Selasa, 04 Februari 2025

Materi Ajar, Rabu 5 Februari 2025

 Hari/Tanggal : Rabu 5 Februari 2025

Tema : 7 (Kepemimpinan)
Subtema : 2 (Pemimpin Idolaku)
Pembelajaran : 3 dan 4 , mtk
Mata Pelajaran : Bhs Indonesia (3.3), PKN (3.1), IPS (3.3)
Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa mampu mengidentifikasi cara mencari mean dengan tepat. 
2. Siswa mampu menuliskan contoh-contoh penerapan nilai-nilai kerakyatan dengan benar.
3. Siswa mampu mengidentifikasi peran Indonesia dalam bidang sosial di ASEAN dengan benar
4. Siswa terampil membuat rancangan pidato.

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.


Matematika

PENGOLAHAN DATA










Pemimpin yang baik akan memperhatikan kepentingan seluruh anggota yang dipimpinnya. Pemimpin yang baik juga akan selalu mengajak anggotanya berbuat baik.

Ayp Membaca
Kepala Sekolahku, Pemimpin Idolaku
Termenung Pak Welly memandang brosur di hadapannya. Lomba Pidato Anak bertema “Bersatu untuk Maju’ begitu tertulis pada judul brosur. Beliau berpikir keras. lngin sekali ia mengirim Sudin untuk ikut Iomba yang akan diselenggarakan di kota. Tetapi, dari mana dananya?

Pak Welly, Kepala Sekolah Dasar Cemara di pelosok Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Beliau lahir di Labuha, Maluku Utara. Setelah lulus pendidikan guru ia pergi merantau ke tanah Jawa untuk mempraktikkan ilmunya. Di sekolah ini, muridnya juga berasal dari berbagai daerah.
Pak Welly
Pak Welly senang melihat interaksi antara murid-muridnya. Mereka belajar dan bermain bersama, tanpa mempersoalkan asal-usul. Semua unik, baikkarakter maupun kecerdasannya.

Salah satu murid Pak Welly bernama Sudin. Sudin adalah penduduk asli di desa itu. Ia suka membaca, percaya diri, dan komunikatif. Pak Welly ingin Sudin memperoleh pengalaman berharga melalui Iomba pidato.

Sambil berpikir cara memperoleh dana, Pak Welly mendaftarkan Sudin sebagai peserta Iomba. la sendiri yang turun tangan melatih Sudin tiap usai sekolah. Semakin mendekati hari perIombaan, Pak Welly risau. “Andai saja gajiku cukup untuk mendanai Sudin ke kota”, pikirnya.

Hingga suatu sore, terlintas ide di benaknya. Dipandangnya kebun pisang di belakang sekolah. Hampir semua tanaman pisang sudah berbuah dan siap panen. Esok paginya Pak Welly membicarakan idenya dengan para guru. Mereka bermusyawarah mewujudkan ide Pak Welly. Setelah dicapai kesepakatan, Pak Welly mengerahkan guru, penjaga sekolah, serta murid kelas 5 dan 6. Mereka bergotong royong memanen pisang. Kemudian, di hari Senin pagi, Pak Welly mengundang pejabat setempat untuk hadir pada upacara bendera. Bapak Bupati, Bapak Camat, Bapak Lurah, Kepala Dinas Pendidikan, serta Ketua RW dan Ketua RT dimintanya datang. Apa yang direncanakan Pak Welly?

Rupanya Pak Welly ingin menyelenggarakan lelang pisang di sekolah. Murid kelas 5 dan 6 sudah dilatihnya untuk menjadi petugas lelang. Siapa calon pembelinya? Pembelinya adalah para bapak dan ibu pejabat daerah yang hari itu diundang datang ke sekolah.

Sebelum lelang dimulai, Pak Welly menyampaikan bahwa uang yang diperoleh dari hasil lelang pada hari itu akan digunakan untuk mengirim Sudin mengikuti lomba pidato di kota. Para pejabat yang hadir merasa kagum dan terharu menyaksikan usaha Pak Welly, sang kepala sekolah dari timur negeri. Tekad dan usahanya mendukung kemajuan muridnya sungguh menyentuh hati. Dalam sekejap pisang-pisang habis dilelang. Dana yang terkumpul lebih dari cukup untuk memberangkatkan Sudin. Semua orang bersatu padu membantu Pak Welly mewujudkan harapannya.

Didampingi Pak Seto, guru kelasnya, Sudin pun berangkat ke kota. Tak terkira bangga dan syukurnya Sudin. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, dia berusaha tampil sebaik-baiknya. Saat pengumuman hasil lomba, ternyata Sudin berhasil mempersembahkan piala juara pertama Iomba pidato untuk sekolahnya. Tak sia-sia usaha Pak Welly dan teman-teman sekolah Sudin.

Terbukti benar tekad Pak Welly. Kita tak perlu ragu untuk maju. Selalu ada jalan ketika kita menggalang persatuan untuk mewujudkan mimpi dan harapan.

Ayo Berdiskusi
Kamu telah membaca teks “Kepala Sekolahku, Pemimpin Idolaku”. Diskusikan jawaban pertanyaan-pertanyaan berikut dengan kelompokmu.
1. Mengapa kepala sekolah pada cerita di atas menjadi pemimpin idola?
Pak Welly menjadi pemimpin idola karena beliau ia memiliki sikap rela berkorban, pantang menyerah, peduli dengan siswa, dan bisa mempersatukan seluruh warga sekolah.
2. Apakah kepala sekolah pada kisah sudah mengamalkan nilai-nilai persatuan? Jelaskan!
Pak Welly sudah mengamalkan nilai-nilai persatuan karena bersama-sama memanen pisang dan mengundang Bapak Bupati, Bapak Camat, Bapak Lurah, Kepala Dinas Pendidikan serta Ketua RW dan Ketua RT untuk berperan dalam penggalangan dana (lelang pisang).

3. Apakah kepala sekolah sudah menerapkan nilai-nilai kerakyatan? Jelaskan!
Pak Welly sudah menerapkan nilai-nilai kerakyatan karena dalam mengambil keputusan untuk melaksanakan lelang hasil kebun sekolah melaui musyawarah dengan para guru.

4. Apa alasan kepala sekolah membantu Sudin untuk mengikuti lomba pidato?
Pak Welly membantu Sudin untuk mengikuti lomba pidato sebab ia ingin Sudin memperoleh pengalaman berharga.melalui lomba pidato.

5. Apa yang bisa kita teladani dari sosok kepala sekolah tersebut?
Kita bisa meneladani sosok kepala sekolah tersebut karena nilai-nilai persatuan dan kerakyatan yang dimilikinya sebagai seorang pemimpin.

6. Apakah yang menjadikan Sudin akibatnya sanggup pergi mengikuti kompetisi? Jelaskan!
Sudin mendapatkan dana yang cukup untuk mengikuti kompetisi melalui pelelangan pisang yang dibeli oleh para bapak dan ibu pejabat daerah yang diundang.

7. Bagaimana menurutmu kekerabatan antara kepala sekolah dengan bupati, kepala dinas, dan pejabat kawasan lainnya? Apa yang membuatmu menyimpulkan ibarat itu?
Hubungan antara kepala sekolah dengan bupati, kepala dinas, dan pejabat kawasan lainnya terjalin baik. Hal ini ditunjukkan dengan kedatangan mereka ke sekolah memenuhi undangan kepala sekolah dalam program lelang hasil kebun sekolah.

Berdasarkan jawabanmu buatlah goresan pena mengenai Pak Welly.

Pak Welly, seorang kepala sekolah dasar di pinggiran kota Grobogan adalah seorang yang benar-benar berjiwa besar. Selain sangat menyayangi murid-muridnya, Pak Welly juga sangat cerdas dan murah hati. Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk bergotong-royong demi membantu Sudin. Beliau menggunakan hasil panen buah pisang di sekolahnya untuk dilelang. Hasil lelang digunakan untuk membiayai Sudin mengikuti lomba berpidato. Sudin berhasil mempersembahkan piala untuk sekolahnya. Terbukti tekad Pak Welly bahwa kita tak perlu ragu untuk maju. Selalu ada jalan ketika kita menggalang persatuan untuk mewujudkan mimpi dan harapan.

