada reklame dalam ruang dan reklame luar ruang. Reklame dalam ruang biasanya ditempatkan di tempat yang strategis yang bisa dilihat orang secara jelas. Reklame di luar ruang biasanya ditempatkan pada area yang sering dilalui orang, misalnya pada sisi persimpangan jalan raya yang padat. Unsur reklame media visual yaitu berupa gambar dan tulisan. Contoh reklame media visual yaitu baliho, billboard, spanduk, poster, brosur, dan katalog.

Ayo Mengamati
Amatilah gambar berikut!
Contoh Poster
Bagaimanakah ciri-ciri poster menurutmu? Tuliskan dalam kolom berikut!
Ciri-Ciri Poster:
  1. Poster berisi gambar dan tulisan dengan tema tertentu.
  2. Tulisan pada poster hemat kata tapi padat makna.
  3. Kalimat dan gambar pada poster bersifat persuasif.
  4. Poster dibuat dengan perpaduan warna yang kuat dan kontras.

Dapatkah kamu berkreasi membuat sebuah contoh reklame sederhana dengan isi berupa himbauan kepada pelajar? Amatilah langkah-langkah membuat poster berikut! Poster yang akan dibuat berikut berisi pesan supaya taat pada peraturan untuk menjaga kebersihan sekolah.
  1. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan seperti pada gambar berikut!
  2. Buatlah sketsa gambar yang akan disajikan!
  3. Sempurnakan sketsa gambar dengan menebalkan garis menguatkan spidol atau krayon!
  4. Tuliskan isi pesan pada tempat yang telah disediakan dalam gambar! 
  5. Warnai gambar poster sehingga tampak menarik.
Cara Membuat Poster
Ayo Berkreasi
Buatlah poster sederhana berisi pesan untuk melaksanakan tanggung jawab. Pilihlah salah satu tema berikut!

1. Pelaksanaan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari di rumah 
Tanggung Jawab Di Rumah
2. Pelaksanaan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari di sekolah 
Poster Di sekolah
3. Pelaksanaan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat
Tanggung Jawab Lingkungan
4. Pelaksanaan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga negara

Poster Bayar Pajak 


Kesimpulan

Ciri-Ciri Poster:

  1. Poster berisi gambar dan tulisan dengan tema tertentu.
  2. Tulisan pada poster hemat kata tapi padat makna.
  3. Kalimat dan gambar pada poster bersifat persuasif.
  4. Poster dibuat dengan perpaduan warna yang kuat dan kontras.

Rabu, 24 Januari 2024

Materi Ajar, Kamis 25 Januari 2024

Hari/Tanggal : Kamis 25 Januari 2024

Tema : 6 (Menuju Masyarakat Sejahtera)
Subtema : 3 (Masyarakat Sejahtera Negara Kuat)
Pembelajaran : 5
Mata Pelajaran : Bhs Indonesia (3.8), IPA (3.2)

Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat mengetahui keadaan masyarakat yang sejahtera
2. Siswa dapat mengidentifikasi perbedaan masa kanak-kanak dan masa pubertas dengan tepat.
3. Siswa dapat mengetahui informasi dari teks nonfiksi.
4. Siswa dapat membandingkan informasi setelah membaca judul teks dengan informasi setelah membaca teks dengan tepat.

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.

Secara umum, sejahtera menunjuk ke keadaan yang baik, kondisi manusia di mana orang-orangnya dalam keadaan makmur, dalam keadaan sehat dan damai.

Setiap orang harus berupaya untuk hidup sejahtera. Jika semua warga Indonesia sejahtera, negara ini akan semakin kuat. Masyarakat yang sejahtera akan mampu mengembangkan Negara Indonesia supaya lebih maju. Selain itu, masyarakat sejahtera akan mampu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ayo Mengamati
Masyarakat Sejahtera
Apakah beberapa contoh gambar di atas menunjukkan keadaan masyarakat yang sejahtera? Ungkapkan pendapatmu dengan menuliskan dalam kolom berikut!
Gambar menunjukkan masyarakat sejahtera karena dapat memenuhi kebutuhan dengan baik, seperti dapat bersekolah, dapat berhubungan baik antarumat beragama, mendapatkan hasil panen yang memuaskan, dan dapat berolahraga di lingkungan yang bersih dan sehat.

Ayo Berlatih
Carilah beberapa gambar tentang ciri-ciri masa kanak-kanak dan masa pubertas! Jika kamu anak laki-laki carilah gambar anak laki-laki pada masa kanak-kanak dan anak laki-laki pada masa pubertas. Jika kamu anak perempuan, carilah gambar anak perempuan pada masa kanak-kanak dan anak perempuan pada masa pubertas. Tempelkan gambar yang kamu temukan pada kotak di bawah. Tuliskan keterangan di samping gambar. Keterangan dapat berupa ciri-ciri masa kanak-kanak dan masa pubertas.