Kamu sudah mengetahui nilai-nilai kepemimpinan kepala sekolah Sudin yang telah mengamalkan persatuan dan kesatuan di lingkungan sekitar sekolah. Tulislah perilakumu yang merupakan wujud dari nilai-nilai tersebut dan telah kamu praktikkan di lingkungan rumahmu.
Beberapa perilaku yang telah saya praktikan diantaranya adalah bergotong royong membersihkan lingkungan rumah, mengunjungi sahabat yang sakit, dan menawarkan pinjaman kepada tetangga yang terkena musibah.

Ayo Membaca
Berikut adalah nilai-nilai yang terkandung dalam sila keempat Pancasila, yaitu “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan”.
  1. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
  2. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  3. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
  4. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  5. Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
  6. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  7. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, mengutamakan nilai-nilai kebersamaan dan keadilan, serta mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama

Ayo Menulis
Tuliskanlah contoh-contoh penerapan nilai-nilai kerakyatan dalam kehidupanmu sehari-hari.
Penerapan nilai-nilai kerakyatan dalam kehidupan sehari-hari antara lain
  1. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain,
  2. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama,
  3. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah,
  4. Melaksanakan hasil keputusan musyawarah dengan tanggung jawab.

Ayo Mencoba
Bersama kelompokmu, carilah buku-buku referensi di perpustakaan sekolahmu, lalu carilah informasi mengenai peran Indonesia di ASEAN dalam berbagai bidang berikut.
1. Pendidikan
2. Pangan
3. Sosial
4. Kesehatan
5. Pariwisata
BidangPeran Indonesia
Pendidikan
  1. Mengembangkan Pendidikan Vokasi SMK di Indonesia
  2. Sebagai Anggota SEAMEO
  3. Berperan Dalam Iptekin ASEAN 
  4. Berperan Dalam ASEAN University Network [AUN]
  5. Memberikan Penawaran Beasiswa Pendidikan
Pangan
  1. Indonesia mendukung ketahanan pangan di ASEAN
  2. Indonesia mendukung keamanan pangan di ASEAN 
  3. Indonesia berperan dalam penyediaan sandang pangan di ASEAN
  4. Pengembangan pusat-pusat produksi
  5. Mempromosikan praktik perikanan yang bertanggungjawab
Sosial
  1. Menyepakati pembentukan ASEAN Ministerial Meting on Women (AMMW).
  2. Menjalin kerja sama kepemudaan dengan mengadakan temu karya pemuda ASEAN.
  3. Menjalin kerja sama di bidang kepegawaian dan administrasi. .
  4. Menjalin kerja sama penanggulangan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di tingkat regional ASEAN.
  5. Menjalin kerja sama di bidang pembangunan sosial. Kerja sama ini menekankan pada kesejahteraan golongan berpenghasilan rendah dan penduduk pedesaan
Kesehatan
  1. Melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
  2. Menciptakan Masyarakat Sehat ASEAN tahun 2025 
  3. Bekerja sama menanggulangi ancaman penyakit menular seperti virus zika dan MERS CoV
  4. Mengikuti Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN ke 13 yang menghasilkan naskah deklarasi untuk mengakhiri semua bentuk malnutrisi.
  5. Menyelenggarakan seminar bertema “Optimalisasi Pemanfaatan Kerjasama ASEAN Bidang Kesehatan
Pariwisata
  1. Ikut membina Tim Komunikasi Krisis Pariwisata ASEAN (ATCCT).
  2. Ikut mengintensifkan kolaborasi Organisasi Pariwisata Nasional (NTOs) ASEAN
  3. Mendukung pengembangan dan implementasi kemampuan pariwisata ASEAN
  4. Ikut mempercepat penerapan kebijakan mikro dan makro ekonomi bagi para stakeholder industri perjalanan dan pariwisata.
  5. Ikut empercepat kerja sama dengan mitra dialog ASEAN mengenai pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif.

Info :
Posisi dan peran Indonesia dalam kerja sama di bidang sosial budaya dalam lingkup ASEAN

Masyarakat ASEAN tergabung dalam komunitas sosial budaya. Sebagai komunitas ini, masyarakat ASEAN mengatasi tantangan di bidang kependudukan, kemiskinan, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan masyarakat. Dalam lingkup ASEAN, Indonesia ikut berperan aktif dalam bidang sosial budaya.

a. Kerja sama di bidang sosial
  1. Menyepakati pembentukan ASEAN Ministerial Meting on Women (AMMW). Tujuannya untuk meningkatkan kerja sama pemajuan dan perlindungan hak perempuan.
  2. Menjalin kerja sama kepemudaan dengan mengadakan temu karya pemuda ASEAN. Kerja sama ini menitikberatkan pada unsur youth leadership, entrepreneurship, dan employability.
  3. Menjalin kerja sama di bidang kepegawaian dan administrasi. Kerja sama ini sebagai upaya memperbaiki efisiensi dan efektivitas manajemen public.
  4. Menjalin kerja sama penanggulangan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di tingkat regional ASEAN. Kerja sama ini diarahkan untuk mewujudkan kawasan ASEAN bebas narkoba.
  5. Menjalin kerja sama di bidang pembangunan sosial. Kerja sama ini menekankan pada kesejahteraan golongan berpenghasilan rendah dan penduduk pedesaan melalui perluasan kesempatan kerja produktif dengan pembayaran wajar.
  6. Menyalurkan bantuan kepada masyarakat ASEAN, terutama kaum pemuda dan perempuan, atas peran aktifnya dalam pembangunan.
  7. Melakukan intensifikasi dan perluasan kerja sama dalam menangani masalah perkembangan penduduk di ASEAN.

b. Kerja sama di bidang sosial budaya
  1. Menjalin kerja sama sektor kebudayaan dan penerangan. Kerja sama ini untuk meningkatkan saling pengertian dan kesetiakawanan antarmasyarakat ASEAN. Contohnya, festival lagu ASEAN dan siaran program televise secara bersama.
  2. Melakukan pertukaran utusan kelompok seni budaya. Contohnya, kelompok Jaipongan Indonesia mengajarkan tarian tradisional Indonesia kepada mahasiswi sekolah tinggi seni tari Vietnam.
  3. Menyampaikan gagasan mengenai pentingnya penegakan hak asasi manusia (HAM). Sebagai negara multikultural, Indonesia mengajak negara ASEAN memperhatikan HAM. Negara ASEAN juga diingatkan untuk menaati norma terkait HAM sesuai peraturan negaranya.
  4. Membentuk ASEAN Ministerial Meeting on Sport (AMMS). Komite ini bertugas menangani masalah olahraga.
  5. Ikut berpartisipasi dalam ajang olahraga di kawasan Asia Tenggara. Southeast Asian Games (SEA Games) merupakan pesta olahraga negara-negara anggota ASEAN. Dalam ajang ini, Indonesia beberapa kali menjadi tuan rumah.
  6. Mengenalkan ASEAN dan negara anggota melalui sekolah dan lembaga pendidikan lainnya.
  7. Menyalurkan bantuan kepada cendekiawan, penulis, artis, dan wakil media massa ASEAN agar berperan lebih aktif dalam memupuk kepribadian dan persahabatan regional.
  8. Menyebarluaskan pengkajian masalah Asia Tenggara melalui kerja sama antarlembaga nasional.

Ayo Menulis
Tulislah rancangan pidato singkat untuk mengajak teman-temanmu gemar membaca. Ingatlah teks pidato harus memuat hal-hal pokok berikut.

1. Salam Pembuka
Kalimat sapaan (Assalamualaikum Wr. Wb/Salam sejahtera/ Selamat pagi/ selamat siang/ selamat malam, dan lain sebagainya kepada kepala sekolah, dewan guru dan rekan siswa)

2. Pendahuluan
Menjelaskan topik yang akan dibahas. (Memaparkan data tentang tingkat gemar membaca di Indonesia dibandingkan negara lain)

3. Inti
Berisi bahasan topik secara lengkap. (Tentang manfaat membaca, himbauan dan ajakan membaca)

4. Penutup
Berisi ringkasan dari pembahasan topik. (Rangkuman atau ringkasan dari pidato gemar membaca)

5. Salam penutup
Berisi ucapan terima kasih dan salam

Contoh Teks Pidato

1. Salam Pembuka
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh....
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua

2. Pendahuluan
Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan pidato tentang gemar membaca. Era globalisasi memudahkan kita memeproleh informasi. Membaca merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk dapat memperoleh informasi tersebut. Membaca memiliki banyak sekali manfaat. Membaca sangatlah penting untuk semua orang.

3. Inti
Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menumbuhkan minat membaca, yaitu dimulai dengan kemauan dari diri kita sendiri untuk membaca. Kita membiasakan diri untuk membaca seperti yang kita lakukan pada kebiasaan lain. Kita bisa membaca koran, majalah, buku- buku pelajaran dan sebagainya untuk membiasakannya. Bisa juga dengan sering mengunjungi perpustakaan dan meminjam buku di perpustakaan.

Dari membaca, banyak manfaat yang bisa kita dapat yaitu kita lebih disiplin dalam mengatur waktu, terutama waktu luang, dapat memperoleh informasi dan menambah wawasan. Harapan saya semoga dengan membaca, wawasan kita akan lebih luas dan minat membaca kita semakin besar.

4. Penutup
Marilah kita tumbuhkan minat membaca, untuk menambah wawasan kita mengenai dunia dan lingkungan sekitar kita. Mulailah membaca dari diri sendiri dengan membaca bacaan yang ada di sekitar kita.

5. Salam Penutup
Demikian pidato ini saya sampaikan. Bila ada kata- kata yang kurang berkenan, saya mohon maaf dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan.

Wabillahi taufik walhidayah
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Pembelajaran 4

Ayo Membaca
Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi pada Masa Pubertas
Pada masa pubertas, terjadi perubahan pada remaja pria dan remaja putri. Pada masa ini, produksi hormon meningkat. Peningkatan produksi hormon ini menyebabkan aktifnya kelenjar minyak dan kelenjar keringat. Aktifnya kedua kelenjar ini dapat mengakibatkan jerawat dan tubuh berbau kurang sedap.
Pubertas
Kebersihan dan kesehatan tubuh harus selalu dijaga, termasuk kebersihan dan kesehatan alat reproduksi. Berikut cara-cara menjaga kebersihan dan kesehatan alat reproduksi.
  1. Biasakan mengenakan pakaian dalam dari katun. Katun bersifat menyerap keringat sehingga kita terhindar dari kelembapan. Kelembaban pada lipatan kulit dapat menyebabkan tumbuhnya jamur kulit. Gantilah pakaian dalam setiap kali habis mandi atau setiap saat kamu merasa lembap pada pakaian dalammu.
  2. Bilaslah setiap kali habis buang air kecil. Gunakan air bersih. Setelah dibasuh, keringkan dengan handuk atau tisu.
  3. Bagi remaja putri yang sedang menstruasi, gunakan pembalut yang lembut. Gantilah pembalut setiap kali pembalut yang kamu pakai terasa lembap. Gantilah minimal empat kali sehari.

Ayo Berkreasi
Pada Pembelajaran 2, kamu dan kelompokmu telah menuliskan rencana karya berisi cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas. Kini, wujudkan rencana karya itu. Buatlah sebagus mungkin.
Menjaga Kesehatan Reproduksi
Pada pembelajaran sebelumnya, diceritakan bahwa Sudin akan mengikuti lomba pidato. Bagaimana pidato yang dibaca Sudin dalam lomba itu?

Ayo Membaca
”Selamat pagi Bapak, Ibu, dan teman-teman semua. Hari ini, kita akan saling berbagi cerita dan pengalaman tentang persatuan. Saya akan menyampaikan kisah saya mengenai persatuan, lalu saya akan belajar dari kisah teman-teman.”

“Menurut saya, persatuan itu sangat penting, karena dengan bersatu tugas-tugas yang harus kita kerjakan akan menjadi lebih mudah. Dengan adanya persatuan pula kita dapat belajar dari perbedaan-perbedaan yang ada.”

“Saya telah mengalami dan merasakan sendiri betapa bergunanya persatuan. Sekolah saya adalah sekolah yang murid maupun gurunya berasal dari daerah yang berbeda-beda. Beberapa teman saya adalah anak dari Indonesia Timur. Bahkan kepala sekolah saya, Pak Welly juga berasal dari sana. Kami tidak pernah membeda-bedakan suku, ras, budaya, dan lainnya. Kami selalu mendukung satu sama lain. Walaupun berasal dari Indonesia Timur, Pak Welly tidak hanya mementingkan murid-muridnya yang berasal dari timur. Pak Welly tidak ragu untuk juga mempercayai kemampuan murid-muridnya yang berasal dari tanah Jawa untuk maju. Saya juga belajar banyak dari budaya teman-teman saya yang sangat beragam.”

“Bagi sekolah di pelosok kabupaten, bukan hal yang mudah untuk mengirim saya ke sini, karena sekolah kami tidak memiliki cukup biaya. Kepala sekolah kami memiliki cara yang cerdik untuk mengumpulkan dana. Ia meminta bantuan kepada saya dan teman-teman untuk melelang pisang di halaman sekolah. Para pembelinya merupakan pejabat-pejabat di daerah. Pak Bupati, Pak Camat, Pak Lurah, bahkan Ketua RW dan Ketua RT hadir mendukung. Meskipun hanya saya yang datang ke sini, namundi belakang saya semua ikut berpartisipasi. Itulah mengapa saya sudah merasakan bahwa persatuan sangat penting dan berguna.”

“Itulah pengalaman saya tentang persatuan. Bagaimana cerita temanteman? Saya juga ingin mendengar dan belajar dari cerita kalian. Terima kasih.”

Ayo Menulis
Tulislah pendapatmu mengenai isi pidato Sudin. Kamu dapat menilai pidatonya dengan memberi tanda ceklis (✓) pada kolom berikut yang sesuai.
No.KriteriaAdaTidak Ada
1.Teks pidato memiliki bagian pembuka-
2.Teks pidato memiliki bagian inti-
3.Bagian inti teks pidato menjelaskan tentang topik yang dibahas dengan lengkap-
4.Bagian inti teks pidato memuat contoh-contoh yang mendukung topik-
5.Teks pidato memiliki bagian penutup-
6.Teks pidato memiliki kalimat ajakan-
7.Teks pidato memberi inspirasi bagi pembaca-
8.Sebagian besar kata yang digunakan dalam teks menggunakan kosa kata baku-

Kamu dapat menuliskan kesimpulan penilaianmu di bawah ini.
Kesimpulan :
Sudin sudah berpidato dengan baik, karena dalam pidatonya, Sudin sudah memuat unsur-unsur penting pidato secara lengkap, ditambah penggunaan kata-kata baku yang sudah benar dari pidato Sudin.
Dalam pidatonya, Sudin menceritakan pengalamannya tentang manfaat persatuan. Semangat persatuan juga harus kita jaga dalam bekerja sama dengan negara-negara lain, misalnya di Asia Tenggara. Ayo, pelajarilah peran Indonesia dalam kerja sama di bidang sosial budaya.

Ayo Membaca
Kerja Sama Bidang Sosial Budaya Negara-Negara ASEAN
Kerja sama dalam bidang budaya negara-negara ASEAN ditandai dengan pembentukan komunitas sosial budaya negara-negara ASEAN (ASEAN Social Cultural Community/ASCC). Komunitas ini memiliki empat bagian utama sebagai berikut.
  1. Mengelola dampak-dampak sosial dari integrasi ekonomi.
  2. Membentuk masyarakat yang lebih peduli dan berbagi untuk mengatasi isu-isu kemiskinan, keadilan, dan pengembangan sumber daya manusia.
  3. Meningkatkan perlindungan lingkungan.
  4. Memperkuat dasar-dasar bagi ikatan sosial kawasan.