1. Masa Pubertas Anak Laki-laki
Masa Pubertas Laki-laki
Kesimpulan
Perbedaan masa kanak-kanak dan masa pubertas adalah
Pada segi fisik terjadi perbedaan antara masa kanak-kanak dan masa pubertas, diantaranya adalah pada masa kanak-kanak belum muncul rambut halus di ketiak dan alat kelam*n, sedang masa pubertas sudah mulai tumbuh. Belum berubahnya suara pada masa kanak-kanak, sedang pada masa pubertas, sudah ada perubahan, dan pada masa kanan-kanan belum tumbuh jakun, sedangkan masa pubertas sudah tumbuh jakun.

2. Masa Pubertas Pada Anak Perempuan
Pubertas Wanita
Kesimpulan
Perbedaan masa kanak-kanak dan masa pubertas adalah
Pada segi fisik terjadi perbedaan antara masa kanak-kanak dan masa pubertas, diantaranya adalah pada masa kanak-kanak suara belum melengking, sedang masa pubertas sudah melengking. Belum tumbuh dan membesarnya pay*dara pada masa kanak-kanak, sedang pada masa pubertas pay*dara sudah membesar, dan pada masa kanan-kanan pinggul belum membesar, sedangkan masa pubertas pinggul sudah membesar.

Masyarakat yang sejahtera berada dalam keadaan sehat. Kesehatan masyarakat dapat dipengaruhi oleh lingkungan. Oleh karena itu, untuk menciptakan masyarakat sehat diperlukan kerja sama. Siapa saja yang harus bekerja sama untuk menciptakan masyarakat sehat? Apa pentingnya kerja sama dalam menciptakan masyarakat sehat. Bacalah bacaan berikut!

Ayo Membaca
Pentingnya Kerja Sama
Manusia adalah makhluk sosial. Kita tidak bisa hidup sendiri. Kita perlu berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Kita sering mendengar bahwa dengan bekerja sama, pekerjaan menjadi lebih mudah dan tujuan lebih cepat tercapai.

Kerja sama dapat dimulai di lingkungan rumah. Karena rumah adalah tempat tinggal keluarga. Salah satu contoh kerja sama yang sangat sederhana di lingkungan keluarga adalah menjaga kebersihan rumah. Menjaga kebersihan rumah tidak dapat dilakukan oleh satu orang saja, namun perlu melibatkan seluruh anggota keluarga, misalnya dengan melaksanakan kerja bakti.

Kerja sama juga diperlukan untuk menciptakan masyarakat sehat. Banyak cara yang dapat dilakukan, misalnya melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan secara rutin, memilah dan mengolah sampah bersama-sama, menanam pohon di lingkungan rumah, serta mencegah penyebaran penyakit menular melalui 3 M (menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup tempat-tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang yang tidak terpakai yang dapat menimbulkan genangan air).Tanpa kerja sama, masyarakat sehat tidak terwujud.

Ayo Berlatih
Teks di atas merupakan teks nonfiksi yang memiliki judul. Cobalah bandingkan informasi yang diharapkan setelah membaca judul teks dengan informasi yang didapatkan setelah membaca teks tersebut. Ungkapkan hasil perbandinganmu dalam bentuk tabel atau diagram sesuai kreasimu.

Diagram atau tabel:
No.Sebelum Membaca Judul TeksSetelah Membaca Judul Teks
1Manfaat kerja sama?Kerja sama membuat pekerjaan menjadi lebih mudah dan tujuan lebih cepat tercapai.
2Contoh kerja sama di rumah?Salah satu contoh kerja sama di lingkungan rumah adalah menjaga kebersihan rumah
3Tujuan kerja sama?Kerjasama bertujuan membangun masyarakat sehat.

Kesimpulan

Perbedaan masa kanak-kanak dan masa pubertas adalah
Pada segi fisik terjadi perbedaan antara masa kanak-kanak dan masa pubertas, diantaranya adalah pada masa kanak-kanak belum muncul rambut halus di ketiak dan alat kelam*n, sedang masa pubertas sudah mulai tumbuh. Belum berubahnya suara pada masa kanak-kanak, sedang pada masa pubertas, sudah ada perubahan, dan pada masa kanan-kanan belum tumbuh jakun, sedangkan masa pubertas sudah tumbuh jakun.

Perbedaan masa kanak-kanak dan masa pubertas adalah
Pada segi fisik terjadi perbedaan antara masa kanak-kanak dan masa pubertas, diantaranya adalah pada masa kanak-kanak suara belum melengking, sedang masa pubertas sudah melengking. Belum tumbuh dan membesarnya pay*dara pada masa kanak-kanak, sedang pada masa pubertas pay*dara sudah membesar, dan pada masa kanan-kanan pinggul belum membesar, sedangkan masa pubertas pinggul sudah membesar.