Kerja sama nyata dalam bidang sosial budaya negara-negara ASEAN antara lain sebagai berikut.
  1. Pertukaran kunjungan antarseniman ASEAN.
  2. Festival lagu dan lomba menyanyi negara-negara ASEAN.
  3. Kerja sama promosi pariwisata.
  4. Kerja sama budaya serumpun Melayu.
  5. Pertukaran berita dan penyiaran informasi mengenai ASEAN melaluitelevisi dan radio.
  6. Penyelenggaraan pesta olahraga SEA-Games setiap dua tahun sekali

Ayo Mencoba
Bersama kelompokmu, carilah informasi mengenai tahun dan tempat penyelenggaraan SEA-Games. Carilah informasi penyelenggaraan SEA-Games pertama dan lima penyelanggaraan terakhir. Catatlah dalam bentuk tabel sebagai berikut.
SEA-GamesTahunNegaraKota
I1959ThailandBangkok
XXV2009LaosViantiane
XXVI2011IndonesiaJakarta dan Palembang
XXVII2013MyanmarNaypyidaw
XXVIII2015PhilipinaManila
XXIX2017MalaysiaBangkok
XXX2019PhilipinaBeragam

Kesimpulan 

Alhamdulillah kegiatan pembelajaran pada hari ini berjalan dengan lancar dan tertib. Alhamdulillah Siswa mampu mengidentifikasi cara mencari mean dengan tepat sesuai dengan tujuan pembelajaran diatas. 

Minggu, 02 Februari 2025

Materi Ajar, Senin 3 Februari 2025

Hari/tanggal: Senin, 3 februari 2025

Tema: Tema 7 Kepemimpinan 

Subtema: 2 Pemimpin Idolaku

Pembelajaran: 1 dan 2

Muatan Pembelajaran: B. Indonesia, PKN, IPA, SBdP 

Tujuan Pembelajaran:

1. Siswa dapat belajar tentang isi pidato dengan benar. 

2. Siswa dapat mempelajari perbedaan ciri laki-laki dan perempuan setelah masa pubertas. 

3. Siswa dapat belajar tentangtari kreasi berpasangan dengan baik. 

4. Siswa dapat memahami makna sila ketiga dengan baik. 

5. Siswa dapat memahami materi modus diagram lingkaran dengan baik. 

Matematika

PENGOLAHAN DATA









PEMBELAJARAN 1
Ayo Menulis
Kamu sudah belajar tentang kepemimpinan dan nilai-nilai yang harus dimiliki. Di sekitar kita banyak pemimpin yang baik dan kita mengidolakannya. Apakah kamu memiliki seorang pemimpin idola Siapakah dia? Mengapa kamu mengidolakannya?

Tulislah pemimpin idolamu dan nilai-nilai kepemimpinan yang mencerminkan pengamalan nilai-nilai persatuan dan kesatuan. Jangan lupa menuliskan contoh kegiatan yang telah dilakukannya.

Contoh:
Ir. Soekarno
Beliau merupakan presiden pertama Indonesia. Beliau selalu menanamkan rasa persatuan dan pentingnya mengenang perjuangan kemerdekaan dengan semboyan “jasmerah” yaitu jangan sekali sekali melupakan sejarah. Dengan melihat sejarah bangsa Indonesia yang berjuang dalam mendapatkan kemerdekaan dan seharusnya para penerus bangsa harus berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan.

Sifat kepemimpinan yang juga menonjol dan Ir. Soekarno adalah percaya diri yang kuat, penuh inisiatif dan inovatif serta kaya akan ide dan gagasan baru. Sehingga pada puncak kepemimpinannya, pernah menjadi panutan dan sumber inspirasi pergerakan kemerdekaan dari bangsa-bangsa Asia dan Afrika serta pergerakan melepas ketergantungan dari negara-negara Barat
Presiden Soekarno
Diskusikan tulisanmu dengan tulisan teman satu kelompokmu. Adakah persamaan antara hasil tulisanmu dengan hasil tulisan rnereka?

Gabungkanlah nilai-nilai kepemimpinan tokoh idolamu dan nilai-nilai kepemimpinan yang dimiliki oleh pemimpin idola teman satu kelompokmu. Pilihlah tiga nilai kepemimpinan dan contoh kegiatannya yang patut diteladani. Tuliskan ketiga nilai tersebut pada kotak yang bertuliskan ‘nilai’ dan tuliskan kegiatanyang telah dilakukannya pada kotak di sebelah kanan
Pemimpin Idola
Sampaikan hasil kerja kelompokmu kepada teman satu kelas. Apakah kamu melihat persamaan dan perbedaannya?

Pemimpin idola dapat berasal dari berbagai kalangan. Pemimpin idola yang sesungguhnya di zaman sekarang ini memang sulit kita temukan. Walaupun secara kuantitas banyak yang mengakuinya terutama di forum debat pencalonan. Namun, secara kualitas yang ada kesesuain antara ucapan (janji) dan realisasinya sedikit yang mengamalkan. Pemimpin idola ialah pemimpin yang menerapkan sinkronisasi antara perkataan dan perbuatan.Pemimpin idola memiliki nilai-nilai yang terlihat dalam kegiatan kesehariannya. Sebaiknya kita banyak belajar dari para pemimpin yang menjadi pujaan atau idola kita. Kita mengidolakan seorang pemimpin karena kita tahu mereka bekerja untuk kepentingan rakyatnya. Beberapa contoh pemimpin idola yang ada di sekitar kita antara lain sebagai berikut.
Nama
Pemimpin
Idola
PosisiBidangPrestasi
Poli-
tik
Eko-nomiSosialBuda-
ya
Pendi-dikan
BadruKepala
Desa
----Menjalankan program budaya tegur sapa
Dr. Bambang Wibowo, S.Og (K)Kepala RS Kariadi Semarang----Pelayanan Jaminan Kesehatan Terbaik
Sulfa FuadiKetua Primkop Tahu Tempe Brebes----Keterbukaan dan Efisiensi Primer Koperasi Tahu Tempe (Primkopti) Brebes
Drs. I Wayan Rika, M.PdKepala SMAN 4 Denpasar----Hasil UN Terbaik SMA tahun 2016
Ki Mantheb SudharsonoDalang----Penghargaan Makara Utama bidang sosial budaya atas dedikasi Ki Manteb Soedharsono kepada dunia wayang di Indonesia.

Nilai-nilai kepemimpinan dari beberapa tokoh idola yang tersaji dalam tabel antara lain sebagai berikut.
  1. Mendengarkan masukan artinya sebagai seorang pemimpin harus mau mendengarkan masukan yang berasal dari siapapun yang dapat mengembangkan kepemimpinannya. Masukan yang berupa saran maupun pendapat perlu dperhatikan demi perbaikan ke depan.
  2. Memperhatikan kesejahteraan, sebagai seorang pemimpin harus mau memperhatikan kesejahteraan anggota organisasi yang dipimpinnya. Dengan kesejahteraan anggota yang terjamin kinerja organisasi akan berjalan dengan baik sehingga tujuan tercapai.
  3. Menghormati perbedaan artinya setiap anggota memiliki kemampuan dan karakter yang berbeda. Sebagai seorang pemimpin harus dapat menggabungkan kemampuan dan karakter yang berbeda tersebut menjadi padu sehingga menunjang jalannya organisasi.
  4. Jujur, pemimpin yang baik harus jujur karena dengan kejujuran akan menumbuhkan kepercayaan anggota kepada pemimpinya. Sikap jujur menimbulkan perasaan enak dan hati tenang, jujur akan membuat pelakunya menjadi tenang karena ia tidak takut akan diketahui kebohongannya.
  5. Berkomunikasi dengan baik. Pemimpin yang baik dapat memastikan pesan yang disampaikannya diterima oleh setiap orang dalam organisasinya dengan persepsi yang sama dan jelas.
  6. Menjadi Teladan. Pemimpin harus berada di garda terdepan dan memberikan pengaruh yang baik bagi anggotanya. Dalam segala hal dirinya mampu menjadi teladan.
  7. Tekun. Seorang pemimpin tidak cukup hanya punya kemampuan, pemimpin yang baik sangat tekun dalam pencapaian tujuan dan visi yang telah ditetapkan.
  8. Penuh Semangat. Seorang pemimpin yang baik harus membawa energi yang sangat besar bagi bawahannya, dan selalu mempunyai semangat yang senantiasa dikobarkan dalam setiap tugas yang diberikan, dalam setiap bidang yang ditangani kapanpun dan dimanapun. 

Pemimpin idola memiliki nilai-nilai yang terlihat dalam kegiatan kesehariannya. sebaiknya, kita banyak belajar dari para pemimpin yang menjadi pujaan atau idola kita. Kamu bisa menuliskan tokoh idolamu, lembaga tempatnya bekerja, tugas, dan manfaat kelembagaan pada tabel berikut. Perhatikan contoh yang ada sebelum mengerjakan tugasmu.
No.Pemimpin IdolaKelembagaanTugasManfaat Lembaga
1.DokterRumah Sakit (Sosial)
  1. Melakukan pemeriksaan dan mendiagnosa penyakit pasien secara cepat dan tepat.
  2. Memberikan terapi untuk kesembuhan penyakit pasien.
  3. Memberikan pelayanan kedokteran secara aktif kepada pasien pada saat sehat dan sakit.
  4. Menangani penyakit akut dan kronik.
  1. Tempat warga berobat
  2. Tempat warga mendapatkan obat
  3. Tempat mendapatkan perawatan kesehatan masyarakat
  4. Tempat masyarakat dan keluarga mendapatkan informasi tentang kesehatan
2.Kepala KeluargaRumah (Sosial)
  1. Memelihara fisik keluarga dan para anggotanya.
  2. Memelihara sumber-sumber daya yang ada dalam keluarga.
  3. Pembagian tugas masing-masing anggotanya sesuai dengan kedudukannya masing-masing.
  4. Sosialisasi antar anggota keluarga.
  5. Pengaturan jumlah anggota keluarga.
  6. Pemeliharaan ketertiban anggota keluarga.
  7. Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih luas.
  8. Membangkitkan dorongan dan semangat para anggotanya.
  1. Mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan.
  2. Mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
  3. Fungsi Perlindungan. Tugas keluarga adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik.
  4. Fungsi Religius. Tugas keluarga adalah memperkenalkan dan mengajak anak dalam kehidupan beragama.
  5. Fungsi Ekonomis. Tugas kepala keluarga adalah mencari sumber-sumber kehidupan.
3.Ketua RTRukun Tetangga (Politik)
  1. Membantu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota.
  2. Memelihara Kerukunan hidup warga;
  3. Menyusun rencana & melaksanakan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi masyarakat.
  1. Pendataan kependudukan dan pelayanan administrasi pemerintahan
  2. Pemeliharaan keamanan, ketertiban, dan kerukunan hidup antarwarga;
  3. Pembuatan gagasan dalam pelaksanaan pembangunan
  4. Penggerak swadaya gotong royong dan partisipasi masyarakat
4.Ketua RWRukun Warga (Politik)
  1. Menggerakan Swadaya gotong royong partisipasi masyarakat diwilayahnya
  2. Membantu kelancaran tugas pokok LPM di desa dan kelurahan dalam bidang pembangunan
  1. Pengkordinansian pelaksanaan tugas tugas RW
  2. Fasilitas dalam hubungan antar RW dan antar masyarakat dengan Pemerintahan Desa atau kelurahan dan Daerah
5.Kepala Desa/lurahPemerintah Desa
(Politik)
  1. Memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama BPD;
  2. Mengajukan dan menetapkan rancangan peraturan desa;
  3. Menyusun dan mengajukan rancangan APBDesa untuk dibahas dan ditetapkan bersama BPD;
  4. Membina kehidupan dan perekonomian masyarakat desa;
  5. Melaksanakan wewenang lain sesuai dengan peraturan perundang- undangan.
  1. Meningkatkan kesejahteraan dan ketertiban masyarakat;
  2. Melaksanakan kehidupan demokrasi;
  3. Melaksanakan prinsip tata pemerintahan desa yang bersih.
  4. Menjalin hubungan kerja dengan seluruh mitra kerja pemerintahan desa;
  5. Menyelenggarakan administrasi pemerintahan desa yang baik;
  6. Melaksanakan urusan yang menjadi kewenangan desa;
  7. Membina, mengayomi dan melestarikan nilai-nilai sosial budaya dan adat istiadat;
6.Bupati/
Walikota
Pemerintah Kabupaten (Politik)
  1. Memimpin penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten bersama DPRD;
  2. Mengajukan rancangan Perda;
  3. Menetapkan Perda yang telah mendapat persetujuan bersama DPRD;
  4. Mengupayakan terlaksananya kewajiban Daerah;
  5. Mewakili Daerahnya di dalam dan di luar pengadilan.
  1. Menyediakan sarana sosial dan sarana umum yang layak.
  2. Mengembangkan sistem jaminan sosial.
  3. Menyusun perencanaan dan tata ruang pada daerah yang bersangkutan.
  4. Melestarikan lingkungan hidup.
  5. Membentuk dan menerapkan berbagai peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan kewenangannya.
7.Kepala SekolahPendidikan
  1. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan. membina kesiswaan.
  2. Melaksanakan bimbingan dan penilaian bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya.
  3. Menyelenggarakan administrasi sekolah.
  4. Merencanakan pengembangan, pendayagunaan, dan pemeliharaan sarana prasarana.
  5. Melaksanakan hubungan sekolah dengan lingkungan, orang tua dan / masyarakat
  1. Mengembangkan pola berpikir anak didik, mencerdaskan dan memberikan pengetahuan yang luas;
  2. Tempat bersosialisasi dengan teman sebaya, para pendidik atau orang yang ada di lingkngan sekitar;
  3. Menumbuhkan sifat kedewasaan anak didik;
  4. Mengembangkan bakat anak didik untuk terjun dalam masyarakat;
  5. Memberikan bekal yang cukup sesuai kebutuhannya di masyarakat.
8.Kepala Cabang BankBank (Ekonomi)
  1. Mengawasi serta melakukan koordinasi kegiatan operasional bank
  2. Memonitor kegiatan operasional bank
  3. Melakukan pengembangan kegiatan operasional bank
  4. Observasi atas kinerja karyawan Bank
  5. Memberikan solusi terhadap semua masalah yang dihadapi bank
  6. Memberi penilaian terhadap kinerja karyawan
  1. Mendukung kelancaran mekanisme pembayaran
  2. Penghimpunan dana simpanan nasabah
  3. Mendukung kelancaran transaksi perbankan
  4. Penyimpanan surat berharga
  5. Memberikan pinjaman kepada nasabah yang membutuhkan.
  6. Pemberian jasa-jasa lainnya
9.Ketua KoperasiKoperasi (Ekonomi)
  1. Mengendalikan seluruh kegiatan koperasi
  2. Memimpin dan mengontrol jalannya aktivitas koperasi
  3. Menandatangani surat penting
  4. Mengambil keputusan atas hal-hal yang dianggap penting.
  5. Mengkoordinasikan pengadministrasian koperasi.
  1. Sebagai urat nadi kegiatan perekonomian indonesia
  2. Sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi indonesia
  3. Meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi
  4. Memperkokoh perekonomian rakyat indonesia dengan jalan pembinaan koperasi
10.Ketua Pusat BudayaBudaya
  1. Mengembangkan dan mempertahankan budaya yang ada di masyarakat agar tidak mengalami kepunahan.
  2. Menggali budaya-budaya daerah yang ada untuk memperkaya budaya nasional
  1. Pengembangan budaya, ilmu pengetahuan, seni, lingkungan, pendidikan pada masyarakat yang ada pada suatu daerah/negara.
  2. Berperan serta dalam pelestarian seni dan budaya. baik seni dan budaya daerah maupun nasional akan tetap dapat lestari dan berkembang.
Ayo Membaca
Kita mengidolakan seorang pemimpin karena kita tahu mereka bekerja untuk kepentingan rakyatnya. Ayo, belajar dari salah seorang pemimpin yang patut kita teladani melalui bacaan berikut!

Pamanku, Lurah Idola
Ini cerita tentang pamanku, Badi namanya. Ia seorang lurah di desanya. Warga biasa memanggilnya dengan sebutan Pak Lurah. Tetapi, aku tahu mereka mengenal dekat, hormat, serta sayang kepada beliau.

Walau menjabat sebagai lurah, pamanku hidup sederhana. Gaji dan fasilitas yang diperolehnya tidak digunakan untuk kepentingan pribadinya. Rumahnya tetap mungil sederhana, hanya berlantai semen.

“Ah, untuk apa rumah mewah, berlantai keramik? Yang penting bersih dan nyaman saja. Lantai semen justru terasa lebih dingin kan?” ujarnya ketika aku mengomentari rumahnya.

Ternyata, dari cerita bibi aku tahu. Paman menyisihkan gajinya justru untuk meningkatkan kesejahteraan warganya. Dibangunnya balai belajar sederhana untuk tempat warga belajar membaca. Paman ingin warganya maju. Ia ingin warganya melek informasi.

Membaca merupakan salah satu cara untuk membuka pintu informasi. Bergantian dengan bibi, di sore hari, paman mengajar membaca di balai belajar. Ia sabar dan penuh canda, sehingga warga tak sungkan belajar dengannya. Kadang warga seperti lupa, bahwa sang guru adalah lurah, pejabat pemerintahan desa. Paman sedikit demi sedikit juga menyediakan berbagai buku di balai belajar. Berbagai buku disediakan, seperti buku bercocok tanam, pemeliharaan hewan, atau buku pengetahuan umum tersedia di sana. Ia selalu menyisihkan sebagian gajinya untuk membeli buku di pasar buku bekas.

Bukan hanya memikirkan kesejahteraan warganya, pamanku juga selalu bermusyawarah dengan warga sebelum menentukan kebijakan. Aku ingat, pernah sekali waktu sekelompok investor datang menemui paman. Mereka ingin membangun toko swalayan di desa. Sebagai lurah, paman dapat saja langsung menyetujui, tetapi paman justru mengumpulkan warga untuk berdiskusi. Dikemukakannya dampak positif dan negatif jika ada toko swalayan di desa mereka.

Sebagian besar warga tidak setuju karena khawatir akan mengalahkan usaha kecil warga. Warung dan pasar tradisional akan tersaingi. Tanpa ragu paman pun menolak rencana pembangunan toko swalayan tersebut. Aku yakin, banyak warga yang ingin dipimpin oleh lurah seperti Pak Badi, pamanku. Seorang pemimpin yang memilih untuk tidak menjulang tinggi di tengah kesederhanaan warganya. Seorang pemimpin yang memilih untuk berjuang maju bersama warganya.

Perhatikan nilai-nilai yang dimiliki oleh tokoh pemimpin pada teks bacaan di atas. Sebagai seorang pemimpin, ia sedang mengamalkan nilai-nilai persatuan. Apa yang dilakukannya merupakan wujud dari cintanya terhadap tanah air. Berikut nilai-nilai yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila, yaitu “Persatuan Indonesia”.
  1. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara apabila diperlukan.
  2. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
  3. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  4. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
  5. Memajukan persatuan dan kesatuan bangsa.

Apakah kamu telah menerapkan nilai-nilai persatuan? Tulislah contoh penerapan nilai-nilai persatuan saat kamu berada di sekolah. Jangan lupa sertakan manfaatnya bagimu dan lingkungan sekitarmu.
  1. Berteman dengan teman yang berbeda agama manfaat banyak memiliki teman.
  2. Toleransi manfaat tidak terjadi pertengkaran.
  3. Saling menghormati antar teman manfaat sekolah menjadi aman.

Ayo Mencoba
Lurah idola, seperti tokoh dalam cerita sebelumnya, memang dicintai masyarakatnya. Penduduk dengan beragam latar belakang agama, sosial, suku bangsa, dan budaya dapat bersatu karena seorang lurah yang bekerja keras untuk penduduknya. Sebagai pelajar, kamu pun dapat melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkunganmu. Buatlah rencana pidato yang mengajak teman sekolahmu untuk membantu adik kelas atau warga di lingkungan rumah untuk belajar membaca. Susunlah naskah pidato dengan struktur penyusunan pidato yang telah dipelajari sebelumnya.

Teks pidato harus memuat: 
Salam pembuka 
  1. Berisikan kalimat sapaan (selamat pagi, selamat siang, selamat malam, dan lain-lain) 
  2. Pendahuluan Memaparkan topik permasalahan yang akan dibahas. Kali ini, kamu akan membahas pengamalan persatuan dan kesatuan di lingkungan, yaitu meningkatkan kualitas warga. Kamu akan membantu adik kelas atau warga di lingkungan rumahmu untuk membaca.
  3. Inti : Berisikan pembahasan topik secara lengkap. Kalimat ajakan atau bujukan digunakan untuk mengajak pendengar melakukan kegiatan yang diharapkan.
  4. Keterangan lengkap tentang topik disampaikan secara rinci.
  5. Penutup :Penyampaian rangkuman atau intisari topik yang telah disampaikan.
  6. Salam penutup. Berisi kalimat salam penutup seperti ‘terima kasih’.

Kamu akan berpidato bergiliran di hadapan adik kelas dan guru-gurumu di pertemuan berikutnya.
Contoh :

1. Kalimat sapaan
Selamat pagi teman-teman, 

2. Pendahuluan
Pada kesempatan yang baik ini perkenankanlah saya menyampaikan pidato singkat tentang pentingnya budaya membaca.

3. Inti
Membaca adalah sebuah keharusan bila kita ingin menguasai dunia.  Banyak manfaat yang diperoleh dari membaca. Dengan membaca siswa dapat memperluas cakrawala ilmu pengetahuan, menambah informasi bagi diri sendiri, meningkatkan pengetahuan serta menambah ide. Jadi jelas pengaruh bacaan sangat besar terhadap peningkatan cara berfikir seorang siswa.

4. Keterangan
Untuk itu marilah kita ciptakan suasana yang nyaman saat membaca. Lakukan kegiatan secara bertahap. Misalnya dari selembar artikel, bertahap ke buku yang tipis hingga buku yang tebal. Selanjutnya cermati apa yang kita baca agar dapat diterima ilmunya secara maksimal. Dan yang terakhir, sampaikan apa yang kita baca kepada orang lain agar lebih bermanfaat.

5. Penutup
Demikianlah pidato saya kali ini yang kesimpulannya adalah membaca sangat penting bagi siswa untuk memperluas wawasan dan menambah pengetahuan. Budaya membaca di sekolah dapat dikembangkan oleh seluruh warga sekolah. Saya mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati anda. 


PEMBELAJARAN 2

Ayo Membaca
Bagong Kussudiarjo
Bapak Bagong Kussudiarjo merupakan seorang seniman serba bisa. Beliau lahir di Yogyakarta pada 9 Oktober 1928. Beliau sempat menimba ilmu di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) Yogyakarta pada 1954. Pada 1957, beliau belajar koreografi dari tokoh tari modern Martha Graham di New York, Amerika Serikat. Pak Bagong merintis karier di dunia seni sebagai penari Jawa klasik, setelah belajar di Sekolah Tari Kredo Bekso Wiromo pimpinan Pangeran Tedjokusumo.
Bagong Kussudiarjo
Selama bertahun-tahun menimba ilmu, Pak Bagong berkembang menjadi sosok yang selalu berkreasi. Banyak ide yang diwujudkan dalam bentuk tari-tari klasik. Bahkan, di mata seniman Indonesia, Pak Bagong dijuluki sebagai begawan seni. Maklum, selain menekuni dunia tari, puisi, seni lukis, dan seni patung, Pak Bagong juga aktif merintis seni batik kontemporer.

Pada 5 Maret 1958, Pak Bagong mendirikan Pusat Pelatihan Tari Bagong Kussudiardjo. Tepat 20 tahun kemudian, ia membangun padepokan seni yang ruang lingkupnya lebih luas mencakup tari, ketoprak, karawitan, dan sinden. Sejumlah karyanya juga pernah dipentaskan di beberapa negara. Atas kesetiaan terhadap dunia seni, Pak Bagong mendapat anugerah Karya Cipta Putra Bangsa dan penghargaan dari Sri Paus Paulus VI.

Namun, pada Selasa 15 Juni 2004, Pak Bagong Kussudiarjo meninggal dunia. Jenazah koreografer kondang berusia 76 tahun ini disemayamkan di Padepokan Tari Bagong Kussudiarjo dan dikebumikan di Dusun Sembungan, Gunung Sempu, Kasihan, Kabupaten Bantul.

Ayo Menulis
Kamu telah membaca teks “Bagong Kussudiarjo”. Sekarang, kerjakan tugas berikut.
1. Tuliskan informasi-informasi penting mengenai Pak Bagong Kussudiarjo dari teks bacaan “Bagong Kussudiarjo”. Gunakan kosakata baku.
  • Bagong kussudiarjo seorang seniman serba bisa.
  • Lahir di Yogyakarta tanggal 9 Oktober 1928
  • Belajar di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) tahun 1954. 
  • Belajar koreografi dari Martha Graham di New York, Amerika Serikat. 
  • Belajar tari klasik di sekolah tari Kredo Bekso Wiromo
  • Pak Bagong dijuluki sebagai begawan seni.
  • Pak Bagong juga aktif merintis seni batik kontemporer
  • Tanggal 5 Maret 1958 mendirikan pusat pelatihan Tari Bagong kussudiarjo
  • Mendapat anugerah Karya cipta putra bangsa dan penghargaan dari sri paus paulus VI
  • Beliau meninggal pada tanggal 15 Juni 2004

2. Carilah informasi mengenai judul-judul karya tari ciptaan Pak Bagong Kussudiarjo.
Judul TariKeterangan
Tari Kuda-Kuda (1953)Tarian ini diciptakan Bagong bersama Kuswadji. Tari ini dibawakan saat misi kebudayaan ke RRC
Tari Ganyang NekolimTari ini menggambarkan seorang manusia yang kedua tangannya terbelenggu tapi akhirnya mampu memutuskan belenggu tersebut
Tari Layang-Layang (1954)Tarian ini awalnya merupakan proyek seni dari Presiden Soekarno yang digarap oleh Hendra Gunawan untuk Asian Games Tahun 1961
Tari Igel-igelanTerdapat dua jenis tari Igel-igelan yakni tari Igel-igelan Pertama dan tari Igel-igelan Kedua. Tari Igel-igelan pertama menceritakan tentang ruwatan. Tari Igel-igelan Kedua mengisahkan tentang pencak silat
Tari YapongPada tarian ini para penari wanita diceritakan bersuka cita menyambut kedatangan Pangeran Jayakarta
Tari LabakoTari Lahbako adalah tarian tradisional yang menggambarkan kehidupan para petani tembakau di Jember, Jawa Timur
Tari Satria TangguhTarian ini berbicara tentang beladiri silat Jawa yang sudah dikembangkan dengan komposisi dan koreografi
Kebangkitan dan Kelahiran Isa Almasih (1968)Tarian ini menceritakan tentang Kebangkitan dan Kelahiran Isa Almasih (1968)
Tari Bedaya Gendheng (1989)Tari Bedhaya Gendheng diciptakan untuk menggambarkan situasi kondisi yang terjadi saat kepemimpinan Soeharto yang saat itu akan lengser.
Tari Guruh Gemuruh (2002)-

3. Carilah informasi mengenai tokoh tari dari daerahmu, baik seorang pencipta tari, penari, atau pemimpin sanggar tari.
Nama TokohHasil Karya
Retno MarutiRetno Maruti merupakan salah satu pencipta dan penata tari sekaligus penari. Ia mengembangkan tari Jawa terutama untuk gaya Surakarta. Karya-karya Retno Maruti banyak mengambil cerita epos Ramayana seperti “Alap-Alap Sukesi”, “Dewabrata”, “Abimanyu Gugur”. Ide cerita diambil dari babad tanah Jawa seperti “Ki Ageng Mangir” dan juga cerita tentang kepahlawanan “Untung Suropati.” Retno Maruti membuat inovasi baru terhadap seni tradisional disesuaikan dengan kondisi terkini sehingga tetap relevan untuk ditonton sebagai seni pertunjukan
Huriah AdamHuriah Adam merupakan salah satu tokoh seni tradisional tari Minang. Dia menggali semua potensi ragam gerak Randai ke dalam bentuk tarian baik dilakukan secara berkelompok maupun perseorangan atau pasangan. Ragam gerak pencak silat merupakan materi pada tari tradisional Minang. Hurian Adam juga menciptakan tari Payung yang melihat bahwa budaya Minang juga memiliki persinggungan dengan budaya Melayu.
RasinahRasinah merupakan salah satu maestro tari Topeng Cirebonan. Sepanjanghidupnya didedikasikan pada perkembangan dan pertumbuhan seni tradisional Topeng Cirebon terutama untuk gaya Indramayuan. Iravati Durban juga salah satu tokoh yang senantiasa mengembangkan tari tradisional Sunda.
Trisna Bulan JelantikTrisna Bulan Jelantik merupakan salah satu tokoh dari sekian banyak tokoh penari dan penata tari tradisional Bali. Bulan Jelantik mengembangkan seni tradisi tari Bali. Bersama dengan Retno Maruti membuat dramatari “Calonarang” yang memadukan konsep dua budaya berbeda Bali dan Jawa dalam bentuk Bedayan dan Langendriyan. Trisna Bulan Jelantik adalah penari yang menyanyi dan menari dalam dua budaya Jawa dan Bali dalam iringan musik yang sama.
Raden Tjetje SomantriRaden Tjetje Somantri adalah saeorang pelopor tari kreasi Jawa Barat. R. Tjetje Somantri menciptakan Tari Dewi, Anjasmara I dan II, Puragabaya, Kendit Birayung, Dewi Serang dan Sulintang, Komala Gilang Kusumah, Ratu Graeni, Topeng Koncaran, Srigati, Golek Purwokertoan, Rineka Sari, Kukupu, Sekar Putri, Tari Merak, Golek Rineka, Nusantara, Anjasmara III dan Renggarini.
S. MaridiS. Maridi terkenal sebagai seniman tari yang karya-karyanya banyak menggunakan gerak tradisional. Beliau berasal dari Surakarta. Hasil-hasil karyanya, yaitu: Tari Gombyang Pareanom, Tari Merak Subai, Tari Bondan Tani
R.I. Sasmita MardonoBeliau berasal dari Yogyakarta. Seni tari yang beliau ciptakan merupakan hasil dari pengembangan tari-tari klasik gaya Yogyakarta. R.I. Sasmito Mardono adalah seniman yang mengembangkan Tari Meraj Yogyakarta. Karya-karya beliau adalah: Tari Golek Ayun-Ayun, Tari Golek Kenya Tinembe, Beksan Menak Umaryono-Umardi
I Wayan DibiaSesuai dengan namanya. I Wayan Dibia berasal dari Bali. Beliau adalah seniman yang banyak mengembangkan tari gaya Bali, karya beliau yang terkenal adalah Tari Jaran Teji.
Wiwik WidiastutikWiwik Widiastutik Seorang pinata tari dari jakarta yang aslinya dari yogyakarta ini tidak diragukan lagi . Sebagai pinata tari beliau selalu menggali dan mengembangkan budaya betawi . Karyanya antara lain sebagai berikut : Tari Ronggeng blantek, Tari Ngarojeng, Tari Topeng, Tari Kembang Lambangsari
Gugun GumbiraGugun Gumbira Seorang pinata tari yang juga berasal dari jawa barat ini mengembangkan tari rakyat ketuk tilu menjadi sebuah tontonan yang menarik yaitu tari Jaipongan . Bahkan tari ini sampai di kenal hingga ke mancanegara . Beliau juga mempunyai sanggar tari yaitu Sanggar tari jugala yang di khususkan untuk membuat tari-tarian jaipongan . Karyanya antara lain : Tari Daunpulus, Tari Serat Salira, Tari Kameutmeut
Bagong KusudiarjoBagong Kusudiarjo Beliau merupakan seorang pelukis dan juga pinata tari dari yogyakarta yang sudah terkenal . Bahkan karyanya telah menyebar keseluruh pelosok nusantara . Tari ini di sukai karena beragam dan berlatar belakang tradisi dari budaya-budaya diseluruh indonesia . Ini adalah karya tarinya : Tari Tani, Tari Batik, Tari Wira Pertiwi, Tari Reog, Tari Keris, Tari Bhayangkari

Ayo Mengamati
Tari Daerah Berpasangan
Terdapat berbagai jenis tari di Indonesia. Ada tari daerah dan ada pula tari kreasi modern. Berdasarkan banyaknya penari yang menarikan, ada tari tunggal, tari berpasangan, dan tari kelompok. Berikut beberapa contoh tari daerah berpasangan

1. Tari Piring
Tari Piring merupakan tarian yang berasal dari daerah Minangkabau, Sumatra Barat. Pada zaman dahulu, tari Piring dipentaskan pada saat panen sebagai ungkapan rasa gembira dan syukur. Sesuai perkembangan zaman, saat ini tari Piring dipentaskan pada acara-acara penting, seperti acara pernikahan. Tari Piring dibawakan dalam bentuk tari berpasangan putra dan putri yang terdapat dalam sebuah kelompok pementasan.
Tari Berpasangan
2. Tari Serampang Dua Belas
Tari Serampang Dua Belas merupakan tari yang terkenal di daerah Melayu, seperti daerah Sumatra Utara (Melayu Deli), Sumatra Barat (ranah Minang), dan Riau (Pekanbaru). Tari Serampang Dua Belas merupakan tari pergaulan yang ditarikan secara berpasangan sejenis atau putra dengan putri. Tari Serampang Dua Belas diciptakan oleh Sauti pada tahun 1940-an. Tari Serampang Dua Belas terdiri atas 12 pola gerak, pola edar, dan tata urutan yang didasari oleh gerakan yang ada dalam tari Melayu, seperti Tari Mak Inang, Tari Ronggeng Melayu, dan Tari Zapin.

4. Tari Legong
Tari Legong dimainkan oleh dua orang penari perempuan. Oleh karena merupakan tarian ritual persembahan, Legong dahulunya hanya boleh ditarikan oleh gadis yang belum pernah menstruasi. Namun, seiring pergeseran fungsinya sekarang sebagai media hiburan, aturan tersebut sudah ditinggalkan. Penari Legong selalu membawa kipas sebagai alat bantu.

5. Tari Janger
Tari Janger merupakan tari tradisional asal Bali dan dipentaskan oleh 10 orang yang terdiri atas pasangan mudamudi. Lima penari pria disebut Kecak dan lima penari wanita disebut Janger. Para penari menari sambil menyanyikan lagu Janger secara bersahut-sahutan. Tarian ini mengangkat kisah atau drama tentang Arjuna Wiwaha, Sunda Upasada, dan lain sebagainya. Meski tidak sepopuler Tari Kecak atau Tari Pendet, tarian ini sebetulnya memiliki makna yang mendalam.

6. Tari Ketuk Tilu
Tari Ketuk Tilu merupakan salah satu tari tradisional Jawa Barat. Tari Ketuk Tilu menjadi cikal bakal lahirnya tari Jaipong Karawang. Tarian ini dipentaskan oleh penari-penari wanita dengan gerakan dinamis dan saling mengisi. Gerakan yang dilakukan penari Ketuk Tilu di antaranya goyang pinggul, pencok muncid, giteuk, dan geol. Nama ketuk tilu berasal dari bunyi tabuhan 3 buah bonang yang menjadi musik pengiringnya. Kendati cukup terkenal di masa silam, saat ini kepopuleran Tari Ketuk Tilu justru kalah jika dibandingkan Tari Jaipong.

7. Tari Bambangan-Cakil
Bambangan-Cakil merupakan tarian klasik yang terdapat di Jawa Tengah. Tari Bambangan-Cakil menceritakan adegan perang seorang ksatria melawan raksasa. Ksatria tersebut bernama Janaka yang bersifat halus dan lemah lembut sebagai lambang kebaikan. Sebaliknya, raksasa bernama Cakil menggambarkan tokoh berkarakter kasar, sombong, dan beringas yang melambangkan kejahatan. Makna yang terkandung dalam tarian Bambangan-Cakil ialah bahwa segala bentuk kejahatan dan keangkaramurkaan pasti akan kalah dengan kebaikan.

8. Tari Zapin
Tari Zapin adalah sebuah tari tradisional yang berasal dari Riau. Tari ini sarat dengan nuansa keislaman hasil dari proses akulturasi budaya melayu dan budaya Islam di masa silam.

9. Tari Gandrung
Tari Gandrung adalah salah satu jenis tari tradisional khas yang berasal dari Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Tari Gandrung dilakukan dalam bentuk berpasangan antara perempuan dan laki-laki. Penari perempuan sebagai penari gandrung dan penari laki-laki dikenal sebagai “paja”. Musik pengiring tari Gandrung antara lain kempul atau gong, klunting, biola, kendang, dan kethuk.

Tari Gandrung dipentaskan sebagai perwujudan rasa syukur masyarakat setiap kali setelah panen. Pementasan tari Gandrung diselenggarakan sebagai bentuk kegembiraan dan hiburan. Tari Gandrung ini akhirnya menjadi ciri khas seni tari Banyuwangi, sehingga menjadi maskot kota Kabupaten Banyuwangi.

10. Tari Golek Menak
Tari Golek Menak adalah tari klasik yang lahir dari keraton Yogyakarta. Tarian Golek Menak diciptakan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan pertama kali dipentaskan pada sekitar tahun 1941. Tarian ini juga dikenal dengan sebutan tari Beksa Golek Menak atau Beksan Menak. Ide gagasan penciptaan tari Golek Menak berasal dari pertunjukan wayang golek

Ayo Mencoba
  1. Lihatlah sebuah video tari daerah berpasangan.
  2. Perhatikan gerakan dan pola lantai penari dalam menyajikan tarian.
  3. Tirukan lima gerakan dari tarian tersebut. Berlatihlah melakukan gerakan-gerakan tari tersebut hingga mahir.

Gerak tari berpasangan dapat dilakukan antara laki-laki dan perempuan, perempuan dan perempuan, atau laki-laki dan laki-laki. Namun, dalam pelaksanaannya tidak selalu hanya dua orang penari yang menarikan. Dalam pementasannya, tarian dapat ditarikan oleh beberapa pasang penari sekaligus. Peran tiap penari berbeda-beda, tetapi masing-masing penari berperan serta untuk menghasilkan sajian tari yang terlihat indah dan harmonis.

Ayo Berdiskusi
Bersama kelompokmu, diskusikan cara-cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas. Kalian dapat mencari informasi dari buku atau menanyakan kepada Bapak/Ibu guru. Jika membuka internet, mintalah untuk didampingi Bapak/Ibu guru. Buatlah kelompok anak-anak perempuan terpisah dari anak laki-laki. Tuliskan hasil diskusimu, lalu diskusikan dengan kelompok-kelompok lain.
Cara menjaga organ reproduksi antara lain sebagai berikut:
  1. Memakai handuk yang lembut, bersih, tidak berbau/lembab
  2. Memakai celana dalam dengan bahan yang mudah menyerap keringat dan tidak terlalu ketat.
  3. Hindari bertukar pakaian dalam dan handuk dengan orang lain
  4. Pakaian dalam diganti minimal 2 kali dalam sehari
  5. Bagi perempuan, sesudah buang air kecil, membersihkan alat kelamin sebaiknya dari arah depan menuju belakang agar kuman yang terdapat pada anus tidak masuk ke dalam organ reproduksi
  6. Bagi perempuan saat menstruasi dianjurkan untuk mengganti pembalut 4 kali sehari atau setelah buang air kecil
  7. Laki-laki dianjurkan untuk disunat/khitan agar menurunkan resiko kanker.

Ayo Berkreasi
Coba, buatlah rencana karya berisi cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas. Kerjakan bersama kelompokmu. Kamu dapat membuat poster atau buklet sederhana. Tuliskan rencana karya yang akan kamu buat dalam bentuk seperti berikut.

Rencana Karya
Jenis Karya Poster

Bahan dan Alat :
  1. Kertas karton
  2. Spidol
  3. Pensil
  4. Penghapus
  5. Cat kertas

Menjaga Kesehatan Reproduksi
Cara menjaga kesehatan organ reproduksi antara lain :
  1. Mengganti pakaian dalam 2 kali sehari.
  2. Memakai pakaian dalam yang menyerap keringat dan tidak terlalu ketat 
  3. Menggunakan handuk yang kering dan bersih.
  4. Bagi pria dianjurkan untuk dikhitan agar terhindar dari kanker
  5. Bagi wanita saat menstruasi mengganti pembalut 4 kali sehari atau setelah buang air kecil, tidak menggunakan cairan pembasuh vagina, dan jika sering keputihan segera periksa ke dokter

Kesimpulan
Alhamdulillah kegiatan pembelajaran pada hari ini berjalan dengan baik. Alhamdulillah Siswa dapat memahami materi modus diagram lingkaran dengan baik sesuai dengan tujuan pembelajaran diatas.